Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendampingan Outbound Fun Kids: Membangun Kasih Sayang Bersama Anak dan Orang Tua Malikatus Sholihah; Hanifa Hafiza; Ummidlatus Salamah; Ulya Ainur Rofi'ah
Ngabekti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Ngabekti: Edisi Desember 2024
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/vbhd2p71

Abstract

Abstract Early childhood is a critical period where proper stimulation can significantly influence a child's overall development, including physical, cognitive, and socio-emotional growth. This community service focused on enhancing the gross motor skills of young children through an Outbound Kids and Parent program at RA Hidayatul Islamiyah, Plumpang Tuban. The program involved active participation from both children and parents, guided by PIAUD IAINU Tuban students. The methodology included preparation, implementation, and evaluation phases, emphasizing experiential learning through outdoor activities. The results demonstrated improved motor coordination in children and increased creativity and experience for students. The conclusion highlights the effectiveness of outbound activities in promoting physical development and strengthening the parent-child bond while providing practical learning experiences for future educators. Keywords: Early childhood, Outbound activities, Parent-child interaction. Abstrak Masa kanak-kanak awal merupakan periode kritis di mana stimulasi yang tepat dapat memengaruhi perkembangan anak secara keseluruhan, termasuk perkembangan fisik, kognitif, dan sosial-emosional. Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan keterampilan motorik kasar anak-anak melalui program Outbound Kids and Parent di RA Hidayatul Islamiyah, Plumpang Tuban. Program ini melibatkan partisipasi aktif dari anak-anak dan orang tua, dengan bimbingan mahasiswa PIAUD IAINU Tuban. Metodologi yang digunakan meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan penekanan pada pembelajaran melalui pengalaman langsung di alam terbuka. Hasilnya menunjukkan peningkatan koordinasi motorik pada anak-anak serta peningkatan kreativitas dan pengalaman bagi mahasiswa. Kesimpulan menyoroti efektivitas kegiatan outbound dalam mendukung perkembangan fisik dan memperkuat ikatan antara orang tua dan anak, sambil memberikan pengalaman belajar praktis bagi calon pendidik. Kata kunci: Anak usia dini, Kegiatan outbound, Interaksi orang tua-anak.
Transformasi Pembelajaran PAUD Melalui Seni: Membangun Kreativitas dan Ekspresi Anak dengan Pendekatan Inovatif Ulya Ainur Rofi’ah; Malikatus Sholiha; Ummidlatus Salamah; Hibrul Umam; Emi Fahrudi; Ninik Hidayati; Ahmad Ainun Najib; Moh. Mundzir
Ngabekti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Ngabekti: Edisi Juni 2025
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/sb9sre57

Abstract

Abstract This study aims to evaluate the impact of implementing art-based learning at RA Hidayatul Islamiyah Tuban through a community service program. The results show positive changes in teaching methods, children's engagement, teacher readiness, and the support of parents and the community. Initially conventional, the learning approach has become more interactive through the integration of art, such as storytelling with illustrations, collage art, music, and role-playing, which promote children's creative expression and social interaction. Teacher training enhanced their ability to integrate art into the curriculum, while outreach efforts to parents strengthened their participation in supporting children's artistic activities. Theoretically, this approach aligns with the developmental theories of Piaget, Vygotsky, and Erikson, as well as the principles of Montessori and Reggio Emilia, which emphasize independent exploration and the documentation of learning processes. Therefore, this study concludes that art-based learning contributes positively to early childhood development and should be sustainably implemented in the early childhood education curriculum. Keywords: arts-based learning, creativity, developmental theory. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak implementasi pembelajaran berbasis seni di RA Hidayatul Islamiyah Tuban melalui program pengabdian masyarakat, dengan hasil yang menunjukkan perubahan positif dalam metode pembelajaran, keterlibatan anak, kesiapan guru, serta dukungan orang tua dan masyarakat. Pembelajaran yang semula konvensional kini menjadi lebih interaktif melalui penerapan seni, seperti storytelling dengan ilustrasi, seni kolase, musik, dan permainan peran, yang mendorong ekspresi kreatif serta interaksi sosial anak. Pelatihan bagi guru meningkatkan kemampuan mereka dalam mengintegrasikan seni ke dalam kurikulum, sementara sosialisasi kepada orang tua memperkuat partisipasi mereka dalam mendukung aktivitas seni anak. Secara teoritis, pendekatan ini sejalan dengan teori perkembangan Piaget, Vygotsky, dan Erikson, serta prinsip Montessori dan Reggio Emilia, yang menekankan eksplorasi mandiri dan dokumentasi proses belajar. Dengan demikian, penelitian ini menemukan bahwa pembelajaran berbasis seni berkontribusi positif terhadap perkembangan anak usia dini dan perlu diimplementasikan secara berkelanjutan dalam kurikulum PAUD. Kata Kunci: pembelajaran berbasis seni, kreativitas, teori perkembangan.