Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Pendekatan STEM Terhadap Kemampuan Decision Making pada Muatan IPAS Siswa Kelas V SD Richa Patrisia Arista Putri; Putu Nanci Riastini; I Made Hendra Sukmayasa
LOKAKARYA Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/lokakarya.v5i1.5476

Abstract

Kemampuan Decision Making merupakan keterampilan penting yang perlu dikembangkan sejak sekolah dasar. Namun kenyataannya di Sekolah Dasar, kemampuan ini masih tergolong rendah karena dominasi pembelajaran yang berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan STEM terhadap kemampuan Decision Making pada muatan IPAS siswa kelas V SD Negeri 1 Kintamani. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe Post-test Only Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 54 siswa yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu 27 siswa pada kelompok eksperimen dan 27 siswa pada kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan pembelajaran dengan pendekatan STEM, sedangkan kelompok kontrol mengikuti pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Child and Adolescent Participation in Decision-Making Questionnaire (CAP-DMQ). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji nonparametrik Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan Decision Making siswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hasil uji Mann–Whitney menunjukkan nilai signifikansi p < 0,05, yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Selain itu, hasil perhitungan effect size menunjukkan nilai r = 0,63 yang termasuk dalam kategori pengaruh besar berdasarkan kriteria Cohen. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan STEM berpengaruh besar terhadap kemampuan Decision Making pada muatan IPAS siswa kelas V sekolah dasar.
Peran dan Tanggungjawab Kepala Sekolah SD Negeri 5 Penarukan dalam Manajemen Berbasis Sekolah Ni Kadek Maylia Indraswari; Kadek Dinda Dwi Ardani; Ni Putu Jiwati Karyani; Gst. Ayu Kade Linda Silvia Dewi; Basilius Redan Werang Werang; I Made Hendra Sukmayasa
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/k03dfp60

Abstract

Manajemen berbasis sekolah merupakan suatu pendekatan pengelolaan pendidikan yang memberikan kewenangan lebih besar kepada sekolah dalam mengelola sumber daya secara mandiri guna meningkatkan mutu pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pemimpin, manajer, administrator, supervisor, inovator, dan motivator. Dalam pelaksanaannya, kepala sekolah bertanggung jawab dalam perencanaan program sekolah, pengelolaan tenaga pendidik dan kependidikan, pengelolaan sarana prasarana, serta menjalin hubungan dengan masyarakat. Selain itu, kepala sekolah juga berperan dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan meningkatkan partisipasi seluruh warga sekolah. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya dan partisipasi masyarakat yang belum optimal. Dengan demikian, diperlukan upaya peningkatan kompetensi kepala sekolah serta dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan manajemen berbasis sekolah yang efektif.
Peran dan Tanggung Jawab Kepala Sekolah SD 1 Bakti Seraga dalam Manajemen Berbasis Sekolah Indiria Nanda Nata Br Sembiring; I Gusti Ayu Restiti Serasi; I Gede Yoga Adi Putra; Ni Komang Acarya Tri Weda; Basilius Redan Werang; I Made Hendra Sukmayasa
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/yfnbfm91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dan tanggung jawab kepala sekolah SD 1 Bakti Seraga dalam pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menjalankan fungsi manajerial secara terstruktur yang meliputi: (1) pembagian tugas guru yang sistematis melalui Surat Keputusan (SK) Pembagian Tugas dan penugasan berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP); (2) pengelolaan manajemen melalui sistem delegasi yang efektif; (3) penanganan permasalahan psikis siswa melalui pendekatan persuasif; (4) penerapan prosedur tetap (SOP) untuk menjamin keberlangsungan kegiatan belajar mengajar; serta (5) penerapan gaya kepemimpinan demokratis melalui mekanisme Rapat Dewan Guru. Temuan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah SD 1 Bakti Seraga telah berjalan secara komprehensif dan dapat menjadi referensi bagi satuan pendidikan dasar lainnya.
Peran dan Tanggung Jawab Kepala Sekolah SD Negeri 4 Sangsit dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Ni Komang Bintang Andini; Dewa Ayu Widya Mahesswary; Ni Kadek Sri Widyantari; I Made Sandiana Putra; Basilius Redan Werang; I Made Hendra Sukmayasa
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/k6e4cs52

Abstract

Mutu pendidikan di sekolah dasar sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan kepala sekolah, khususnya dalam kerangka Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran dan tanggung jawab kepala sekolah SD Negeri 4 Sangsit dalam meningkatkan mutu pendidikan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru senior. Analisis data dilakukan dengan model interaktif melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, yang keabsahannya dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah SD Negeri 4 Sangsit menjalankan tujuh peran strategis yang saling melengkapi: pemimpin dan agen perubahan, pendidik, supervisor, motivator, manajer, administrator, dan klimator. Tanggung jawab konkret kepala sekolah mencakup tujuh bidang utama: pengelolaan kurikulum berbasis Kurikulum Merdeka, pengembangan profesionalisme sumber daya manusia, pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel, optimalisasi sarana dan prasarana, pembinaan kesiswaan yang inklusif, pelibatan aktif pemangku kepentingan (stakeholder), serta implementasi kebijakan pendidikan nasional secara adaptif sesuai konteks lokal. Temuan penelitian menegaskan bahwa sinergi antar peran dan tanggung jawab tersebut terbukti berkontribusi secara nyata terhadap terciptanya ekosistem sekolah yang kondusif dan peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan.