Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN UJI KADAR AIR KUALITAS VCO BERDASARKAN STANDAR NASIONAL INDONESIA PRODUKSI KWT TUNAS AMERTA Rachmawati, Dewi Oktofa; Suswandi, Iwan; Yasmini, L. P. Budi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.254 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i1.39205

Abstract

Daya simpan VCO produk KWT Tunas Amerta sekitar 6-7 bulan.Produksi VCO dilakukan dalam jumlah masih terbatas dan bersifat tidak kontinu. Kesulitan melakukan  uji kadar air berdasarkan standar mutu yang ditetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) membuat  kontrol kualitas tidak dapat dilakukan secara berkala. Solusi permasalahan ini dituangkan dalam bentuk pendampingan uji kadar air kualitas VCO berdasarkan SNI. Tujuan pendampingan ini adalah membekali peserta pengabdian melakukan uji kadar air sesuai standar mutu VCO berdasarkan SNI :7381-2008. Kegiatan P2M diikuti oleh 5anggota KWT VCO Tunas AmertaDesa Panji Anom. Evaluasi kegiatan menitikberatkan pada proses pengujian kadar air sesuai prosedur. Keberhasilan menentukan nilai kadar air VCO digunakan sebagai kriteria ketercapaian kegiatan pengabdian ini. Hasil pelaksanaan pendampingan uji kadar air kualitas VCO menunjukkan bahwa peserta berhasil menentukan nilai kadar air dalam VCO yang diproduksi. Hasil uji kadar air dalam VCO Lengis Dhee mencapai 0,09 %. Nilai ini lebih kecil dari nilai yang dipersyaratkan dalam standar mutu VCO, yaitu maksimum 0,2%.
PENGOLAHAN BUAH KELAPA MENJADI VCO BERKUALITAS BENTUK PEMBERDAYAAN ANGGOTA KWT WIRASA Rachmawati, Dewi Oktofa; I G Aris Gunadi; Iwan Suswandi; Nurfa Risha
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v13i1.51434

Abstract

Pembuatan minyak kelapa murni berupa Vigin Coconut Oil (VCO) di desa Sangsit lebih pada upaya memberdayakan anggota KWT Wirasa melalui pemanfaatan buah kelapa yang berlimpah. Kendala keterbatasan kemampuan sumber daya manusia, terutama menyangkut pengetahuan dan teknologi sederhana merupakan solusi yang akan diselesaikan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti oleh anggota KWT Wirasa Desa Sangsit berjumlah 11 orang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah membekali pengetahuan dan keterampilan memproduksi VCO berkualitas. Keberhasilan produksi VCO berkualitas digunakan sebagai kriteria ketercapaian kegiatan pengabdian ini. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa VCO berkualitas dengan ciri tidak berwarna, bening beraroma khas minyak kelapa segar, dengan rasa khas minyak kelapa dan kadar air dalam VCO mencapai 0.11% berhasil diproduksi anggota KWT Wirasa Desa Sangsit.
Kelimpahan Material Magnetik di Pasir Hitam Rachmawati, Dewi Oktofa; Nurfa Risha; Iwan Suswandi
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i1.55450

Abstract

Analisa keberlimpahan material magnetik pada pasir hitam pantai Nyanyi mengungkapkan kandungan material magnetik, ukuran butir, kerapatan, kandungan mineral magnetik, dan nilai suseptibilitas magnetik. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pasir hitam di wilayah kabupaten Tabanan. Material magnetic pasir hitam ditentukan dengan metode ekstraksi. Kandungan mineral diuji menggunakan alat XRF. Sifat kemagnetan pasir hitam ditentukan dengan menggunakan Bartingtons MS2 Magnetic Suceptibility Meter dan alat  Vibrating Sample Magnetometer. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara fisik pasir pantai Nyanyi memiliki karakteristik warna abu-abu gelap cendrung hitam dan berkilap dengan fraksi berat material magnetik mencapai 95.52%. Kerapatan material magnetik yaitu 2072.6  dengan ukuran butir  bervariasi 53 600 . Rata-rata nilai suseptibilitas magnetic sebesar 27.212x 10-  dengan kandungan  mineral magnetik  Fe2O3 sebesar 86.68% dan unsur Fe  yaitu 89.41%. Nilai magnetisasi saturasi, magnetisasi remanance,  dan nilai koervisitas berturut-turut mencapai 37.74 ; 4.64 ; 103.93 Oe.
THE VALUE OF VISCOSITY COEFFICIENT OF COOKING OIL RESULTED BY PURIFICATION BASED ON ACTIVE CHARCOAL TEMPERATURE WITH THE FALLING BALL METHOD Rachmawati, Dewi Oktofa; Suswandi, Iwan; Risha, Nurfa
Indonesian Physical Review Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ipr.v5i1.140

Abstract

A change in viscosity indicates the damage to cooking oil. The value of the viscosity coefficient indicates the level of viscosity. This value describes the drag caused by friction between the cooking oil molecules to block the flow. The adhesive property of used cooking oil with a high viscosity value is that it is easy to stick to foodstuffs processed with this oil. Used cooking oil is cooking oil with a high viscosity coefficient value. This oil contains free fatty acids that are harmful to the body. Reuse of used cooking oil for frying foodstuffs is not recommended. Purifying used cooking oil is one way to make cooking oil safe to consume again. The surface adsorption capacity of activated charcoal is increased by heating. Activated charcoal activation temperatures are 27oC, 40oC, 50oC, 70oC, and 90oC.The value of the viscosity coefficient of the purified cooking oil is interesting to study for the activation temperature of the activated charcoal used. The falling ball method was chosen to determine the value of the viscosity coefficient. This method measured the time the ball fell in the oil. Data were analyzed quantitatively descriptively and presented in graphical form. The results show that the value of the viscosity coefficient of the purified cooking oil decreases with the increase in the activated charcoal temperature. The value of the viscosity coefficient of cooking oil as a result of purification using activated charcoal at  90oC is (0.854 ±0.004)  Pa. s
Co-Authors ., Lailatul Farida ., Ni Kade Dwi Suyastrini ., Ni Kd Mega Saridewi ., Ni Ketut Erna Muliastrini ., Ni Luh Eka Rusmadewi ., Ni Wayan Tiwik ., Nira Prakasita A. A. Istri Agung Rai Sudiatmika Ani Dwi Lestari . Ani Dwi Lestari ., Ani Dwi Lestari Aprilia Rosita Dewi . Aprilia Rosita Dewi ., Aprilia Rosita Dewi Aris Gunadi Bella Eka Wahyuningtias Budiasa, Putu Budiasa, Putu Dessy Gita Islamyah Drs. I Made Wirta, M.Pd . Drs. Slamet Haryadi Suryo Wijoyo . Gede Elen Merta JuliYasa Gunadi, Gede Aris Happy Rahayu, Ni Putu I Dewa Ketut Sastrawidana I G Aris Gunadi I Gede Aris Gunadi I Gusti Ayu Era Anggreni Era I Kade Suardana I W Suastra I Wayan Sadia I Wayan Suastra Ida Bagus Putu Mardana Islamyah, Dessy Gita Iwan Suswandi Jihad, Ruhul Kadek Hary Mahardika . Kadek Hary Mahardika ., Kadek Hary Mahardika Ketut Suma Ketut Suma Komang Hendra Eka Pranata . Lailatul Farida . Luh Putu Budi Yasmini M.Pd Drs. I Made Wirta . Merta JuliYasa, Gede Elen Muhamad Ramadhan N.W Unggasari Ngurah Sadhu Gunawan . Ngurah Sadhu Gunawan ., Ngurah Sadhu Gunawan Ni Kade Dwi Suyastrini . Ni Kd Mega Saridewi . Ni ketut Lisa Maheni Ni Ketut Rapi Ni Luh Eka Rusmadewi . Ni Putu Happy Rahayu Ni Wayan Tiwik . Nira Prakasita . Nurfa Risha P. Hari Sudewa Putu Budiasa Putu Erika Saraswati Dewi Putu Yasa Risha, Nurfa Saraswati Dewi, Putu Erika Setiawan, Y. Z. Siti Nurhayati . Siti Nurhayati ., Siti Nurhayati Sonia Dewi Parna.T Sri Lestari . Suastra, I W Sudewa, P. Hari Sudiatmika, A.A.I. Agung Sudiatmika, AAIA Rai Unggasari, N.W Y. Z. Setiawan Yasmini, L. P. Budi Zeny Khoirur r . Zeny Khoirur r ., Zeny Khoirur r