Tejo Sukmadi
Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Semarang Jl. Prof. Sudharto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang 50275, Indonesia

Published : 56 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN BUCK CONVERTER SEBAGAI PENGATURAN LAJU KECEPATAN MOTOR DC PADA GERAK LONGITUDINAL DAN TRANSVERSAL PROTOTYPE OVERHEAD CRANE Anggiawan, Iqba; Sukmadi, Tejo; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1171.643 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.319-326

Abstract

Crane merupakan alat pendukung pada bidang industri, dalam penerapannya beban yang ditanggung oleh crane beragam, maka diperlukan sebuah sistem dalam mengatur kecepatan kerja crane untuk menyesuaikan jenis barang yang ditanggung. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan prototype overhead crane dengan penggerak motor DC magnet permanen CSD80A1-A yang di dioperasikan oleh buck converter. Pengaturan kecepatan putar motor DC magnet permanen sebagai penggerak  prototype overhead crane dilakukan dengan memvariasikan nilai duty cycle pada buck converter. Prototype overhead crane ini dilakukan pengujian dengan variasi tidak dibebani dan dibebani sebesar 5 kg. Berdasarkan hasil pengukuran buck converter, nilai output terendah terjadi pada gerakan forward transversal tidak dibebani dengan duty cycle 60% yang menghasilkan daya keluaran 7,74 watt, kecepatan putar 76,53 rpm, dan torsi 0,96 Nm. Nilai output tertinggi terjadi pada gerakan forward longitudinal dibebani 5 kg dengan duty cycle 90%, yang menghasilkan daya keluaran 24,79 watt, kecepatan putar 80,59 rpm, dan torsi 2,93 Nm.
PERANCANGAN RANGKAIAN H-BRIDGE CHOPPER UNTUK SIMULASI KENDARAAN LISTRIK DENGAN PEMICUAN PWM ANALOG DAN DIGITAL Wibowo, Meicky Ari; Warsito, Agung; Sukmadi, Tejo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.058 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.4.1046-1052

Abstract

Konverter DC-DC atau DC Chopper adalah aplikasi dari rangkaian elektronika daya. Salah satu tipe dari DC Chopper yaitu H-Bridge Chopper. H-Bridge Chopper dapat di aplikasikan pada kendaraan listrik karena dapat bekerja secara bidirectional pada arus maupun tegangan kerjanya. Kendaraan listrik membutuhkan rangkaian kendali (controller) yang digunakan untuk mengontrol kecepatan kendaraan listrik. Pada penelitian tugas akhir ini telah dirancang konverter DC-DC untuk simulasi kendaraan listrik bertopologi H-Bridge Chopper menggunakan controller pembangkitan PWM analog dan digital. Penelitian ini membahas mengenai kuadran kerja dari H-Bridge Chopper dan membahas metode pembangkitan sinyal pemicuan PWM menggunakan controller analog dengan berbasis IC TL 494 dan controller digital dengan berbasis mikrokontroler ATmega8535. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan kontrol PWM digital dengan duty cycle maksimal 80% di dapatkan efisiensi sebesar 89,67% pada mode forward motoring dan saat mode reverse motoring dengan hasil 79,41% serta dapat menghasilkan tegangan charging sebesar 9,12 V. Pada pengujian menggunakan kontrol PWM analog dengan duty cycle maksimal 80% didapatkan efisiensi sebesar 87,49% pada mode forward motoring, 80,5% pada mode reverse motoring serta dapat menghasilkan tegangan charging sebesar 9,07 V.
ANALISA DAYA MOTOR INDUKSI 3 FASA PADA OPERASI INTERMITTENT DENGAN VARIASI PERIODE PEMBEBANAN Setya Putra, Arie Sukma; Sukmadi, Tejo; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.562 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.4.521-528

Abstract

Abstrak Saat ini, masih jarang dilakukan analisa daya pada motor induksi 3 fasa dengan duty Intermittent. Adapun, analisa daya yang sudah ada dilakukan pada motor induksi yang berdaya besar. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan analisa daya pada motor induksi 3 fasa yang berdaya kecil yang terdapat di Laboratorium Teknik Tenaga Listrik, Undip. Penelitian dilakukan dengan menjalankan motor dengan duty Intermittent. Tujuan penelitian tugas akhir ini adalah mengetahui karakteristik kinerja motor induksi 3 fasa dengan duty Intermittent pada variasi periode pembebanan serta mengetahui penggunaan dayanya untuk melihat efisiensi penggunaan motor induksi tersebut. Penelitian ini dilakukan pada motor induksi 3 fasa 0,75 kW; Δ-Y  220-240 / 380-420 V; 3,2/1,86 A; 50 Hz; 1695 rpm dengan beban motor-generator DC yang dikopel secara mekanis.Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa pada kondisi tanpa beban dengan variasi waktu pembebanan tb < tst memiliki rata-rata daya input stator sebesar 198,4 W dengan rata-rata arus beban 0,998 A dan pada variasi waktu pembebanan tb > tst memiliki rata-rata daya input stator sebesar 202,34 W dengan rata-rata arus beban 0,994 A. Pada kondisi berbeban dengan variasi waktu tb < tst, efisiensi rata-rata yang dihasilkan motor adalah 37,82 %, sedangkan pada variasi waktu tb > tst, efisiensi rata-ratanya 37,99%. Kata kunci : motor induksi 3 fasa, daya, duty, Intermittent  Abstract In recent days, there are still rarely power analysis in the Intermittent duty operation of 3-phase induction motor. Meanwhile, the existing power analysis done on the induction motor with large scale of power. So, this research will do a power analysis on small power 3-phase induction motor in the Laboratory of Power Engineering, Diponegoro University. This research is done by operating the induction motor in Intermittent duty. The purpose of this research is to determine the performance characteristic of 3-phase induction motor in Intermittent duty with load timing variation and to determine its power usage to find the efficiency of its performance. This research is done in 3-phase induction motor with characteristic of: 0,75 kW; Δ-Y  220-240 / 380-420 V; 3,2/1,86 A; 50 Hz; 1695 rpm, mechanicaly coupled with DC motor-generator as its load . Result from the test showed that in no load condition with load period variation of tb < tst, the average power input in stator is 198,4 W with average load current is 0,998 A, and with load period variation of tb > tst, the average power input in stator is 202,34 W with average load current 0,994 A. In load condition test with load period variation tb < tst, the average efficiency of the machine is 37,82%, where in load period variation tb > tst, the average efficiency is 37,99%. Key words: 3-phase induction motor, power, duty, Intermittent
OPTIMISASI PENEMPATAN KAPASITOR BANK UNTUK MEREDUKSI RUGI DAYA MENGGUNAKAN FLOWER POLLINATION ALGORITHM PADA JARINGAN AUXILIARY LOAD PT.PJB PEMBANGKITAN INDRAMAYU 3X330 MW Wiratsongko, Tito; Sukmadi, Tejo; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.957 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.3.364-372

Abstract

Pada pembangkit listrik, besarnya energi yang diperlukan untuk auxiliary load sendiri berkisar antara 1-10% dari produksi energi yang dihasilkan. Jenis beban pada jaringan auxiliary load di pembangkit listrik kebanyakan adalah berupa motor listrik, seperti: pompa uap  pengendali turbin, dan pompa sirkulasi air. Ada kecendrungan faktor daya rendah pada busbar beban di jaringan auxiliary load ( < 0,85), diakibatkan banyak nya konsumsi daya reaktif sehingga mengakibatkan tingginya rugi-rugi daya pada saluran. Pada penelitian ini, dibahas mengenai optimisasi penempatan kapasitor bank untuk mereduksi faktor daya menggunakan FPA. Metode optimasi ini terinspirasi dari proses penyerbukan bunga oleh serangga yang ada di alam semesta. Metode ini akan membangkitakan sekawanan serangga yang tiap-tiap individunya membawa nilai konfigurasi kapasitor yang berbeda satu sama lain. Nilai-nilai inilah yang nantinya akan diselesaikan oleh algoritma metode ini untuk mendapatkan nilai yang paling optimal. Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan  menempatkan 53 kapasitor dengan total rating 1060  kVAR pada bus 24 , 26, 28, 30, 34, 36, 38, 40, 42, 44, 50, 52, 54, 56, 60, 62, dan 66 mampu menurunkan rugi daya aktif sebesar 22,6 kW dan rugi daya reaktif menurun sebesar 28,1 kVAR sehingga didapatkan penghematan sebesar $12.952,1681dalam kurun waktu 5 tahun.
PENGARUH PENGATURAN BOOST CONVERTER TERHADAP TORSI DAN KECEPATAN MOTOR INDUKSI TIGA FASE ROTOR BELITAN Lendyarto, Reza; Sukmadi, Tejo; Windarta, Jaka
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1211.523 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.4.657-664

Abstract

Salah satu metode pengaturan kecepatan yang dapat diterapakan pada motor induksi jenis rotor belitan adalah dengan menambahkan tahanan luar. Karakteristik torsi dan kecepatan yang dihasilkan sesuai dengan pemasangan variabel resistor tiga fase. Pengaturan variabel resistor dilakukan secara mekanik untuk mengubah kecepatan motor. Untuk memudahkan pengaturan kecepatan motor, digunakan rangkaian arus searah yang hanya membutuhkan satu tahanan luar. Tegangan keluaran rotor disearahkan menggunakan penyearah tiga fase dan dihubungkan dengan konverter DC. Penelitian ini dirancang konverter DC topologi boost dengan mode zero voltage switching untuk mengatur kecepatan putar motor. Pensaklaran ZVS terjadi ketika tegangan drain ke source bernilai nol. Hasil pengukuran variasi tahanan luar didapat kecepatan motor pada tegangan 300V sebesar 1433- 1483 rpm dan pada tegangan 200V adalah 1366- 1445 rpm. Torsi maksimum yang dihasilkan masing- masing sebesar 17,229N.m dan  7,657N.m.
ANALISIS PEMILIHAN METODE PENGASUTAN MOTOR INDUKSI 3 FASA SEBAGAI PENGGERAK POMPA PENGENDALI BANJIR BANDARA AHMAD YANI MENGGUNAKAN SOFTWARE ETAP 12.6 Malemba, Jibril; Karnoto, Karnoto; Sukmadi, Tejo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1371.343 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.4.1010-1017

Abstract

Pompa yang digunakan pada sistem drainase Bandara Ahmad Yani digerakkan oleh motor induksi 3 fasa. Motor induksi dipilih karena harganya yang relatif lebih murah, konstruksi yang kokoh, mudah dalam melakukan perawatan, dan dapat diproduksi berdasarkan kebutuhan yang diinginkan. Tapi perlu diperhatikan dalam pengoperasian motor induksi 3 fasa tentang arus pengasutannya yang memiliki nilai 5-7 kali lebih besar dari arus nominalnya dan torsi awal bisa 2 kali lebih besar dari nilai nominalnya. Besarnya arus saat pengasutan dapat menyebabkan tegangan jatuh dan menganggu operasi dari peralatan lainnya yang bekerja pada jaringan yang sama. Arus yang besar juga dapat menghasilkan panas berlebih yang dapat merusak insulasi kumparan, hal ini dapat memperpendek umur mesin. Untuk mengurangi arus pengasutan yang besar maka diperlukan metode pengasutan yang berfungsi untuk mereduksi tegangan. Pada tugas akhir ini dilakukan analisis dari beberapa metode pengasutan yang digunakan, yaitu Direct OnLine (DOL), bintang-delta, autotransformator, dan soft starter. Berdasarkan hasil simulasi menggunakan software ETAP 12.6. Pada motor berdaya 3,1 KW yang memiliki tegangan jatuh paling besar terdapat pada pengasutan DOL sebesar 17,72% dan terendah pada pengasutan soft starter sebesar 9,35%. Untuk motor berdaya 130 KW tegangan jatuh paling besar pada pengasutan DOL sebesar 12,81% dan terendah pada pengasutan soft starter sebesar 9,35%. Sedangkan pada motor berdaya 450 KW tegangan jatuh paling besar pada pengasutan DOL sebesar 12,41% dan yang terendah pada pengasutan soft starter sebesar 8,79%. Untuk metode pengasutan yang direkomendasikan adalah metode bintang-delta, dikarenakan motor tidak bekerja setiap saat, dan juga biaya investasi pengasutan bintang-delta tidak begitu besar dibanding metode lainnya.
OPTIMASI PENGGUNAAN SISTEM PENGEREMAN REGENERATIF DAN PNEUMATIC PADA KERETA REL LISTRIK JABODETABEK MENGGUNAKAN METODE PARTICLE SWARM OPTIMIZATION (PSO) Sasmita, Hanan Hadi; Nugroho, Agung; Sukmadi, Tejo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.319 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.284-293

Abstract

Sebagai alat transportasi yang dapat menampung penumpang lebih banyak, Kereta Rel Listrik (KRL) harus memilki sistem kerja yang baik guna menunjang kebutuhan akan sarana transportasi massal di Indonesia. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan kurang baiknya sistem kerja KRL adalah kurang optimal dalam penggunaan sistem pengereman pada KRL. Sistem pengereman pada KRL menggunakan gabungan dari pengereman elektrik (pengereman regeneratif) dan pengereman mekanik (pengereman pneumatic). Penggunaan dapat disimpulkan lebih baik jika waktu dan jarak tempuh yang dibutuhkan kereta sesuai standar dan dapat menghemat konsumsi energi karena penggunaan regenerative braking. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan kapan penggunaan regenerative braking dan pneumatic braking yang optimal pada KRL Jabodetabek sehingga kereta dapat bekerja dengan baik dan dapat menghemat konsumsi energi. Metode yang digunakan untuk optimasi penggunaan sistem pengereman ini adalah Particle Swarm Optimization (PSO) dengan bantuan Software Matlab R2016a. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu bahwa penggunaan sistem pengereman yang optimal adalah dengan melakukan pengereman regeneratif terlebih dahulu saat kecepatan kereta 70 km/jam selama 17,3611 detik sejauh 217,0139 m. Kemudian melakukan pengereman pneumatic selama 6,9444 detik sejauh 19,2901 meter. Sehingga akan menghasilkan arus sebesar 372,5637 A dan energi yang dihemat untuk powering KRL sebesar 1,7778 kWh dengan daya sebesar 368,6508 kW.
INVERTER FULL BRIDGE SATU FASA BERBASIS IC SG3524 Atmojo, Kusumo Tri; Facta, Mochammad; Sukmadi, Tejo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1299.291 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.3.467-475

Abstract

Inverter merupakan sebuah konverter yang mengubah sebuah masukan arus searah menjadi arus bolak-balik. Dalam beberapa bentuk inverter tegangan keluaran arus bolak balik tersebut dapat dikendalikan besar magnitud dan frekuensinya. Penggunaan inverter dapat berupa catu daya untuk pengaturan kecepatan motor ac, uninterruptible power supplies (UPS) dan alat konversi tenaga listrik dari baterai. Pada penelitian ini, inverter yang dirancang menggunakan topologi full bridge. Topologi ini memiliki keunggulan berupa magnitud tegangan keluaran maksimum yang sama dengan tegangan magnitud tegangan arus searah yang menjadi tegangan masukannya. Dengan tegangan masukan yang sama, topologi full bridge memiliki daya yang lebih besar dibandingkan inverter topologi lainnya. IC SG3524 digunakan sebagai pembangkit sinyal PWM (Pulse Width Modulation). Inverter full bridge dalam penelitian ini dirancang untuk dapat divariasikan besar frekuensi dan duty cyclenya. Frekuensi dari inverter dirancang untuk beroperasi dalam rentang 19 Hz – 65 Hz dan duty cycle 11 % - 44 %. Berdasarkan hasil pengujian Inverter full bridge menghasilkan gelombang kotak keluaran arus bolak balik. Efisiensi inverter full bridge mencapai nilai terendah sebesar 81,56% dan nilai tertinggi sebesar 99,53%  ketika dibebani lampu pijar dengan daya 40, 60, dan 100 W. Efisiensi inverter ketika dibebani motor induksi mencapai nilai 86,55 % sebagai nilai efisiensi terendah dan 98,35% sebagai nilai efisiensi tertinggi.
PERANCANGAN PENGONTROLAN MOTOR DC MENGGUNAKAN DC –DC KONVERTER CLASS C MODE MOTORING DAN REGENERATIVE BREAKING UNTUK SIMULASI KENDARAAN LISTRIK Ibrahim, Cahya; Sukmadi, Tejo; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.032 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.3.338-344

Abstract

Konverter DC-DC atau DC Chopper adalah aplikasi dari rangkaian elektronika daya. Salah satu tipe dari DC Chopper yaitu Chopper Class C Chopper dapat di aplikasikan pada kendaraan listrik karena dapat bekerja secara motoring dan regenerative breaking pada arus maupun tegangan kerjanya. Kendaraan listrik membutuhkan rangkaian kendali (controller) yang digunakan untuk mengontrol kecepatan kendaraan listrik. Pada penelitian ini telah dirancang konverter DC-DC untuk simulasi kendaraan listrik bertopologi Chopper Class C menggunakan controller pembangkitan PWM analog IC TL494. Penelitian ini membahas mengenai kuadran kerja dari Chopper Class C dan membahas metode pembangkitan sinyal pemicuan PWM menggunakan controller analog dengan berbasis IC TL 494 serta aplikasi kendraan lsitrik pada saat motoring dan regenerative breaking.Berdasarkan hasil pengujian menggunakan kontrol PWM Pada pengujian menggunakan kontrol PWM Analog dengan range duty cycle 20-90% di dapatkan efisiensi maksimal yaitu sebesar 57.24% pada mode motoring pada tegangan 6,92V dan arus 0,29 A dan 90,7% Pada pengujian menggunakan kontrol PWM Analog dengan range duty cycle 20-90% di dapatkan efisiensi maksimal yaitu sebesar 0,0260% pada mode Breaking  pada tegangan panel surya 11,68 V dan arus 0,68 A menghasilkan tegangan charging maksimal sebesar 9,44 V arus charging sebesar -0,39A
ANALISIS SETTING DAN KOORDINASI RELE JARAK SALURAN 150 KV UNGARAN – KRAPYAK – SRONDOL Priambodo, Andhika Rizki; Sukmadi, Tejo; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1098.49 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.223-229

Abstract

Saluran transmisi merupakan salah satu komponen utama dalam penyaluran tenaga listrik. Pada saluran transmisi biasanya menggunakan rele jarak sebagai peralatan proteksi utamanya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis setting dan koordinasi rele jarak pada saluran 150kV Ungaran – Krapyak – Srondol. Pada penelitian ini, data yang didapatkan dari PT.PLN digunakan untuk mensimulasikan setting rele jarak kondisi eksisting menggunakan software DigSILENT. Kemudian dilakukan perbandingan dengan standar dari NPAG Alstom mengenai rele jarak. Hasil simulasi menunjukkan bahwa setting rele jarak saluran 150kV Ungaran – krapyak – Srondol belum sesuai dengan standar. Jangkauan zona 1 rele jarak Srondol – Krapyak sebesar 80,14% dan  rele jarak Ungaran – Krapyak sebesar 83,25%, sedangkan berdasarkan standar seharusnya jangkauan zona 1 rele sebesar 85% dari saluran. Setelah dilakukan perhitungan ulang setting rele, jangkauan zona 1 rele jarak Srondol – Krapyak dan rele jarak Ungaran – Krapyak menjadi 85%, sehingga rele bekerja sesuai dengan standar yang dijadikan referensi