Produktivitas beretorika merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki pemuda dalam menghadapi tantangan sosial, organisasi, dan pembangunan masyarakat. Retorika tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga mencakup keterampilan menyusun gagasan, mengelola bahasa, serta menyampaikan pesan secara persuasif dan efektif. Pemuda Karang Taruna Andika Desa Karanganyar, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, memiliki peran strategis dalam kegiatan kemasyarakatan, namun masih ditemukan kendala berupa rendahnya kepercayaan diri, keterbatasan teknik berbicara, serta kurangnya pemahaman mengenai prinsip dasar retorika. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas beretorika pemuda melalui pelatihan komunikasi yang sistematis dan berbasis praktik. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, pelatihan teknik retorika, simulasi pidato dan diskusi, praktik berbicara di depan umum, serta evaluasi kemampuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek keberanian berbicara, kemampuan menyusun argumen, kelancaran berbahasa, serta efektivitas penyampaian pesan. Selain itu, pemuda menjadi lebih aktif dan percaya diri dalam berpartisipasi pada kegiatan organisasi dan sosial kemasyarakatan. Dengan demikian, program peningkatan produktivitas beretorika ini berkontribusi positif dalam membentuk pemuda Karang Taruna Andika yang komunikatif, kritis, dan berdaya saing, serta mampu mendukung pembangunan sosial di Desa Karanganyar.