Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan tingkat pengetahuan perokok aktif terhadap pembentukan stain serta kalkulus pada mahasiswa yang merokok Rahmadani, Lydia; Hutagalung, Mangatas Halomoan Parluhutan
Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima Vol. 1 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bkkp.v1i1.2630

Abstract

Merokok merupakan salah satu faktor penyebab penyakit periodontal karena kandungan yang terdapat pada rokok dapat mengiritasi rongga mulut dan menjadi salah satu faktor penyebab stain sehingga berdampak lebih lanjut pada karies gigi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan perokok aktif terhadap pembentukan stain serta kalkulus pada mahasiswa yang merokok. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan desain potong lintang. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Prima Indonesia. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik pengambilan sampel non-probabilitas yakni accidental sampling. Alat dan bahan penelitian yang digunakan adalah sonde, kaca mulut, pinset, pewarna gigi. Peneliti juga membagikan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan mahasiswa. Analisa bivariat dilakukan untuk mendapatkan hasil data melalui dua variabel penelitian. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square. Mayoritas mahasiswa memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 55 orang. Mayoritas mahasiswa yang merokok memiliki stain gigi serta kalkulus gigi (56%). Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan pengetahuan mahasiswa perokok aktif terhadap pembentukan stain gigi dan kalkulus perokok aktif (0,903).
Comparison of bacang mango leaf extract concentrations (25%, 50%, and 75%) in inhibiting Streptococcus mutans in vitro Hutagalung, Mangatas Halomoan Parluhutan; Erawati, Suci; Lumbansiantar, Ruben Tutamana
Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima Vol. 4 No. 2 (2025): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bkkp.v4i2.7528

Abstract

Observations in Pancur Batu District, Deli Serdang Regency, revealed an abundant growth of Bacang mango trees (Mangifera foetida), yet their potential benefits remain underutilized by the local community. This study aimed to investigate and provide insight into the antibacterial properties of Bacang mango leaf extract. An experimental laboratory study was conducted using a randomized posttest-only control group design. The results demonstrated that Bacang mango leaf extract effectively inhibited the growth of Streptococcus mutans in vitro, surpassing the efficacy of 0.2% chlorhexidine digluconate used as a positive control. Measurement of the inhibition zone diameters indicated a proportional relationship between extract concentration and antibacterial efficacy. At 25% concentration, the mean inhibition zone diameter was 13.15 ± 0.49 mm. Increasing the concentration to 50% yielded a larger diameter of 15.75 ± 0.66 mm, while the highest antibacterial activity was observed at 75% concentration, with an inhibition zone diameter of 16.73 ± 0.55 mm. In comparison, the 0.2% chlorhexidine digluconate positive control produced an inhibition zone diameter of only 12.50 ± 0.26 mm. These findings suggest that Bacang mango leaf extract at 75% concentration is the most effective in inhibiting Streptococcus mutans growth. Its significantly greater inhibitory effect relative to lower concentrations and the positive control highlights its potential as a natural antibacterial agent.