Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

B, Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa pada Masa Pandemi Mata Pelajaran Bahasa Bali SMP Negeri 6 Mengwi: Pendekatan Inovatif dalam Pembelajaran Bahasa Bali di Tengah Pandemi Sujana, I Gede; Trisna Dewi, Komang
Dharma Sastra : Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Daerah Vol 5 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/ds.v5i1.4826

Abstract

Globalization affects the shift of local culture which is the identity of a community group. This has been proven by the existence of Balinese language, which is experiencing challenges of degradation from time to time. Based on these problems, PC KMHDI Denpasar tried to implement the KMHDI’s Rumah Daya Program as a forum for grounding Balinese language and preserving local culture at SD Saraswati 6 Denpasar. Although it has been implemented, there is no concrete explanation regarding the success of the KMHDI’s Rumah Daya program implementation. Therefore, the purpose of this research is presented to analyze and answer three formulations of program problems, which are related to the urgency, essence, and implications of the program on the earthing of Balinese Language in SD Saraswati 6 Denpasar. In terms of methods, this research uses descriptive qualitative data with a naturalistic-based approach. Data sources came from primary and secondary sources. Primary data were obtained through observation of activities and interviews with research subjects, namely teachers and students, and secondary data were obtained through literature studies and documentation as reinforcement. The data were analyzed using the Miles and Huberman approach. The results showed that KMHDI's Rumah Daya program is able to be the answer to ground the Balinese language in the school environment interactively. In conclusion, this program is able to provide positive implications, both as an interactive learning space, a space for preserving the nation's culture, and a space for learning while playing that is useful
Peningkatan Penguasaan Deep Learning Melalui Project Based Learning untuk Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PPKn SMA Kabupaten Tabanan Sujana, I Gede; Mahendra, Putu Ronny Angga; Aryawan, I Wayan; Lestari, Limas Dwi
Abdimas Indonesian Journal Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.v5i2.943

Abstract

A community service activity aimed at improving the mastery of Deep Learning concepts through the implementation of the Project-Based Learning (PjBL) learning model for Pancasila and Citizenship Education (PPKn) teachers in Tabanan Regency, Bali. The service methods included workshops, intensive training, mentoring, and the provision of relevant learning resources. Evaluation results showed a significant increase in teachers' understanding of Deep Learning and their ability to design and implement PjBL that integrates technology and local wisdom. This activity is expected to improve the quality of PPKn learning at the high school level, thereby producing competent, creative, and Pancasila-based graduates.
Kedudukan dan Fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Pasca Perubahan UUD 1945 Sujana, I Gede
IJOLARES: Indonesian Journal of Law Research Vol. 2 No. 1 (2024): IJOLARES: Indonesian Journal of Law Research
Publisher : CV Tirta Pustaka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60153/ijolares.v2i1.41

Abstract

Salah satu perubahan desain ketatanegaraan yang terjadi adalah perubahan fungsi dari lembaga negara. Sebelum Amandemen UUD 1945. Salah satu implikasi dari adanya perubahan politik pasca reformasi 1998 telah mendorong lembaga DPR menjadi lebih demokratis dan akuntabel. Penelitian ini merupakan penelitian hukum. Jenis   penelitian   yang   digunakan   dalam   tulisan   ini   adalah   penelitian   pustaka   (library research),yaitu  penelitian  yang  menggunakan  dokumen  tertulis  sebagai  data,  dan  sumber  data  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  mencakup  bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan, bahwa   DPR merupakan lembaga perwakilan rakyat yang mempunyai kedudukan sebagai lembaga negara. Dewan Perwakilan Rakyat memiliki fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan. Artinya kekuasaan legislasi, kekuasaan penentuan anggaran, dan kekuasaan pengawasan, berada ditangan Dewan Perwakilan Rakyat. Fungsi legislasi tersebut yakni membentuk Undang-Undang yang kemudian dibahas dengan Presiden untuk mendapat persetujuan bersama. Fungsi anggaran dilaksanakan oleh DPR untuk membahas dan memberikan persetujuan atau tidak memberikan persetujuan tentang rancangan Undang-undang terkait APBN yang diajukan oleh Presiden. Dalam melaksanakan fungsinya, selain hak yang diatur dalam pasal-pasal lain Undang-Undang Dasar ini, Dewan Perwakilan Rakyat mempunyai hak interpelasi, hak angket, dan hak menyatakan pendapat.
Pendidikan Politik dan Hukum Bagi OSIS SMA Negeri 12 Denpasar Sila, I Made; Sujana, I Gede; Mahendra, Putu Ronny Angga Mahendra; Ervan, I Made; Mali, Patrio Surianto; Ate, Alexandrio Ngindi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/rch4yq63

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran politik serta hukum di kalangan anggota OSIS SMA Negeri 12 Denpasar, khususnya kelompok Pramuka Penegak Laksana. Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk membentuk generasi muda yang sadar hukum, berwawasan kebangsaan, dan aktif berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.Metode pelaksanaan PkM mencakup observasi awal untuk identifikasi kebutuhan, penyusunan materi pembelajaran yang relevan dan mudah dipahami, sosialisasi, serta workshop interaktif yang melibatkan ceramah, diskusi, studi kasus, dan simulasi. Sebanyak 20 anggota OSIS berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan selama tiga bulan, dari September hingga November 2025.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan di kalangan peserta: 70% anggota OSIS melaporkan peningkatan pemahaman nilai-nilai politik, 60% memahami peran hukum dalam masyarakat, dan 50% merasa lebih percaya diri untuk berdiskusi isu-isu politik dan hukum. Dampak positif lainnya meliputi pengembangan karakter, seperti sikap tanggung jawab, disiplin, kepedulian sosial, serta kemampuan berpikir kritis dan berargumentasi. Kegiatan ini juga mendorong perubahan sikap siswa terhadap hukum, menjadikannya lebih patuh dan analitis, serta meningkatkan partisipasi aktif mereka dalam kegiatan sosial politik.Secara keseluruhan, PkM ini berhasil memberikan kontribusi nyata dalam membentuk karakter dan wawasan kewarganegaraan yang lebih baik, mempersiapkan peserta didik menjadi agen perubahan positif, dan fondasi penting bagi pengembangan pemimpin muda yang bertanggung jawab