Claim Missing Document
Check
Articles

Tingkat Kepuasan Pelanggan Futsal Terhadap Pelayanan Jasa Pengelolaan Bali Artha Futsal Singaraja Nababan, Eksaudi Suka; Sudiana, I Ketut; Sudarmada, I Nyoman; I Ketut Iwan Swadesi; I Gede Doddy Tisna MS
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v13i1.91529

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengukur Tingkat Kepuasan Pelanggan Futsal terhadap Jasa Pengelolaan Bali Artha Futsal Singaraja. Penelitian tentang kepuasan pelanggan atau konsumen terhadap jasa pengelolaan lapangan futsal merupakan penelitian deskriptif. Metode penelitian kuantitatif merupakan salah satu jenis penelitian yang spesifikasinya adalah sistematis, terencana dan terstruktur dengan jelas sejak awal hingga pembuatan desain penelitian (Sugiyono: 2014: 13). Pengelolaan Bali Artha Futsal Singaraja diukur berdasarkan lima (5) dimensi kualitas pelayanan yaitu tangible, reliability, responsive, assurance., dan empathy. Dari ke-5 dimensi tersebut, kemudian dikembangkan kedalam 25 butir pernyataan, dengan 5 alternatif jawaban atau respon, kemudian di skor mulai 1-5. Berdasarkan data yang diperoleh dari 70 members atau pelanggan sebagai responden diperoleh rentang skor ideal antara 25-125. Setelah data ditabulasi, diskor, dan dianalisis dengan bantuan softwere MS Excel dan Output IBM SPSS 30.0 for Windows diperoleh nilai minimum 75, nilai maksimum 125, rata-rata (mean) 103,67, median 101, modus sebesar 100 standar deviasi 13,12. Berdasarkan penelitian, diperoleh kriteria Tingkat Kepuasan Pelanggan Futsal terhadap Pelayanan Jasa Pengelolaan Bali Artha Futsal Singaraja adalah cukup atau konsumen sudah merasa puas dengan persentase kepuasan sebesar 60%. Kata Kunci: Kepuasan pelanggan, konsumen, kualitas pelayanan
Pengaruh Pelatihan Metode Super Set (Bicep Curl dan Hammer Curl) dan Pyramid Set (Bicep Curl) Terhadap Kekuatan Otot Lengan Atlet Panco Club Babuan Denpasar I Made Tegar Oman Wijaya; Gede Doddy Tisna; I Ketut Iwan Swadesi
Jurnal Ilmiah Adiraga Vol 11 No 02 (2025): Jurnal Ilmiah Adiraga : Jurnal Penelitian Olahraga
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Pedagogik dan Psikologi (FPeP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/nw89p171

Abstract

Pengaruh Pelatihan Metode Super Set (Bicep curl dan Hammer Curl) dan Pyramid Set (Bicep Curl)terhadap Kekuatan Otot Lengan Atlet Panco Club Babuan. Metode penelitian kuantitatif merupakan salah satu jenis penelitian yang spesifikasinya adalah sistematis, terencana dan terstruktur dengan jelas sejak awal hingga pembuatan desain penelitian (Sugiyono: 2014: 13) Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah atlet Club Babuan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dengan pertimbangan tertentu untuk mengambil sampel. Berdasarkan data yang diperoleh dari 30 atlet sebagai sampel. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan test awal (pre-test) dan test akhir (post-test). Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan bantuan program SPSS versi 21 for Windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) pelatihan bicep curl dengan metode super set memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot lengan, (2) pelatihan bicep curll dengan metode pelatihan piramid set berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot lengan atlet panco club panco babuan, (3) pelatihan bicep curll dengan metode piramid set berpengaruh lebih baik dari pada metode pelatihan super set pada peningkatan otot lengan atlet panco club babuan.
Pengaruh Pelatihan Metode Super Set (Bicep Curl Dan Hammer Curl) dan Pyramid Set (Bicep Curl) Terhadap Kekuatan Otot Lengan Atlet Panco Club Babuan Denpasar I Made Tegar Oman Wijaya; Gede Doddy Tisna; I Ketut Iwan Swadesi
Jurnal Ilmiah Adiraga Vol 12 No 01 (2026): Jurnal Ilmiah Adiraga : Jurnal Penelitian Olahraga (ON PROCESS)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Pedagogik dan Psikologi (FPeP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/gd09q950

Abstract

Pengaruh Pelatihan Metode Super Set (Bicep curl dan Hammer Curl) dan Pyramid Set (Bicep Curl)terhadap Kekuatan Otot Lengan Atlet Panco Club Babuan. Metode penelitian kuantitatif merupakan salah satu jenis penelitian yang spesifikasinya adalah sistematis, terencana dan terstruktur dengan jelas sejak awal hingga pembuatan desain penelitian (Sugiyono: 2014: 13) Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah atlet Club Babuan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dengan pertimbangan tertentu untuk mengambil sampel. Berdasarkan data yang diperoleh dari 30 atlet sebagai sampel. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan test awal (pre-test) dan test akhir (post-test). Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan bantuan program SPSS versi 21 for Windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) pelatihan bicep curl dengan metode super set memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot lengan, (2) pelatihan bicep curll dengan metode pelatihan piramid set berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot lengan atlet panco club panco babuan, (3) pelatihan bicep curll dengan metode piramid set berpengaruh lebih baik dari pada metode pelatihan super set pada peningkatan otot lengan atlet panco club babuan.
PENGARUH METODE LATIHAN PASSING BERVARIASI TERHADAP AKURASI PASSING SISWA EKSTRAKURIKULER FUTSAL DI SMK 1 SINGARAJA Putu Sukrawan Ningrat; I Ketut Iwan Swadesi; I Nyoman Sudarmada
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode latihan passing yang bervariasi terhadap tingkat akurasi passing peserta didik yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal di SMK Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan berupa latihan passing bervariasi dan kelompok kontrol yang khusus. Pengumpulan data dilakukan melalui tes akurasi passing yang dilaksanakan sebelum (pretest) dan setelah (posttest) perlakuan. Hasil uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data tidak memenuhi asumsi parametrik, sehingga analisis dilanjutkan dengan menggunakan uji statistik nonparametrik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan passing pada kedua kelompok, namun peningkatan pada kelompok eksperimen lebih besar dibandingkan kelompok kontrol. Hasil pengujian hipotesis juga menunjukkan bahwa metode latihan passing bervariasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan akurasi passing peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode latihan passing bervariasi efektif dalam meningkatkan akurasi passing peserta didik pada kegiatan ekstrakurikuler futsal, metode latihan ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif yang efektif untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar passing dalam kegiatan ekstrakurikuler futsal.
Pengaruh Latihan Sirkuit Training terhadap Kecepatan Lari 100 Meter pada Ekstrakurikuler Atletik Ni Kadek Rani Puspa Nirmala Sari; I Ketut Iwan Swadesi; Luh Putu Tuti Ariani
Jurnal Sporta Saintika Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Sporta Saintika Edisi September 2025
Publisher : Departemen Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v10i2.483

Abstract

Speed is a crucial component in athletics, particularly in the 100-meter sprint event. To improve running speed, effective and varied training methods are required, one of which is circuit training. The study aims to examine the effect of circuit training on improving 100-meter sprint speed among athletics extracurricular students at SMA Negeri 2 Tabanan. The research employed a quasi-experimental design with a One-Group Pretest and Posttest approach. The sample consisted of 25 students participating in circuit training for six weeks, with three sessions per week and each session lasting 60 minutes. Sprint speed was measured before and after the training using a digital stopwatch. Data were analyzed using SPSS with a paired sample t-test after conducting the Shapiro-Wilk normality test. The results showed a significant decrease in 100-meter sprint time in the posttest compared to the pretest (p = 0.000 < 0.05), with an average time difference of 0.36720 seconds. These findings indicate that circuit training effectively improves 100-meter sprint speed in extracurricular athletics students. This study recommends integrating circuit training into the training program to optimally enhance athletic performance.
Efektivitas Pelatihan Forward lunges dalam Meningkatkan Kekuatan Otot Tungkai pada Atlet Kabaddi Rizky Hadinata Zulfani; Suratmin Suratmin; I Ketut Iwan Swadesi
Jurnal Sporta Saintika Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Sporta Saintika Edisi Maret 2026
Publisher : Departemen Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v11i1.544

Abstract

This study aimed to analyze the effect of forward lunges training on improving the leg muscle strength of kabaddi athletes. The study employed a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design. The sample consisted of 34 male Kabaddi athletes from Klungkung Regency who met the inclusion and exclusion criteria, selected using total sampling and then randomly allocated into treatment and control groups. Leg muscle strength was measured using a leg dynamometer during the pretest and posttest after a six-week training program. Data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, Levene’s homogeneity test, paired t-test, and independent t-test. The results showed that the mean leg muscle strength in the treatment group increased from 93.35 ± 4.996 kg to 150.41 ± 16.111 kg, whereas the control group increased from 95.45 ± 3.931 kg to 101.37 ± 5.483 kg. The percentage increase in the treatment group was 61.12%, higher than the 6.20% increase in the control group. The independent t-test on posttest scores showed a significant difference between groups (p < 0.001). Therefore, forward lunges training was effective in improving the leg muscle strength of kabaddi athletes.
A Motivasi Intrinsik Dan Ekstrinsik Mengikuti Pembelajaran PJOK: Sistematic Literatur Review Kadek Dedy Teriana; I Wayan Artanayasa; Luh Putu Tuti Ariani; Kadek Yogi Parta Lesman; I Ketut Iwan Swadesi
Jurnal Porkes Vol 9 No 2 (2026): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v9i2.35119

Abstract

Low academic achievement in Physical Education is often attributed to students’ lack of motivation, whether intrinsic or extrinsic. This study aims to analyze and synthesize scientific evidence regarding the influence of these two types of motivation on PE learning outcomes through a systematic literature review. Articles were searched for in leading scientific databases using relevant keywords, with the selection process following the PRISMA 2020 guidelines and the SALSA framework. A total of eight articles met the inclusion criteria based on the PICOS framework. The synthesis results indicate that intrinsic motivation, which originates from within the students themselves, has a dominant influence in fostering active engagement, perseverance, and sustained learning success. Meanwhile, extrinsic motivation, such as teacher support, rewards, and a conducive learning environment, plays a crucial role as an initial trigger for student engagement. A synergistic combination of intrinsic and extrinsic motivation has been shown to contribute most effectively to improved learning outcomes in cognitive, affective, and psychomotor aspects. The magnitude of motivation’s contribution to learning outcomes varies between 8.2% and 52.4% across studies. Therefore, physical education teachers are advised to design learning strategies that comprehensively foster intrinsic motivation while strengthening extrinsic support to achieve optimal learning outcomes.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Multimedia Interaktif Untuk Guru PJOK SMA I Made Satyawan; I Wayan Artanayasa; I Ketut Iwan Swadesi; Ketut Udy Ariawan; Ketut Chandra Adinata Kusuma; Peby Gunarto; Made Dwi Ambara Putra
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 15 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v15i1.105359

Abstract

Pemanfaatan multimedia interaktif dalam pembelajaran PJOK masih rendah, terutama pada penyampaian materi teori dan demonstrasi teknik. Kurangnya pelatihan dan pendampingan menyebabkan guru belum memiliki keterampilan memadai dalam merancang multimedia interaktif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru PJOK dalam mengembangkan multimedia interaktif yang mendukung pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini menggunakan jenis kegiatan pelatihan dan pendampingan, dengan desain kegiatan berbasis workshop dan proyek (project-based training). Program melibatkan 20 guru PJOK SMA dan dilaksanakan melalui ceramah, diskusi, serta proyek pembuatan multimedia menggunakan aplikasi Wayground. Langkah kegiatan mencakup identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, pendampingan praktik, dan evaluasi melalui observasi kehadiran, keaktifan, serta produk yang dihasilkan. Hasil menunjukkan seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga akhir (100%), 80% memahami proses pembuatan multimedia, dan sebagian besar mampu menghasilkan produk yang layak digunakan. Program ini terbukti efektif meningkatkan kompetensi guru serta mendorong penerapan multimedia interaktif dalam pembelajaran PJOK. Selain berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran, kegiatan ini juga memperkuat landasan teoretis mengenai pentingnya integrasi teknologi dalam pendidikan olahraga.
Pengaruh Pelatihan Sirkuit Terhadap Daya Ledak dan Kelincahan Siswa Peserta Ekstrakurikuler Bola Voli SMK Negeri 3 Kintamani Laksman Agung; I Nyoman Sudarmada; I Ketut Iwan Swadesi
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 14 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v14i1.104814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan sirkuit terhadap daya ledak dan kelincahan siswa peserta ekstrakurikuler bola voli di SMK Negeri 3 Kintamani. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan pretest-posttest control group design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa peserta ekstrakurikuler bola voli di SMK Negeri 3 Kintamani sebanyak 30 orang, yang kemudian dibagi menjadi 2 kelompok menggunakan teknik ordinal pairing, yaitu kelompok eksperimen berjumlah 15 orang dan kelompok kontrol berjumlah 15 orang. Daya ledak diukur dengan menggunakan instrumen vertical jump, sedangkan kelincahan diukur dengan menggunakan tes T. Data dianalisis dengan uji independent t-test pada taraf signifikansi α 0,05. dengan bantuan program SPSS 25. Hasil analisis data daya ledak diperoleh peningkatan sebesar 10,54 cm dari hasil pretest 43,33 cm menjadi 53,87 pada saat posttest. Dan hasil analisis data kelincaahan diperoleh peningkatan sebesar 2,57 detik dari hasil pretest 17.83 detik menjadi 15.26 detik pada saat posttest. Uji statistic mengunakan independent sample t-test pelatihan sirkuit meperoleh nilai signifikansi 0,002 berarti lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis bahwa pelatihan sirkuit berpengaruh dalam meningkatkan daya ledak dapat diterima. Hasil analisis kelincahan diperoleh nilai signifikansi 0,002 lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis bahwa pelatihan sirkuit dapat meningkatkan kelincahan juga diterima. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelatihan sirkuit mampu meningkatkan daya ledak dan kelincahan siswa peserta ekstrakurikuler bola voli di SMK Negeri 3 Kintamani.
Sinergi Orang Tua Dan Pelatih Dalam Pembinaan Atlet Renang: Pendekatan Holistik (Studi Kasus Bali Pari Swimming Club) Ni Nyoman Dewi Setiari; I Ketut Iwan Swadesi; Wasti Danardani
Jurnal Sporta Saintika Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Sporta Saintika Edisi Maret 2026
Publisher : Departemen Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v11i1.523

Abstract

This study departs from the view that swimming athletes’ achievement is not solely determined by physical ability and technical skill, but also by the quality of coaching that involves the active roles of parents and coaches working side by side. The purpose of this research is to analyze the role of each party and the pattern of collaboration between them in supporting athletes’ achievement at Bali Pari Swimming Club. A descriptive qualitative approach was employed, with research subjects consisting of coaches, parents, and athletes selected through a purposive sampling technique. The research instruments included an observation guide to record training situations, a semi-structured interview guide to explore participants’ experiences and perspectives, and documentation sheets to examine training programs and achievement records. Data were collected through direct observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was tested using the technique and source triangulation. The findings indicate that parents contribute through emotional support, motivation, nutritional provision, and training facilities, while coaches design and implement structured and continuous training programs to develop athletes’ technical, physical, and mental aspects. Effective communication between both parties creates a stable training environment that supports athletes’ consistency and performance.
Co-Authors ., Singgih Pamuji Armando Vegatus, Bati Artanayasa, Wayan Dewi, Ni Luh Ayu Marlina Dirgantara, I Made FARDIANSYAH, MUHAMMAD Gede Doddy Tisna MS Gede Doddy Trisna Gusti Ngurah Arya Yudaparmita Herman Afrian I Dewa Made Suwika Antara I Gede Putra Pujiharsa I Gede Suwiwa I Gst Lanang Agung Parwata I Gusti Putu Sudiarta I Gusti Putu Yulianingsih I Ketut Jaya Laksana I Ketut Okta Pradipta Jaya I Ketut Yoda I Made Satyawan I Made Sutajaya I Made Tegar Oman Wijaya I Nyoman Arta Arsana . I Nyoman Kanca I Nyoman Sudarmada I Wayan Artanyasa I Wayan Suja I Wayan Sumadita Jaya, I Ketut Okta Pradipta Kadek Dedy Teriana Kadek Yogi Parta Lesman Kadek Yogi Parta Lesmana Kadek Yogi Sastrawan Ketut Udy Ariawan Komang Ayu Laksmi Saputri Kusuma, Ketut Chandra Adinata Laksman Agung Lanang Agung Parwata, I Gusti Luh Putu Tuti Ariani M. Irsyadul Majdi M. Mashuri M. Rizki Wahyudi M. Zaenul Majdi M.Or. S.Pd. I Ketut Semarayasa . Made Agus Wijaya Made Dwi Ambara Putra Maghfiroh, Miftahul Mahendra Mahendra Markani, Cucu Miftahul Farid, Miftahul Mohammad Zulpikri Mucksir, Agus Nababan, Eksaudi Suka Ni Kadek Rani Puspa Nirmala Sari Ni Luh Kadek Alit Arsani Ni Nyoman Dewi Setiari Ni Putu Dewi Sri Wahyuni Ni Putu Diah Yeni Rahayu Peby Gunarto Putu Sukrawan Ningrat Rizky Hadinata Zulfani Ryan Febrian Pardamean Simanjuntak S.Ked. dr. Made Budiawan . S.Pd. I Kd. Happy Kardiawan . S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sastrawan, Kadek Yogi Suantama, Putu Agus Budi Suardipa, Komang Ardi Leo Suratmin Suratmin Wahjoedi Wahjoedi Wahjoedi Wahjoedi Wajeodi, H Wasti Danardani Yatindra, I Gusti Agung Bagus Yatindra