Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN ENTREPRENEURIAL SELF-EFFICACY PADA MAHASISWA YANG BERWIRAUSAHA Mutyara Ara
Psibernetika Vol 16, No 1 (2023): Psibernetika
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/psibernetika.v16i1.3648

Abstract

Tingginya pengangguran di Indonesia mayoritas berasal dari lulusan perguruan tinggi. Hal ini membuat pemerintah mencari solusi dalam menurunkan tingkat pengangguran dengan mengarahkan mahasiswa untuk dapat memiliki pekerjaan, salah satunya seperti berwirausaha. Ketika mahasiswa mengelola usahanya, akan sangat mungkin munculnya berbagai masalah terkait aktivitas kewirausahaannya. Maka dari itu, mahasiswa yang berwirausaha membutuhkan keyakinan dalam dirinya dan dukungan dari lingkungan sekitarnya untuk dapat meningkatkan kemampuannya dalam berwirausaha. Fenomena ini membuat peneliti tertarik untuk melihat hubungan antara dukungan sosial dengan entrepreneurial self-efficacy pada mahasiswa yang berwirausaha. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan design korelasional dengan teknik analisis pearson product moment. Partisipan penelitian ini diambil sebanyak 103 orang mahasiswa berwirausaha yang memenuhi kriteria memiliki usia usaha minimal satu tahun, sebagai mahasiswa Universitas Andalas, dan sudah menamatkan mata kuliah wajib kewirausahaan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan modifikasi skala entrepreneurial self-efficacy dari Barakat dkk. (2014) (α = .940) dan dukungan sosial yang telah diadaptasi oleh Alza dkk. (2021) (α = .936). Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan entrepreneurial self-efficacy pada mahasiswa yang berwirausaha (p = .001) dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar .316. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial, maka semakin tinggi juga entrepreneurial self-efficacy yang dimiliki mahasiswa yang berwirausaha dan begitu juga sebaliknya. Kata Kunci: Entrepreneurial Self-Efficacy, Dukungan sosial, Mahasiswa berwirausaha
Hubungan Health Consciousness Dengan Kontrol Diri dalam Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 pada Dewasa Awal Alma Khairun Nisa; Amatul Firdausa Nasa; Tri Rahayuningsih
Psycho Idea Vol 20, No 2 (2022): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.403 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v20i2.13064

Abstract

Individu pada usia dewasa awal termasuk salah satu kelompok usia yang beresiko tinggi menjadi penyebar Covid-19 di masyarakat. Diperlukan kontrol diri individu untuk mematuhi aturan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sehingga dapat menekan laju penyebaran penyakit dengan lebih efektif. Adanya motivasi dan kesadaran individu akan kesehatan dirinya dapat membantu pengendalian diri individu dalam menerapkan perilaku hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan health consciousness dengan kontrol diri dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 pada dewasa awal. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling dengan jenis purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 181 individu usia dewasa awal. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara health consciousness dengan kontrol diri dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 pada individu usia dewasa awal. Selain itu, hasil penelitian tambahan juga menunjukkan adanya perbedaan mean kontrol diri yang signifikan pada individu dewasa awal dilihat dari aspek pekerjaan dan pendidikan individu.
The effect of organizational citizenship behavior (OCB) on counterproductive work behavior (CWB) in sales employees : Pengaruh organizational citizenship behavior (OCB) terhadap counterproductive work behavior (CWB) pada karyawan sales Rania Putri Shaliha; Tri Rahayuningsih; Rozi Sastra Purna
Psikologia: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 18 No. 2 (2023): Psikologia: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/psikologia.v18i2.12768

Abstract

Counterproductive work behavior (CWB) is essential for companies to pay attention to because it makes employees violate company norms. Companies must find ways to get employees involved by highlighting Organizational Citizenship Behavior (OCB) behavior. OCB behavior can create a sense of employee attachment to the company so that it tends to avoid counterproductive attitudes. This study examines the effect of CWB on OCB in sales employees. The results of this causal study indicate that employees with high CWB behavior tend to have low OCB behavior and vice versa.
THE RELATIONSHIP BETWEEN SAFETY CLIMATE WITH OCCUPATIONAL SAFETY AND HEALTH (OSH) IN EMPLOYEES OF THE MINE DEPARTMENT AND RAW MATERIAL MANAGEMENT OF PT. XYZ Wahyuni, Indah; Amir, Arni; Rahayuningsih, Tri; Armalita, Rani; Pratama, Weno
Psychosophia: Journal of Psychology, Religion, and Humanity Vol. 5 No. 2 (2023): Psychosophia (October 2023)
Publisher : Islamic Psychology Study Program, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/psc.v5i2.3579

Abstract

This study aims to see the relationship between safety climate and occupational safety and health (OSH) for employees of the Mining and Raw Materials Management Department of PT. XYZ. The research method used in this study is a quantitative method with Spearman's Rho analysis technique. Participants in this study consisted of 100 employees of the Mining and Raw Materials Management Department of PT. XYZ was obtained using the accidental sampling technique. Data collection was carried out using the 24-item Nordic Occupational Safety Climate Questionnaire (NOSACQ-24) and the Workplace Health and Safety Instrument German (WHASI-G). The reliability on the NOSACQ-24 measuring instrument is .905 and on the WHASI-G measuring instrument is .911. The results of this study indicate that there is a significant positive relationship between safety climate and occupational safety and health (OSH). This can be seen from the significance obtained by .000 (p<.05) and the correlation coefficient value of .699.
Peran Perfeksionisme terhadap Academic Burnout pada Mahasiswa Kedokteran: Pengujian Perfeksionisme Model 2 x 2 Fadhlurrahman, Fakhri Rizky; Rahayuningsih, Tri; Anggreiny, Nila
INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 9 No 1 (2024): INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpkm.v9i12024.82-107

Abstract

Medical students have a higher risk of academic burnout and perfectionism was found to play a role in this psychological syndrome. The 2 x 2 model of perfectionism proposes that two dimensions of perfectionism, perfectionistic strivings (PS) and perfectionistic concerns (PC), exist and interact at certain level within a person, forming four subtypes of perfectionism, pure PS, pure PC, mixed-perfectionist, and non-perfectionists. This research examines differences of academic burnout based on the four subtypes of perfectionism in medical students (n = 264). The results of simple effect analysis on factorial ANOVA results show academic burnout in medical students is significantly lower in pure PS than mixed-perfectionist and non-perfectionist, and significantly higher in pure PC than mixed-perfectionist and non-perfectionist, in line with the 2 x 2 model of perfectionism. This study shows that the 2 x 2 model of perfectionism is useful for understanding academic burnout in medical students.
Survei Kualitas Pelayanan dan Pemahaman Visi Gugus Kendali Mutu Program Studi Psikologi Universitas Andalas Menggunakan Website Rahayuningsih, Tri; Febtriko, Anip
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 3 (2024): JUPIN Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.585

Abstract

Gugus Kendali Mutu (GKM) Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (UNAND) memiliki peran penting dalam mengawasi mutu pembelajaran. Namun, terdapat kendala dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi pembelajaran, seperti minimnya akses data absensi dosen dan mahasiswa, kurangnya pemahaman tim GKM, dan belum optimalnya survei kualitas pelayanan. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem monitoring dan evaluasi (monev) pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan survei online dengan nama E-ASQI (Elektronic-Academic Service Quality Insurance) untuk mengatasi permasalahan GKM Prodi Psikologi FK UNAND dan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan sistem dan survei. Sistem monev pembelajaran dikembangkan dengan memanfaatkan sistem informasi pendidikan yang sudah ada di website Prodi. Survei kualitas pelayanan dan pemahaman visi misi prodi dirancang berbasis website. Hasil dan Pembahasan pengembangan sistem monev pembelajaran berbasis TIK dan survei online diharapkan dapat mengatasi permasalahan GKM Prodi Psikologi FK UNAND dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Sistem monev pembelajaran akan memudahkan GKM dalam mengakses data absensi dosen dan mahasiswa, memantau proses pembelajaran, dan mengevaluasi kinerja dosen. Survei online akan menyediakan data kualitas pelayanan dan pemahaman visi misi prodi yang real time dan akurat dengan menggunakan aplikasi website. Kesimpulan sistem monev pembelajaran berbasis TIK dan survei online merupakan solusi yang efektif untuk mengatasi permasalahan GKM Prodi Psikologi FK UNAND dan meningkatkan kualitas pembelajaran yang baik.