Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Upaya peningkatan kualitas pembelajaran membubut mata pelajaran kerja mesin lanjut menggunakan model praktik berpasangan Suhartono, Roni; Soeharto, Soeharto
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 4 No. 1 (2014): Februari
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.027 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v4i1.2535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: meningkatkan kualitas pembelajaran pada mata pelajaran kerja mesin lanjut menggunakan Model Praktik Berpasangan dan mendapatkan bukti peningkatan hasil belajar kerja mesin lanjut setelah diterapkan Model Praktik Berpasangan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), menggunakan desain Kemmis & Taggart. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, catatan lapangan, wawancara dan studi dokumen. Analisa dilakukan dengan analisa kualitatif untuk menggambarkan suasana pembelajaran yang berlangsung dalam kelas dan analisa kuantitatif untuk melihat perkembangan hasil belajar siswa dan kualitas pembelajaran. Hasil penelitan menyimpulkan bahwa: (1) penerapan pembelajaran menggunakan model praktik berpasangan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran ditinjau dari aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil pembelajaran yang meliputi persiapan kerja, proses kerja, hasil kerja, sikap kerja, dan waktu; dan (2) nilai rata-rata aktivitas guru mengalami peningkatan (dalam siklus I= 77.6, siklus II= 87.9, dan siklus III= 96.4). Nilai rata-rata aktivitas siswa mengalami peningkatan (dalam siklus I=70, siklus II= 86, dan siklus III= 96). Nilai rata-rata hasil belajar siswa mengalami peningkatan (dalam siklus I=70, siklus II 72.9, dan siklus III 78. Kata Kunci: Model Praktik Berpasangan, Kualitas Pembelajaran, Praktik Membubut THE EFFORT TO IMPROVE OF THE QUALITY OF TEACHING LATHE OF ADVANCED MACHINERY WORK USING THE PAIR WORK MODELAbstractThis study aims to improve the quality of teaching lathe practice of advanced machinery work using the pair work model and obtain evidence of improved learning outcomes in the subject after the implementation of the model. This research is class room action research, used the design by Kemmis & Taggart. The data were collected through observation, field notes, interviews and document. The data analysis used the qualitative analysis to describe the atmosphere of learning that took place in the classroom and the quantative analysis to see the development of the students' learning outcomes and the quality of learning. The results of the research conclude that: 1) the application of the teaching using the pair work model can improve the quality of teaching in terms of the teachers' activity, and students' activity; and 2) the average activity score of teachers' activity has increased (in Cycle I= 77.6, in Cycle II= 87.9, and in Cycle III= 96.4). The average score of students' activity increases (in Cycle I= 70, in Cycle II= 86, and Cycle III= 96). The average score of students' learning outcomes has increased (in Cycle I= 70, in Cycle II= 72.9, and in Cycle III= 78).
Perbaikan dan pemeliharaan mesin disc mill bongkol jagung Efendi, Adhan; suhartono, roni
Jurnal Mesin Nusantara Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v2i1.12586

Abstract

Pembuatan pakan ternak ruminansia terdiri dari dedak, ampas kecap, mineral, urea, garam dan limbah bongkol jagung. Limbah bongkol jagung diolah menjadi partikel yang lebih kecil menggunakan mesin disc mill. Mesin disc mill milik kelompok ternak Budi Asih mengalami kerusakan pada bearing dan sabuk v-belt. Penelitian ini bertujuan untuk membantu dalam proses perbaikan dan pemeliharaan mesin disc mill tersebut. Metode pengambilan data dilakukan melalui dokumentasi kemudian data diolah secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Alat dan bahan yang digunakan dalam proses perbaikan mesin disc mill adalah tool box lengkap (kunci ring dan pas), WD-40, tang, palu, obeng plus dan min, gerinda, mata gerinda, tracker, jangka sorong, mistar, minyak gemuk, oli, kain majun, dan amplas halus; (2) Langkah-langkah perbaikan bearing dan sabuk v-belt pada mesin disc mill adalah membuka pengunci mesin bagian depan, memisahkan pisau pemotong dan saringan dari rumah mesin disc mill, melepaskan sabuk v-belt dan mur pengunci, melepaskan poros engkol dengan menggunakan palu, gunakan traker untuk melepaskan puli dan bearing, ukur diameter bearing menggunakan jangka sorong, amati kerusakan pada poros engkol dan bearing, berikan oli pelumas pada poros engkol, ganti bearing se-tipe yang baru, pasang kembali bearing ke poros engkol, berikan minyak gemuk pada bearing, pasang kembali poros engkol ke mesin disc mill, pasang kembali pisau pemotong dan saringan, kendorkan mur dan pasang kembali sabuk v-belt yang baru, langkah terakhir bersihkan mesin dengan kain majun; dan (3) Perencanaan perawatan mesin melalui validasi ahli, perawatan yang dipilih yaitu perawatan bulanan dengan metode ISMO.