Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Upaya Pencegahan Bullying Sebagai Instrumen Perubahan Sosial : Pencegahan Bullying Oleh KKN UNP Melalui Sosialisasi Di SMP SDI Silungkang Tigo Syahda Revolis; Muhammad Zhafran; Fadhil Rivo Ananda; Putri Monika; Daffa Qathrun Nada; Farel Olva Zuve
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying merupakan salah satu bentuk kekerasan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah dan berdampak serius terhadap kesehatan mental serta perkembangan sosial peserta didik. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan kegiatan sosialisasi di SMP SDI Silungkang Tigo sebagai upaya preventif terhadap maraknya tindakan bullying di kalangan pelajar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap dampak negatif bullying, membangun empati, serta menciptakan budaya sekolah yang lebih inklusif dan ramah anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan pemutaran video edukatif. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai bentuk- bentuk bullying, serta munculnya komitmen dari pihak sekolah dan siswa untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan suportif. Sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk intervensi sosial yang dapat mendorong perubahan pola pikir dan perilaku secara kolektif dalam lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga merefleksikan peran strategis mahasiswa KKN sebagai agen perubahan sosial dalam konteks pendidikan.
Strategi Peningkatan Kualitas Pembelajaran Melalui Gamifikasi: Studi Kasus Pelatihan Guru di Kabupaten Padang Pariaman Nofrahadi; Afnita; Yulianti Rasyid; Dewi Anggraini; Farel Olva Zuve; Dewi Syafrina
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 9 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v9i2.5188

Abstract

ABSTRACT Improving the quality of learning requires educators to adapt to innovative approaches, one of which is through gamification. This article aims to describe the implementation of gamification training for teachers in three schools (SMP N 1, 2, and 3 Batang Gasan) in Padang Pariaman Regency and analyze its impact on understanding, enthusiasm, perceptions of effectiveness, and the practice of applying gamification. This study used a one-group pretest-posttest design with 15 teachers as participants. The instrument, in the form of a Likert scale questionnaire, measured four main aspects, supplemented by an evaluation of training satisfaction. The four variables measured were understanding of gamification (scale 0–100), enthusiasm for innovation (scale 1–5), perception of the effectiveness of gamification (scale 1–5), and frequency of application of gamification techniques (scale 1–5). The data were analyzed descriptively and inferentially using a paired t-test. The results of the analysis showed a significant increase in all variables. The gamification understanding score increased from 58.7 ± 6.4 to 84.5 ± 5.8 (t=12.37; p<0.001). Enthusiasm for innovation rose from 3.2 ± 0.7 to 4.6 ± 0.5 (t=10.12; p<0.001), perception of gamification effectiveness from 3.4 ± 0.6 to 4.5 ± 0.4 (t=9.64; p<0.001), and frequency of gamification application from 2.1 ± 0.8 to 3.9 ± 0.6 (t=8.88; p<0.001).  This improvement indicates that the training provided was successful in strengthening the cognitive, affective, and behavioral aspects of teachers related to the use of gamification in learning. Keywords: Gamification, Teacher Training, Pretest-Posttest, Learning Innovation, Learning Effectiveness   ABSTRAK Peningkatan kualitas pembelajaran menuntut tenaga pendidik untuk beradaptasi dengan pendekatan inovatif, salah satunya melalui gamifikasi. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pelatihan gamifikasi bagi guru di tiga sekolah (SMP N 1, 2, dan 3 Batang Gasan) Kabupaten Padang Pariaman serta menganalisis dampaknya terhadap pemahaman, antusiasme, persepsi efektivitas, dan praktik penerapan gamifikasi. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-posttest dengan 15 guru sebagai peserta. Instrumen berupa angket skala Likert mengukur empat aspek utama, dilengkapi evaluasi kepuasan pelatihan. Empat variabel yang diukur adalah pemahaman gamifikasi (skala 0–100), antusiasme terhadap inovasi (skala 1–5), persepsi efektivitas gamifikasi (skala 1–5), dan frekuensi penerapan teknik gamifikasi (skala 1–5). Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired t-test. Hasil analisis menunjukkan peningkatan yang signifikan pada seluruh variabel. Skor pemahaman gamifikasi meningkat dari 58,7 ± 6,4 menjadi 84,5 ± 5,8 (t=12,37; p<0,001). Antusiasme terhadap inovasi naik dari 3,2 ± 0,7 menjadi 4,6 ± 0,5 (t=10,12; p<0,001), persepsi efektivitas gamifikasi dari 3,4 ± 0,6 menjadi 4,5 ± 0,4 (t=9,64; p<0,001), dan frekuensi penerapan gamifikasi dari 2,1 ± 0,8 menjadi 3,9 ± 0,6 (t=8,88; p<0,001). Peningkatan ini mengindikasikan bahwa pelatihan yang diberikan berhasil memperkuat aspek kognitif, afektif, dan perilaku guru terkait penggunaan gamifikasi dalam pembelajaran. Kata Kunci: Gamifikasi, Pelatihan Guru, Pretest-Posttest, Inovasi Pembelajaran, Efektivitas Pembelajaran