Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH PERBANDINGAN JAMUR TIRAM DAN DAUN KELOR TERHADAP KUALITAS NUGGET JAMUR novita, silvy; Lydyana, Rizky; sumaryati, enny; Sudiyono; suprihana
Jurnal Teknologi Pangan dan Produk Pertanian Vol 1 No 01 (2025): Jurnal Teknologi Pangan dan Produk Pertanian (JTePP)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jamur tiram merupakan bahan pangan yang kaya protein dan rendah lemak, sedangkan daun kelor mengandung vitamin C tinggi dan bernilai gizi baik. Kombinasi keduanya berpotensi meningkatkan kualitas gizi produk olahan seperti nugget. Namun, proporsi yang tidak tepat dapat mempengaruhi tekstur dan cita rasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi jamur tiram dan daun kelor yang tepat dalam pembuatan nugget, serta menganalisis pengaruhnya terhadap kualitas gizi dan organoleptik. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan proporsi (95:5, 90:10, 85:15, 80:20, dan 75:25), masing-masing diulang tiga kali. Hasil menunjukkan bahwa perbandingan bahan memberikan pengaruh sangat nyata terhadap kadar serat kasar dan vitamin C, serta pengaruh nyata terhadap daya putus dan warna. Sementara itu, tidak terdapat pengaruh nyata terhadap kadar air, penyerapan minyak, tekstur, rasa, dan aroma. Kesimpulannya, penambahan daun kelor dalam jumlah tepat dapat meningkatkan nilai gizi nugget jamur tanpa mengurangi daya terima konsumen.. . Kata kunci : Jamur tiram, Daun kelor, Nugget
PENGARUH PROPORSI TEPUNG TERIGU DAN TEPUNG KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP SIFAT KIMIA DAN ORGANOLEPTIK BROWNIES KUKUS Andini, Rizka Khris; Sumaryati, Enny; Sudiyono; Suprihana; Anggraeni, Frida Dwi
Jurnal Teknologi Pangan dan Produk Pertanian Vol 1 No 01 (2025): Jurnal Teknologi Pangan dan Produk Pertanian (JTePP)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman kelor (Moringa oleifera) adalah salah satu tanaman yang merupakan sumber gizi yang kandungannya telah digunakan untuk mengatasi malnutrisi terutama untuk balita dan ibu menyusui. Daun kelor dapat dikonsumsi dalam kondisi segar, dimasak atau disimpan dalam bentuk tepung selama beberapa bulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun kelor terhadap mutu brownies kukus. Penelitian ada 5 perlakuan yaitu perbandingan tepung kelor dengan tepung terigu yaitu 0 gram : 150 gram, 25 gram : 125 gram, 50 gram : 100 gram, 75 gram : 75 gram, dan 100 gram : 50 gram. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Variabel yang diukur adalah kualitas kimiawi brownis yaitu (uji kadar air, kadar abu, kadar lemak, dan kadar protein) dan uji organoleptik (rasa, aroma, dan tekstur). Hasil pengamatan kadar air brownies tepung daun kelor berpengaruh sangat nyata berkisar 30,85%-33,99%, hasil pengamatan kadar abu berpengaruh sangat nyata berkisar 1,12%-2,19%, hasil pengamatan kadar lemak berbeda sangat nyata berkisar 19,9%-27,99%, dan hasil pengamatan kadar protein berbeda sangat nyata berkisar 9,93%-11,85%. Pada hasil pengamatan nilai rasa berbeda nyata berkisar 3,7-4,5, sedangkan pada hasil pengamatan aroma tidak berbeda nyata berkisar 5-5,5 dan tekstur tidak berbeda nyata berkisar 3,2-3,7.
PENGARUH KONSENTRASI SARI BUAH NAGA MERAH (Hyloceramus polyrhizus) TERHADAP MUTU PERMEN (Hard Candy) pradipta, tasdiq; sumaryati, enny; suprihana; silvy
Jurnal Teknologi Pangan dan Produk Pertanian Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Pangan dan Produk Pertanian (JTEPP)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah naga adalah salah satu buah yang baru dikenal di Indonesia.. Walaupun kulitnya bersisik seperti naga, tetapi bukan karena itu buah ini disebut buah naga atau dragon fruit. Permen adalah produk pangan yang banyak digemari. Permen merupakan produk sejenis gula gula (confectionary) yang dibuat dengan mendidihkan campuran gula dan air bersama dengan bahan perwarna dan pemberi rasa sampai mencapai kadar air kira-kira 3%. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui pengaruh dari formulasi sari buah naga merah dengan gula pasir ditambah dengan sirup glukosa pada pembuatan permen buah naga merah. Penelitian ini merupakan penelitian faktor tunggal yang disusun dalam (RAL) dengan 4 ulangan. Faktor yang diteliti adalah penambahan sari buah naga merah : gula pasir ditambah sirup glukosa yang dimana perbandingan gula pasir dan sirup glukosa yaitu 60% : 40%. Terdiri dari 5 taraf konsentrasi yaitu P1 10%, P2 20%, P3 30%, P4 40% dan P5 50%. Hasil penelitian menunjukan permen yang memiliki kadar air terendah rata-rata 0,6032 % pada perlakuan 10% dan tertinggi rata-rata 1,7460% pada perlakuan 50%, kandungan vitamin C yang tinggi yaitu perlakuan 50% berkisar 11,44 mg/100g, dan permen yang memiliki kandungan gula reduksi terendah yaitu perlakuan 10% berkisar 22,085% dan yang tertinggi perlakuan 50% berkisar 35,030%. Kata kunci: Buah Naga, Permen