Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Hukum Perlindungan Anak Ditinjau Dari Perspektif Pendidikan Muhammad Japar; Muhammad Fahruddin; Hermanto
Jurnal Preferensi Hukum Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Preferensi Hukum
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jph.4.3.8557.410-419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan terkait hukum perlindungan anak yang ditinjau dari perspektif pendidikan. Metode penelitian menggunakan penelitian tipe yuridis normatif dengan sumber data berupa data sekunder dan data primer. Analisis data menggunakan pendekatan kualitatif yaitu mendeskripsikan dan mengintepretasi data yang diperoleh. Penelitian ini membahas pertama, hak anak dalam mendapatkan pendidikan; kedua, pengaturan terkait hukum perlindungan anak dalam memperoleh pendidikan; ketiga membangun kesadaran hukum di sekolah; keempat, peran keluarga dan masyarakat dalam membangun kesadaran hukum anak. Kesimpulan dari penelitian terkait perlindungan mengenai hak anak di atur dalam 1) Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945; 2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak; 3) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; 4) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak; 5) Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 12 Tahun 2011 tentang Indikator Kota Layak Anak; dan 6) Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 8 Tahun 2014 Tentang Kebijakan Sekolah Ramah Anak. Dalam membangun kesadaran hukum anak perlu adanya kerjasama antara pihak keluarga, sekolah, dan masyarakat agar melahirkan anak yang berkesadaran hukum, berbudi pekerti luhur, dan berkarakter.
PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH BAGI GURU PPKN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Muhammad Japar; Nadiroh; Hermanto; Pradityana, Karisdha; Mahendra, Muhammad Yahya; Payanti, Irena Dwi; Fadhillah, Dini Nur
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The limitations of intellectual work produced by teachers are due to a lack of sufficient knowledge and insight about writing scientific papers. In addition, teachers are not used to doing research. Thus, teachers have difficulties in writing scientific research results that meet the publication requirements in a journal. Meanwhile, the need for scientific papers plays a strategic role as an effort to develop the teaching profession. This community service aims to provide training and assistance for SMP PPKn teachers in DKI Jakarta so that they can improve their skills in writing scientific papers. The method used in this service is mentoring, discussion and direct technical guidance. This activity has a significant impact on the ease for teachers in understanding scientific writing techniques. This can be seen from the results of the questionnaires given to respondents by 78.6%. Besides that, 82.1% of respondents assessed that this service material was in accordance with the needs and expectations of the teacher. These results indicate that training in writing scientific papers supports teachers to develop professional competence in the field of scientific publications. Abstrak Keterbatasan karya intelektual yang dihasilkan oleh guru dikarenakan minimnya pengetahuan dan wawasan yang cukup tentang penulisan karya ilmiah. Selain itu belum terbiasanya guru melakukan penelitian. Sehingga, guru memiliki kesulitan dalam menulis karya ilmiah hasil penelitian yang memenuhi syarakat publikasi pada sebuah jurnal. Sedangkan kebutuhan karya tulis ilmiah berperan strategis sebagai upaya pengembangan profesi guru. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi guru PPKn SMP di DKI Jakarta agar dapat meningkatkan keterampilan menulis karya ilmiah. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu pendampingan, diskusi dan bimbingan teknis secara langsung. Kegiatan ini memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap kemudahan bagi guru dalam memahami Teknik penulisan karya ilmiah. Hal tersebut terlihat dari hasil kuesioner yang diberikan kepada responden sebesar 78,6%. Disamping itu, 82,1% responden menilai materi pengabdian ini sesuai dengan kebutuhan dan harapan guru. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan penulisan karya ilmiah mendukung guru untuk mengembangkan kompetensi professional di bidang publikasi ilmiah.
Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Matematika Pada Siswa Dyscaculia di Sekolah Dasar Hermanto, Hermanto; Supena, Asep
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pertama mengetahui pelaksanaan pembelajaran matematika bagi siswa dyscalculia, kedua peran guru dan orang tua membantu siswa dyscalculya dalam pembelajaran daring, ketiga dampak strategi pembelajaran bagi siswa dyscalkulia pada pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan sumber data guru, orang tua dan siswa. Analisis data model interaktif meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Temuan penelitian ini adalah guru melaksanakan pembelajaran matematika menyiapkan Rencana Pelakasanaan Pembelajaran (RPP), silabus dan catatan khusus materi siswa diskalkulia. tiga pendekatan guru dalam membantu siswa diskalkulia; pendekatan langsung, kelompok, dan serta pendekatan individu. Dampak dari strategi guru membelajarkan siswa diskalkulia yaitu: pada aspek kognitif, aspek afektif, dan psikomotorik
Analisis Aspek Moral dan Budaya dalam Pemajuan Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia Japar, Muhammad; Lubis, Efridani; Martini, Martini; Hermanto, Hermanto; Gunawan, Yusuf
IBLAM LAW REVIEW Vol. 5 No. 2 (2025): IBLAM LAW REVIEW
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM IBLAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52249/ilr.v5i2.606

Abstract

Hak Kekayaan Intelektual (HKI) memiliki peran penting dalam melindungi hasil karya individu dan mendorong inovasi di Indonesia. Namun, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya HKI masih rendah, sehingga praktik pembajakan, plagiarisme, dan penggunaan karya tanpa izin masih sering terjadi. Studi ini menganalisis aspek moral dan budaya yang memengaruhi perlindungan HKI di Indonesia, serta bagaimana regulasi yang ada, seperti Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, dapat diimplementasikan secara lebih efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor budaya berbagi dan rendahnya pemahaman tentang hak moral pencipta menjadi tantangan utama dalam pemajuan HKI. Selain itu, perkembangan teknologi semakin mempercepat penyebaran karya, tetapi juga meningkatkan potensi pelanggaran HKI. Oleh karena itu, upaya edukasi yang berkelanjutan serta sinergi antara pemerintah, akademisi, dan industri diperlukan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menghormati dan melindungi HKI. Dengan pendekatan yang tepat, sistem perlindungan HKI di Indonesia dapat lebih kuat dan mampu mendorong pertumbuhan kreativitas serta inovasi di berbagai sektor.
Meta-Analisis Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Khotimah, Husnul; Hermanto, Hermanto; Mujiono, Mujiono
Journal Of Administration and Educational Management (ALIGNMENT) Vol. 8 No. 3 (2025): Alignment: Journal of Administration and Educational Management
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kgqv3h42

Abstract

This study aims to evaluate both the successes and weaknesses of the implementation of Character Education Strengthening (Penguatan Pendidikan Karakter/PPK) in elementary schools in building students' character. The research method used is meta-analysis through a systematic literature review. This method was chosen because the primary studies reviewed in this research employed a qualitative approach. The study concludes that: (1) PPK is clearly defined in terms of its legal basis, concepts, objectives, and implementation strategies; (2) teachers and education personnel in elementary schools tend to have a limited understanding of the concept and implementation strategies of PPK; (3) elementary schools' readiness to implement PPK is generally still at the planning stage; and (4) the implementation of PPK has not yet produced the expected outcomes. Recommendations based on the findings of this meta-analysis   Keywords: Character Education Strengthening, Implementation, Teachers And Education Personnel  
Pelatihan Pendidikan Multikultural Berbasis Literasi Digital untuk Penguatan Kebhinekaan Global Bagi Guru MGMP PKn DKI Jakarta Japar, Muhammad; Nadiroh; Utami, Ade Dwi; Muyaroah, Siti; Hermanto; Fitriyani; Ma’arif, Minhatul
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i2.5538

Abstract

Abad ke-21 ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Perubahan ini menuntut peningkatan literasi digital sekaligus penguatan nilai-nilai multikultural dalam proses pembelajaran guna mempersiapkan peserta didik menjadi warga global yang toleran, kritis, dan adaptif. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pelatihan pendidikan multikultural berbasis literasi digital yang ditujukan untuk memperkuat kebhinekaan global di kalangan guru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan melibatkan guru-guru MGMP PKN DKI Jakarta sebagai mitra utama, melalui enam tahapan utama: pengembangan media digital, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan intensif, implementasi model pembelajaran, monitoring dan evaluasi, serta penyusunan laporan akhir. Hasil evaluasi kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan signifikan kompetensi peserta, dengan nilai rata-rata pretest sebesar 55,60 yang meningkat menjadi 96,40 pada posttest. Sehingga persentase kenaikan nilai sebesar 73,38%. Uji-t menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,05), yang menandakan efektivitas pelatihan baik secara empiris maupun substantif. Secara konseptual, pendekatan ini didasarkan pada teori konstruktivisme sosial, prinsip andragogi, dan pendidikan kritis yang menekankan partisipasi aktif, refleksi kritis, serta pembelajaran kontekstual. Selain peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang pembelajaran multikultural berbasis digital, program ini juga mendorong kolaborasi melalui platform digital Multilidi, serta internalisasi nilai toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi literasi digital dan pendidikan multikultural merupakan strategi yang efektif, inovatif, dan berkelanjutan dalam membangun kebhinekaan global di lingkungan sekolah, khususnya dalam konteks pendidikan abad 21.
Analysis Of The Protection Of Workers' Rights In The Indonesian Labor Law Japar, Muhammad; Fauziah, Fauziah; Lubis, Efrida; Fadillah, Syarif; Hermanto, Hermanto; Patras, Yuyun Elizabeth
PALAR (Pakuan Law review) Vol 11, No 1 (2025): Volume 11, Number 1 January-March 2025
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/palar.v11i1.11749

Abstract

ABSTRACTThis study analyzes the protection of workers' rights in the Indonesian Manpower Law, focusing on basic workers' rights, implementation challenges, and recommendations for improving effectiveness. The method used is normative juridical with qualitative data analysis. The study results indicate that although labor regulations are available, their implementation is still weak. Minimum wages are often unmet, especially in the informal sector, due to weak supervision and low worker awareness of their rights. Social security is hampered by low company compliance and administrative constraints, while occupational safety and health (K3) standards are poorly implemented, as seen from the high number of work accidents. The right to leave, rest time, and freedom of association are also often ignored, with union busting still rampant. This study recommends stricter supervision, increased worker literacy, and collaboration between the government, employers, and trade unions to improve the implementation of regulations. These steps are expected to enhance the protection of workers' rights, support their welfare, and encourage sustainable economic growth. Keywords : Protection, Workers' Rights, Employment Law.
Pelatihan Pemanfaatan Kearifan Lokal Sebagai Sumber Belajar Untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Bagi Guru PPKn Japar, Muhammad; Nadiroh, Nadiroh; Utami, Ade Dwi; Hermanto, Hermanto; Pradityana, Karisdha; Rochimah, Heni
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i2.63075

Abstract

Permasalahan yang dihadapi mitra pengabdian meliputi minimnya pemahaman, pengalaman, dan keterampilan guru dalam memanfaatkan kearifan lokal sebagai sumber belajar, serta kurangnya kegiatan pelatihan dan pendampingan terkait hal tersebut. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan pemanfaatan kearifan lokal untuk meningkatkan kompetensi pedagogik bagi guru PPKN SMP di DKI Jakarta. Metode yang digunakan mencakup Focus Group Discussion (FGD) dan identifikasi masalah, perancangan pelatihan, pelaksanaan sesi indoor (diskusi dan seminar) dan outdoor (studi budaya di Kampung Badui), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta, terdiri dari 25 guru PPKN dan 5 panitia pelaksana. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman guru mengenai pemanfaatan kearifan lokal dengan skor 76% dalam kategori sangat setuju, dan materi dianggap sangat menarik dengan skor 72% dalam kategori sangat setuju. Observasi langsung di Suku Badui memberikan pengalaman nyata bagi guru.