Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PkM Dalam Upaya Meningkatkan Keamanan Dan Kenyamanan Berkendara Bagi Pemudik Lebaran 2023 Melalui Bengkel Siaga Lebaran Di Desa Ngringo, Jaten, Kabupaten Karanganyar Diama Septiawan; Eko Surjadi; Wijoyo; Andi Purwanto
Jurnal Pengabdian Ahmad Yani Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTI) Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53620/pay.v3i1.108

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan para pemudik yang mengalami kendala pada kendaraan nya yang melewati daerah sekitar palur, Kabupaten Karanganyar pada lebaran tahun 2023. Bengkel siaga merupakan tempat pengecekan kendaraan yang mengalami masalah di jalan dan membantu masyarakat agar sampai di daerah asal dengan selamat. Konsep bengkel siaga ini juga berdampak positif pada mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan bersosialisasi dan mengaplikasikan ilmu yang di dapat di kelas dengan terjun langsung ke lapangan. Perawatan pada sepeda motor yang baik akan memastikan keamanan dan kenyamanan saat berkendara di jalan sehingga akan berkurangnya resiko insiden yang tidak diinginkan. Namun, di saat mendekati lebaran banyak bengkel yang tidak melayani selama hari libur lebaran. Penelitian ini dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan sosialisasi yang melibatkan masyarakat Desa Ngringo dan petugas siaga lebaran tahun 2023 di Kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini mencakup penyuluhan tentang adanya bengkel siaga lebaran dan tempat istirahat bagi pemudik. Hasil dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini membuktikkan pemudik yang mengalami kendala merasa terbantu dengan adanya bengkel siaga. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi bengkel lokal karena meningkatnya permintaan sparepart yang dibutuhkan pemudik bagi kendaraannya. Penelitian ini memberikan kontribusi positif terhadap keselamatan pemudik yang melintas di daearah palur pada mudik lebaran tahun 2023. Dengan peningkatan ini, diharapkan dapat mengurangi kecelakaan berkendara dan meningkatkan keselamatan berkendara di daerah tersebut. Selain itu, kegiatan bengkel siaga ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain agar pemudik merasa aman bila melewati daerah tersebut.
REKAYASA MESIN POTONG RUMPUT DC UKM GAPOKTAN DADI MAKMUR DI SAPEN, MOJOLABAN, SUKOHARJO Surjadi, Eko; Hendarti, Yanita; Wahyu Darojat, Muhammad; Karminto
Abdi Masya Vol 3 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abma.v3i2.337

Abstract

Tingginya harga hasil perkebunan disebabkan beberapa faktor diantaranya beaya penyiangan gulma tanaman induk. Pada sekitar tanaman induk biasanya akan tumbuh gulma, berupa rumput parasit berbagai macam yang mengakibatkan produktivitas hasil panen kebun akan menurun. Pengendalian gulma menjadi sangat penting, dilakukan baik secara manual atau konvensional. Hal tersebut terjadi pada UKM GAPOKTAN Dadi Makmur di Sapen, Mojolaban, Sukoharjo yang mengeluhkan hal tersebut diatas, karena dirasa kurang efektif dan efisien. Mesin pengendali gulma berpenggerak motor DC. maka perlu direkayasa nyata agar lebih memenuhi harapan petani. Tujuan pengabdian masyarakat ini merekayasa mesin potong rumput yang dapat bekerja dua posisi dengan pengerak motor listrik DC, yang dibutuhkan UKM GAPOKTAN Dadi Makmur. Rekayasa mesin potong rumput dimulai dengan menentukan desain, menghitung gaya-gaya yang terjadi, menghitung dan merancang komponen pendukung, menggambar teknik, pengadaan bahan, penyiapan alat, pemotongan, perakitan, ujicoba dan serahterima mesin ke UKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rekayasa mesin potong rumput ini dapat memotong dengan rata rumput termasuk ilalang ilalang di medan basah dan kering (tergantung jenis roda yang dipasang) dengan jangkauan radius 1500 mm, mata pisau (P=250 mm dan L=50 mm), motor listrik DC 775 (tegangan=24 Volt dan putaran=7000 rpm). Dimensi alat potong rumput posisi memotong mendatar (P=450 mm, L=300 mm dan T=800 mm), untuk posisi memotong segala arah (P=1100 mm, L=250 mm dan T=70 mm).
Performa Motor Bakar Satu Silinder 4-Tak dengan Ground Strap Kabel Koil Sistem Pengapian (Variasi Panjang Kawat) Surjadi, Eko; Wijoyo; Arifin
Politeknosains Vol 22 No 2 (2023): Jurnal Politeknosains Volume 22 Nomor 2 - September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Pratama Mulia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meneliti hubungan dan perbandingan performa motor pada penggunaan Ground strap kabel sirkuit sekunder sistem pengapian, serta mendapatkan panjang kawat Ground strap yang menyebabkan performa mesin lebih baik. Ground strap tersebut berbentuk lilitan kawat kabel di luar kabel busi, yang fungsinya menangkap frekuensi liar. Dengan adanya alat ini, arus listrik menuju busi diklaim jadi lebih fokus, dan otomatis api jadi lebih stabil dan maksimal. Variabel penelitian yang digunakan untuk menjawab tujuan diatas, yaitu: variabel bebas, panjang kawat Ground strap, variabel terikat daya, torsi dan konsumsi bahan bakar spesifik motor satu silinder 4-tak dan variabel kontrol, suhu kerja motor bakar sepeda motor Honda Blade 110 cc dan suhu ruangan. Hasil penelitian, performa yang dihasilkan untuk keempat perlakuan terhadap kabel koil yaitu tanpa dan dengan penggunaan ground dengan beda panjang adalah semakin turun, sementara konsumsi bahan bakar spesifik menggambarkan semakin naik putaran motor maka semakin turun KBBS yang dihasilkan. Semakin panjang kawat ground strap performa motor semakin baik. Tanpa penggunaan ground strap performa motor masih lebih baik 1,891 hp/4000 rpm, 3,366 Nm/4000 rpm dan 0,139 kg/h/hp/4000 rpm lebih tinggi dari pada menggunakan ground strap dengan panjang kawat 28 cm yaitu 1,722 hp; 3,066 Nm dan 0,166 kg/h/hp pada 4000 rpm.Adapun kesimpulan yang didapat sebagai berikut: perfoma motor maksimal paling baik pada kabel busi tanpa menggunakan ground strap tetapi tidak stabil setiap kenaikan putaran, sementara untuk kabel koil dengan ground strap performa maksimal berurutan naik seiring variasi panjang lilitan kawat tembaga pada kabel koil. Daya dan torsi menurun 11 %, sedangkan konsumsi bahan bakar meningkat 13 % dibandingkan tanpa penggunaan ground strap.
Penerapan Teknologi Gasifikasi Pada UMKM “Tahu” di Desa Juglangan Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo Surjadi, Eko; Suryaningsih, Yasmini; Yekti, Gema Iftitah Anugerah
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 8 No 1 (2024): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v8i1.4264

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat dilakukan di industri pembuatan tahu tradisional “bu Irma” milik Ibu Irmawati yang berlokasi di Desa Juglangan Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo. Industri pembuatan tahu oleh mitra masih dilakukan secara tradisional dengan alat alat yang masih sederhana yaitu tungku dan bak pemasakan yang menempel pada tungku serta alat cetak sederhana. Hal tersebut menebabkan penggunaan biaya produksi yang tinggi untuk pemenuhan bahan bakar kayu atau tongkol jagung dan yang menyebabkan kualitas dan kuantitas produk tahu tidak maksimal yang diikuti pendapatan yang juga tidak bisa maksimal serta pencatatan keuangannya yang masih menghitung belanja dan omzet yang didapatkan saja. Solusi yang ditawarkan kepada mitra adalah mencakup bidang produksi dan manajemen keuangan. Bidang produksi antara lain a) meminimalkan biaya bahan bakar dalam proses produksi usaha pembuatan tahu . (b) memperbaiki kualitas dan kuantitas produk tahu i. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat melalui program kemitraan pada masyarakat ini adalah untuk membantu penyelesaian permasalahan prioritas mitra agar mitra mampu meningkatkan pendapatan industri tahu, memberdayakan hasil penelitian dosen agar bermanfaat bagi masyarakat dan memberikan mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus. Adapun hasil pengabdian kepada masyarakat adalah pengadaan tungku berteknologi gasifikasi dengan sekam padi sebagai umpan, pengadaan bak pemasakan bubur kedelai yang mudah dibersihkan dan alat tabung steam untuka proses pemasakan.
Performa Motor Bakar Satu Silinder 4-Tak Dengan Ground Strap Kabel Koil Sistem Pengapian (Variasi Panjang Kawat) Eko Surjadi; Wijoyo Wijoyo; Arifin Arifin
Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Vol. 1 No. 6 (2023): Desember: Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/mutiara.v1i6.647

Abstract

The research aims to examine the relationship and comparison of motor performance when using a ground strap cable for the secondary circuit of the ignition system, as well as to determine the length of the ground strap wire which results in better engine performance. The ground strap is in the form of a coil of cable outside the spark plug cable, whose function is to catch stray frequencies. With this tool, the electric current to the spark plug is claimed to be more focused, and the flame automatically becomes more stable and optimal. The research variables used to answer the above objectives are: independent variable, ground strap wire length, dependent variable power, torque and specific fuel consumption for a single cylinder 4-stroke motorbike and control variables, working temperature of the Honda Blade 110 cc motorbike and room temperature. The results of the research show that the performance produced for the four coil cable treatments, namely without and with the use of ground with different lengths, is increasingly decreasing, while specific fuel consumption shows that the higher the motor rotation, the lower the KBBS produced. The longer the ground strap wire, the better the motorbike performance. Without the use of a ground strap, motorbike performance is still better, 1,891 hp/4000 rpm, 3,366 Nm/4000 rpm and 0.139 kg/h/hp/4,000 rpm higher than using a ground strap with a wire length of 28 cm, namely 1,722 hp; 3,066 Nm and 0.166 kg/h/hp at 4000 rpm. The conclusions obtained are as follows: maximum motor performance is best for spark plug cables without using a ground strap but is unstable with each increase in rotation, while for coil cables with a ground strap the maximum performance sequentially increases with variations in the length of the copper wire winding in the coil cable. Power and torque decreased by 11%, while fuel consumption increased by 13% compared to without the use of a ground strap.
Upaya Perbaikan Performa Motor Bakar Torak dengan Stroke Up Surjadi, Eko; Wijoyo, Wijoyo; Prabowo, Guntur Adi
Prosiding Sains Nasional dan Teknologi Vol 14, No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v14i1.11933

Abstract

Tujuan penelitian Stroke up adalah untuk mendapatkan perbandingan performa motor dengan menggunakan panjang langkah piston yang berbeda. Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimen, adalah penelitian untuk menguji apakah variabel-variabel eksperimen efektif atau tidak. Untuk menguji efektif tidaknya harus digunakan variabel kontrol. Identifikasi variable Variable penelitian adalah obyek penelitian atau konteks yang menjadi titik perhatian suatu penelitian, didalam variable terdapat satu atau lebih gejala yang mungkin pula terjadi dari berbagai aspek atau unsur sebagai bagian yang tidak terpisah dalam penelitian ini ada 3 variabel, yaitu: Variabel bebas adalah Jarak sumbu Crank pin dengan Crank journal, 49,5 mm, 68 mm dan 70 mm, Variabel terikat adalah daya, torsi dan konsumsi bahan bakar dan Variabel kontrol adalah suhu mesin dan suhu ruangan. Dari hasil penelitian terhadap penggunaan stroke up pada sepeda motor dengan variasi panjang langkah piston, didapat kesimpulan bahwa perbandingan daya, memperlihatkan bahwa daya motor bakar tertinggi pada penggunaan stroke up 70 mm dan secara berturut-turut semakin rendah pada stroke up 68 mm dan 49,5 mm dan Torsi terendah pada stroke up 49,5 mm sementara stroke up 70 mm tertinggi dan stroke up 68 mm berada diantaranya dan stroke up 70 mm mendapatkan konsumsi bahan bakar paling tinggi dan stroke up 49,5 mm paling rendah.
Pengaruh Jumlah Core Radiator Dan Volume Air Pendingin Terhadap Temperatur Kerja Pendingin Motor Bakar 4-Tak Surjadi, Eko; Wahyudi, Heri; Wijoyo, Wijoyo
Prosiding Sains Nasional dan Teknologi Vol 11, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 11 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v1i1.5222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh jumlah core dan variasi volume air pendingin terhadap penurunan temperatur air pendinginan motor bakar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimental yang bertujuan untuk menyelidiki kemungkinan hubungan sebab akibat dengan melakukan kontrol/kendali. Variabel bebas penelitian ini adalah jumlah core radiator yang digunakan dan volume air pendingin sedangkan variabel terikatnya adalah temperatur kerja pendinginan dan variabel kontrolnya adalah Honda Accord dan thermocouple digital. Pengambilan data awal dimulai dari radiator single cored dengan variasi volume air pendingin 3,25 liter, 3,50 liter, 3,75 liter dan 4 liter dan diuji pada putaran 3000 rpm, dilanjutkan dengan melakukan pengujian variasi volume air pendingin pada radiator dual core dengan volume 3,75 liter, 3,50 liter, 3,25 liter dan 4 liter. pada putaran mesin 3000 rpm, kemudian mencatat perubahan temperatur pada volume masing-masing. Pengujian dilakukan sebanyak 3 kali untuk mendapatkan hasil yang valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin berkurang volume air pendingin maka temperature masuk semakin tinggi sedang selisih temperature masuk dan keluar cenderung konstan dan radiator double core lebih efektif mendinginkan air pendingin motor bakar dibanding dengan radiator single core.
PkM PENERAPAN TEKNOLOGI GASIFIKASI PADA PROSES PRODUKSI TAHU DI DESA JATI, KECAMATAN JATEN, KABUPATEN KARANGANYAR Surjadi, Eko; Rahayu, Erlina Sih; Widiastuti, Erni
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.6407

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat dilakukan di industri pembuatan tahu tradisional “Berkah Tahu” milik Sidik Suwarno yang berlokasi di Desa Jati Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar. Industri pembuatan tahu oleh mitra masih dilakukan secara tradisional dengan alat alat yang masih sederhana yaitu tungku terbuka dan boiler diatasnya. Hal tersebut menyebabkan penggunaan biaya produksi yang tinggi untuk pemenuhan bahan bakar kayu, sekam atau tongkol jagung sebagai akibat efektifitas pembakaran yang rendah dan tidak maksimal yang diikuti pendapatan yang juga tidak bisa maksimal serta pencatatan keuangannya yang masih menghitung belanja dan omzet yang didapatkan saja. Solusi yang ditawarkan kepada mitra adalah mencakup bidang produksi dan manajemen keuangan. Bidang produksi adalah meminimalkan biaya bahan bakar dalam proses produksi usaha pembuatan tahu dengan pengadaan tungku berteknologi gasifikasi dengan sekam padi sebagai umpan dan menjadi satu dengan boiler penghasil uap bertekanan untuk pemasakan bubur kedelai yang disebut Tungku Boiler. Bidang Manajemen Keuangan yaitu melalui peningkatan pengetahuan mitra tentang pengelolaan keuangan usaha melalui pelatihan membuat catatan keuangan dan analisa pendapatan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat melalui program kemitraan pada masyarakat ini adalah untuk membantu penyelesaian permasalahan prioritas mitra agar mitra mampu meningkatkan pendapatan, memberdayakan hasil penelitian dosen agar bermanfaat bagi masyarakat dan memberikan mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus. Adapun Luaran yang ditargetkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penggunaan teknologi yang diterapkan dalam proses produksi yaitu TUNGKU BOILER sehingga beban produksi (keuangan) mitra berkurang dan memiliki pengetahuan tentang manajemen keuangan dan analisa usaha sehingga mitra dapat mengetahui dengan pasti keuntungan setiap proses produksi.