Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Sungai (Lokan) Sebagai Bahan Campuran Pada Beton Dengan Penambahan Superplasticizer Chandra Margareta; Herlina Arifin; Muhammad Nur Fajar; Mohammad Aris; Marina Abriani Butudoka
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semen memiliki peranan yang sangat penting pada beton karena sebagai bahan pengikat yang mengeras dan menyatukan agregat. Maka, untuk mengurangi penggunaan semen secara berlebihan, diperlukan suatu inovasi beton terbaru, agar konstruksi beton dimasa yang akan datang lebih ramah lingkungan serta berkelanjutan. Dengan memanfaatkan cangkang kerang sebagai bahan campuran semen pada beton, diharapkan dapat menjadi alternatif dan dapat meningkatkan kuat tekan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja kuat tekan beton menggunakan cangkang kerang Lokan sebagai bahan campuran semen serta dengan penambahan superplasticizer. Metode penelitian ini yaitu uji eksperimental.Variasi cangkang kerang yang digunakan sebesar 2% dan 5% serta pada masing-masing variasi dilakukan penambahan 2% dan 3% superplasticizer pada umur beton 14 dan 28 hari.. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin besar presentase cangkang kerang yang digunakan, nilai kuat tekan akan semakin menurun dan pada beton cangkang kerang penambahan superplasticizer kekuatan beton maksimal pada penambahan 2% superplasticizer serta beton mengalami penurunan kuat tekan pada penambahan sebesar 3% superplasticizer.
Analisis Kuat Tekan Beton Pasir Pantai Menggunakan Bahan Tambah Superplasticizer Teguh Eka S. Apriliyanto; Muhammad Nur Fajar; Iqbal; Marina Butudoka; Mohammad Aris
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 5 No. 01 (2026): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Distrik Maladumes merupakan salah satu wilayah pesisir di Kota Sorong yang memiliki potensi sumber daya alam berupa pasir pantai dengan butiran halus dan gradasi relatif seragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan superplasticizer jenis Polycarboxylate Ether (PCE) terhadap sifat workability dan kuat tekan beton berbasis pasir pantai. Latar belakang penelitian didasari oleh menurunnya ketersediaan pasir sungai akibat eksploitasi berlebihan, sehingga diperlukan alternatif agregat halus, salah satunya pasir pantai dari Distrik Maladumes. Namun, karakteristik fisik dan kimia pasir pantai yang memiliki kadar garam tinggi berpotensi menurunkan mutu beton, sehingga digunakan bahan tambah superplasticizer untuk meningkatkan performa campuran. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental di laboratorium dengan variasi dosis superplasticizer 0,5%, 1%, dan 1,5% dari berat semen. Benda uji berbentuk kubus 15×15×15 cm diuji nilai slump dan kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari, mengacu pada SNI 03-1974-2002. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan superplasticizer berpengaruh signifikan terhadap peningkatan nilai slump dan kuat tekan beton. Dosis optimal terdapat pada penggunaan 1% superplasticizer, dengan kuat tekan rata-rata 276 Kg/cm2 (7 hari), 321 Kg/cm2 (14 hari), dan 355 Kg/cm2 (28 hari), lebih tinggi dibandingkan variasi 0,5% dan 1,5%.
Concrete Resistance in the Marine Environment: The Effect of Seawater Immersion (Curing) on Compressive Strength Didik Setya Purwantoro; Muhammad Nur Fajar; Hasriadi Muchtar; Mohammad Aris; Wilis Sutiono
JACEE (Journal of Advanced Civil and Environmental Engineering) Vol 7, No 2 (2024): October
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jacee.7.2.178-183

Abstract

Concrete is the most commonly used type of construction material but is affected by premature damage when exposed to the marine environment. The most common cause of damage is corrosion in the reinforcing steel. The problem that arises during the planning and construction stage of the beach safety building is the impact of seawater on the quality of the concrete we design. The research conducted is an experimental test with research in the laboratory by comparing the compressive strength value of normal concrete soaked in freshwater, saltwater in the laboratory and seawater in situ and the age of the used concrete is only 28 days. concrete that is immersed in seawater will experience a significant decrease in compressive strength value compared to normal concrete immersed in fresh water. For normal concrete soaked with seawater in the laboratory, the compressive strength value decreased from 29.96 MPa to 28.06 MPa. Meanwhile, concrete soaked in situ in seawater experienced a decrease in compressive strength value from 29.96 MPa to 25.55 MPa.