Didik Rinan Sumekto
English Education Department, Widya Dharma University, Klaten

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : MAGISTRA

VOCABULARY IN ESP APPLICATION AS REFLECTED TO THE LANGUAGE ACROSS CURRICULUM Sumekto, Didik Rinan
MAGISTRA Vol 24, No 81 (2012): Magistra Edisi September
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

This paper discusses on the empirical experience of vocabulary instruction in English for specific purpose (ESP) as considered to the language across curriculum, particularly in mathematics course which stresses on syntax and semantics. ESP curriculum is relevantly designed to accommodate the specific needs of particular learners in groups, related to content, particular disciplines, occupations and activities, and centered on thelanguage appropriateness to relevant activities, such as syntax, lexis, discourse, and semantics. The issue of vocabulary instruction for English language learners (ELLs) concerns with productive, receptive, and recognition vocabulary where the one main goals of the instruction is to assist ELLs improve their comprehension in themultiple-choice tests, text comprehension, and process of understanding new meaning of words or phrases. Key words: English language learners, English for specific purpose, language across curriculum, vocabulary.
EVALUATING LECTURER’S ACADEMIC PERFORMANCE OF COKROAMINOTO UNIVERSITY OF YOGYAKARTA Sumekto, Didik Rinan
MAGISTRA Vol 23, No 76 (2011): Magistra Edisi Juni
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan persepsi kinerja dosen ditinjau dari (1) penguasaan materikuliah, (2) manajemen kelas, (3) komunikasi dosen dan mahasiswa dalam proses belajar-mengajar, dan (4)kemampuan mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran.Populasi  penelitian  ini  adalah  seluruh  mahasiswa  di  Universitas  Cokroaminoto  Yogyakarta  yangberjumlah 1.442 orang dan sampel penelitian ini sebanyak 187 orang yang ditentukan dengan menggunakanrumus Cohen. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Pengumpulandata dilakukan dengan menggunakan angket dengan 5 skala Likert Summited Rating Scale yang digunakanuntuk mendapatkan data kinerja dosen, penguasaan materi kuliah, manajemen kelas, komunikasi dosen danmahasiswa dalam proses belajar-mengajar, dan kemampuan mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran.Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif, analisis korelasi sederhana dan analisis regresiganda dengan taraf signifikansi 0,05.Persepsi mahasiswa berdasarkan penguasaan materi kuliah, manajemen kelas, komunikasi dosen danmahasiswa  dalam  proses belajar-mengajar,  dan  kemampuan mengevaluasi  proses dan  hasil  pembelajaransecara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dosen (F = 17,676; R² = 0,280; p <0,000). Kontribusi keefektifannya sebesar 28,0%, sehingga 72,0% masih dipengaruhi oleh variabel di luarpenelitian ini. Hasil analisis linier menunjukkan pengaruh positif dan signifikan penguasaan materi kuliahterhadap kinerja dosen secara parsial (t = 2,800; p = 0,006). Manajemen kelas menunjukkan pengaruh positifdan signifikan terhadap kinerja dosen secara parsial (t = 3,220; p = 0,002). Komunikasi dosen dan mahasiswadalam proses belajar-mengajar menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dosen secaraparsial (t = 3,609; p = 0,000). Kemampuan mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran menunjukkan pengaruhpositif dan signifikan terhadap kinerja dosen secara parsial (t = 2,745; p = 0,007). Hasil analisis persamaanregresi ganda yang diperoleh dengan cara bertahap (stepwise) adalah Y = 12,490 + 0,223X1 + 0,186X2 +0,236X3 + 0,136X4.Kata Kunci : Kinerja dosen, penguasaan materi kuliah, manajemen kelas, komunikasi, evaluasi pembelajaran
THE EMERGENCE OF INCREASING QUALITY AND MAINTAINING CUSTOMER SATISFACTION IN HIGHER EDUCATION Sumekto, Didik Rinan
MAGISTRA Vol 24, No 79 (2012): Magistra Edisi Maret
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Saat ini isu seputar mutu pelayanan pendidikan telah menjadi prioritas utama bagi pemangku kepentingan.Beberapa isu berkaitan dengan peningkatan mutu di sektor pendidikan tidak dapat dipisahkan dari aspek-aspek utamanya, seperti desain peningkatan mutu yang berorientasi pada mahasiswa sebagai pemangkukepentingan, jaminan dan kontrol mutu terkait dengan pengukuran kepuasan pelanggan yang menekankanpada perencanaan kepuasaan pelanggan di mana produk pendidikan, lembaga pendidikan dan pemangkukepentingannya, dan mutu pembelajaran dilibatkan secara signifikan.Artikel ini bertujuan untuk mendiskusikan bagaimana mahasiswa di Perguruan Tinggi diposisikan sebagaipemangku kepentingan. Posisi yang dimaksudkan adalah bagaimana pendidikan secara mendasar memerankanfungsinya bagi masyarakat (mahasiswa) yang memiliki hak yang sama untuk belajar. Jaminan dan kontrolterhadap mutu pendidikan berperan membawa mutu pendidikan itu sendiri. Sementara itu, inspeksi dan langkah-langkah pengujian sebagai metode yang paling sering dilaksanakan terkait dengan kontrol mutu dan isu-isupendidikan untuk menetapkan apakah standarisasi telah dipenuhi atau belum. Jaminan mutu berkaitan dengandesain mutu di mana proses upaya menyakinkan bahwa produk pendidikan dihasilkan atas spesifikasi yangditetapkan sebelumnya. Maka dari itu, secara konsisten jaminan mutu mengedepankan pemenuhan spesifikasiproduk atau melaksanakan hal-hal yang benar di setiap waktu. Sementara itu, pengukuran kepuasan pelangganmemberikan kontribusi kepada Pendidikan Tinggi mengidentifikasi permintaan dan kepentingan mahasiswasecara detil; dan memahami bagaimana mahasiswa memiliki persepsi atas sistem pendidikan yang dijalankan.Kata kunci: peningkatan mutu, kepuasan pelanggan (pemangku kepentingan), jaminan dan kontrol mutu
AN EMPERICAL EXPERIENCE OF ENGLISH DIALECTOLOGY Sumekto, Didik Rinan; Erlangga, Rifqi Aulia
MAGISTRA Vol 23, No 78 (2011): Magistra Edisi Desember
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Perkembangan penggunaan bahasa Inggris selama ini tidak dapat dilepaskan dari aspek dialektogi dan dialek yang berlaku di beberapa kelompok masyarakat yang tinggal di wilayah tertentu. Beberapa kajian terkait dengan dialektogi dan linguistic baik secara sinkronik dan diakronik inipun dipengaruhi oleh perkembangan penggunaan bahasa Inggris di suatu wilayah. Meskipun sampai saat ini beberapa dialek masih dianggap sebagai sebuah kesalahan berkaitan dengan tidak benar dan standarnya penggunaan fungsi bahasa. Artikel ini lebih lanjut membahas masalah dialektologi yang berkaitan dengan dialektologi structural dan generatif. Sedangkan dialek dalam pembahasan ini berkaitan dengan dialek yang pergunakan oleh masyarakat yang tinggal di wilayah pinggiran (rural dialect), dialek masyarakat urban (urban dialect), dialek berdasarkan wilayah atau geografi (geographical dialect continua), dan dialek social yang berkembang di masyarakat (social dialect continua).   Kata kunci : dialektologi, dialek.
POLA PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL JIGSAW BAGI SISWA SEKOLAH Sumekto, Didik Rinan
MAGISTRA Vol 23, No 75 (2011): Magistra Edisi Maret
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Cooperative learning covers either academic assignments or social goals. The important aspects ofcooperative learning herewith are to assist students in developing the cooperative behaviors by implementinga good relationship among them mutually to any subject matters mastery they are learning for. The complexlearning assignments, such as solving the problems, adopting critical thinking, analyzing the matters, andlearning the concepts are applicably needed to the cooperative learning concept. Cooperative learning reflectsviews in which students may learn it from their own active participation and empirical experience through thesmall groups. These activities will help students to learn the social skills accordingly, besides they may mutuallydevelop democratic behaviors, logical thinking skills, and creative quality improvements as well.The jigsaw model cooperative learning adopts some students’ potencies to interact with each other. Thislearning model is intended to stimulate the cooperative capability in critical and analytical thinking and toassist students who have insufficient understanding to any subject matters. The heterogenic participants (race,religion, social and economic strata, learners’ capability, etc.) of the jigsaw learning model are chosen randomly.The randomly group members determination will benefit to students, because they are able to fit their self-adaptability as well as this condition is fair-regarded. The teacher’s role in the jigsaw model is as a facilitator,skills trainer, controller to the learning process, motivator to students’ mutual responsibility and evaluator tothe multiple perspectives on the subject matters given.Key words: Active learning, higher-order thinking skills, teacher–student and student –student interaction
INITIATING SUSTAINABLE PERFORMANCE ON LANGUAGE CURRICULUM IMPLEMENTATION Sumekto, Didik Rinan
MAGISTRA Vol 24, No 80 (2012): Magistra Edisi Juni
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

The fundamental measurement of language curriculum performance initially reflects to some supporting processes during its implementation, in which it involves the stakeholders progressively. It is a mutual understanding that the language curriculum implementation requires a highly collaborative dynamics to any existing changes in the society. The real commitment and consistence of implementing the curriculum, in the later, as one aspect criteria to measure its success. Therefore, schools as the most ultimate institution of implementing this curriculum will have a challenging task and responsibility to reach out and to prove the achievements with all resources availability and limitation. Keywords: curriculum, evaluation, educational reform, performance