Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

MODIFIKASI PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG MALANG CREATIVE CENTER MENGGUNAKAN KING CROSS COLUMN DAN CASTELLATED BEAM Samir Umar Bagazi; Akhmad Suryadi; Aulia Rahman
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4409

Abstract

Struktur baja menjadi salah satu alternatif yang menarik dibanding dengan beton bertulang karena kekuatan tarik yang lebih tinggi dan fabrikasi yang lebih cepat. Struktur gedung bertingkat tinggi dengan sistem baja memerlukan perhitungan yang teliti, karena pada umumnya konstruksi baja dengan profil IWF memiliki dua sumbu yaitu sumbu kuat dan sumbu lemah. Gedung Malang Creative Center merupakan gedung dengan 8 lantai yang menggunakan konstruksi beton bertulang. Dalam menanggulangi sumbu lemah konstruksi baja, kolom king cross menjadi solusi yang menjanjikan untuk menahan beban gempa yang cukup tinggi pada kedua sisinya. Selebihnya, untuk optimasi dimensi pada struktur balok, castellated beam digunakan karena momen inersia yang tinggi dengan berat yang lebih ringan. Konsep desain menggunakan konsep Load and Resistance Factor Design (LRFD) yang mengacu pada SNI 1726-2019, SNI 1727-2020, SNI 1729-2020, SNI 2847-2019 dan menggunakanRobot Structural Analysis Professional untuk analisis strukturnya. Hasil dari modifikasi ini adalah: Kolom interior menggunakan profil king cross dengan dimensi 800x300x14x26 mm, dan kolom eksterior menggunakan profil king cross dengan dimensi 588x300x12x20 mm. Balok induk menggunakan profil castellated beam dengan dimensi 750x200x10x16 mm, dan balok anak menggunakan profil IWF 200x100x4.5x7 mm. Sambungan base-plate (1200x1200x85 mm) menggunakan Baut mutu A490 24Ø25 dengan panjang angkur 680 mm, beton pedestal 1500x1500x1000 mm. Sambunngan balok-kolom menggunakan baut mutu A490 6Ø25, dengan tebal pelat penyambung dan tebal las 8 mm. Sambungan kolom-kolom menggunakan baut mutu A490 8Ø25 pada bagian sayap, dan menggunakan baut mutu A490 16Ø25 pada bagian badan. Sambungan balok-balok menggunakan baut mutu A490 2Ø25 dengan pelat siku L50.50.5 mm. Estimasi biaya modifikasi gedung ini senilai Rp77,720,821,399
PENGARUH FLY ASH DAN ZEOLIT SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON Aulya Firdaus; Sugeng Riyanto; Aulia Rahman
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5694

Abstract

Perkembangan pembangunan infrastruktur mendorong inovasi dalam rekayasa struktur, khususnya dibidang teknologi bahan bangunan. Salah satu komponen utama dalam konstruksi adalah beton. Industri beton terus mencari strategi untuk meningkatkan sifat bahan semen dan meminimalkan biaya pembuatan beton. Salah satu caranya adalah dengan penggunaan bahan pozzolan seperti fly ash dan zeolit sebagai bahan substitusi semen. Pada Penelitian ini dilakukan analisis perubahan karakteristik beton dengan penambahan fly ash dan zeolit sebagai pengganti semen. Sampel penelitian ini berjumlah 15 benda uji silinder untuk setiap variasi 0%, FA 5% + Z 12.5%, FA 10% + Z 12.5%, dan FA 15% +Z 12.5% dengan umur rencana 7, 14, 28 hari. Menurut SNI 03–2834–2000 standar kuat tekan beton normal sebesar 22.5 Mpa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan beton maksimum dicapai pada variasi campuran FA 10% + Z 12.5% pada umur 28 hari, yaitu sebesar 21.08 Mpa. Biaya pembuatan beton dengan campuran variasi fly ash dan zeolit lebih murah dibandingkan dengan beton normal. Biaya yang dibutuhkan untuk pembuatan beton normal adalah Rp 131.036,77, dan beton variasi FA 10% + Z 12.5% sebesar Rp 123.266,17. Berdasarkan hasil uji anova, umur dan variasi campuran beton berpengaruh pada kuat tekan beton, sedangkan interaksinya tidak berpengaruh pada kuat tekan beton.
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR ATAS JEMBATAN PRATEGANG PULUHAN PADA RUAS JALAN TOL SOLO - KLATEN Dindi Putri Azzahra; Aulia Rahman; Deni Putra Arystianto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.5695

Abstract

Jembatan merupakan konstruksi yang dibuat untuk melewati suatu rintangan seperti lembah dalam, aliran sungai, danau, saluran irigasi, sungai, rel kereta api, jalan raya melintang pada tingkat yang berbeda dan lain-lain. Jembatan Prategang Puluhan berada pada ruas Jalan Tol Solo – Yogyakarta – NYIA Kulon Progo Ruas Solo – Klaten STA 13+867. Jembatan ini memiliki bentang 40 meter, akibatnya tidak terdapat akses jalan desa untuk penduduk desa dan untuk petani yang akan menuju sawah yang berada di samping jembatan dan jalan tol sehingga penulis merencanakan ulang dengan bentang 50 meter. Perencanaan ulang mengacu pada Panduan Praktis Perencanaan Teknis Jembatan Bina Marga Tahun 2021 dan SNI 1725:2016. Hasil pembebanan pada aplikasi Staad Pro V8i didapatkan hasil analisa pembebanan pada Jembatan Prategang Puluhan yaitu untuk beban sendiri (selfweight) 5376,672 kNm, beban mati tambahan 1085,758 kN, beban hidup 4600,92 kN. Berdasarkan perhitungan yang sudah dilakukan, didapatkan dimensi dari girder atau gelagar PCI yaitu tinggi 2,1 meter dan lebar 0,8 meter, jenis strand yang digunakan yaitu seven wire strand, low relaxation, jumlah tendon yang terpasang yaitu 4 dengan masing masing tendon terdapat 19 strand, Hasil lendutan izin yaitu 62,5 mm dan lendutan ultimit yaitu 57,708 mm. Pelat kendaraan dengan tebal 0,25 meter, menggunakan tulangan pada tumpuan dan lapangan yaitu D16-200. Pelat injak dengan tebal 0,25 meter, menggunakan tulangan arah melintang dan arah memanjang yaitu D16-150. Diafragma yang digunakan yaitu berdimensi 0,5 meter x 1,52 meter dengan tulangan utama 8D22 dan tulangan Sengkang D13-200. Barrier yang digunakan dengan tinggi 1,2 meter dan lebar 0,5 meter, menggunakan tulangan D16-100. Didapatkan hasil RAB (Rencana Anggaran Biaya) sebesar Rp. 4.326.000.530,00.
PENGARUH SUBTITUSI LIMBAH PLASTIK LDPE PADA AGREGAT HALUS TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL UNTUK CAMPURAN LASTON AC-WC Diyah Ayu Lestari; Qomariah Qomariah; Aulia Rahman
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5733

Abstract

Infrastruktur jalan terus dibangun oleh pemerintah, sehingga perlu dilakukan modifikasi dalam campuran aspal untuk meningkatkan kualitas struktuk jalan. Salah satu hal yang dapat dilakukan dalam memodifikasi adalah dengan menggunakan limbah plastik untuk meningkatkan mutu dan kualitas lapis pekerasan, disisi lain modifikasi ini sebagai bentuk upaya penanggulangan limbah sampah di Indonesia. Dalam penelitian ini menggunakan limbah plastik jenis Low Density Polyethylene (LDPE) yang telah diolah menjadi biji plastik menggunakan metode pencampuran cara kering (Dry Process). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari penggunaan biji plastik LDPE pada campuran Laston AC-WC terhadap karakteristik campuran marshall. Adapun metode penelitian ini yaitu mengganti sebagian agregat yang tertahan saringan ukuran 2,36 mm dengan biji plastik jenis LDPE sebesar 4%, 7% dan 9%. Tahapan dalam penelitian ini meliputi uji fisik setiap material, menghitung kadar aspal rencana, menghitung proporsi campuran, pengujian KAO (Kadar Aspal Optimum) tanpa substitusi plastik LDPE, dan pengujian campuran dengan subtitusi plastik LDPE berdasarkan spesifikasi Umum Direktorat Jenderal Bina Marga 2018 (revisi 2) Divisi 6 untuk campuran AC-WC. Hasil dari pengujian KAO dengan kadar aspal 4,5%; 5%; 5,5%; 6%; 6,5% didapatkan nilai KAO sebesar 6,2%. Selanjutnya nilai KAO tersebut digunakan untuk membuat campuran dengan substitusi plastik LDPE. Hasil pengujian pada benda uji variasi plastik LDPE menunjukkan bahwa seiring penambahan biji plastik LDPE memberikan dampak pada campuran laston AC-WC yang meliputi peningkatan sebagian besar parameter Marshall yang terpenuhi, kecuali VIM yang tidak memenuhi spesifikasi.
PERENCANAAN PENINGKATAN GEDUNG BLOK C RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH AHMAD DAHLAN KOTA KEDIRI Puspandini Ayu F; Aulia Rahman; Agustin Dita Lestari
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6088

Abstract

Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Pertumbuhan penduduk dan perkembangan kondisi kesehatan adalah faktor yang berpengaruh pada penggunaan rumah sakit khususnya dalam penggunaan rawat inap. Kota Kediri menempati urutan pertama dengan penggunaan rawat inap terbesar di Jawa Timur. Oleh karena itu, dalam penelitian ini penulis merencanakan peningkatan pada Gedung Blok C Rumah Sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Kediri dengan tujuan meningkatkan kapasitas layanan kesehatan. Perencanaan peningkatan gedung ini hanya mendesain struktur atas gedung. Data yang digunakan terdiri dari shop drawing, spesifikasi teknis, dan data tanah. Peraturan yang digunakan adalah SNI 2847-2019 untuk analisis dan desain beton bertulang, SNI 1727-2020 untuk pembebanan, dan SNI 1726-2019 untuk ketentuan gempa. Analisis statika menggunakan bantuan software ETABS 2021 dan AutoCAD untuk membuat gambar kerja hasil perencanaan. Dari hasil perencanaan diperoleh pelat lantai dengan tebal 125 mm dengan tulangan utama D10-150 arah x dan D10-150 arah y, dimensi balok utama (B1) 600/800 mm dengan tulangan sampai 6D25, dimensi balok utama (B2) 550/700 mm dengan tulangan sampai dengan 6D25, dimensi balok anak (B3) 450/650 mm dengan tulangan juga sampai dengan 6D25, dimensi kolom (K1) 1000/1000 mm dengan tulangan hingga 20D25, dan terakhir dimensi kolom (K2) 800/800 mm dengan tulangan juga hingga 20D25. Adapun rencana anggaran sebesar Rp. 24.008.781.678,79.
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG PONDOK PESANTREN PUTRI ASMA’AN KABUPATEN MALANG Fernandi Wahyu Pradana Feri; Armin Naibaho; Aulia Rahman
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6342

Abstract

Perencanaan struktur merupakan unsur yang penting pada pembangunan suatu gedung agar dapat menghasilkan gedung yang kuat, aman dan ekonomis. Secara keseluruhan struktur bangunan gedung terdiri dari dua bagian yaitu struktur bagian atas yang berupa lantai, balok, kolom, dinding dan atap sedangkan struktur bagian bawah berupa fondasi dan balok sloof. Perencanaan struktur bertujuan untuk menghasilkan suatu struktur yang stabil, cukup kuat, mampu menahan beban dan memenuhi tujuan- tujuan lainnya seperti ekonomi dan kemudahan pelaksanaan. Untuk mencapai tujuan perencanaan tersebut, perencanaa struktur harus mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah berupah Standar Nasional Indonesia (SNI). Pada perencanaan gedung, baik bertingkat ataupun tidak, harus memperhatikan kekuatan, kenyamanan, keekonomisan dan pengaruh terhadap lingkungan. Faktor yang mempengaruhi kekuatan kontruksi adalah beban- beban yang akan dipikul seperti beban mati, beban hidup, beban angin dan beban gempa. Perhitungan analisis pembebanannya digunakan software Robot strucktural Anaysis Program (RSAP) 2023. Sehingga aspek-aspek tersebutlah yang harus direncanakan dan diperhitungkan secara matang untuk merencanakan struktur gedung Pondok Pesantren Putri Asma’an Kabupaten Malang.
PENGARUH GETAH KARET SEBAGAI SUBSTITUSI ASPAL TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL PADA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE-WEARING COURSE Muhammad Hasan Farisqi -; Agus Sugiarto; Aulia Rahman
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6866

Abstract

Getah karet adalah bahan alami yang kaya akan polimer cis-1,4-polyisoprene, memberikan sifat elastisitas, fleksibilitas, dan ketahanan terhadap deformasi. Dalam konstruksi jalan, getah karet memiliki potensi besar sebagai bahan substitusi aspal, terutama pada lapisan aus (Asphalt Concrete-Wearing Course/AC-WC), yang merupakan lapisan perkerasan teratas. Lapisan ini dirancang untuk menahan beban lalu lintas langsung, melindungi lapisan bawah dari kerusakan akibat air dan oksidasi, serta memberikan permukaan yang aman dan nyaman untuk berkendara. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh substitusi getah karet terhadap parameter Marshall pada campuran AC-WC dengan variasi kadar 0%, 3,5%, 6%, 8,5%, dan 11%. Pengujian dilakukan menggunakan metode Marshall untuk mengevaluasi stabilitas, flow, Void in Mineral Aggregate (VMA), Void in Mix (VIM), Void Filled with Asphalt (VFA), dan Marshall Quotient (MQ). Berdasarkan hasil pengujian campuran AC-WC tanpa substitusi getah karet ditemukan Kadar Aspal Terpilih (KAT) sebesar 6 %. Substitusi optimum campuran AC-WC dengan variasi getah karet ditemukan pada kadar getah karet 8,5%, meningkatkan stabilitas, kekuatan, dan kepadatan terhadap campuran aspal AC-WC. Analisis statistik menggunakan ANOVA menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari variasi substitusi getah karet terhadap parameter stabilitas, flow, VMA, VIM, VFA, dan MQ. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan material perkerasan jalan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR ATAS JEMBATAN RANGKA BAJA DI TONJONG KABUPATEN BREBES JAWA TENGAH Regita Pamestika Aldianti; Agustin Dita Lestari; Aulia Rahman
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.6969

Abstract

Jembatan adalah suatu sarana dan prasarana transportasi yang berfungsi untuk menghubungkan dua daerah yang terpisah karena beberapa kondisi antara lain sungai, jurang, rel kereta api, dan sebagainya. Skripsi ini bertujuan merencanakan ulang struktur atas jembatan dan mengetahui besar anggaran yang dibutuhkan. Data-data yang diperlukan adalah denah lokasi. Pedoman yang digunakan adalah SNI 1725-2016, SNI T-2005, dan Panduan Praktis Perencanaan Jembatan. Dari hasil perhitungan perencanaan jembatan didapatkan hasil gelagar memanjang menggunakan WF 500 x 200 x 10 x16, gelagar melintang menggunakan WF 900 x 300 x 16 x 28, sedangkan untuk rangka batang horizontal dan vertical menggunakan WF 400 x 200 x 7 x 11, untuk rangka batang diagonal Panjang menggunakan WF 350 x 350 x 13 x 13, dan untuk rangka batang diagonal pendek menggunakan WF 350 x 250 x 8 x 12. Untuk ikatan angin menggunakan WF 400 x 200 x 11 x 16. Sambungan gelagar memanjang dan melintang menggunakan baut 24, sambungan pada rangka batang menggunakan baut 30, dan ikatan angin menggunakan baut 16. Penulangan plat lantai kendaraan menggunakan tulangan D12-150. Hasil RAB pekerjaan struktur atas sebesar Rp 5.986.084.000 (Lima Milyar Sembilan Ratus Delapan Puluh Enam Juta Delapan Puluh Empat Ribu Rupiah).
PENGARUH PERLAKUAN KOMPRESI TERHADAP KUAT TEKAN DAN MODULUS ELASTISITAS MORTAR POLIMER BERBASIS LIMBAH KACA DAN PLASTIK Yusar Dievar Rizaldi; Aulia Rahman
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8167

Abstract

Mortar polimer adalah jenis material berkelanjutan yang sepenuhnya bebas dari semen dan air sebagai bahan pengikatnya. Dalam mortar polimer semen tradisional sepenuhnya digantikan oleh resin polimer sebagai pengikat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perlakuan kompresi pada proses pencetakan terhadap kuat tekan dan modulus elastisitas mortar polimer berbasis limbah kaca dan plastik. Metode yang diterapkan adalah pembuatan spesimen dengan menambahkan mortar sebanyak 2 kali berat dari berat spesimen normal yang direncanakan akan dijadikan satu benda uji dalam cetakan 5 cm dengan cara memberi beban tekan hingga batas maksimum. Komposisi yang digunakan membedakan penggunaan variasi rasio limbah kaca dan plastik. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan kompresi memberikan peningkatan kuat tekan yang terutama pada variasi dengan rasio limbah kaca yang tinggi. Nilai kuat tekan tertinggi tercatat pada RUN 1.2X sebesar 41,68 MPa pada umur 28 hari, meningkat dari 36,33 MPa pada RUN 1.1X tanpa kompresi. Demikian pula, nilai modulus elastisitas meningkat dengan nilai maksimum sebesar 2532,8 MPa pada RUN 1.2X. Penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan kompresi berpengaruh terhadap kekuatan dan kekakuan mortar polimer, sehingga direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembuatan material struktural yang ringan.
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR ATAS JEMBATAN BRAWIJAYA, SPLENDID KOTA MALANG DENGAN MODEL BUSUR Adelia Zahraa Salsabila; Aulia Rahman
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8597

Abstract

Jembatan Brawijaya merupakan jembatan yang berlokasi di Pasar Burung Splendid, Kota Malang, Jawa Timur. Jembatan ini melintang diatas sungai Brantas yang menghubungkan Jalan Majapahit dengan Jalan Brawijaya. Jembatan ini memiliki bentang 30 m dengan ketinggian 12,40 m serta 2 buah pilar sebagai penopangnya. Jembatan Brawijaya sudah berumur lebih dari 75 tahun serta adanya kerusakan pada bagian jembatan yang diakibatkan oleh derasnya arus sungai. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh desain yang ekonomis, aman serta efisien sebagai alternatif pembangunan kembali dengan model busur beton. Pembebanan pada jembatan menggunakan SNI 1725-2016. Sedangkan analisis struktur jembatan menggunakan bantuan software Staad.Pro V22. Jembatan didesain aman terhadap beban yang bekerja pada konstruksi jembatan. Hasil dari perencanaan ulang struktur atas jembatan sebagai berikut : Gelagar memanjang 50 x 20 cm dengan tulangan tarik 4 D 19, tulangan tekan 5 D 19 serta sengkang Ø10 20 cm, Diafragma 40 x 20 cm dengan tulangan tekan 3 D 19, tulangan tarik 3 D 19 serta sengkang Ø 14-60 cm, Kolom tegak dan Balok pelengkung 60 x 60 cm dengan tulangan pokok 8 D 25 serta sengkang Ø16-20 cm dengan pengikat 3 buah, Balok Penghubung 40 x 20 cm dengan tulangan tekan 3 D 19, tulangan tarik 3 D 19 serta sengkang Ø14-60 cm. Dari hasil penelitian ini diestimasikan Rencana Anggaran Biaya yang dibutuhkan sebesar Rp. 2.359.741.969,57.