Claim Missing Document
Check
Articles

Profil Pekerja Wanita Rumah Batik Srikandi di Desa Sibuak Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar Sabberina Oxtavia Oxtavia; Said Suhil Achmad; Dafetta Fitrilinda
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.1677

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana profil pekerja wanita rumah batik srikandi di desa sibuak kecamatan tapung kabupaten kampar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana profil pekerja wanita rumah batik srikandi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pekerja wanita rumah batik srikandi kebanyakan tingkat pendidikan lulusan SD dan SMP, usia kebanyakan sudah bekeluarga, mereka tidak punya keterampilan khusus sehingga mereka tidak bisa bekerja di sektor formal. 2) keadaan ekonomi pekerja wanita yang rendah sehingga mereka harus bekerja untuk membantu suami mencukupi kebutuhan, 3) hubungan sosial pekerja wanita berjalan baik karena bisa mengatur bersosialisasi dengan tetangga pada waktu libur bekerja. 4) pekerja wanita mempunyai peranan dalam perencanaan pengeluaran keluarga.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Karakter Peduli Sosial Anak Umur 5-6 Tahun Di Desa Segati Langgam Kabupaten Pelalawan Windi Lestari; Wilson Wilson; Dafetta Fitrilinda
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap karakter peduli sosial anak usia 5-6 tahun. Lokasi penelitian dilaksanakan di KB Karya Bhakti, alamat di Segati Dalam desa Segati Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan. Dan hasil yang diperoleh terdapat pengaruh yang signifikan antara pola asuh oang tua terhadap karakter peduli sosial anak umur 5-6 tahun. Penelitian ini memiliki populasi berjumlah 107 dan sampel 84 responden, dengan 26 anak laki-laki dan 58 anak perempuan dengan rentang usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kemudian diolah menggunakan program Microsoft Excel dan SPSS versi 23 dengan menggunakan teknik analisis data statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian ini Terdapat pengaruh antara pola asuh orang tua (X) karakter peduli sosial (Y). Semakin baik pola asuh orang tua yang diterapkan pada anak umur 5-6 tahun di Desa Segati Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan maka akan semakin tinggi pula tingkat karakter peduli sosial anak di Desa Segati Kecamatan Langgam. Pengaruh pola asuh orang tua terhadap karakter peduli sosial cukup berarti yang mana pengaruhnya 44,30% dengan tafsiran sedang, dan selebihnya sebesar 55,70% ditentukan oleh faktor lain yang tidak menjadi bagian dari penelitian ini. Artinya penerapan pola asuh orang tua pada anak umur 5-6 tahun memiliki pengaruh terhadap karakter peduli sosial di Desa Segati Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan.
Peran Pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi Aprilia Restiani; Azhar Azhar; Dafetta Fitrilinda
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2108

Abstract

Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) merupakan lembaga yang dibentuk oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan merupakan mitra pemerintah dalam merancang pembangunan desa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pengurus LPM dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Muara Lembu. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian sebanyak 5 orang. hasilnya adalah sebagai berikut: (1) Sebagai fasilitator, peran pengurus LPM telah berjalan dengan baik (2) Sebagai mediator, peran pengurus LPM belum terlaksana secara maksimal karena pengurus LPM belum melakuan sosialisasi terkait rancangan program pembangunan kepada masyarakat secara umum (3) Sebagai motivator ,
Manajemen Pendidikan Kecakapan Vokasional di Pondok Pesantren Al-Fadhlah Kelurahan Minas Jaya Kecamatan Minas Wilson Wilson; Dafetta Fitrilinda; Nur Arifi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4253

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian adalah bagaimanakah manajemen pendidikan kecakapan vokasional  di pondok pesantren Al-fadhlah Kelurahan Minas Jaya Kecamatan Minas ? penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen pendidikan vokasional di pondok pesantren Al-fadhlah Kelurahan Minas Jaya Kecamatan Minas. Penelitian ini memiliki 7 sub fokus  yaitu 1) manajemen kurikulum 2) manajemen peserta didik 3) pendidik dan tenaga kependidikan  4) sarana dan prasarana 5) manajemen keuangan 6) humas 7) layanan khusus. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di pondok pesantren Al-fadhlah yang melibatkan 5 (informan) sebagai subjek penelitian, diantaranya informan inti 2 (dua),  3 (tiga) informan kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumen, observasi, dan wawancara. Sedangkan analisis dalam penelitian meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triangulasi. Manajemen pendidikan vokasional di pondok pesantren Al-fadhlah  perlu diperbaiki agar mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Hal ini dapat dilihat dari manajemen kurikulum, manajemen peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, manajemen keuangan, humas, dan layanan khusus.  Hal ini dapat dilihat dari pelaksanaan program pendidikan vokasional yang tidak sesuai dengan perencanaan yang telah  dibuat. Manajemen pendidikan vokasional  di pondok pesantren Al-fadlah perlu ditingkatkan lagi guna menyiapkan peserta didik yang mampu bersaing di dunia kerja melalui program-program pendidikan vokasional  yang dilaksanakan di pondok pesantren Al-fadhlah.
Kemandirian Remaja Dalam Program Bina Keluarga Remaja Di Kampung KB Mekar Wangi Kelurahan Tangkerang Barat Melly Destrika Ramadhani; Wilson Wilson; Dafetta Fitrilinda
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4280

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah kemandirian remaja akhir putri dalam Program Bina Keluarga Remaja di Kampung KB Mekar Wangi Kelurahan Tangkerang Barat. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini adalah remaja akhir putri di kampung KB Mekar wangi dengan rentan usia 19-24 tahun, kader posyandu remaja dan orangtua remaja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa remaja akhir putri di Kampung KB Mekar Wangi Kelurahan Tangkerang Barat sudah dapat dikatakan mandiri. Hal ini karena remaja-remaja tersebut sudah menunjukkan kemandirian dari sisi perilaku, emosional dan nilainya. Hal ini dibutikan dengan kemampuan remaja tersebut dalam memikirkan sesuatu atas prinsip benar salah. Selain itu, remaja akhir putri  di kampung KB tersebut memiliki keberanian untuk menyampaikan saran dan siap menerima apapun respon yang didapatkan. Kemudian remaja akhir putri di kampung KB Mekar Wangi Kelurahan Tangkerang Barat tidak lagi menganggap orang tuanya adalah sosok yang paling ideal dibuktikan dengan pendapatnya yang mengatakan bahwa tidak semua keputusan orang tua harus dipatuhi karena tidak semuanya sesuai dengan keinginan, kebutuhan dan kemampuannya.
Pengaruh Employability Skills Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Pendidikan Masyarakat Silvia Yolanda; Daeng Ayub; Dafetta Fitrilinda
MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 1, No 2 (2023): November 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v1i2.1126

Abstract

Kesiapan kerja merupakan salah satu faktor yang dapat digunakan untuk mengatasi angka pengangguran di Indonesia. Kesiapan kerja yang baik dapat memudahkan mahasiswa angkatan 2020 ketika lulus nantinya dalam mencari pekerjaan. Memberikan keterampilan kerja atau Employability skills adalah solusi alternatif yang dapat diterapkan dengan cara meningkatkan kesiapan kerja pada mahasiswa angkatan 2020. Employability skills yang dimiliki pada seseorang akan mempengaruhi kesiapan kerja sehingga menjadi lebih efektif dan juga dapat menjadi kurang efektif. Seseorang yang memiliki employability skills yang besar akan memudah kan seseorang untuk memasuki dunia pekerjaan karena pada dasar nya didalam dunia pekerjaan tentulah kemampuan diri seseorang yang akan mempengaruhi hasil kerja orang tersebut, kesiapan kerja adalah kesiapan diri seseorang untuk masuk kedalam dunia pekerjaan dan seseorang tersebut harus membekali dirinya yang disebut dengan skills. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Positif yang signifikan antara Employability Skills terhadap kesiapan kerja pada mahasiswa pendidikan masyarakat angkatan 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, Observasi dan Kuisioner. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto. Hasil Penelitian menunjukan adanya pengaruh yang signifikan antara variabel Employability Skills (X) terhadap Kesiapan Kerja (Y) Mahasiswa Pendidikan Masyarakat Angkatan 2020, yang besar pengaruhnya 19,6 %, masih terdapat sebesar 80,4% ditentukan oleh faktor lain yang tidak menjadi bagian dari penelitian ini.
Kesiapan Berwirausha Mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Riau Katarina Selviani Mestari Bago; Daeng Ayub; Dafetta Fitrilinda
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6599

Abstract

Salah satu permasalahan yang masih sulit diatasi secara tuntas di Indonesia   adalah  pengangguran. Salah satu solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan menyiapkan lulusan lembaga pendidikan yang memiliki kemampuan dalam mengembangkan berwirausaha, serta memiliki sikap dan pengetahuan kewirausahaan yang dapat menjadi modal siap dalam berwirausaha. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan berwirausha mahsiswa yang dapat dilihat berdasarkan indikator serta demografi antara lain: angkatan, asal sekolah, pekerjaan ayah, etnis, anak keberapa dan apakah sudah pernah berwirausaha atau belum. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarakat Angkatan 2021,2022 dan 2023 sebanyak 224 mahsiswa. Sehingga sampel penelitian ini adalah sebanyak 69 mahasiswa. Hasil dari penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarakat dapat dilihat berdasarkan demografi serta indikator yang ada. Berdasarkan itu dapat diketahui bawah mahsiswa Angkatan 2021 memili kesiapan yang tinggi dengan mean 4,25. Mahasiswa yang berasal dari SMK memiliki kesiapan yang tinggi dengan nilai mean 4,45. Mahasiswa yang pekerjaan ayahnya wirausaha memiliki kesiapan yang tinggi dengan nilai mean 4,52. Berdasarkan etnis yang memiliki kesiapan paling tinggi adalah Sunda,ocu (Kampar),dan Nias dengan nilai mean 4,48. Selanjutnya anak pertama memiliki kesiapan paling tinggi dengan nilai mean 4,29 dan yang terakhir mahasiswa yang sudah berwirausaha memiliki nilai mean paling tinggi dengan nilaii mean 4,50. Kesiapan berwirausha paling tinggi dipengaruhi oleh indikator percaya diri dengan nilai mean 4,38. Secara keseluruhan mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarkat memiliki tingkat kesiapan berwirausaha yang dalam kategori kurang siap dengan nilai mean 42,3%.
Peranan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Kesehatan di Kampung Maredan Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Sarrah Yolanda; Daeng Ayub; Dafetta Fitrilinda
HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v1i2.2167

Abstract

Studi ini dilakukan sebagai sarana untuk memberikan manfaat. Adapun manfaat dari penelitian ini dibagi menjadi dua yaitu manfaat teoritis dan manfaat praktis. Manfaat teoritis dari penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan terutama yang berkaitan dengan peranan kader posyandu dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan. Dan manfaat praktis dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat, keluarga, dan bagi peneliti selanjutnya. Penelitian ini menggunakan metode Studi deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di Kampung Maredan Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak dengan melibatkan 5 (lima) informan sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi, observasi, dan wawancara. Sedangkan analisis dalam penelitian ini meliputi penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triangulasi. Hasil penelitian yang didapat ialah peranan kader posyandu dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan di Kampung Maredan Barat sudah sangat baik dan optimal. Hal ini dapat dilihat dari jawaban wawancara dengan informan. Dimana para kader sudah sangat berperan aktif untuk mensosialisasikan dan melaksanakan penyuluhan kepada masyarakat untuk sering membawa balita dan anak-anak untuk mengikuti posyandu.
Analisis Program (Dapur Sehat Atasi Stunting) DASHAT dalam Percepatan Penurunan Stunting (Studi Kasus Kampung KB Berkah Bersama) Suci Sya’bani; Daeng Ayub; Dafetta Fitrilinda
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 1, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v1i2.3049

Abstract

In many countries, including Indonesia, stunting is a public health problem. The Quality Family Village DASHAT (Healthy Kitchens Overcome Stunting) program has become one of the activities in the effort to reduce stunting. In this article, qualitative methods are used to collect data through observation, interviews and documentation studies. This article also refers to related scientific literature, the latest statistical data, as well as documents and reports related to child health and community empowerment in the Berkah Bersama Quality Family Village. The research results also show the success of this program in supporting stunting reduction and provide important insight into the development of this program in efforts to accelerate stunting reduction in Indonesia. The implications of this research can help improve and develop this program and similar initiatives in other countries facing similar problems in terms of stunting and child nutrition.
Perbedaan Kinerja Pegawai Berdasarkan Gender pada Dinas Sosial Kota Pekanbaru Sonia Juwita Peratiwi; Wilson Wilson; Dafetta Fitrilinda
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 1, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v1i2.3487

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Perbedaan Kinerja Pegawai Berdasarkan Gender Pada Dinas Sosial Kota Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kinerja pegawai berdasarkan gender. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif untuk membuat gambaran atau deskripsi secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fenomena yang ada. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Penelitian tersebut menggunakan kuesioner. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Independent sample T-test. Sampel yang di gunakan sebanyak 68 pegawai. Hasil analisis uji beda independent sample t-test menunjukan bahwa tidak ada perbedaan kinerja pegawai berdasarkan gender pada Dinas Sosial Kota Pekanbaru.