Claim Missing Document
Check
Articles

Pentingnya Internet Sebagai Sarana Pendukung Kegiatan Belajar Pada Masa Pandemi Covid-19 Yudhistira Yudhistira; Hermanto Hermanto; Nuraeni Herlinawati; Muhammad Iqbal
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.69 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v4i2.10351

Abstract

Pengembangan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) memberikan peran dalam meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat. Berbagai bidang yang sudah dapat dirasakan dengan kehadirannya teknologi salah satunya adalah bidang pendidikan (Saryoko et al., 2020). Pentingnya peran serta dunia pendidikan tinggi dalam mendorong pembangunan tidak dapat dipungkiri lagi. Hal ini tercermin dalam pasal 20 UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Diknas) yang menyatakan bahwa salah satu dharma Perguruan Tinggi, selain pendidikan dan penelitian,  adalah  kegiatan  pengabdian  masyarakat.  Tri Dharma Perguruan Tinggi itu sendiri merupakan tiga pilar utama penyelenggaraan institusi perguruan tinggi.  Untuk menunaikan salah satu Tri Dharma tersebut, dengan ini Universitas Bina Sarana Informatika melaksanakan Pengabdian Masyarakat. Saat ini Indonesia masih dalam situasi pandemi. Salah satu yang terdampak dalam pandemi saat ini adalah Warga RT. 010/03 Mampang Prapatan yang berada di Rukun Tetangga RT. 010/003 Jl. Mampang Prapatan VII Tegal Parang, Kota Jakarta Selatan. Banyak dari mereka yang masih kesulitan dalam menggunakan aplikasi pembelajaran daring. Oleh karena itu kami sebagai dosen dan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika, Fakultas Teknik dan Informatika, program studi Teknologi Komputer, ingin memberikan pengetahuan kepada mereka tentang bagaimana menerapkan pembelajaran daring  secara tepat dan efektif. Target yang akan kami capai terkait dengan pelaksanaan pengebdian masyarakat ini adalah untuk dapat membantu masyarakat warga RT 010/003 Mampang Prapatan untuk dapat lebih memahami penggunaan aplikasi secara daring. Selain itu juga output dari hasil pengabdian ini akan kami jadikan artikel untuk di terbitkan pada jurnal pengabdian masyarakat serta berita pada media online.
ANALISA SENTIMEN TERHADAP BELAJAR ONLINE PADA MASA COVID-19 MENGGUNAKAN ALGORITMA SUPPORT VECTOR MACHINE BERBASIS PARTICLE SARM OPTIMIZATION Hermanto Hermanto; Astrid Noviriandini
Jurnal Informatika Kaputama (JIK) Vol 5, No 1 (2021): Volume 5, Nomor 1 Januari 2021
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jik.v5i1.451

Abstract

Coronavirus 19 (COVID-19) is a contagious viral infection that has now spread to various countries, one of which is Indonesia. Monitoring the spread of COVID-19 in Indonesia, direct services by the Government of Indonesia, especially. The Indonesian government immediately followed up on the case. One of the government’s actions is to carry out Social Distancing for 14 days to minimize the spread of the virus. This online learning activity is carried out to replace direct learning activities. Online learning has weaknesses in the use of internet networks, adequate infrastructure, requires a lot of money, communication via the internet which has various networks is slow. There are quite a lot of public comments on twitter about online learning. Based on comments from the general public who are hurt, it is easy, based on very many orders to leave so that you can see the extent to which the analysis of public sentiment is based on positive and negative comments using classification techniques, namely using the Particle Swarm Optimization-Based Support Vector Machine. The test result with accuracy values and AUC values by means of SVM + PSO accuracy value = 71.39% and AUC value = 0.762. for this reason, in this study it can be stated that the use of Particle Swarm Optimization (PSO) in the Support Vector Machine (SVM) algorithm model can be a solution to improve accuracy and AUC analysis of public sentiment regarding online learning during the Covid-19 period can be used to provide solutions to problems. Sentiment analysis on public comments on twitter during the Covid-19 period.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL INFANT Livana PH; Hermanto Hermanto; Pranita Pranita
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kesehatan.v12i1.6669

Abstract

Masa infant  (0-18 bulan) merupakan merupakan bagian dari pertumbuhan  perkembangan yang sangat penting karena merupakan fase golden Age. Pada masa ini terdapat infant yang mengalami keterlambatan psikososial di karenakan karena keterlibatan langsung atau stimulus orang tua. penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik orangtua( usia,jenis kelamin,pendikikan, pekerjaan,pendapatan dan tipe keluarga)  dengan perkembangan psikososial infant. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian berjumlah 55 responden dengan teknik pengambilan total sampling. Alat ukur berupa kuesioner berjumlah dua yaitukuesioner karakteristik orang tua dan kuesioner perkembangan psikososial infant (0-18 bulan). Analisa data menggunakan ujiChi Square (Fisher Exact Test). Penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara karakterisitk orang tua (usia, pendidikan, pekerjaan, pendapatan) dengan perkembangan psikososial infant. Diharapkan orang tua  untuk melakukan evaluasi diri dalam mengenal dan merawat serta memberikan stimulasi kepada anak usia infant agar mencapai perkembangan psikososial yang optimal.ABSTRACTInfanthood (0-18 months) is part of a very important developmental growth because it is a golden age phase. At this time there were infant who experienced psychosocial delays due to direct involvement or stimulus of parents. this study was to find out a description of parental characteristics (age, sex, education, occupation, income and family type) and infant psychosocial development. The study used descriptive exploratory design. The sample in the study amounted to 55 respondents with a total sampling technique. Measuring instruments in the form of questionnaires totaling two, namely the characteristic parents questionnaire and infant psychosocial development questionnaire (0-18 months). Data analysis uses frequency distribution. Research shows that the majority of parents aged> 25-40 years, female sex, junior high school education, work as workers, average income <UMR, and all respondents included in the nuclear family. While the majority of infant psychosocial development is in the normal stage. Parents are expected to conduct self-evaluations in recognizing and caring for and providing stimulation to infant-aged children to achieve optimal psychosocial development.
INTERNALISASI NILAI ADAB RASULULLAH SAW SEBAGAI PANGKAL DARI ILMU PENGETAHUAN DALAM MENDIDIK ANAK SEJAK USIA DINI Herawati Herawati; nurkur’ani nurkur’ani; Hermanto Hermanto
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 9, No 2 (2020): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v9i2.2061

Abstract

Betapa pentingnya nilai adab yang dicontohkan oleh kehalusan budi pekerti Rasulullah saw jika diinternalisasikan oleh guru sebagai orangtua kedua dari anak usia dini. Secara krusial memang dapat dimengerti tentang kedudukan pendidikan adab seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah saw yang sangat urgen.  Nilai adab tidak saja dicontohkan oleh orang tua di rumah lanjut sampai di PAUD, guru sebagai role model.Sungguh sangat berpaedah apabila nilai adab ini dipahami oleh semua guru, sebagai awal mengantarkan untuk menuntut ilmu pengetahuan. Sejak anak usia dini sudah diperkenalkan kebiasaan nilai adab maka akan mengantarkan menjadi bangsa yang beradab. Penelitian tentang Internalisasi Nilai Adab Rasulullah saw ini dilakukan dengan metode kualitatif melalui pendekatan diskriptif dari beberapa penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak ketika berprilaku sesuai norma agama tanpa diperintah, tidak ada expresi kebingungan langsung melakukan perilaku sopan santun secara spontan dalam setiap melakukan kebaikan. Apabila berkomunikasi dengan untaian kata- kata lembut dan sopan semua karena sudah menyatu sehingga dapat menunjukkan berpribadi hebat.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Hermanto Hermanto; Muhammad Japar; Erry Utomo
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 1 (2019): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v6i1a1.2019

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahuai implementasi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam membentuk karakter siswa dan mengetahuai pelaksanaan/penerapan pendidikan karakter siswa SD Negeri Karang Asih 12 Bekasi Dan SD Negeri Ganda Mekar 01 Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitin ini adalah Guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Siswa SD Kelas V dengan Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dokumentasi, dan content analysis, validitas data menggunakan triangulasi data dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses implementasi atau penerapan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dilaksanakan dengan baik sesuai dengan tujuan pendidikan nasional kemudian melaksanakan pendidikan karakter atau membentuk karakter siswa sekolah dasar sesuai dengan  karakter budaya masyarakat daerah setempat.AbstractThis study aims to find out the implementation of learning Social Sciences (IPS) in building the students’ character of students and knowing the implementation/application of character education of Karang Asih Elementari School 12 Bekasi and SD Negeri Mekar 01 Bekasi. This research is a descriptive study using a qualitative approach. The research subjects were social science teachers (IPS) and the 5th grade students’of elementary school which used data collection techniques namely interview, observation, documentation, and content analysis. Data validity used data triangulation and method triangulation. The results of the study showed that the process of implementing social sciences (IPS) learning is carried out well in accordance with the objectives of national education and then implementing character education or building the character of elementary school students in accordance with the local cultural character of the area.
ANALISIS KEBUTUHAN UNTUK BERWIRAUSAHA PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS Edi Purwanta; Hermanto Hermanto; Farida Harahap
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2016, TH. XXXV, NO. 3
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v35i3.11444

Abstract

Abstrak: Berwirausaha adalah salah satu alternatif masa depan bagi para penyandang kebutuhan khusus, tetapi belum banyak yang menekuninya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan ABK untuk berwirausaha. Penelitian dilakukan melalui survei terhadap 37 siswa berkebutuhan khusus yang terdiri atas 19 laki-laki dan 18 perempuan dari 4 SLB di Yogyakarta. Sampel diambil secara purposif, yaitu mereka yang sudah berada di kelas lanjutan. Pengumpulan data menggunakan kuestioner, wawancara, dan skala eksplorasi karier. Hasil penelitian menunjukkan 27 orang belum mantap untuk berwirausaha dan 10 sudah mantap. Eksplorasi karier dan intensitas untuk berwirausaha termasuk dalam kategori sedang. Hambatan terbesar yang dirasakan siswa berkebutuhan khusus ada tiga hal, yaitu kurangnya informasi mengenai lapangan kerja, tidak bisa mengambil keputusan, dan tidak mengenali kemampuan diri. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa siswa berkebutuhan khusus sangat membutuhkan berbagai bantuan untuk meningkatkan motivasi dan minat berwirausaha. Kata Kunci: anak berkebutuhan khusus, kebutuhan berwirausaha ANALYSIS OF THE NEED OF ENTREPRENEURSHIP OF STUDENTS WITH SPECIAL NEEDS Abstract: Entrepreneurship is one of the possibilities people with special needs can consider for their future, but not many of them have done it. This study aims to identify the needs of students with special needs for entrepreneurship. The study was conducted through a survey to 37 students with special needs, 19 males and 18 females from four SLBs in Yogyakarta. Students of advanced classeswere selected through purposive sampling. Data were collected through questionnaires, interviews, and career exploration scale. The results show that 27 students are not ready and 10 students are ready for doing entrepreneurship. Career exploration and intensity for entrepreneurship can be categorized medium. The biggest obstacles experienced by students with special needs are lack of information about employment, inability in decision making, and inability in self-identification. The results of this study show that students with special needs need various helps for improving their motivation and interest in entrepreneurship.
ANALISIS POTENSI DAN MASALAH PADA FASE KONSEPTUALISASI PENGEMBANGAN MODEL SUPERVISI PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR INKLUSI Hermanto Hermanto; Bambang Budi Wiyono; Ali Imron; Imron Arifin
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol 12, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.884 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v12i1.12836

Abstract

Tahap penting dalam penelitian dan pengembangan adalah analisis potensi dan masalah. Analisis potensi dan masalah dimaksudkan untuk mendapatkan jawaban alasan kebutuhan pengembangan dilakukan. Untuk mendapatkan jawaban atas kebutuhan pengembangan model supervisi pembelajaran di SD inklusi, maka dilakukan dengan: 1) menganalisis literatur yang mendukung pendidikan inklusif; 2) analisis kebijakan atau undang-undang yang mendukung pendidikan inklusif; 3) analisis pembelajaran yang mendukung pendidikan inklusif; dan 4) melakukan penelitian pendahuluan untuk memetakan kebutuhan pengembangan supervisi pembelajaran. Empat cara telah dilakukan dalam analisis potensi dan masalah pada tahap konseptualisasi pengembangan model supervisi pembelajaran di SD inklusi. Namun, dalam tulisan ini, penulis membatasi paparan pada analisis potensi dan masalah pada nomor satu sampai tiga di atas. Metode penelitian dengan menggunakan literatur, yaitu: untuk mengumpulkan berbagai referensi dan dianalisis lebih lanjut. Literatur yang membahas isu-isu inklusif adalah: psikologi pendidikan dan ilmu pendidikan. Produk hukum yang memperkuat pendidikan inklusif di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, lebih dari 15 produk undang-undang dan peraturan baik tingkat provinsi maupun tingkat dua. Pembelajaran yang mendukung pendidikan inklusif, seperti dalam standar proses, terutama dalam penyusunan prinsip RPP, harus memperhatikan perbedaan individu peserta didik.
PENGUASAAN KOSAKATA ANAK TUNARUNGU DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA MELALUI PENERAPAN METODE MATERNAL Hermanto Hermanto
MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN No 2 (2011): Jurnal Majalah Ilmiah Pembelajaran Edisi Oktober 2011
Publisher : MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.697 KB)

Abstract

Mastery of vocabulary is one of the fundamental skills that arecritical to the implementation of the communication process.Communication is both verbal communication or writtencommunication or reading. Persons with hearing impairment to thecondition causing the loss of auditory function process controlupgrades vocabulary can not evolve naturally and result in limitedcommunication capabilities. For that, the increase in vocabularymastery for them must continue to be made and pursued in particular.One effort that can be done to improve the mastery of the vocabularyof children with hearing impairment through reading instructional withmaternal reflective approach. There are two steps in readinginstructional with maternal reflective method, that is ideo-visualreading, and receptive reading. But reading the receptive itself isdivided into two phases, namely reading stage receptive vocabulary,and reading the receptive stage of the structure. Thus to improve themastery of the vocabulary of children with hearing impairmentthrough the maternal method, the ideo-visual literacy, and readingshould be instilled early receptive. This instructional must beimplemented correctly, systemic-systematic, programmed, andsustainable of all the teachers.
OPTIMALISASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BINA WICARA UNTUK MENDUKUNG KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANAK TUNARUNGU Hermanto Hermanto
MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN No 2 (2008): Jurnal Majalah Ilmiah Pembelajaran Edisi Oktober 2008
Publisher : MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.957 KB)

Abstract

Communication ability of deaf children has not reached maximum result yet generally as their parent’shope although getting the instructional of bina wicara in school. The maximum unreachable ability ofthese deaf-children’s communication is influenced by some factors namely The main factor,surely,is onthe children condition themshelves namely the limitation of vocabulary, low control ability of soundperception and rythm, immature of articulation ability, and low mastering in total communication.Second, the teacher’s low ability and skill in bina wicara instructional. Third, lack of supporting facilitiesof bina wicara instructional. Fourth, lack of cooperation among teachers in supporting communicationability of deaf children. From some factors that obstacle the communication ability of deaf-children,so, itmust be togather-awareness and to be solved soon. Because of that, the optimalization of bina wacarainstructional implementation becomes a key to support the result and communication ability of deafchildren.
Kemampuan Guru dalam Melakukan Identifikasi Anak berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar Penyelenggara Pendidikan Inklusi Hermanto Hermanto
Dinamika Pendidikan Vol 15, No 1 (2008): Dinamika Pendidikan No/01/Th.XV/Mei 2008
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1675.44 KB)

Abstract

Today, the society's awareness to children with special needs is more opened.