Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Psycho Idea

HUBUNGAN ANTARA KETERBUKAAN DIRI DENGAN PENYESUAIAN PERKAWINAN PADA PASANGAN SUAMI ISTRI YANG TINGGAL TERPISAH Indah Ria Sulistya Rini
Psycho Idea Vol 7, No 2 (2009)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.455 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v7i2.188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara keterbukaan diri dengan penyesuaian perkawinan pada pasangan suami istri yang tinggal terpisah. Subjek penelitian ini adalah pasangan suami istri yang tinggal berjauhan dengan rentang usia 24-58 tahun, total subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah 80 pasangan suami istri yang terdiri dari 40 orang wanita (istri) dan 40 orang pria (suami). Data penelitian ini dikumpulkan dengan dua skala penelitian yaitu skala penyesuaian diri dan skala keterbukaan diri yang dibuat sendiri oleh peneliti. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi product moment dari Pearson yang diolah dengan menggunakan fasilitas komputer program SPSS 11.5 for windows. Berdasarkan hipotesis yang diajukan maka dapat disimpulkan bahwa baik pada istri ataupun suami, keterbukaan diri memiliki korelasi yang kuat dengan penyesuaian perkawinan. Pada suami, antara keterbukaan diri dengan penyesuaian perkawinan menunjukkan korelasi yang kuat dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,266 dengan nilai p = 0,048 atau p
MENGENALI GEJALA DAN PENYEBAB DARI CONDUCT DISORDER Indah Ria Sulistya Rini
Psycho Idea Vol 8, No 1 (2010)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.63 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v8i1.194

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tentang Conduct disorder atau gangguan perilaku yang biasanya lebih sulit dideteksi dibanding jenis kebutuhan khusus lainnya. Sulitnya melakukan deteksi terhadap gangguan perilaku ini bukan hanya dikarenakan karakteristik dari populasi gangguan emosi dan perilaku ini yang beraneka ragam dan tipe penyimpangan yang berbeda-beda, namun juga karena kurangnya pemahaman masyakat tentang gejala dari gangguan perilaku ini. Sekalipun sulit untuk mengenali gangguan perilaku pada anak namun tetap harus ada upaya untuk melakukan deteksi lebih awal terhadap munculnya gangguan perilaku ini. Deteksi terhadap gangguan perilaku dimaksudkan sebagai suatu usaha seseorang, baik itu orang tua, guru atau masyarakat pada umumnya untuk mengetahui apakah seorang anak mengalami kelainan atau penyimpangan baik secara fisik, intelektual, sosial, emosional maupun tingkah laku dalam pertumbuhan atau perkembangannya dibandingkan dengan anak-anak lain seusianya. Salah satu cara untuk membantu kita dalam melakukan deteksi adalah dengan memahami terlebih dahulu pengertian, gejala dan penyebab dari conduct disorder itu sendiri. Kata Kunci : Conduct disorder/Gangguan perilaku