Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA PASIEN DAN KELUARGA Harmawati Harmawati; Etri Yanti
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 1 (2022): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i1.1473

Abstract

Anemia atau biasa dikenal dengan sebutan kurang darah adalah suatu penyakit dimana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah dibawah normal. Menurut Kepmenkes RI, 2018 anemia sebuah tanda dari proses penyakit bukan penyakit itu sendiri Gejala yang sering dikeluhkan pasien mudah lelah, mengantuk, sakit kepala, mata berkunang – kunang sulit konsentrasi. Banyak faktor penyebab dari anemia tergantung dari penyakit yang dialami oleh pasien seperti anemia  dari perdarahan aktif, defesiensi besi, penyakit kronis dan lain-lain. Pengetahuan tentang pencegahan anemia pada pasien dan keluarga masih kurang atau rendah sehingga  pasien yang datang dibawa keluarga biasanya pada kondisi kritis atau anemia berat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga tentang upaya pencegahan anemia pada pasien dan keluarga dengan mengkansumsi diet tinggi zat besi, meningkatkan konsumsi makanan bergizi, Metode yang digunakan adalah cermah, simulasi, diskusi serta kuesioner dengan jumlah 16 orang pasien dan keluarga di RSUP Dr. M.Djamil Padang. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga dalam upaya pencegahan anemia pada pasien dan keluarga..  Diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga dalam upaya pencegahan anemia .Kata kunci : Upaya pencegahan , Anemia, Penurunan kadar haemoglobin (Hb)
PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN PEMBERIAN REBUSAN EKSTRAK BUNGA ROSELA (HIBISCUP SABDARIFFAN) PADA REMAJA PUTRI YANG MENGALAMI ANEMIA DI SMAN 9 PADANG Harmawati Harmawati; Sandra Hardini; Prima Yulianti
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 5, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v5i1.1478

Abstract

Anemia merupakan kadar hemoglobin didalam darah rendah yaitu kurang dari 12 gr/dl pada remaja khususnya putri.Ketika hemoglobin tidak dapat berfungsi dengan baik, tubuh akan mengalami beberapa gejala berupa lemas dan cepat lelah, sakit kepala dan pusing, kulit terlihat pucat, dada berdebar, serta sesak napas dua miliar penduduk dunia mengidap anemia defisiensi zat besi. Sekitar 50% kasus anemia diakibatkan karena defisiensi besi. Anemia defisiensi besi merupakan suatu kondisi ketika kadar hemoglobin (Hb) dalam darah tergolong rendah. Rosella (Habicus Sabdariffa) merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang memiliki kandungan mineral (fe) dan vitamin C paling tinggi.Penelitian ini merupakan penilitian kuantitatif dengan desain pre-eksperiment yaitu pretest dan posttest one only group bertujuan untuk mengetahui perubahan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah diberikan ekstrak bunga rosella (hibiscus sabdariffa). Penelitian ini dilaksanakan di SMA 9 Padang. Populasinya adalah remaja putri yang mengalami anemia yaitu 623 orang. Tekhnik pengambilan sampel dengan cara porposive samplingyaitu 16 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan oktober 2021. Analisis data dengan menggunakan uji t-test dependen. Hasil penelitian ini didapatkan rata rata Kadar Hb sebelum intervensi adalah 10,6 dengan SD 0,15, rata rata kadar Hb setelah intervensi adalah 12,0 dengan SD 0,12. Dan P Value 0,000 (<0,05) artinya ada pengaruh Ekstrak bunga Rosela terhadap Kadar Hb remaja putri di SMA 09 Pauh. Saran kepada SMA 9 Padang untuk meningkatkan upaya  kesehatan atau memberikan pendidikan kesehatan motivasi siswa khususnya siswa Anemia untukselalu memperhatikan cara penatalaksanaan pengontrolan Kadar Hemoglobin dengan menggunakan media yang menarik.Kata Kunci : Kadar Hemoglobin, Remaja Putri,Rosella
Program CERIA (Cegah, Edukasi, Rawat, Identifikasi, dan Awas): Pemberdayaan Perempuan dalam Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Serviks melalui Edukasi Kesehatan Reproduksi di Desa Banggae Kabupaten Takalar Sumarmi Sumarmi; Asrar As; Haryati Sahrir; Risnah Risnah; Harmawati Harmawati; Salmah Arafah; Dina Oktaviana; Hermadin Hermadin
Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2026): September : Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karyanyata.v3i3.3502

Abstract

Cervical cancer is a major reproductive health problem among women that requires promotive, preventive, and early detection efforts. Limited knowledge regarding risk factors, symptoms, prevention, and screening may contribute to delays in receiving appropriate examinations. This community service activity aimed to improve women’s knowledge and awareness of cervical cancer prevention and early detection through the CERIA Program (Prevent, Educate, Care, Identify, and Be Aware). The activity was conducted in Banggae Village, Takalar Regency, involving 40 women through pretests, reproductive health education, cervical cancer education, discussions, educational media demonstrations, risk factor identification simulations, posttests, and evaluation. The materials covered cervical cancer concepts, risk factors, symptoms, prevention through healthy lifestyles and HPV vaccination, screening importance, and access to health services. The evaluation showed an increase in the mean knowledge score from 56.75 before intervention to 84.25 after intervention. Participants with good knowledge increased from 17.5% to 87.5%, and 35 participants (87.5%) correctly identified risk factors and prevention measures. The CERIA Program has potential as a community-based educational approach to strengthen women’s reproductive health literacy and encourage cervical cancer screening utilization.