Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Kinerja Keuangan Pada CV Jasa Baja Kabupaten Sanggau (Studi Tahun 2017-2019) Suryani, Fitri
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i1.23

Abstract

Perkembangan suatu perusahaan dapat dilihat dari kinerja keuangan, maka perlu dilakukan pengukuran kinerja keuangan perusahaan agar dapat diketahui apakah perusahaan tersebut sudah berjalan dengan baik. Penelitian ini menggunakan analisis rasio keuangan untuk mengukur Kinerja Keuangan tersebut. Analisis rasio keuangan yang digunakan yaitu Rasio Profitabilitas dengan menggunakan Gross Profit Margin (GPM), Operating Profit Margin (OPM), Net Profit Margin (NPM), dan Return On Assets (ROA). Penelitian ini dilakukan pada CV Jasa Baja yang terletak di Kabupaten Sanggau periode tahun 2017-2019. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Berdasarkan hasil analisis penelitian ditemukan bahwa Return On Assets (ROA) dinyatakan kurang baik, hal ini disebabkan dari sisi pengelolaan ekuitasnya. Gross Profit Margin (GPM) dinyatakan kurang baik sebab tidak mampu untuk menjalankan produksinya secara efisien karena harga pokok penjualan yang relatif tinggi. Operating Profit Margin (OPM) dinilai baik dilihat dari nilai OPM yang terus meningkat setiap tahunnya. Net Profit Margin (NPM) sudah dianggap sangat baik dibuktikan oleh nilai NPM yang selalu berada diatas 10%, tetapi nilai NPM pernah mengalami penurunan disebabkan oleh menurunnya pendapatan yang diperoleh perusahaan serta kurang mampunya perusahaan mengendalikan harga pokok penjualan.
STRATEGI PENYULUHAN DAN PELATIHAN BAGI SISWA SMK: “MEMBANGUN JIWA ENTREPRENEUR MELALUI PEMASARAN ONLINE DALAM ERA MAKING INDONESIA 4.0" Sujatini, Siti; Budilaksono, Sularso; Puspita Dewi, Euis; Malays Sari Sakti, Essy; Pramestari, Diah; Dinariana, Dwi; Suryani, Fitri; Henni, Henni
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.2101

Abstract

The entrepreneurship ratio is an indicator of a country's progress, currently Indonesia's entrepreneurship ratio is still low. Vocational education, especially at Vocational High Schools (SMK), has a crucial role in preparing the young generation to face the dynamics of industry 4.0 in Indonesia. This article aims to explain a community service approach that is focused on strengthening the entrepreneurial spirit of vocational school students through socialization and training strategies, especially in the context of online marketing. By utilizing the potential of digital technology, this activity is designed to increase students' understanding of the essence of entrepreneurship in the digital era to identify business opportunities and adapt to a rapidly changing economic environment. This article also links this initiative to the Making Indonesia 4.0 vision, which highlights the importance of mastering technology and creativity in driving sustainable economic growth. The implementation of this strategy is expected to make a significant contribution in preparing Indonesia's young generation to become strong economic actors in the industrial era 4.0.  The method of this activity is counseling and training, starting from preparing Extension Materials, Identifying Participants, Implementing Counseling, Training Workshops, Mentoring and Mentoring, Evaluation and Feedback. The results of this activity show that students basically already know the basic meaning of websites and Google sites, but do not yet understand how to access them, how to use websites, what are the advantages of using websites, etc. in more detail. . After this training and counseling, students (activity participants) can understand clearly. As for suggestions from the writing team, considering the large enthusiasm of the participants for this activity, activities like this need to be implemented in vocational schools and similar areas in other areas in Jabodetabek
Value Engineering Of Modern Formwork In Multi-Story Building Construction Case Study On The Construction Project Of The Brin Building Complex In Yogyakarta Dewangga, Rezha Tanu; Suryani, Fitri; Nurjaman, Hari Nugraha; Dinariana, Dwi
Devotion : Journal of Research and Community Service Vol. 5 No. 2 (2024): Devotion: Journal of Research and Community Service
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/devotion.v5i2.677

Abstract

Reinforced concrete is the most commonly used construction material in building construction in the 21st century. In its production, supportive instruments are needed to enhance both quality and economic aspects. Formwork, or shuttering, is a crucial factor in the casting and hardening of concrete. The subject of this research is wooden formwork and its alternatives, analyzed in terms of cost, quality, time, and convenience using the Value Engineering Job Plan analysis. In terms of cost, there is a cost savings of 8.88% for DUO polymer formwork compared to the conventional plywood method. The resulting surface quality of the concrete of this method has a average roughness of 3.492. The total duration of the work is 16.54791 days. The total value index obtained for the use of DUO polymer formwork is 98.99, for the plywood film formwork is 48.17, and for conventional plywood formwork is 0.00. Thus, in terms of value, the DUO polymer plastic formwork can be recommended as the best formwork method for multi-story building construction. Considering the advantages and disadvantages of this method, along with the benefits obtained, it would be even more beneficial on a larger construction scale.
Penerapan Model Pembelajaran Collaborative Creativity (CC) Untuk Mengoptimalkan Keterampilan Berpikir Kritis (Critical Thinking) Pada Pembelajaran Matematika Di SMPN 2 Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat Fitri Suryani; Melisa Melisa; Hafizah Delyana
Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 1 No. 3 (2023): September : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/konstanta.v1i3.986

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of students' perceptions on the application of the Collaborative Creativity (CC) learning model to the mathematics learning outcomes of students in class X1 SMPN 2 Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat. This research is motivated by low critical thinking skills students. The method in this research is pure experiment, with research design Noneequivalent posttest - only Control Group Design. The population in this study were students class IX SMPN 2 Ranah Batahan which consists of 3 classes. retrieval technique The sample used in this study is purposive sampling, so that The experimental class was selected, namely class IX 3 totaling 20. And the selected as the control class, namely class IX 2 totaling 20 students as research sample. The research instrument used is the final test. Test form used is an essay with test reliability is 0.901. Analysis technique The data used is the t-test. Based on the data analysis, it is obtained that tcount = 1.89 and ttable = 1.87, because tcount> ttable, then reject the Ho at a significant level of 0.05 so it can be concluded that the critical thinking skills of students who apply Collaborative Creativity (CC) learning model is better than students' critical thinking skills apply conventional learning.
Risk Management Maturity In The Early Warning System For Flood Disaster Management At Bbws Bengawan Solo Suryani, Fitri; Dinariana, Dwi; Juliana Tatura, Jane
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 8 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i8.481

Abstract

Rencana strategi dasar manajemen risiko bencana banjir yang ditetapkan pemerintah merupakan bentuk antisipasi dan cara untuk meminimalisir dampak bencana. Manajemen risiko berfokus pada pengurangan dampak banjir, mempersingkat waktu terjadinya banjir dan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam menanggulangi bencana banjir. Model Kematangan mengidentifikasi langkah-langkah, jenis dan urutan kegiatan yang perlu bermakna dan terukur. Tujuannya untuk memberikan kerangka peningkatan kesiapsiagaan dalam mitigasi banjir dari organisasi dengan melakukan penilaian terhadap kelebihan dan kelemahan petugas bencana banjir di Kanwil Sungai Bengawan Solo, mengukur tingkat kematangan penanggulangan bencana banjir dari pengalaman yang telah dilakukan. keluar keluar. Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo mempunyai mandat untuk mengelola sarana dan prasarana dalam mitigasi banjir serta peringatan dini sebelum banjir terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko dominan banjir dan tingkat kematangan Unit Penanggulangan Bencana dalam mengelola risiko. Hasil pengkajian ini akan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kematangan Unit Penanggulangan Bencana dalam menerapkan sistem peringatan dini dan mitigasi bencana banjir. Penelitian menggunakan analisis AHP memperoleh kategori risiko tinggi pada risiko pengendalian akibat fenomena alam, perencanaan dan pengaruh finansial, sedangkan penilai memperoleh kriteria Enterprise Risk Maturity tingkat kematangan 4 (baik) yang berarti Unit Penanggulangan Bencana mempunyai komitmen berkelanjutan dalam penerapan manajemen, prinsip-prinsip tersebut telah diterapkan dan disertai dengan perbaikan risiko secara berkala dalam hal pengendalian. Hasil penelitian ini menemukan adanya korelasi antara penilaian pengelolaan risiko banjir dengan kematangan petugas bencana dalam Sistem Peringatan Dini Banjir di Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo.
Risk Management Maturity Quality Performance of Building Contractors Dki Jakarta Provincial Government Building Rekli, Ki Hajar Bonang; Suryani, Fitri; Dinariana, Dwi
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 5 (2023): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
PERAN HOMESTAY DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI DAN PARIWISATA DESA MARGALUYU, PENGALENGAN, JAWA BARAT Yuliani, Nafisah; Trisnawati, Nana; Idaman, Nur; Budilaksono, Sularso; Suryani, Fitri; Marhalinda, Marhalinda; Suwartane, I Gede Agus
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i2.1569

Abstract

The problems of community service partners in Margaluyu Pengalengan Village, West Java are: optimizing homestay management, product development and tourist attractions, marketing and promotion, involvement of local communities. The aim of community service is: identifying homestay opportunities generated for the local community of Margaluyu Village, Pengalengan, exploring the potential of homestays in the Margaluyu Village area, Pengalengan, exploring the role of homestays in the economic and tourism development of Margaluyu Village, Pengalengan. Improvements that have been made by homestay owners require support from the government and related agencies in providing tourist village infrastructure. Local governments are working with villagers to improve accessibility, repair roads, provide clean water sources, and improve sanitation. Apart from that, other supporting facilities have also been improved, such as providing stable electricity and adequate internet access. This provides long-term benefits for village communities and strengthens the attractiveness of the Situ Cipanunjang Tourism Village, Margaluyu Pengalengan Village, West Java. Thus, the role of homestays in economic development in Margaluyu Pengalengan Village, West Java, Pengalengan, is very significant. Apart from providing a direct economic impact through increasing people's income, homestays are also a catalyst for infrastructure development, community empowerment and promotion of local products. With the right support from various related parties, homestays can become one of the main driving forces in developing the local economy and improving community welfare in Margaluyu Pengalengan Village, West Java.
The Risk Management of the Bogor-Sukabumi Cross-Rail Dual-Track Construction Project on Time Control Moerdianto, Edwin; Suryani, Fitri; Dinariana, Dwi
Interdisciplinary Social Studies Vol. 1 No. 8 (2022): Special Issue
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/iss.v1i8.182

Abstract

The implementation of risk management is very important to do to reduce the occurrence of risks in the implementation. In the implementation of work, unmanaged risks can have an impact on not achieving the targets of the completion plan according to the planned time. This study aims to find out how to identify the dominant risk of time delays in the implementation of the Bogor-Sukabumi Cross Railway Double Track Construction and its handling strategies. The research conducted is descriptive research.  Primary data were collected by the method of checklist analysis from the literature, risk management of similar activity  projects or previous studies, then identified the risks. Meanwhile, the secondary data in the form of a plan map for the Bogor-Sukabumi Railway double-track route is needed as secondary data  to obtain information, project descriptions, implementation methods and the time needed to complete the construction obtained from the West Java Railway Engineering Center. The dominant risk factors that can affect performance, there are 5 risk factors, namely avalanches in the implementation of work, cost overruns related to changes and additions to work, design not in accordance with field conditions (Planning constraints), constraints related to working hours with residents around the site, and delays in obtaining planning approval.
INTEGRASI MODEL DESAIN DAN STRATEGI PELAKSANAAN KONSTRUKSI BAJA PADA NEW FACTORY INDUSTRIAL BUILDING DI KARAWANG INTERNATIONAL INDUSTRIAL CITY : INTEGRASI MODEL DESAIN DAN STRATEGI PELAKSANAAN KONSTRUKSI BAJA PADA NEW FACTORY INDUSTRIAL BUILDING DI KARAWANG INTERNATIONAL INDUSTRIAL CITY ST, Budi Hartono; Murtiadi, Suryawan; Suryani, Fitri
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol. 35 No. 4 (2025): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v35i4.2439

Abstract

Integrasi model desain dan strategi implementasi konstruksi pabrik industri baru, khususnya pada konstruksi struktur baja, merupakan salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi tahapan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengintegrasikan model desain struktur dan strategi implementasi konstruksi baja sehingga dari hasil analisis diperoleh model desain struktur baja, diperoleh strategi implementasi konstruksi baja, dan menghasilkan integrasi model desain dan strategi implementasi yang akan diaplikasikan pada proyek selanjutnya. Metodologi penelitian ini menggunakan kombinasi metode kualitatif dan kuantitatif, sedangkan konsep pengujiannya adalah pendekatan teknik wawancara, pengisian kuesioner, dan evaluasi Analytical Hierarchy Process (AHP) serta Risk Management Analysis. Dari pendapat 9 Expert, menghasilkan faktor yang dominan dengan tiga dari tujuh kriteria yaitu : efisiensi waktu, kemudahan pelaksanaan, dan transportasi material baja. Ini merupakan prinsip model desain konstruksi baja untuk bangunan industri manufaktur baru. Model struktur rangka portal frame dan sambungan baut + las dengan nilai consistency ratio 8,318% digunakan untuk tipe konstruksi pabrik alternatif, dan crane crawler dengan nilai consistency ratio 2,2576% digunakan untuk tipe crane alternatif. Dari pendapat 33 orang reponden pengisi kuesioner, didapatkan rencana implementasi konstruksi baja bangunan industri pabrik baru mempertimbangkan sejumlah faktor risiko tinggi, termasuk penggunaan model struktur rangka portal baja, penggunaan crane crawler atau mobile crane untuk pemasangan baja struktural yang lebih mudah dan efisien. Jenis manajemen risiko, yaitu mengubah risiko dengan bobot 32,18% dengan kriteria risiko fisik yang paling dominan. Menghasilkan integrasi model desain struktur baja dan strategi implementasi konstruksi baja untuk bangunan industri dalam fungsi pabrik agar lebih efektif dan efisien.   Kata kunci: Integrasi, Model Desain, Strategi Pelaksanaan, Struktur Baja, Bangunan Industri, AHP       
Tahapan Perkembangan Manusia Dalam Islam ila nailissaadah; Ahmad Ikhwan Fauzi; Ahmad Abdurrohman; Fadlul Munir; Fitri Suryani; Siti Roudhotul Jannah
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2026): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol8.iss2.art8

Abstract

Perkembangan manusia merupakan proses kompleks yang tidak hanya mencakup aspek fisik dan kognitif, tetapi juga dimensi spiritual yang seringkali kurang mendapat perhatian dalam kajian modern. Dalam perspektif Islam, perkembangan manusia dipandang sebagai proses holistik yang mengintegrasikan jasmani dan ruhani secara simultan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan perkembangan manusia dalam Islam, mengidentifikasi karakteristik setiap tahap, serta mengkaji implikasinya terhadap pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research, melalui analisis terhadap sumber-sumber utama Islam seperti Al-Qur’an dan hadis, serta literatur klasik dan kontemporer yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan perkembangan manusia dalam Islam meliputi fase prenatal, kanak-kanak, tamyiz, baligh, dewasa, hingga usia lanjut, yang masing-masing memiliki karakteristik multidimensional mencakup aspek biologis, kognitif, sosial, dan spiritual. Selain itu, dimensi spiritual menjadi inti dalam setiap tahap perkembangan, dengan orientasi tujuan yang bersifat teleologis, yaitu mencapai insan kamil sebagai hamba dan khalifah Allah. Kesimpulannya, konsep perkembangan manusia dalam Islam menawarkan paradigma yang holistik dan integratif, serta memiliki implikasi penting dalam pengembangan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek intelektual, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritualitas.