Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN GEREJA FILADELFIA KAMPUNG WARBO DISTRIK ARSO KABUPATEN KEROM Thomas Kbarek; Widodo .; Santje M. Iriyanto; Jusuf Haurissa
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah pembuatan Laporan Keuangan Gereja Dengan Menggunakan Microsoft Excel bagi bendahara jemaat dan bendahara unsur jemaat. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, pelatihan, dan diskusi. Penggunaan metode ceramah sebanyak, pelatihan sebanyak, dan diskusi sebanyak. Hasil pengabdian yang telah dilakukan di kampong Warbo terjadi peningkatan skill dan pemahaman bendahara jemaat dan bendahara unsur jemaat dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan dengan menggunakan Microsoft Excel meningkat 75 % dan menghasilkan Laporan keuangan.
PEMBUATAN WASTAFEL PENCUCI TANGAN MECHANICAL UNTUK PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 DI JEMAAT GKI SION PADANG BULAN KECAMATAN HEDAM KOTA JAYAPURA Helen Riupassa; Jusuf Haurissa; Hendry Y. Nanlohy
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1 No 2 (2020): ABDIMAS DINAMIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v1i2.764

Abstract

Untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai pencebaran virus corona, Tim PKM USTJ melaksankan program pengabdian masyarakat untuk melaksanakan protokol pencegahan COVID-19 di lingkungan Gereja GKI Sion Padang Bulan dengan membuat tempat cuci tangan dan membersihkan lingkungan gereja sebagai solusi untuk mencegah penyebaran COVID-19 dengan tema “Bersama, Bersatu Melawan Covid-19 Kita Pasti Bisa yang dilaksanakan selama 2 bulan. Pelaksanaan Pengabdian juga melibatkan mahasiswa. Luaran dari pengabdian yang telah dihasilkan adalah wastafel pencuci tangan mechanical yang pengoprasiaannya tanpa sentuhan tangan melainkan dengan pijakan kaki yang dapat digunakan oleh Jemaat Gereja GKI Sion Padang Bulan. Wastafel pencuci tangan mechanical sangat membantu jemaat mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas disaat pemberlakuan new normal yang dilakukan oleh pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penularan covid-19. Tim PKM juga mensosialisasi program pemerintah yaitu menjaga jarak, selalu menggunakan masker saat beraktifitas, menghindari menyentuh area wajah sebelum mencuci tangan dan menghindari kontak fisik secara langsung seperti berjabat tangan.
Studi Perpindahan Panas pada Proses Pembakaran Briket Berbahan Dasar Pakis Hutan Jusuf Haurissa; Mathinus Pembuaian
Jurnal Teknik Mesin Vol 17 No 1 (2024): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jtm.17.1.1225

Abstract

There is an ongoing effort to develop and improve the quality of briquettes, which could become an alternative fuel source. This can be achieved by exploring the utilization of raw materials like kerosene. The goal of this study is to analyze the convection and conduction processes occurring in the combustion of tree ferns. It is conducted to explore the use of tree ferns as a raw material for the production of briquettes. The prototype briquette made using tree ferns is characterized by a honeycomb design with 14 holes and a diameter of 20 cm. It is made using a mixture of 20% adhesive and 80% tree fern charcoal. The various factors that influence the combustion process include the initial temperature, the pot wall temperature, the environmental temperature, and the moisture content of the briquette. Different instruments such as anemometer, an infrared thermometer, a stopwatch, and a moisture meter are also used in the study. The study revealed that the tree fern briquette made from 14 holes exhibited a convection heat transfer power of 4302.444watts and a conduction heat transfer power of 5106.5watts. The efficiency of the two processes allowed the briquettes to burn for about 2 hours and 30 minutes, and they could sustain a moisture content of 12%. The study indicates that tree ferns can serve as an energy source alternative to kerosene. This presents a sustainable and eco-friendly way of meeting energy demands
PENGARUH PENAMBAHAN ADJUSTER PADA KOMPOR BRIKET TERHADAP JARAK PEMBAKARAN DAN LAJU PERPINDAHAN PANAS KONDUKSI Haurissa, Jusuf; Riupassa, Helen; Nanlohy, Hendry; Suyatno, Suyatno
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 15 No. 1 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v15i1.1373

Abstract

The effective and efficient use of biomass briquettes is strongly influenced by the type of stove used and the way it is used. This study aims to design a briquette stove by adding an adjuster: the test fuel used honeycomb briquettes and forest fern charcoal. The heat transfer from burning honeycomb briquettes to a pot of water needs to be maintained so that the heat (temperature) remains constant during the combustion process. In the current use of briquettes, the distance between the briquette flame and the pot of water is unstable because the space is getting further away from the pool of cooking water. The combustion distance is getting farther because the bottom of the initial honeycomb briquettes burns out, causing the surface of the briquettes to decrease and move away from the surface of the water pot. Thus the heat given to the pool of water will reduce. The briquette stove needs to be added with an adjuster to overcome this problem. This adjuster serves to raise the honeycomb briquettes if the surface of the briquettes decreases. With the addition of an adjuster, it will be analyzed how much the heat transfer rate and the stability of the burning distance of the honeycomb briquettes will be. In this study, 2 test models will be used: a stove with an adjuster and a stove without an adjuster, using 14 holes in honeycomb briquettes made from forest ferns using starch (tapioca) adhesive. The distance between the surface of the briquettes and the pot of boiled water is 5 cm. The results showed that the briquette stove using an adjuster could maintain the stability of the combustion distance between the surface of the briquette and the pot of water being cooked with an average temperature t = 567.83 0C and conduction heat transfer q = 5285.699 Watt.
Pembentukan Usaha Mikro Briket Ampas Sagu Haurissa, Jusuf; Puspita, Gratia Deodata Haruina Dwi; Achmad, Rizkial; Timang, Rison Sando; Fairudin, Fairudin
UN PENMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri) Vol 4 No 1 (2024): UN PENMAS Vol 4 No 1
Publisher : LPPM Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/un-penmas.v4i1.2795

Abstract

Di Indonesia, usaha briket bukanlah hal yang baru, namun di kota Jayapura, masih menjadi hal yang baru karena belum ada yang mengembangkannya sebagai sebuah usaha. Kegiatan PKM hendak menyelesaikan permasalahan yang ada pada mitra di kampung Nolokla Kota Jayapura, melalui pendekatan pemberdayaan mitra melalui usaha kecil, dalam upaya mendukung peningkatan perekonomian mitra. Permasalahan prioritas mitra meliputi ekonomi terbatas, kurangnya pengetahuan manajerial dalam pemasaran hasil produksi, kekurangan keterampilan wirausaha yang menghasilkan nilai ekonomis dan diminati pasar, kurangnya modal usaha dan peralatan yang diperlukan dalam usaha mikro, serta kurangnya motivasi, kemampuan manajerial, dan keterampilan dalam pemasaran. Mitra kampung Nolokla telah sangat baik dalam memproduksi briket ampas sagu. Pengetahuan menjadikan briket sarang lebah sebagai sebuah usaha telah dibekali kepada mitra. Tim PKM mengusulkan menjadikan usaha untuk meningkatkan perekonomian mitra, berdasarkan keterampilanmitra yang sudah bisa memproduksi briket. Mitra juga diajarkan untuk memanfaatkan teknologi informasi untuk menjalankan usaha, mempromosikan, dan menjual hasil produksi briket bernilai ekonomi melalui pemasaran berbasis Internet of Things (IoT). Hasil dari kegiatan PKM adalah terbentuknya usaha mikro briket dengan nama “MARTURIA NOLOKLA”, dan juga terbentuknya 3 platform pemasaran berbasis IoT, yaitu Instagram briket marturia, Facebook briket marturia, dan WhatsApp. Dengan terbentuknya usaha mikro ini, mitra dapat meningkatkan dan memberikan penghasilan tambahan kepada keluarga anggota mitra.
Recurrent Neural Network-Gated Recurrent Unit for Indonesia-Sentani Papua Machine Translation Achmad, Rizkial; Tokoro, Yokelin; Haurissa, Jusuf; Wijanarko, Andik
Journal of Information System and Informatics Vol 5 No 4 (2023): Journal of Information Systems and Informatics
Publisher : Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalisi.v5i4.597

Abstract

The Papuan Sentani language is spoken in the city of Jayapura, Papua. The law states the need to preserve regional languages. One of them is by building an Indonesian-Sentani Papua translation machine. The problem is how to build a translation machine and what model to choose in doing so. The model chosen is Recurrent Neural Network – Gated Recurrent Units (RNN-GRU) which has been widely used to build regional languages in Indonesia. The method used is an experiment starting from creating a parallel corpus, followed by corpus training using the RNN-GRU model, and the final step is conducting an evaluation using Bilingual Evaluation Understudy (BLEU) to find out the score. The parallel corpus used contains 281 sentences, each sentence has an average length of 8 words. The training time required is 3 hours without using a GPU. The result of this research was that a fairly good BLEU score was obtained, namely 35.3, which means that the RNN-GRU model and parallel corpus produced sufficient translation quality and could still be improved.
PENDAMPINGAN PEMASANGAN INSTALASI FILTRASI AIR MINUM KAMPUNG SUSKUN DISTRIK ARSO TIMUR KABUPATEN KEEROM Tayane, Rosalin Theophilia; Sembor, Thelly S.H; Haurissa, Jusuf; Corsita, Lieza; Silak, Kemuel; Tokoro, Ariel R
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 5 No 2 Juni (2024): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v5i2.1399

Abstract

Air merupakan unsur vital sanitasi bagi manusia sehingga kebutuhan akan air adalah hal mutlak yang harus dipenuhi, baik dari segi kebutuhan fisik manusia maupun dari segi kebutuhan aktifitas sehari-hari. Meskipun air adalah hal mutlak yang harus dipenuhi, tetapi tidak semua masyarakat memiliki kemudahan dalam mengakses air minum. Pembangunan sanitasi di Indonesia mengacu pada Sustainable Development Goals dimana pada tahun 2030 ditargetkan dapat menjamin ketersedian serta pengelolaan air bersih layak minum dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua. Masyarakat Kampung Suskun yang letaknya di distrik arso timur kabupaten keerom adalah salah satu daerah yang memiliki masalah terkait ketersediaan air minum. Keterbatasan air bersih dan kondisi air yang keruh, berwarna kuning kecoklatan dan berbau seperi besi membuat kebutuhan masyarakat kampung akan air bersih cukup sulit dipenuhi. Kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh tim PkM Universitas Sains dan Teknologi Jayapura bertujuan untuk memberikan solusi bagi masyarakat kampung Suskun agar mudah dalam memperoleh akses air bersih. Masyarakat Kampung Suskun saat ini menggunakan sumur galian untuk mencukupi kehidupannya sehari – hari seperti mencuci, mandi, dan lain – lain. Dan untuk mencukupi kebutuhan memasak dan minum masyarakat harus mengeluarkan uang untuk membeli air galon. Solusi yang diberikan oleh tim PkM adalah membangun sistem filtrasi air minum, dimana pada sistem filtrasi ini menggunakan alat filtrasi yang berfungsi untuk memisahkan partikel padat dari suatu fluida, membran osmosis yang berfungsi untuk menghilangkan rasa, warna dan bau yang tidak sedap, dan rasa asin atau soda yang disebabkan oleh klorida atau sulfat. Selain itu, membran osmosis juga berfungsi untuk menghilangkan racun dan zat kimia berbahaya, serta menghilangkan bakteri dan virus. Dan Lampu Ultraviolet yang berfungsi untuk membunuh bakteri. Hasil dari kegiatan PkM adalah sebuah sistem filtrasi air minum yang menghasilkan air bersih yang layak dikonsumi oleh masyarakat kampung Suskun RT 1 dan 2. Selain itu, dari kegiatan PkM ini masyarakat diberikan peralatan sistem filtrasi berupa satu buah profil tank, satu buah alat filter, 1 buah membran osmosi, satu buah lampu ultraviolet dan dua buah alat mesin pemompa air.
THE EFFECT OF COOLING MEDIA VARIATIONS AND CYLINDER LINER POSITION ON THE HEAT BALANCE EFFICIENCY OF THE L-300 DIESEL ENGINE Wambrauw, Karlos; Haurissa, Jusuf
DINAMIS Vol 21 No 1. Juli (2024): Jurnal Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v21i1.1428

Abstract

This study aims to measure the heat balance in the L300 diesel engine using different radiator coolant media and to examine the impact of changing the cylinder liner position. The method used is laboratory experimentation, including data collection and analysis. The variables studied include independent variables such as radiator temperature, dependent variables being the heat balance, and controlled variables such as engine speed, which is maintained at 1500 rpm. The testing was carried out for each cooling medium. The materials used for testing consist of three types of cooling media: radiator coolant, refillable water, and AC water, along with one L300 - 4D56 diesel engine unit. The results show that at 1500 rpm engine speed, the specific fuel consumption for the engine with the reversed cylinder liner reached 2.863 kg/HP.hour. The heat balance comprises Qf = 100%, Qe = 20%, Qef = 11%, Qcool = 29%, Qm = 20%, and Qi = 20%. Meanwhile, for the engine with the standard cylinder liner position, the specific fuel consumption was 2.0832 kg/HP.hour, with the heat balance composition of Qf = 100%, Qe = 30%, Qef = 14%, Qcool = 20%, Qm = 15%, and Qi = 21%. The heat balance percentage difference between the two engine configurations is 7%. Based on these results, the engine with the reversed cylinder liner position is still considered feasible and efficient for use.
PEMBERDAYAAN WARGA KAMPUNG SUSKUN KABUPATEN KEEROM MELALUI PENGEMBANGAN USAHA BRIKET BERBASIS LINGKUNGAN Usman, Syamsudin; Haurissa, Jusuf; Mini, Mathina; Nanlohy, Hendry Y.
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 6 No 2 Juni (2025): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v6i2.1531

Abstract

Kegiatan ini bertujuan menyelesaikan permasalahan ekonomi masyarakat di Kampung Suskun, Kabupaten Keerom, melalui pendekatan pemberdayaan dan pengembangan usaha briket ramah lingkungan. Permasalahan utama mitra mencakup keterbatasan ekonomi, kurangnya keterampilan wirausaha dan manajerial pemasaran, serta ketiadaan modal dan motivasi usaha. Pada tahun 2024, masyarakat Kampung Suskun telah mendapatkan pelatihan pembuatan briket kotak dan briket sarang lebah dari limbah kelapa sawit dan ampas sagu melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Ristekdikti. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis dan pemahaman awal tentang potensi usaha briket. Melanjutkan keberhasilan tersebut, kegiatan ini difokuskan untuk menumbuhkan usaha mikro berbasis briket bagi kelompok Tani Bogof Jaya, yang anggotanya mayoritas ibu rumah tangga tanpa pengalaman kewirausahaan. Usaha briket, meskipun bukan hal baru di Indonesia, merupakan inovasi lokal di Kabupaten Jayapura yang belum dikembangkan secara ekonomi. Luaran kegiatan ini adalah terbentuknya unit usaha mikro yang mampu memberikan penghasilan tambahan bagi keluarga anggota masyarakat.
Empowering the Community with Briquette Fuel: Utilizing Palm and Sago Waste Haurissa, Jusuf; Puspita, Gratia Deodata Haruina Dwi; Mini, Marthina; Silak, Kemuel; Wayne, Jefri; Lekatompessy, George
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v9i1.10344

Abstract

In Suskun Village, waste from palm oil and sago pulp is abundant. This waste is not only an environmental issue but also a challenge for the local community in terms of management. This community service program aims to train the community in producing briquettes as an environmentally friendly alternative fuel from these waste materials. Additionally, the program seeks to teach the community how to calculate the selling price of briquettes, enabling them to achieve economic independence in running their briquette business. The methods used in this program include: a) Socialization on briquette production from palm oil and sago pulp waste, b) Training on briquette-making through practical workshops, c) Implementation of technology by the community, d) Assistance and evaluation of the briquette production process, e) Sustainability of the program as a briquette business for the Suskun Village community, and f) Active community participation in all program stages. Throughout the activity, mentoring and evaluation of production outcomes were conducted to ensure the sustainability of the briquette business, allowing it to grow into a viable enterprise for the community. This program has yielded positive results, as the community can now independently produce briquettes from palm oil and sago pulp waste. This initiative creates economic opportunities and helps reduce waste in Suskun Village.