Claim Missing Document
Check
Articles

Kualitas Asuhan Keperawatan di Era Pandemi COVID 19 Berdasarkan Perspektif Pasien Ruang Rawat Inap Anggrek di Rumah Sakit Advent Medan Kristiani Marbun; Afnijar Wahyu
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v9i1.751

Abstract

The quality of nursing care is a care provided that meets the needs of patients, provides comfort, maintains mental, provides satisfaction, provides sincere satisfaction in a professional manner (Daniel, 2021). There are several instruments developed to assess the quality of nursing care, namely the patient's assement of quality scale-acute care version (PAQS-ACV) instrument that there are five domains used to assess the quality of care, namely 1) caring attention and concern for patients, 2) individualization prioritizes patients and supports patients with problems faced and treats patients like humans, 3) responsiveness where a nurse must be responsive to patients and must be ready to meet patient needs, 4) nurse characteristics nurses must have good character towards patients, 5) enviroment where a sense of comfort in a calm environment for patients (Mendrofa, 2021). This type of research is quantitative with a simple descriptive design using non-probality sampling technique with the Kolmogrov-Smirnov method using the Slovin formula and the number of 86 respondents. The results showed that the quality of nursing care based on the patient's perspective at the Adventist Hospital in Medan in 2021 has a good value according to the questionnaire.
Perbedaan Efektivitas Therapy Cairan Hangat Dan Selimut Penghangat Dengan Stabilitas Suhu Tubuh Pada Pasien Post-OP Dengan Hipotermi Di Recovery Room Rumah Sakit Murni Teguh Medan Tahun 2021 Harto, Fuji; Wahyu, Afnijar
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10851

Abstract

Setiap pasien yang akan menjalani operasi berisiko mengalami hipotermia. Dampak negatif dari hipotermia pada pasien meliputi peningkatan risiko perdarahan, iskemia miokard, waktu pemulihan pasca-anestesi yang lebih lama, gangguan penyembuhan luka, dan peningkatan risiko infeksi. Untuk mencegah hipotermia, teknik pemanasan dapat digunakan, yaitu dengan menggunakan pemanas selimut, pelembapan oksigen, pengaturan suhu lingkungan yang memadai, dan pemanasan cairan intravena. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan efektivitas terapi pemanasan cairan dan pemanas selimut terhadap stabilitas suhu tubuh pada pasien post-operasi dengan hipotermia di ruang pemulihan (Recovery Room) Rumah Sakit Murni Teguh Memorial Medan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi-experiment post-test only tanpa kelompok kontrol dan menggunakan teknik accidental sampling, yang melibatkan masing-masing 21 responden yang mengalami hipotermia. Hasil uji statistik 'Independent Sample t-test' dengan tingkat signifikansi 95% (α=0,05) menunjukkan nilai p-value atau Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 α = 0,05. Oleh karena itu, secara statistik, Ha diterima dan H0 ditolak, yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas antara terapi pemanasan cairan dan pemanas selimut dalam menjaga stabilitas suhu tubuh pada pasien post-operasi dengan hipotermia di ruang pemulihan
Capaian Cakupan ASI Ekslusif Pada Suku Batak : Dukungan Keluarga Dan Keterpaparan Literacy Digital Fransysca, Helena; Wahyu, Afnijar; Sembiring, Hizkianta
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10856

Abstract

Pemberian ASI merupakan keputusan yang sangat bijak bagi kedua orang tua. ASI merupakan makanan terbaik dan paling tepat bagi bayi yang dapat menjamin tumbuh kembang bayi menjadi manusia yang berkualitas, karena mengandung zat gizi yang tepat dan optimal bagi tumbuh kembang bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui capaian cakupan pemberian ASI eksklusif pada suku Batak: Dukungan keluarga dan paparan literasi digital di Klinik Bidan Eka Sriwahyuni. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik (survei). Desain penelitian yang digunakan adalah survei untuk mengetahui Capaian Cakupan Pemberian ASI Eksklusif pada Suku Batak, Dukungan Keluarga dan Paparan Literasi Digital. Lokasi penelitian ini adalah di Klinik Bidan Eka Sriwahyuni. Waktu yang digunakan dalam penelitian adalah 04 November 2024 – 28 Januari 2025. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0 – 6 bulan di Klinik Bidan Eka Sriwahyuni, dengan jumlah populasi 300 orang ibu. Dalam penelitian ini sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan yang datang berkunjung ke Klinik Bidan Eka Sriwahyuni sebanyak 75 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji statistik (uji chi square) menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu Batak (nilai p: 0,000), dukungan keluarga ibu Batak (nilai p: 0,002) dengan paparan ibu Batak terhadap Literasi Digital (nilai p: 0,005) dan hasil juga menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pendidikan ibu Batak (nilai p: 1,000), pekerjaan ibu Batak (nilai p: 0,628) dengan perilaku ibu dalam memberikan ASI eksklusif di Klinik Bidan Eka Sriwahyuni
PENGARUH PROGRAM EDUKASI PAKET MANAJEMEN HIPERTENSI TERHADAP KESADARAN WANITA BATAK DALAM MENGONTROL HIPERTENSI DI DESA PARSAORAN URAT Rita Irawati Sitohang; Afnijar Wahyu
Indonesian Trust Nursing Journal Vol 4 No 1 (2026): Indonesian Trust Nursing Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/itnj.v4i1.467

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease and a major public health problem with increasing prevalence. Batak women are at high risk of hypertension due to dietary patterns, lifestyle, and cultural factors. Low awareness of hypertension management may increase the risk of complications; therefore, structured and continuous health education is needed. The objective is to determine the effect of a hypertension management package education program on the awareness of Batak women in controlling hypertension in Parsaoran Urat Village. This quantitative study used a pre-experimental One Group Pretest–Posttest Design. The population included all Batak women who suffered from or were at risk of hypertension in Parsaoran Urat Village, totaling 25 people and used Total sampling technique. Data were collected using questionnaires before and after the education program and analyzed using the Wilcoxon test. The results showed an increase in the level of awareness among Batak women in controlling hypertension after the education program with a p-value < 0.05 in the aspects of medication management, diet, and lifestyle, indicating a significant effect on respondents’ awareness. It is concluded that hypertension management package education program is effective in improving the awareness of Batak women in controlling hypertension and can serve as a reference for health professionals in implementing sustainable health education programs.
PENGARUH PERAWATAN METODE KANGURU ( KANGAROO MOTHER CARE ) TERHADAP PENINGKATAN SATURASI OKSIGEN PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSIA ROSIVA TAHUN 2021 Khairunnisa Lubis; Afnijar Wahyu
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13203

Abstract

BBLR merupakan suatu masalah serius yang sering terjadi pada bayi baru lahir termasuk salah satunya menjadi faktor resiko utama dalam peningkatan angka morbiditas dan mortalitas pada bayi. Penyebab utama kematian dari BBLR adalah infeksi, prematuritas, hipotermia, asfiksia, dan pemberian ASI yang kurang adekuat. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh perawatan metode kanguru ( Kangaroo mother care) terhadap peningkatan saturasi oksigen pada bayi berat lahir rendah (BBLR) di RSIA Rosiva tahun 2021. Metode : Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan desain pre eksperimen menggunakan pre-test post-test group design yaitu rancangan pre-test post-test group design bertujuan untuk membandingkan efek suatu perlakuan terhadap kelompok eksperimen setelah diberikan edukasi dengan kelompok kontrol yang tidak diberikan edukasi, untuk penelitian experimental sederhana, penelitian yang sukses adalah dengan ukuran sampel kecil antara 10-20. Berdasarkan data populasi yang di dapatkan saat penelitian didapatkan 12 orang dengan BBLR. Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi pre test dan post test  dilakukan perawatan metode kanguru didapatkan nilai p value 0,002 artinya nilai Sig.(2-tailed) 0,05, Maka dari hasil tersebut dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti ada pengaruh perawatan metode kanguru (kangaroo mother care) terhadap peningkatan saturasi oksigen pada BBLR
Transformative Health Education for Blood Pressure Normalization Using 3-in-1 Therapy Lam Murni br Sagala; Afnijar Wahyu; Hizkianta Sembiring
International Journal of Community Service Implementation Vol. 4 No. 1 (2026): IJCSI June 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijcsi.v4i1.950

Abstract

Hypertension is one of the leading non-communicable diseases and a major public health concern worldwide. Community-based health education is essential to improve awareness and promote sustainable self-management of blood pressure. Objective: This community service program aimed to improve community knowledge and encourage blood pressure control through the implementation of 3-in-1 Therapy. Methods: The program was conducted among residents of Suka Mulia Hulu Village using health education, demonstrations, and interactive discussions. The intervention consisted of hypertension exercise, cucumber juice consumption, and warm water foot soaking therapy. Educational leaflets were distributed to reinforce participants’ understanding. Results: The participants showed high enthusiasm and actively engaged in the activities. Following the intervention, community members demonstrated improved understanding of hypertension, its risk factors, prevention strategies, and non-pharmacological management. Participants also expressed their willingness to adopt healthy lifestyles and implement the 3-in-1 Therapy regularly. Conclusion: Transformative health education combined with 3-in-1 Therapy effectively enhanced community knowledge and promoted sustainable self-management practices for blood pressure control, thereby contributing to the prevention of hypertension-related complications and improvement of quality of life.
PENGARUH PERAWATAN METODE KANGURU ( KANGAROO MOTHER CARE ) TERHADAP PENINGKATAN SATURASI OKSIGEN PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSIA ROSIVA TAHUN 2021 Khairunnisa Lubis; Afnijar Wahyu
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13203

Abstract

BBLR merupakan suatu masalah serius yang sering terjadi pada bayi baru lahir termasuk salah satunya menjadi faktor resiko utama dalam peningkatan angka morbiditas dan mortalitas pada bayi. Penyebab utama kematian dari BBLR adalah infeksi, prematuritas, hipotermia, asfiksia, dan pemberian ASI yang kurang adekuat. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh perawatan metode kanguru ( Kangaroo mother care) terhadap peningkatan saturasi oksigen pada bayi berat lahir rendah (BBLR) di RSIA Rosiva tahun 2021. Metode : Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan desain pre eksperimen menggunakan pre-test post-test group design yaitu rancangan pre-test post-test group design bertujuan untuk membandingkan efek suatu perlakuan terhadap kelompok eksperimen setelah diberikan edukasi dengan kelompok kontrol yang tidak diberikan edukasi, untuk penelitian experimental sederhana, penelitian yang sukses adalah dengan ukuran sampel kecil antara 10-20. Berdasarkan data populasi yang di dapatkan saat penelitian didapatkan 12 orang dengan BBLR. Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi pre test dan post test  dilakukan perawatan metode kanguru didapatkan nilai p value 0,002 artinya nilai Sig.(2-tailed) 0,05, Maka dari hasil tersebut dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti ada pengaruh perawatan metode kanguru (kangaroo mother care) terhadap peningkatan saturasi oksigen pada BBLR
Capaian Cakupan ASI Ekslusif Pada Suku Batak : Dukungan Keluarga Dan Keterpaparan Literacy Digital Helena Fransysca; Afnijar Wahyu; Hizkianta Sembiring
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10856

Abstract

Pemberian ASI merupakan keputusan yang sangat bijak bagi kedua orang tua. ASI merupakan makanan terbaik dan paling tepat bagi bayi yang dapat menjamin tumbuh kembang bayi menjadi manusia yang berkualitas, karena mengandung zat gizi yang tepat dan optimal bagi tumbuh kembang bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui capaian cakupan pemberian ASI eksklusif pada suku Batak: Dukungan keluarga dan paparan literasi digital di Klinik Bidan Eka Sriwahyuni. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik (survei). Desain penelitian yang digunakan adalah survei untuk mengetahui Capaian Cakupan Pemberian ASI Eksklusif pada Suku Batak, Dukungan Keluarga dan Paparan Literasi Digital. Lokasi penelitian ini adalah di Klinik Bidan Eka Sriwahyuni. Waktu yang digunakan dalam penelitian adalah 04 November 2024 – 28 Januari 2025. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0 – 6 bulan di Klinik Bidan Eka Sriwahyuni, dengan jumlah populasi 300 orang ibu. Dalam penelitian ini sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan yang datang berkunjung ke Klinik Bidan Eka Sriwahyuni sebanyak 75 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji statistik (uji chi square) menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu Batak (nilai p: 0,000), dukungan keluarga ibu Batak (nilai p: 0,002) dengan paparan ibu Batak terhadap Literasi Digital (nilai p: 0,005) dan hasil juga menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pendidikan ibu Batak (nilai p: 1,000), pekerjaan ibu Batak (nilai p: 0,628) dengan perilaku ibu dalam memberikan ASI eksklusif di Klinik Bidan Eka Sriwahyuni
Perbedaan Efektivitas Therapy Cairan Hangat Dan Selimut Penghangat Dengan Stabilitas Suhu Tubuh Pada Pasien Post-OP Dengan Hipotermi Di Recovery Room Rumah Sakit Murni Teguh Medan Tahun 2021 Fuji Harto; Afnijar Wahyu
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10851

Abstract

Setiap pasien yang akan menjalani operasi berisiko mengalami hipotermia. Dampak negatif dari hipotermia pada pasien meliputi peningkatan risiko perdarahan, iskemia miokard, waktu pemulihan pasca-anestesi yang lebih lama, gangguan penyembuhan luka, dan peningkatan risiko infeksi. Untuk mencegah hipotermia, teknik pemanasan dapat digunakan, yaitu dengan menggunakan pemanas selimut, pelembapan oksigen, pengaturan suhu lingkungan yang memadai, dan pemanasan cairan intravena. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan efektivitas terapi pemanasan cairan dan pemanas selimut terhadap stabilitas suhu tubuh pada pasien post-operasi dengan hipotermia di ruang pemulihan (Recovery Room) Rumah Sakit Murni Teguh Memorial Medan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi-experiment post-test only tanpa kelompok kontrol dan menggunakan teknik accidental sampling, yang melibatkan masing-masing 21 responden yang mengalami hipotermia. Hasil uji statistik 'Independent Sample t-test' dengan tingkat signifikansi 95% (α=0,05) menunjukkan nilai p-value atau Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 α = 0,05. Oleh karena itu, secara statistik, Ha diterima dan H0 ditolak, yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas antara terapi pemanasan cairan dan pemanas selimut dalam menjaga stabilitas suhu tubuh pada pasien post-operasi dengan hipotermia di ruang pemulihan
UJI KOMPARATIF PENINGKATAN KUALITAS TIDUR LANSIA DENGAN MENGGUNAKAN RENDAM KAKI AIR HANGAT DAN RENDAM KAKI AIR GARAM HANGAT Arlitus Hura; Afnijar Wahyu; Lam Murni Br Sagala
Indonesian Trust Health Journal Vol 9 No 1 (2026): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v9i1.449

Abstract

Elderly people often experience sleep disorders which impact their quality of life. One non-pharmacological intervention that can be used is warm water foot soak therapy and warm salt water foot soak therapy. However, the effectiveness of these two methods still needs to be studied further. This study aims to compare the effectiveness of warm water foot soaks and warm salt water foot soaks in improving the sleep quality of the elderly. This research uses a Qusi experimental design with a pretest-posttest design. The research sample involved 30 elderly people. Respondents consisted of elderly people who met the inclusion criteria and were divided into two intervention groups. Data were collected using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire and analyzed using the t-test and MANOVA test. The results showed that there was an improvement in sleep quality in both groups after the intervention, with a significant difference between the warm water foot soak group and the warm salt water foot soak group (p < 0.05). The warm water foot soak group showed better improvement in sleep quality compared to the warm salt water foot soak group. Warm water foot soaks are more effective in improving the sleep quality of the elderly compared to warm salt water foot soaks. This intervention can be recommended as a non-pharmacological strategy to treat sleep disorders in the elderly. Abstrak Lansia sering mengalami gangguan tidur yang berdampak pada kualitas hidup mereka. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan adalah terapi rendam kaki air hangat dan rendam kaki air garam hangat. Namun, efektivitas kedua metode ini masih perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas rendam kaki air hangat dan rendam kaki air garam hangat dalam meningkatkan kualitas tidur lansia. Penelitian ini menggunakan desain Quasi eksperimen dengan rancangan pretest-posttest. Sampel penelitian melibatkan 30 lansia. Responden terdiri dari lansia yang memenuhi kriteria inklusi dan dibagi menjadi dua kelompok intervensi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan dianalisis dengan uji t-test serta uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kualitas tidur pada kedua kelompok setelah intervensi, dengan perbedaan signifikan antara kelompok rendam kaki air hangat dan kelompok rendam kaki air garam hangat (p < 0,05). Kelompok rendam kaki air hangat menunjukkan peningkatan kualitas tidur yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok rendam kaki air garam hangat. Rendam kaki air hangat lebih efektif dalam meningkatkan kualitas tidur lansia dibandingkan dengan rendam kaki air garam hangat. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu strategi non-farmakologis untuk mengatasi gangguan tidur pada lansia.