Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KLASIFIKASI MUTU KAYU DAMAR (AGATHIS LABILLADERI WARB) BERDASARKAN KUAT TEKAN Yustus Fatemyo; Mohammad Aris; Asriadi; Wilis Sutiono; Alfina Maysyurah
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kayu damar putih (Agathis Labilladeri Warb) sering digunakan sebagai bahan konstruksi di Papua, khususnya di Kampung Bariat, untuk pembuatan papan dan balok. Papan berfungsi sebagai dinding dan lantai, sementara balok berperan sebagai tiang, pintu, dan jendela dalam struktur bangunan. Sifat fisik dan mekanik kayu menjadi faktor kunci dalam desain konstruksi kayu. Fokus Penelitian ini pada pengujian kuat tekan sejajar serat kayu dan klasifikasi berdasarkan SNI 7973: 2013. Pengujian melibatkan variasi kering udara dan kering oven. Hasilnya menunjukkan bahwa kuat tekan sejajar serat kayu damar putih pada variasi kering udara di TPK Bintang Tiurma adalah 41,84 MPa dengan Nilai Desain Acuan 17,44 MPa dan Kode Mutu E20. Pada variasi kering oven, TPK Bintang Tiurma memiliki nilai kuat tekan sejajar serat rata-rata 44,63 MPa dengan Nilai Desain Acuan 18,60 MPa dan Kode Mutu E20. Studi ini memberikan wawasan tentang karakteristik mekanik kayu damar putih dan mendukung penggunaannya sebagai bahan konstruksi di Papua.
Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Sungai (Lokan) Sebagai Bahan Campuran Pada Beton Dengan Penambahan Superplasticizer Chandra Margareta; Herlina Arifin; Muhammad Nur Fajar; Mohammad Aris; Marina Abriani Butudoka
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semen memiliki peranan yang sangat penting pada beton karena sebagai bahan pengikat yang mengeras dan menyatukan agregat. Maka, untuk mengurangi penggunaan semen secara berlebihan, diperlukan suatu inovasi beton terbaru, agar konstruksi beton dimasa yang akan datang lebih ramah lingkungan serta berkelanjutan. Dengan memanfaatkan cangkang kerang sebagai bahan campuran semen pada beton, diharapkan dapat menjadi alternatif dan dapat meningkatkan kuat tekan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja kuat tekan beton menggunakan cangkang kerang Lokan sebagai bahan campuran semen serta dengan penambahan superplasticizer. Metode penelitian ini yaitu uji eksperimental.Variasi cangkang kerang yang digunakan sebesar 2% dan 5% serta pada masing-masing variasi dilakukan penambahan 2% dan 3% superplasticizer pada umur beton 14 dan 28 hari.. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin besar presentase cangkang kerang yang digunakan, nilai kuat tekan akan semakin menurun dan pada beton cangkang kerang penambahan superplasticizer kekuatan beton maksimal pada penambahan 2% superplasticizer serta beton mengalami penurunan kuat tekan pada penambahan sebesar 3% superplasticizer.
Analisis Kuat Tekan Beton Pasir Pantai Menggunakan Bahan Tambah Superplasticizer Teguh Eka S. Apriliyanto; Muhammad Nur Fajar; Iqbal; Marina Butudoka; Mohammad Aris
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 5 No. 01 (2026): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Distrik Maladumes merupakan salah satu wilayah pesisir di Kota Sorong yang memiliki potensi sumber daya alam berupa pasir pantai dengan butiran halus dan gradasi relatif seragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan superplasticizer jenis Polycarboxylate Ether (PCE) terhadap sifat workability dan kuat tekan beton berbasis pasir pantai. Latar belakang penelitian didasari oleh menurunnya ketersediaan pasir sungai akibat eksploitasi berlebihan, sehingga diperlukan alternatif agregat halus, salah satunya pasir pantai dari Distrik Maladumes. Namun, karakteristik fisik dan kimia pasir pantai yang memiliki kadar garam tinggi berpotensi menurunkan mutu beton, sehingga digunakan bahan tambah superplasticizer untuk meningkatkan performa campuran. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental di laboratorium dengan variasi dosis superplasticizer 0,5%, 1%, dan 1,5% dari berat semen. Benda uji berbentuk kubus 15×15×15 cm diuji nilai slump dan kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari, mengacu pada SNI 03-1974-2002. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan superplasticizer berpengaruh signifikan terhadap peningkatan nilai slump dan kuat tekan beton. Dosis optimal terdapat pada penggunaan 1% superplasticizer, dengan kuat tekan rata-rata 276 Kg/cm2 (7 hari), 321 Kg/cm2 (14 hari), dan 355 Kg/cm2 (28 hari), lebih tinggi dibandingkan variasi 0,5% dan 1,5%.