Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Peningkatan Kedisiplinan Prajurit melalui Pola Komunikasi Kepemimpinan Militer Muhammad Akbar; Nahdiana Nahdiana
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 5 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.624 KB) | DOI: 10.55638/jcos.v5i2.553

Abstract

Discipline is basically a must for a TNI soldier. The establishment of soldier discipline has been carried out since the basic soldiering education period, then it is the responsibility of the leader of each soldier to always maintain soldier discipline, including for the planning division leader at the XIV/Hasanuddin Makodam, soldier discipline is the responsibility of an Asren. From the explanation above a number of questions arise, what are the patterns of leadership communication in an effort to improve Soldier discipline and what are the factors that influence Soldier discipline in the planning department of the XIV/Hasanuddin Military Command Headquarters. This study used a qualitative descriptive method which took two months to collect and process data through interviews in order to answer the questions. Based on the results of interviews with key informants and secondary informants regarding leadership communication patterns in an effort to improve soldier discipline and the driving and inhibiting factors of soldier discipline, the researcher can conclude that basically efforts to increase soldier discipline have been carried out by the planning division leader of the XIV/Hasanuddin Kodam by using communication patterns. wheels and Y communication patterns. With these two communication patterns, soldiers feel more confident and comfortable communicating with leaders, because with these patterns, a soldier feels valued. In addition, several factors driving and inhibiting the communication and discipline of soldiers at the XIV/Hasanuddin Makodam include the leader's trust in subordinates, honesty, listening skills, and the use of appropriate language. Meanwhile, several factors inhibiting communication and soldier discipline are differences in status and position, language differences, and cultural differences which make communication unable to run efficiently.
Edukasi tentang Pemanfaatan Media Sosial dalam Public Speaking Rahmah Fitriana; Nahdiana Nahdiana; Pramudita Budi Rahayu
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i2.8424

Abstract

Keterampilan public speaking harus dimiliki seiring dengan penggunaan media sosial oleh semua kalangan. Disadari atau tidak, remaja adalah pengguna yang paling aktif menggunakan media sosial. Namun, kurangnya pemahaman yang baik tentang penggunaan media social secara bertanggung jawab serta kurangnya pemahaman public speaking menjadikan banyak remaja menggunakan media sosial secara tidak bertanggung jawab misalnya ikut menyebarkan berita hoaks, membuat ujaran kebencian, hingga akhirnya tersandung masalah hukum. Sasaran kegiatan public speaking ini adalah siswa pesantren DDI Al Banat Pare-Pare. Adapun tujuan dilaksanakannya pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi public speaking yang meliputi teori dan praktik. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah teori dan praktik, yaitu menyampaikan teori public speaking yang dilanjutkan dengan praktik public speaking. Hasil kegiatan edukasi public speaking menunjukkan bahwa siswa memperoleh pengetahuan tambahan dan dapat membedakan teknik berbicara ketika menyampaikan informasi, memberikan motivasi, dan mempengaruhi orang lain.
Asosiasi Surat Kabar Digital terhadap Minat Membaca Koran Masyarakat di Kota Makassar Saleh, Muhammad Akbar; Nahdiana, Nahdiana
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 6 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jcos.v6i1.966

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of digital newspapers on community newspaper reading interest in Tamalanrea Indah Village, Tamalanrea District, Makassar City. The research method used is quantitative method by distributing questionnaires and analyzed using SPSS. The results of this study indicate that Digital Newspapers have a significant influence on Reading Interest in the community in Tamalanrea Indah Village, Tamalanrea District, Makassar City, with tcount = 4.711> ttable = 1.984 and significance 0.000 <0.05. In the reliability test of variable X stated with Cronbach alpha value is 0.734 and variable Y is 0.702. And based on the coefficient of determination which shows that there is an association of Digital Newspapers and people's newspaper reading interest. It predicted approximately 0.185 or 18.5% of reading interest.
Strategi Promosi Pengelola Kawasan Wisata Rammang-rammang Maros dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan setelah Pandemi Covid Maruf, Anaam; Nahdiana, Nahdiana
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 6 No. 2 (2024): April
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jcos.v6i2.1110

Abstract

This research aims to describe what are the promotional strategy of the manager of the Rammang-rammang tourism site post Covid-19, in which Rammang-rammang is the second largest karst area in the world and has extraordinary tourism potential. This research also wants to reveal the supporting and inhibiting factors in the implementation of the strategy. This type of research is descriptive research with a qualitative approach. Data were collected using interviews and observation methods. The results showed that the promotional strategy of the manager of the Rammang-rammang tourist area in increasing tourist visits after the Covid -9 pandemic was Word of Mouth, promotion through the use of social media, panoramic documentary videos of the Rammang-rammang tourist area. Some of the things that support the implementation are adequate road infrastructure, awareness, and partnerships. Other factors include supporting technomateriality. While the inhibiting factors are accommodation infrastructure, facilities, and services. In addition, field findings show that there is an internal conflict factor in the management which is an obstacle to the implementation of marketing strategies.
Membangun Generasi Cerdas: Penguatan Literasi dan Kesadaran Nasional melalui Pengabdian Masyarakat Nahdiana, Nahdiana; Fitriana, Rahmah
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 5 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.413

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya wawasan kebangsaan dan keterampilan literasi di kalangan generasi muda. Penting bagi pemuda untuk memiliki wawasan kebangsaan guna menjaga identitas mereka sebagai warga negara Indonesia. Mengingat pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dan informasi, mereka mudah terpapar budaya asing yang mungkin bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Dalam inisiatif ini, mitra kami adalah Satuan Komunikasi Daerah Divisi Infanteri 3/TNI AD Darpa Cakti Yudha di Gowa. Peserta terdiri dari 34 mahasiswa semester lima Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Makassar dan sekitar 20 prajurit dari TNI AD. Divisi komunikasi TNI sering berinteraksi dengan masyarakat, menjadikannya mitra yang efektif dalam penyebaran informasi. Metode pengabdian masyarakat melibatkan penyuluhan tentang dua topik: pentingnya keterampilan literasi dan wawasan kebangsaan bagi pemuda. Hasil menunjukkan bahwa dari enam keterampilan literasi yang penting, membaca dan menulis adalah yang mendasar. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil dilaksanakan, yang dibuktikan dengan kehadiran peserta dan partisipasi aktif dalam diskusi.
Penguatan Soft Skill Siswa Melalui Program Pelatihan Public Speaking Berbasis Pengabdian Masyarakat Rahman, Nahdiana; Sabaruddin, Sabaruddin; Fitriana, Rahmah
Ash-Shahabah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4 Issue 1, 2025
Publisher : LPPM Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ashabdimas.v4i1.1799

Abstract

Keterampilan public speaking merupakan bagian dari soft skill yang sangat penting di era modern, terutama dalam mendukung keberhasilan akademik, sosial, dan profesional peserta didik. Namun, masih banyak siswa yang mengalami hambatan seperti rasa gugup, kurang percaya diri, dan minimnya teknik komunikasi efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan public speaking bagi siswa tingkat menengah dengan pendekatan partisipatif dan praktik langsung. Pelatihan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi peserta, penyusunan materi dan rundown acara, pemberian materi secara interaktif, serta simulasi peran sebagai pembicara dan Master of Ceremony (MC). Evaluasi dilakukan melalui praktik langsung dan sesi tanya jawab, serta umpan balik dari fasilitator. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal kepercayaan diri siswa, pemahaman teknik berbicara di depan umum, dan keterampilan praktis dalam membawakan acara. Pelatihan ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman dapat secara efektif mengatasi hambatan komunikasi siswa. Program ini direkomendasikan untuk direplikasi dan diintegrasikan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler secara berkelanjutan, serta didukung oleh pengembangan modul digital dan pelatihan bagi guru pembina.
Optimalisasi Komunikasi Sosial untuk Pencegahan Disintegrasi Nasional Melalui Program Pembangunan Teritorial: Studi Kualitatif Dwi Budhi Waluyo; Nahdiana
Journal Proxemics Vol. 1 No. 1 (2024): Proxemics Vol 1 No 1
Publisher : Communication Sciences Study Program, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jprox.v1i1.15

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dan hambatan pelaksanaan pembinaan teritorial terbatas dalam upaya pencegahan disintegrasi bangsa melalui metode komunikasi sosial di Divif 3 Kostrad. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan melakukan pengamatan terhadap fenomena serta hubungan-hubungannya dalam memperoleh pemahaman mendalam yang bersifat umum, fleksibel, dan dinamis. Pengumpulan data melalui metode wawancara pada personil TNI dan masyarakat, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan adanya peran yang sangat efektif dan efisien baik kehadiran satuan Divif 3 Kostrad beserta satuan jajarannya dalam upaya pencegahan disintegrasi bangsa melalui komunikasi sosial dengan melaksanakan program pembinaan teritorial, seperti pendidikan multikultural, dialog dan diskusi antar kelompok, kampanye kesadaran dan advokasi, promosi media, dan penguatan kelembagaan sosial.  Adapun hambatan dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan terdiri dari hambatan internal dan eksternal. Hambatan internal yaitu SDM, sarana prasarana, dana, dan waktu. Sedangkan hambatan eksternal meliputi faktor geografi, demografi, kondisi sosial, SDA, dan perkembangan IPTEK.
TikTok dan Public Speaking: Menelusuri Keterampilan Melalui Akun @mayatoomuch Hikmah, Hikmah; Nahdiana, Nahdiana
Journal Proxemics Vol. 1 No. 2 (2024): Proxemics Vol 1 No 2
Publisher : Communication Sciences Study Program, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jprox.v1i2.143

Abstract

Public speaking merupakan sebuah seni berkomunikasi yang dilakukan secara lisan untuk menyampaikan ide, gagasan, pesan, dan pendapat yang bertujuan menginformasikan, menghibur, mempengaruhi dan dilakukan di depan audiens dengan metode dan struktur tertentu. Oleh karena itu, akun TikTok @Mayatoomuch hadir sebagai sumber informasi tentang media pembelajaran public speaking. Penelian ini bertujuan untuk mengetahui makna pesan keterampilan akun TikTok @mayatoomuch sebagai media pembelajaran public speaking (studi semiotik). Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah pengumpulan data, pengkodean, kategorisasi, analisis isi, interprestasi dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna pesan yang terkandung dalam akun TikTok @mayatoomuch memberikan keterampilan untuk berbicara di depan umum, meningkatkan kemampuan berbicara dengan kehidupan sehari-hari, penguasaan materi public speaking, keterampilan mengolah waktu, melatih untuk menjadi pendengar yang baik, dan gesture tubuh dalam public speaking.
Sleep Call dalam Konteks Hubungan Jarak Jauh: Studi Fenomenologis Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Universitas Islam Makassar Saputri, Nur intan; Nahdiana, Nahdiana; Malik, Sahruddin
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 8 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jcos.v8i1.1839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui “Fenomena Sleep call dalam memeilhara komunikasi interpersonal pada hubungan jarak jauh mahasiswa Univesitas Islam Makassar”, (2) Memahami faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi mahasiswa untuk melakukan Sleep Call dalam hubungan jarak jauh.Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 7 orang mahasiswa yang menjalani LDR. Analisis data dilakukan dengan pendekatan Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sleep call berperan penting dalam menjaga komunikasi yang sehat dalam hubungan LDR. Praktik ini memperkuat empat aspek utama komunikasi interpersonal, yaitu keterbukaan, empati, sikap mendukung, dan sikap positif. Melalui sleep call, pasangan menjadi lebih terbuka dalam berbagi cerita dan perasaan, menunjukkan kepedulian emosional, memberikan dukungan moral, serta menciptakan suasana positif yang menguatkan ikatan emosional.Informan mengungkapkan bahwa sleep call menjadi waktu yang tepat untuk membicarakan keseharian, mengurangi rasa khawatir, dan menjaga keintiman emosional meski terpisah secara fisik. Meskipun sederhana, sleep call menjadi sarana penting dalam mempertahankan kedekatan psikologis dan komunikasi yang berkualitas dalam hubungan jarak jauh. Kata Kunci : Sleep Call, Komunikasi Interpersonal, Hubungan Jarak Jauh, Mahasiswa, Universitas Islam Makassar
Membangun Lingkungan Inklusif Bagi Anak Jalanan Melalui Penghapusan Diskriminasi dan Perwujudan Kesetaraan Gender Nahdiana; Humairah; Tegar Saputra
Journal Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : akultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/sosial.v1i1.85

Abstract

Abstrak Anak jalanan merupakan bagian dari masyarakat yang rentan terhadap berbagai bentuk diskriminasi dan ketidaksetaraan gender. Diskriminasi dan ketidaksetaraan gender yang dialami anak-anak jalanan, terutama perempuan, perlu mendapat perhatian khusus dari berbagai pemangku kepentingan. Tujuan utama kegiatan pengabdian ini adalah untuk menghapus diskriminasi yang dihadapi oleh anak-anak jalanan dan mempromosikan kesetaraan gender melalui program-program pendidikan dan kesadaran masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa diperlukan kolaborasi antara pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat untuk mengatasi permasalahan diskriminasi dan ketidaksetaraan gender pada anak jalanan. Upaya-upaya yang dapat dilakukan antara lain: penyediaan layanan sosial yang ramah anak dan sensitif gender, peningkatan kesadaran masyarakat, serta pemberdayaan anak jalanan. Kesimpulan dari artikel ini adalah penghapusan diskriminasi dan mewujudkan kesetaraan gender pada anak jalanan memerlukan komitmen dan kerja sama dari berbagai pihak. Kata Kunci: Anak Jalanan; Diskriminasi; Kesetaraan Gender