Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

KAJIAN PENAMPILAN RODUKTIVITAS BROILER PADA TIPE KANDANG OPEN HOUSE DAN SEMI CLOSE HOUSE DI KABUPATEN SLEMAN, YOGYAKARTA Ripa, Ardi; Supranoto, Supranoto; Evadewi, Fani Dwi; Sukmaningsih, Tri
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.17981

Abstract

Ayam broiler merupakan jenis ayam yang dibudidayakan secara intensif untuk produksi daging, dengan populasi di Indonesia meningkat dari 2,89 miliar pada tahun 2021 menjadi 3,17 miliar pada tahun 2022. Daging broiler kaya akan protein dan memiliki harga yang ekonomis, menjadikannya sumber protein hewani yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa broiler pada dua sistem kandang, yaitu open house dan semi close house, di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah survei dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot tubuh (BW) dan rata-rata pertumbuhan harian (ADG) lebih tinggi pada sistem kandang open house (62,91 gr) dibandingkan dengan semi close house (59,4 gr), meskipun keduanya tidak mencapai standar perusahaan. Faktor-faktor seperti kelembaban, suhu, konsumsi pakan, manajemen kandang, dan stres akibat kepadatan kandang berpengaruh terhadap pertumbuhan ayam. Meskipun nilai Feed Conversion Ratio (FCR) dan Index Performance (IP) tidak menunjukkan perbedaan signifikan, FCR pada kandang open house lebih rendah (1,49) dibandingkan semi close house (1,53), menunjukkan efisiensi pakan yang lebih baik. Secara keseluruhan, kedua tipe kandang memenuhi standar produktivitas, namun kandang open house menunjukkan performa yang lebih baik dalam hal ADG.
PENAMBAHAN EKSTAK BAYAM HIJAU (Amaranthus Hybridus L.) TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK SOSIS DAGING AYAM Supranoto, Supranoto; Alfiyan, Riski; Sulistyaningtyas, Sulistyaningtyas; Sukmaningsih, Tri; Viastika, Yanita Mutiaraning
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.15342

Abstract

The research aims to evaluate the effect of adding green spinach extract to broiler chicken sausages in terms of organoleptic properties, namely color and taste. The research used an experimental method with a completely randomized design (CRD) with a 4 x 5 unidirectional pattern. The treatments given bijau spinach extract were: P0: 750 g meat without green spinach extract + 200 g flour; P1: 750 grams of meat + 35 ml green spinach extract + 200 g flour; P2: 750 grams of meat + 45 ml green spinach extract + 200 g flour; and P3: 750 grams of meat + 55 ml green spinach extract + 200 g flour. The results showed that the addition of green spinach extract significantly affected the color and taste of broiler meat sausages. The more green spinach extract was added, the more intense the green color of the sausage, and the panelists preferred the color and taste of the sausage with the addition of green spinach extract. The color and taste of broiler meat sausage were highest at P3. The addition of green spinach extract can improve the organoleptic quality of broiler chicken sausage and is preferred. 
PANGAN HEWANI SEBAGAI PENCEGAH STUNTING DI DESA KLEGENREJO KECAMATAN KLIRONG KABUPATEN KEBUMEN Dwi Evadewi, Fani; Rahardjo, Susilo; Sukmaningsih, Tri; Sulistyaningtyas , Sulistyaningtyas
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v4i1.335

Abstract

Pangan asal hewani merupakan sumber gizi yang baik bagi kesehatan tubuh. Kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan asal hewani masih relatif rendah terutama bagi masyarakat yang memiliki tingkat perekonomian dan pendapatan dibawah rata-rata. Hal tersebut akan berdampak juga terhadap konsumsi harian rumah tangga terutama jenis makanan yang diberikan ke anak-anak. Nilai gizi yang tidak seimbang berdampak pada penurunan kemampuan belajar, penurunan konsentrasi, stunting dan yang terburuk adalah berujung pada kematian anak. Stunting dapat terjadi sebagai akibat kekurangan gizi terutama pada saat 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). HPK dimulai sejak janin dalam kandungan hingga usia dua tahun. Kabupaten Kebumen memiliki angka stunting yang relatif cukup tinggi pada tahun 2020 yaitu sebesar 15,34%. Berdasarkan hasil survei Kementerian Kesehatan Republik Indonesia angka tersebut mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2021 turun menjadi 12, 14% dan turun lagi menjadi 10,23% pada 2022 hingga di bulan Juli 2024 di angka 9,88%. Penurunan angka stunting tersebut masih perlu diupayakan lagi oleh Pemkab Kebumen bersama seluruh stakeholder, serta merupakan bukti keseriusan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) bersama pihak-pihak terkait. Melalui kegiatan sosialisasi ini masyarakat lebih memahami apa itu stunting, penyebabnya, dan cara mencegahnya melalui konsumsi pangan bergizi, termasuk pangan hewani, meningkatnya kesadaran masyarakat tentang konsumsi pangan hewani dalam pola makan keluarga, terutama untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak pada masa pertumbuhan dan berkurangnya kesalahpahaman atau mitos tentang pangan hewani, seperti anggapan bahwa pangan hewani tidak penting atau sulit diakses serta dalam jangka panjang, angka prevalensi stunting menurun karena masyarakat menerapkan pola makan bergizi dengan memperhatikan kebutuhan pangan hewani.
ARAH PENELITIAN PERUBAHAN IKLIM PADA PRODUKSI TERNAK: ANALISIS BIBLIOMETRIK Supranoto, Supranoto; Sukmaningsih, Tri; Herijanto, Soegeng; Tuswati, Sari Eko; Setyaningrum, Nuning
STOCK Peternakan Vol 5, No 2 (2023): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v5i2.1073

Abstract

Analisis bibliometrik tentang penelitian perubahan iklim dalam produksi ternak menyoroti pentingnya memahami dampak perubahan iklim terhadap produksi ternak dan perlunya strategi adaptasi. Analisis mengkaji tren dan arah penelitian selama dua dekade terakhir dari tahun 2003 sampai 2022. Studi mengidentifikasi fokus penelitian, produktivitas publikasi, dan kesenjangan dalam penelitian. Metodologi yang digunakan adalah mencari artikel yang diekstraksi dan dibangun pada platform Scopus. Pencarian data diperoleh menggunakan program Harzing’s Publish or Perish (PoP).  Kata kunci yang digunakan adalah “climate change” OR “climate changes” AND “livestock production”. Hasil pencarian disimpan dalam format RIS/Refmanager dan format CVS, untuk selanjutnya dataset ditarik menggunakan program Mendeley Desktop, Excel, dan VOSviewer 1.6.19. untuk dianalisis. Hasil analisis bibliometrik pengaruh perubahan iklim terdapat produksi ternak didapatkan 973 artikel,  2.653 kata kunci yang membentuk 10 klaster tema artikel. “Climate Change” merupakan jurnal yang banyak mempublikasikan artikel perubahan iklim kaitannya dengan produksi ternak. Beberapa jurnal yang berpengaruh adalah "Climate Change," "Animals," "Animal Production Science," dan "Livestock Research for Rural Development." Artikel-artikel yang banyak disitasi membahas tentang metodologi penilaian dampak lingkungan, dampak perubahan iklim terhadap produksi ternak, dan adaptasi dan mitigasi terkait perubahan iklim. Penelitian tentang perubahan iklim dan produksi ternak, memunculkan novelty atau kebaruan untuk arah penelitian baru di masa yang akan datang.
Evaluation Process of Graduates of Studies Program Animal Science Wijayakusuma University Purwokerto through Tracer Studies as Indicators for Improving Graduate Quality and Job Fulfillment: Proses Evaluasi Lulusan Program Studi Peternakan Universitas Wijayakusuma Purwokerto melalui Tracer Studi sebagai Indikator Peningkatkan Kualitas Lulusan dan Pemenuhan Dunia Kerja Supranoto, Supranoto; Viastika, Yanita Mutiaraning; Sulistyaningtyas, Sulistyaningtyas; Sukmaningsih, Tri
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang2385

Abstract

The dedication of the process evaluation of graduates of the study program Animal Science Wijayakusuma University Purwokerto through the study tracer aims to find out how much waiting time and suitability of the graduate field of work. The alumni tracking method consists of conceptual formulation and instruments that include survey design, population, data collection techniques, and data analysis. The survey was conducted online by submitting a fill-in form with a question referring to the dictionary standard. This dedication is carried out to obtain data that is used to measure the quality of graduates and measures to improve graduate quality in the period to date. The analysis showed that the majority of graduates gained employment less than six months after graduation, and most of them were absorbed in the world of work according to their field of expertise. Factors influencing the suitability of graduates include competence, English language skills, work experience, and soft skills. Tracer studies are an effective method for evaluating the suitability of the graduate's field of work to the standards set by the accreditation agency. The analysis includes methods of conducting a tracer study, evaluation of results, and analysis of the graduate's waiting time for employment. Abstrak Pengabdian proses evaluasi lulusan program studi Peternakan Universitas Wijayakusuma Purwokerto melalui tracer studi bertujuan mengetahui berapa waktu tunggu dan kesesuaian bidang kerja lulusan. Metode pelacakan alumni terdiri dari penyusunan konsep dan instrumen yang memuat desain survei, populasi, teknik pengumpulan data, dan analisis data. Survei dilakukan secara online dengan mengirim form isian dengan pertanyaan yang mengacu pada standar dikti. Pengabdian ini dilaksanakan untuk mendapatkan data yang digunakan untuk mengukur kualitas lulusan dan langkah-langkah untuk meningkatkan kualitas lulusan di perode yang akan dating. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas lulusan memperoleh pekerjaan dalam waktu kurang dari 6 bulan setelah lulus, dan sebagian besar dari mereka terserap di dunia kerja sesuai dengan bidang keahliannya. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesesuaian bidang kerja lulusan antara lain adalah kompetensi, kemampuan bahasa Inggris, pengalaman kerja, dan soft skill. Tracer studi merupakan metode yang efektif untuk mengevaluasi kesesuaian bidang kerja lulusan dengan standar yang ditetapkan oleh lembaga akreditasi. Analisis mencakup metode pelaksanaan penelitian tracer study, evaluasi hasil, dan analisis waktu tunggu lulusan untuk memperoleh pekerjaan.
PENAMBAHAN EKSTAK BAYAM HIJAU (Amaranthus Hybridus L.) TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK SOSIS DAGING AYAM Supranoto, Supranoto; Alfiyan, Riski; Sulistyaningtyas, Sulistyaningtyas; Sukmaningsih, Tri; Viastika, Yanita Mutiaraning
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.15342

Abstract

The research aims to evaluate the effect of adding green spinach extract to broiler chicken sausages in terms of organoleptic properties, namely color and taste. The research used an experimental method with a completely randomized design (CRD) with a 4 x 5 unidirectional pattern. The treatments given bijau spinach extract were: P0: 750 g meat without green spinach extract + 200 g flour; P1: 750 grams of meat + 35 ml green spinach extract + 200 g flour; P2: 750 grams of meat + 45 ml green spinach extract + 200 g flour; and P3: 750 grams of meat + 55 ml green spinach extract + 200 g flour. The results showed that the addition of green spinach extract significantly affected the color and taste of broiler meat sausages. The more green spinach extract was added, the more intense the green color of the sausage, and the panelists preferred the color and taste of the sausage with the addition of green spinach extract. The color and taste of broiler meat sausage were highest at P3. The addition of green spinach extract can improve the organoleptic quality of broiler chicken sausage and is preferred. 
KAJIAN PENAMPILAN RODUKTIVITAS BROILER PADA TIPE KANDANG OPEN HOUSE DAN SEMI CLOSE HOUSE DI KABUPATEN SLEMAN, YOGYAKARTA Ripa, Ardi; Supranoto, Supranoto; Evadewi, Fani Dwi; Sukmaningsih, Tri
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.17981

Abstract

Ayam broiler merupakan jenis ayam yang dibudidayakan secara intensif untuk produksi daging, dengan populasi di Indonesia meningkat dari 2,89 miliar pada tahun 2021 menjadi 3,17 miliar pada tahun 2022. Daging broiler kaya akan protein dan memiliki harga yang ekonomis, menjadikannya sumber protein hewani yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa broiler pada dua sistem kandang, yaitu open house dan semi close house, di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah survei dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot tubuh (BW) dan rata-rata pertumbuhan harian (ADG) lebih tinggi pada sistem kandang open house (62,91 gr) dibandingkan dengan semi close house (59,4 gr), meskipun keduanya tidak mencapai standar perusahaan. Faktor-faktor seperti kelembaban, suhu, konsumsi pakan, manajemen kandang, dan stres akibat kepadatan kandang berpengaruh terhadap pertumbuhan ayam. Meskipun nilai Feed Conversion Ratio (FCR) dan Index Performance (IP) tidak menunjukkan perbedaan signifikan, FCR pada kandang open house lebih rendah (1,49) dibandingkan semi close house (1,53), menunjukkan efisiensi pakan yang lebih baik. Secara keseluruhan, kedua tipe kandang memenuhi standar produktivitas, namun kandang open house menunjukkan performa yang lebih baik dalam hal ADG.
Evaluasi Kualitas Internal dan Eksternal Telur Ayam Kampung yang Diawetkan dengan Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Supranoto Supranoto; Fani Dwi Evadewi; Tri Sukmaningsih; Rosanti Rosanti
JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober : JURRIH: JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrih.v4i2.7720

Abstract

Free-range chicken eggs are a source of high-value animal protein but are susceptible to quality deterioration during storage. This study aimed to evaluate the effect of Averrhoa bilimbi L. leaf extract concentration and storage duration on the internal quality (Egg White Index, Egg Yolk Index, Haugh Unit, yolk color) and pH of free-range chicken eggs. An experimental method was employed using a Completely Randomized Design (CRD) with a 4 x 4 factorial pattern. The first factor was leaf extract concentration (0%, 5%, 10%, 15%), and the second factor was storage duration (7, 14, 21, and 28 days). The results showed that immersion in 5% Averrhoa bilimbi L. leaf extract significantly maintained internal egg quality compared to the control up to 14 days of storage. This treatment produced optimal values for the Egg White Index, Egg Yolk Index, Haugh Unit, and yolk color score, while also inhibiting the pH increase indicative of egg spoilage. However, an excessively high concentration (15%) resulted in physical quality degradation. It is concluded that Averrhoa bilimbi L. leaf extract has potential as an effective natural preservative for maintaining the freshness of free-range chicken eggs, with the best concentration at 5% for short- to medium-term storage.
Sustainable Development of Indonesia’s Native Chicken Sector: Opportunities and Constraints Elly Tugiyanti; Wida Nurnaningsih; Tri Sukmaningsih
Journal of Sustainable Livestock Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Sustainable Livestock
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Wijayakusuma Purwokerto University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/jsl.v1i1.12

Abstract

This study provides a comprehensive descriptive analysis of the opportunities and constraints in Indonesia’s native chicken sector using a mixed-methods approach. The sector is vital, with native chickens representing 65% of local poultry populations, supporting rural livelihoods and food security. Quantitative findings reveal an average flock size of 150 birds, annual production of 120 eggs per hen, and a 15% mortality rate. Market analysis shows 70% of farmers participate locally, with chicken activities contributing 25% to household income. Cluster analysis identified three main production typologies: traditional scavenging, semi-intensive, and integrated backyard systems. Key constraints include disease susceptibility (notably Newcastle Disease), feed limitations, and low hatchability (78%). While sustainability indices show strong social and environmental scores, economic viability remains low due to high costs and limited credit. A SWOT analysis highlights opportunities, such as rising consumer demand for native breeds, but also weaknesses like poor infrastructure and inadequate technical support. The study found a positive correlation (r=0.65) between biosecurity practices and hatchability rates. In conclusion, unlocking the sector's potential requires coordinated strategic interventions focused on genetic improvement, disease control, market linkages, and supportive policies.
PENGARUH POSISI TELUR AYAM KAMPUNG (Gallus gallus domesticus) PADA PROSES PENETASAN TERHADAP MORTALITAS DAN DAYA TETAS Syarif alfikri; Doso Sarwanto; Yanita Mutiaraning Viastika; Tri Sukmaningsih
MEDIA PETERNAKAN Vol. 25 No. 2 (2023): Media Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan. Unwiku, Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/mp.v25i2.6

Abstract

This study aims to determine the effect of free-range chicken (Gallus gallus domesticus) egg position using 60 free-range chicken eggs which are placed in an incubator with a capacity of 100 eggs and has been carried out from March 3 to March 26, 2023. This research used an experimental method with a completely randomized design (CRD) in a unidirectional pettern consisting of four treatments, namely P1 (egg position 0º), P2 (egg position 30º), P3 (egg position 60º), P4 (egg position 90º). Each treatment consists of 5 repetitions. Parameters measured were mortality and hatchability. The results showed that the effect of egg position did not show a significant effect (P>0.05) on mortality and hatchability. Position of the eggs at 60º results in low mortality and produces a fairly good hatchability. Keywords : chicken eggs, egg position, mortality, hatchability