Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL SELF-DIRECTED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA Dewi Oktofa Rachmawati
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 43 No 3 (2010): Oktober 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.367 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v43i3.121

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkanhasil belajar mahasiswa, meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa, dan mendeskripsikantanggapan mahasiswa terhadap model self-directed learning di kelas. Penelitian ini dilaksanakandi Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA Undiksha yang melibatkan 7 orang mahasiswa semestergenap tahun ajaran 2008/ 2009. Penelitian terdiri dari 2 siklus tindakan. Data hasil belajarmahasiswa dikumpulkan menggunakan tes dan kontrak belajar. Kemandirian belajar mahasiswadan tanggapan mahasiswa dikumpulkan dengan angket kuisioner. Data dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar dan kemandirian belajarmahasiswa setelah diterapkan model self-directed learning. Selain itu, hasil penelitian jugamenunjukkan respon positif mahasiswa terhadap implementasi model self-directed learning.Kata-kata kunci: hasil belajar, model pembelajaran mandiri, kemandirian belajar
Penerapan Strategi Pemecahan Masalah untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Kemampuan Pemecahan Masalah. Dewi Oktofa Rachmawati
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 45 No 2 (2012): Juli, 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.231 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v45i2.1828

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan (1) meningkatkan pemahaman konsep Fisika Matematika I, (2) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa, dan 3) mendeskipsikan tanggapan mahasiswa terhadap penerapan strategi pemecahan masalah dengan setting group investigation (GI). Subjek penelitian adalah 34 orang mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA-Undiksha. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus tindakan. Siklus penelitian ini mengikuti model Kemmis dan Taggart yang terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Data pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah dikumpulkan dengan penilaian otentik dan tes. Data tanggapan mahasiswa terhadap pembelajaran dikumpulkan dengan angket dan dianalisis secara deskriptif berdasarkan skor rerata ( ) dan simpangan baku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan pemahaman konsep Fisika Matematika I dan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa setelah diterapkan strategi pemecahan masalah dengan setting GI, dan (2) mahasiswa memberikan tanggapan positif terhadap penerapan strategi pemecahan masalah dengan setting GI. Untuk menyiapkan mahasiswa yang memiliki kemampuan berpikir divergen, dosen disarankan untuk menerapkan strategi pemecahan masalah dengan setting GI pada mata kuliah lainnya. Kata-kata Kunci: strategi pemecahan masalah, pemahaman konsep, group investigation
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PERUBAHAN KONSEPTUAL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN MOTIVASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2013/2014 Komang Hendra Eka Pranata .; Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si .; Drs. Slamet Haryadi Suryo Wijoyo .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3112

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan (1) meningkatkan pemahaman konsep siswa, (2) meningkatkan motivasi belajar siswa, (3) mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran perubahan konseptual. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI IPA 1 SMA Negeri 3 Singaraja pada semester 2 tahun ajaran 2013/2014 dengan melibatkan 24 orang siswa. Penelitian tindakan ini terdiri dari 2 siklus tindakan dengan materi fluida. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Objek penelitian ini adalah pemahaman konsep fisika, motivasi belajar, tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran perubahan konseptual, dan model pembelajaran perubahan konseptual. Data penelitian terdiri dari data pemahaman konsep, motivasi belajar dan tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran perubahan konseptual. Data pemahaman konsep fisika siswa dikumpulkan dengan tes pemahaman konsep, motivasi belajar dan tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran perubahan konseptual dikumpulkan dengan angket. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif. Kriteria keberhasilan penelitian ini adalah nilai pemahaman konsep siswa 77 dan ketuntasan klasikal (KK) 85%, skor rata-rata motivasi belajar siswa minimal berada pada kategori tinggi, dan skor rata-rata tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran perubahan konseptual minimal berada pada kategori positif. Hasil penelitian menunjukkan, (1) terjadi peningkatan pemahaman konsep fisika siswa (siklus I: = 83,07, KK = 87,50% dan siklus II: = 86,46, KK=100%), (2) motivasi belajar siswa mengalami peningkatan setelah diimplementasikan pembelajaran dengan model pembelajaran perubahan konseptual (siklus I: =79,83 dengan kategori tinggi, siklus II: =80,08 dengan kategori tinggi), dan (3) tanggapan siswa terhadap implementasi pembelajaran Fisika dengan model pembelajaran perubahan konseptual adalah positif. Kata Kunci : model pembelajaran perubahan konseptual, pemahaman konsep, dan motivasi belajar The aim of this classroom action research were (1) to improve the students’ physics concept understanding, (2) to improve their learning motivation, and (3) to describe their responses towards conceptual change learning model in physics. This study was conducted at class XI IPA 1 SMA Negeri 3 Singaraja in 2nd semester of the academic year 2013/2014 by involving 24 students. This classroom action research consisted of two cycles with fluida material. Every cycle consists of four stages were planning, acting, observation, and reflection. The Objects of this study were the students’ physics concept understanding, learning motivation, student responses, and conceptual change learning model. The data from this study were physics concepts, students’ learning motivation and the students’ responses toward conceptual change learning model. The data of physics concepts were collected by a test, while the students’ learning motivation and the students’ responses toward conceptual change learning model were obtained by using questionnaire. The successful criteria of this study were ≥ 77 for value of students’ physics concept understanding and ≥ 85% for classical completeness, while the average value of student learning motivation was at least at the high category, and the average value of student responses toward the application conceptual change model was at least on positive category. The result showed that (1) there was an improvement on the students’ physics concepts understanding (Cycle I: = 83,07, KK=87,50% and Cycle II: =86,46, KK=100%), (2) there was improvement in the students’ learning motivation after the implementation of the conceptual change learning model (Cycle I: = 79,83 with high category and Cycle II: =80,08 with high category), and (3) the students’ responses were positive toward implementation of conceptual change learning model in physics teaching. keyword : conceptual change learning model, physics concepts, and learning motivation
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI PEDAGOGIK, KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DENGAN PRESTASI BELAJAR IPA DI SMP NEGERI 4 TEJAKULA Ngurah Sadhu Gunawan .; Dr. A.A.Istri Agung Rai Sudiatmika,M.P .; Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5269

Abstract

Penelitian korelasi ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hubungan antara persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru dengan prestasi belajar IPA di SMP Negeri 4 Tejakula; (2) mendeskripsikan hubungan antara persepsi siswa tentang kompetensi profesional guru dengan prestasi belajar IPA di SMP Negeri 4 Tejakula; dan (3) mendeskripsikan hubungan antara persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik, kompetensi profesional guru dengan prestasi belajar IPA di SMP Negeri 4 Tejakula. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Tejakula yang berjumlah 170 orang dari 285 orang dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif, analisis korelasi product moment dan analisis korelasi ganda. Hasil dari penelitian ini adalah (1) terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru dengan prestasi belajar IPA di SMP Negeri 4 Tejakula dengan koefisien korelasi sebesar 0,408 yang menunjukkan hubungan yang cukup kuat; (2) terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi siswa tentang kompetensi profesional guru dengan prestasi belajar IPA di SMP Negeri 4 Tejakula dengan koefisien korelasi sebesar 0,404 yang menunjukkan hubungan yang cukup kuat; (3) terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik, kompetensi profesional guru dengan prestasi belajar IPA di SMP Negeri 4 Tejakula dengan koefisien korelasi sebesar 0,475 yang menunjukkan hubungan yang cukup kuat.Kata Kunci : persepsi siswa, kompetensi pedagogik guru, kompetensi profesional guru, prestasi belajar IPA This correlation study aimed at (1) describing the relation between the student’s perception about teacher’s pedagogic competency and the student’s Science achievement in SMP Negeri 4 Tejakula; (2) describing the relation between student’s perception about teacher’s professional competency and student’s Science achievement in SMP Negeri 4 Tejakula; (2) describing the relation between student’s perception about teacher’s professional competency and student’s Science achievement in SMP Negeri 4 Tejakula; (3) describing the relation between student’s perception about teacher’s pedagogic and professional competency and student’s Science achievement in SMP Negeri 4 Tejakula. Sample at this study which was proportional random sampling technique was 170 at 285 student’s of grade VIII at SMP Negeri 4 Tejakula. Data were collection by using questionnaire and test methods. Data were analyzed by using descriptive analysis, correlation product moment analysis, and multiple correlation analysis. The result of this study shows that (1) there is a significant relation between student’s perception about teacher’s pedagogic competency and student’s Science achievement in SMP Negeri 4 Tejakula, with its correlation coefficient is 0,408; (2) there is a significant relation between student’s perception about teacher’s professional competency and student’s Science achievement in SMP Negeri 4 Tejakula, with its correlation coefficient is 0,404; (3) there is a significant relation between student’s perception about teacher’s pedagogic and professional competency and student’s Science achievement in SMP Negeri 4 Tejakula, with its correlation coefficient is 0,475. All of them indicated to be a fair in correlation.keyword : student’s perception, teacher’s pedagogic competence, teacher’s professional competency, Science learning achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA Zeny Khoirur r .; Drs. I Made Wirta, M.Pd .; Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5486

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan peningkatan pemahaman konsep fisika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Problem Solving (PS) dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran Direct Instruction (DI). Masalah pada penelitian ini adalah pemahaman konsep siswa rendah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi exsperiment) dengan rancangan non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X MAN Patas Tahun Pelajaran 2015/2016. Populasi sampel penelitian terdiri dari 2 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 64 yang ditentukan secara simple random sampling. Data pemahaman konsep fisika dikumpulkan menggunakan 26 butir tes pemahaman konsep. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik ANAVA satu jalur. Analisis dilanjutkan dengan uji Least Significant Difference (LSD) untuk menguji pasangan skor rata-rata tiap kelompok perlakuan. Pengujian hipotesis nol dilakukan pada taraf signifikansi 0,05. Semua analisis dilakukan dengan memanfaatkan software SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan temuan-temuan yaitu. (1) Secara deskriptif kelompok PS lebih unggul dibandingkan dengan kelompok DI. (2) terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep fisika siswa yang belajar dengan model pembelajaran problem solving dan model pembelajaran DI (F = 79,008; p
PENGARUH TINGKAT KECEMASAN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA Ani Dwi Lestari .; Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd .; Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis pengaruh tingkat kecemasan terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Denpasar, (2) Menganalisis pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Denpasar, dan (3) Menganalisis pengaruh tingkat kecemasan dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Denpasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kausal komparatif. Penelitian kausal komparatif bersifat ex post facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri di Kota Denpasar. Sampel diambil dengan teknik proportional random sampling. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 7 Sekolah dengan jumlah 377 responden. Data kecemasan dan motivasi belajar diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Data prestasi belajar siswa diperoleh dengan tes objektif. Data dianalisis dengan teknik statistika deskriptif dan regresi linear berganda dua prediktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat pengaruh signifikan tingkat kecemasan terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Denpasar dengan sumbangan efektif 0,47%. (2) Terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Denpasar dengan sumbangan efektif 12,73%. (3) Terdapat pengaruh signifikan tingkat kecemasan dan motivasi belajar terhadap prestasii belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Denpasar dengan sumbangan efektif 13,2%.Kata Kunci : kecemasan, motivasi belajar, prestasi belajar siswa. This study aimed at (1) analyzing the influence of anxiety towards the physics learning achievement on the first grade students of all SMANs in Denpasar, (2) analyzing the influence of learning motivation towards physics learning achievement on first grade students of all SMANs in Denpasar, and (3) analyzing the influence of anxiety level together with learning motivation towards physics learning achievement on the first grade students of all SMANs in Denpasar. This type of research was causal comparative research. Causal comparative research is an ex post facto. The population of this study was all students on first grade of all SMANs in Denpasar. Samples were taken by proportional random sampling technique. Sample of this study consisted of 7 schools with 377 respondents. Anxiety and motivation were collected by using a questionnaire. Student achievement was obtained by using objective test. Data were analyzed by using descriptive statistics and multiple linear regression two predictors. The results of study show that: (1) There is a significant influence of anxiety level towards physiscs learning achievement on the first grade students of all SMANs in Denpasar with the amount of effective contribution is 0.47%, (2) There is a significant effect of learning motivation towards physics learning achievement on the first grade students of all SMANs in Denpasar with the amount of effective contribution is 12.73%. (3) There is a significant influence of anxiety levels and learning motivation toward physics learning achievement on the first grade students of all SMANs in Denpasar with the amount of effective contribution is 13.2%.keyword : anxiety, learning motivation, student’s academic achievement.
PENGARUH KONSEP DIRI, MOTIVASI BELAJAR, DAN KEMAMPUAN METAKOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA Siti Nurhayati .; Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd .; Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5548

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) menganalisis pengaruh konsep diri terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Singaraja, 2) menganalisis pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Singaraja, 3) menganalisis pengaruh kemampuan metakognitif terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Singaraja, 4) menganalisis pengaruh konsep diri, motivasi belajar, dan kemampuan metakognitif terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian kausal-komparatif atau ex post facto. Populasi penelitian terdiri 710 siswa. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik proporsional random sampling berjumlah 297 siswa. Data konsep diri, motivasi belajar, dan kemampuan metakognitif dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, sedangkan data hasil belajar fisika dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar fisika. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif, teknik regresi linier sederhana, dan regresi ganda tiga prediktor. Hasil penelitian yang diperoleh: 1) terdapat pengaruh konsep diri terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Singaraja (F = 13,944; p < 0,05; SE 3,8%), 2) terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Singaraja (F = 12,273; p< 0,05; SE 3,4%), 3) terdapat pengaruh kemampuan metakognitif terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Singaraja (F = 12,514; p < 0,05; SE 3,4%), 4) terdapat pengaruh konsep diri, motivasi belajar, dan kemampuan metakognitif terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Singaraja (F = 11,594; p < 0,05; SE 10,6%). Kata Kunci : Konsep Diri, Motivasi Belajar, Kemampuan Metakognitif, Hasil Belajar This study aimed at : 1) analyzing the influence of self-concept towards physics learning result on the first grade students of SMAN in Singaraja, 2) analyzing the influence of learning motivation towards the result of physics learning on the first grade students of SMAN Singaraja, 3) analyzing the influence of metacognitive ability towards the result of physics learning on the first grade students of SMAN in Singaraja, 4) analyzing the influence of self-concept, learning motivation, and metacognitive ability towards the result of physics learning on the first grade students of SMAN in Singaraja. This research was a causal-comparative or ex post facto study. The population of this study comprised 710 students. Samples, 297 students, were taken by using proportional random sampling technique. The data of self-concept, learning motivation, and metacognitive ability were collected by using questionnaires, while results of physics learning data were collected by using the achievement test. The analysis of data used descriptive analysis techniques, simple linear regression technique, and multiple regression three predictors. The results of this study shows that : 1) there is an influence on the results of self-concept of physics learning towards the result of student’s physics learning on the first grade students of SMAN of Singaraja (F = 13.944; p
STRATEGI PEMBELAJARAN FISIKA KAITANNYA DENGAN PERSEPSI, MOTIVASI, DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI 4 SINGARAJA Aprilia Rosita Dewi .; Dr. A.A.Istri Agung Rai Sudiatmika,M.P .; Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5569

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru dalam pembelajaran fisika kelas X SMA Negeri 4 Singaraja, 2) mendeskripsikan persepsi siswa tentang strategi pembelajaran guru fisika kelas X SMA Negeri 4 Singaraja, 3) mendeskripsikan motivasi belajar dalam pembelajaran fisika kelas X SMA Negeri 4 Singaraja, dan 4) mendeskripsikan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika kelas X SMA Negeri 4 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X MIA 5 dan X MIA 6 di SMA Negeri 4 Singaraja. Data strategi pembelajaran fisika diperoleh dengan observasi dan wawancara terkait penerapannya di kelas. Data persepsi siswa tentang strategi pembelajaran dan motivasi belajar dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dengan masing-masing koefisien reliabilitas sebesar 0,936 dan 0,925. Data prestasi belajar fisika dikumpulkan menggunakan tes prestasi belajar fisika materi alat-alat optik dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,937. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian diperoleh: 1) aktivitas pembelajaran fisika ditekankan pada aktivitas belajar berorientasi pada siswa dengan strategi pembelajaran yang bersifat kooperatif, 2) persepsi siswa tentang strategi pembelajaran kooperatif yang diterapkan guru tergolong tinggi, 3) motivasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika dengan strategi kooperatif berkategori tinggi, 4) prestasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika dengan strategi kooperatif berkategori tinggi.Kata Kunci : Strategi pembelajaran, Persepsi, Motivasi, Prestasi This research aimed at 1) describing the teacher learning strategy in physics course on first grade of SMAN 4 Singaraja, 2) decribing the students perception about learning strategy of physics teacher on first grade of SMAN 4 Singaraja, 3) describing the learning motivation in physics course on first grade of SMAN 4 Singaraja, 4) describing the students learning achievement in physics course on first grade of SMAN 4 Singaraja. This kind of research was a description research. Informants used in this study were teachers and students of class X MIA 5 and X MIA 6 in SMAN 4 Singaraja. Data of physics learning strategy were collected by observation and interview. The perception data about learning strategy and learning motivation were collected by questioner test where the coefficient of reliability were successively 0,936 and 0,925. The data of physics learning achievement were collected by using physics learning achievement test about optics tools with reliability coefficient 0,937. Data were analyzed descriptively. The result shows that : 1) physics learning activity is stressed in learning activity orientated to the students with cooperatively learning strategy, 2) students perception about learning strategy of cooperative applied by teacher is categorized "high", 3) learning motivation of student in physics learning with cooperative learning strategy is in the category "high", 4) learning achievement of student in physics learning with cooperatively learning strategy is in the category "high".keyword : Learning Strategy, Perception, Motivation, Acievement
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU IPA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SMP NEGERI 1 BANJAR Kadek Hary Mahardika .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .; Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.6360

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kompetensi pedagogik yang dimiliki guru IPA dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran menggunakan Kurikulum 2013. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini penelitian kualitatif studi kasus. Subjek penelitian ini adalah dua orang guru IPA yang mengajar di kelas IX SMPN 1 Banjar, yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi partisipatif, wawancara semiterstruktur, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan secara periodik selama dan setelah pengumpulan data melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, paparan data, serta penarikan simpulan dan verifikasi. Keabsahan data ditentukan melalui uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian yang diperoleh sebagai berikut. (1) Pada perencanaan pembelajaran, guru menyiapkan RPP, LKS, dan media pembelajaran. Kompenen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang dibuat mengikuti sistematika Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kurikulum 2013. (2) Pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan guru sesuai dengan Kurikulum 2013, yaitu memuat kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Karakteristik pendekatan saintifik yang terlihat pada kegiatan inti pembelajaran belum proporsional. Pendekatan saintifik yang dominan terlaksana adalah aspek mengamati, mengumpulkan informasi, dan mengasosiasi. (3) Evaluasi pembelajaran guru sesuai dengan Kurikulum 2013, yaitu penilaian hasil belajar aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan, program remedial, dan pengayaan. Namun demikian, sebagian besar penilaian tidak dapat dilakukan secara periodik. Permasalahan dan kendala yang dihadapi guru dalam implementasi Kurikulum 2013 disebabkan oleh ketidaksesuaian antara banyaknya tugas guru dengan alokasi waktu pembelajaran yang tersedia.Kata Kunci : kompetensi guru, kompetensi pedagogik, kurikulum 2013. This study aimed at describing the pedagogic competence which science teachers had in planning, conducting, and evaluating learning result using Curriculum 2013. The study was conducted for three months in first semester of academic year 2015/2016. The study was designed as qualitative case study. Subjects of the study were two science teachers who taught at grade nine in SMPN 1 Banjar chosen by using purposive sampling. Techniques used in collecting data were partisipative observation, semi-structured interview, and document study. Data were analyzed periodically during and after collecting the data through 3 steps; data reduction, data description, and drawing the conclusion and verification. Results of this study are as follows. (1) in planning the lesson, teachers prepare lesson plans, student’s worksheet, and learning media. The components of lesson plan are as what in Curriculum 2013. (2) the learning activities done by the teachers are based on Curriculum 2013 in which there are introduction activity, main activity, and closing activity. The characteristic of scientific approach seen in the core activities of learning is not proportional yet. The implemented dominant scientific approach is the aspect of observing, collecting information, and associating. (3) learning evaluation done by the teachers is almost as what stated in Curriculum 2013, there are evaluation in cognitive, affective, and psychomotor domains, remedy program, and enrichment. The evaluation, however, could not be done periodically. Problems and obstacles faced by the teachers are caused by the disharmony between teachers’ duties and the available time allocation. keyword : teacher competence, pedagogic competence, curriculum 2013
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Kelas X Ni Ketut Erna Muliastrini .; Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd .; Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 3 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v3i1.7025

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran Fisika berupa rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan buku siswa kelas X SMK dengan model pembelajaran Group Investigation yang valid, praktis dan efektif meningkatkan literasi sains siswa. Semua data dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh: (1) validitas perangkat dikategorikan valid dengan nilai validitas buku siswa 3,17 dan RPP 3,52, (2) kepraktisan perangkat dikategorikan sangat praktis, dengan nilai keterlaksanaan perangkat pembelajaran sebesar 3,43, rata-rata respon guru 3,71 dan respon siswa 3,54 , (3) perangkat pembelajaran berada pada kategori efektif, dengan rata-rata nilai tes literasi sains 79,54 dan ketuntasan 88,24%. Kata Kunci : Group Investigation, Literasi Sains, Perangkat Pembelajaran Fisika This development research aimed at producing a physics learning device in the form of lesson plan (RPP) and class X student book of SMK with valid, practical, and effective Group Investigation learning model to improve the students’ scientific literacy. All data were analyzed descriptively. Based on the study result, it is obtained that: (1) the validity of the device is considered valid with the validity values are 3.17 for student book and 3.52 for RPP, (2) the practicality of the device is categorized very practical, with the value of fulfilled learning device is 3.43, the average response of teachers is 3.71, and the student response is 3.54, (3) the effective learning is in the effective category, with the average value of scientific literacy test 79.54 and the completeness 88.24%.keyword : group investigation, scientific literacy, physics learning tool
Co-Authors ., Lailatul Farida ., Ni Kade Dwi Suyastrini ., Ni Kd Mega Saridewi ., Ni Ketut Erna Muliastrini ., Ni Luh Eka Rusmadewi ., Ni Wayan Tiwik ., Nira Prakasita A. A. Istri Agung Rai Sudiatmika Ani Dwi Lestari . Ani Dwi Lestari ., Ani Dwi Lestari Aprilia Rosita Dewi . Aprilia Rosita Dewi ., Aprilia Rosita Dewi Aris Gunadi Bella Eka Wahyuningtias Budiasa, Putu Budiasa, Putu Dessy Gita Islamyah Drs. I Made Wirta, M.Pd . Drs. Slamet Haryadi Suryo Wijoyo . Gede Elen Merta JuliYasa Gunadi, Gede Aris Happy Rahayu, Ni Putu I Dewa Ketut Sastrawidana I G Aris Gunadi I Gede Aris Gunadi I Gusti Ayu Era Anggreni Era I Kade Suardana I W Suastra I Wayan Sadia I Wayan Suastra Ida Bagus Putu Mardana Islamyah, Dessy Gita Iwan Suswandi Jihad, Ruhul Kadek Hary Mahardika . Kadek Hary Mahardika ., Kadek Hary Mahardika Ketut Suma Ketut Suma Komang Hendra Eka Pranata . Lailatul Farida . Luh Putu Budi Yasmini M.Pd Drs. I Made Wirta . Merta JuliYasa, Gede Elen Muhamad Ramadhan N.W Unggasari Ngurah Sadhu Gunawan . Ngurah Sadhu Gunawan ., Ngurah Sadhu Gunawan Ni Kade Dwi Suyastrini . Ni Kd Mega Saridewi . Ni ketut Lisa Maheni Ni Ketut Rapi Ni Luh Eka Rusmadewi . Ni Putu Happy Rahayu Ni Wayan Tiwik . Nira Prakasita . Nurfa Risha P. Hari Sudewa Putu Budiasa Putu Erika Saraswati Dewi Putu Yasa Risha, Nurfa Saraswati Dewi, Putu Erika Setiawan, Y. Z. Siti Nurhayati . Siti Nurhayati ., Siti Nurhayati Sonia Dewi Parna.T Sri Lestari . Suastra, I W Sudewa, P. Hari Sudiatmika, A.A.I. Agung Sudiatmika, AAIA Rai Unggasari, N.W Y. Z. Setiawan Yasmini, L. P. Budi Zeny Khoirur r . Zeny Khoirur r ., Zeny Khoirur r