Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Buletin Al-Turas

الولاء في الميراث (دراسة تحليلية من تحقيق كتاب الفرائض للشافعي –نموذجا-) Iin Suryaningsih
Buletin Al-Turas Vol 19, No 2 (2013): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1166.827 KB) | DOI: 10.15408/bat.v19i2.3727

Abstract

الملخص الولاء فالإرث به ثابت بالإجماع. وبأنه صلى الله عليه وسلم : {ورث بنت حمزة رضي الله عنه من مولى له}رواه النسائي، وأعله بالإرسال إلا أنه يعمل به لاعتضاده بالإجماع، والمولى كان عتيقها لا عتيق أبيها على الصحيح. وعرف الشافعية بأن الولاء عصوبة ناشئة أخوية حدثت بعد زوال ملك متراضية عن عصوبة النسب، تقتضي للمعتق وعصبته الإرث وولاية النكاح والصلاة عليه والعقل عنه .ويقسم الولاء إلى أنواع ثلاثة: وهولاء العتاقة أو النعمة، وهو عصوبة سببها نعمة المعتق على رقيق سواء كان منجزا أو معلقا، تطوعا أو واجبا ولو بعوض. والأصل في ولاء العتاقة ما يلي:قوله الرسول صلى الله عليه وسلم: (الولاء لحمة كلحمة النسب لا يباع ولا يوهب). هذا حديث صحيح أورده الألباني. ورواه قوله الرسول صلى الله عليه وسلم:  (إنما الولاء لمن أعتق). ولاء الموالاة، ويسمى ولاء المناصرة: وصورته هي أن يعقد شخص مع آخر ليس له أقارب عقد محالفة كأن يقول له: "أنت مولاي ترثني إذا مت، وتعقل عني إذا جنيت". ولاء الإمامة: فقد ذهب إلى الإرث بولاء الإمامة الشيعية الإمامية فقط، فالإمام إذا كان ظاهرا يعتبر وارث من لا وارث له من قريب أو مولى عتاقة أو مولى موالاة.فبهذا البحث العلمي، نتكلم عن الولاء ودوره في ميراثه ومع أن الولاء من أسباب الإرث الخمس، فضروري لنا أن نتوقف لمدة طويلة لكي نفرق البيان الصحيح من خبراء عالمنا الجليل الخاص بمجال هذا العلم الدقيق مع البيان الذي ينتشر ويجري في دور حياة مجتمعنا الحاضر.الكلمات الأسسية : الولاء، الميراث، الإرث، الموالاة، المناصرة--- Naskah ulama yang dikaji dalam artikel ini adalah karya Imam Syafii yang berjudul al-Wala’ fi al-Mirats (Kedudukan Wali dalam Hukum Waris). Tulisan ini akan mengkaji naskah dari segi kandungan isi. Selain itu, naskah juga dijelaskan menggunakan sumber-sumber lain dari pandangan ulama dari mazhab yang berbeda yang tentu saja dikaitkan dengan berbagai dalil yang menjadi dasar argumentasinya. Dari hasil kajian diperoleh beberapa poin penting, yaitu bahwa seorang wali berhak mendapatkan waris dari orang yang diwalkannya berdasarkan Hadis Rasulullah Saw dan ijmak ulama. Wali yang berhak mendapatkan warisan ada tiga macam, yaitu wali atas budak (wala’ al-‘ataqah) sehingga ia mewarisi dari budaknya, wali penolong (wala’ al-muwalah/munashirah) sehingga ia mewarisi dari orang ada hubungan persahabatan/perjanjian, dan wali pemerintah (wala’ al-imamah) sehingga mewarisi orang yang tidak memiliki pewaris.Kata kunci: wala’, mirats, irts, muwalah, munashirah
Puisi Arab Bersajak karya Zaini-Solo; Kajian Pedagogi Islam-Modern dalam Manuskrip Nusantara Iin Suryaningsih
Buletin Al-Turas Vol 24, No 2 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i2.8748

Abstract

The presence of various modern pedagogical currents carried by the psychologists and observers of Western education, has made a new mapping in the study of modern education in Indonesia. Indeed the study has been popular since the early 20th century AD with a very specific theme evidenced by one of the manuscripts entitled Mir'ātu Afkār al-Rijāl Nadzm Ta'līm al-Muta'līm by a scholar from Solo-Indonesia. This study proves that the content of Modern Pedagogy study by a scholar in Indonesia looks very specific and holistic. The method used is a method of philology that includes textual criticism in manuscripts. This method will also capture the superiority of the study of Archipelago Pedagogy written with Arabic script. The results of this study that the study of Modern Pedagogy can be clearly found in the traces of the history of the past in the archipelago of Manuscript.---Hadirnya berbagai aliran pedagogi modern yang diusung oleh para psikolog dan pemerhati pendidikan Barat, telah membuat pemetaan baru dalam kajian ilmu pendidikan modern di Indonesia. Sejatinya kajian tersebut sudah populer sejak awal abad 20 Masehi dengan tema yang sangat spesifik yang dibuktikan oleh salah satu manuskrip berjudul  Mir’ātu Afkār al-Rijāl Nadzm Ta’līm al-Muta’līm karya seorang cendikia asal Solo-indonesia. Penelitian ini membuktikan bahwa muatan kajian Pedagogi Modern karya cendikia di Indonesia terlihat sangat spesifik dan holistik. Metode yang digunakan adalah metode filologi yang mencakup kritik teks pada manuskrip. Metode ini juga akan memotret keunggulan kajian Pedagogi Nusantara yang ditulis dengan skrip Arab. Hasil penelitian ini bahwa kajian Pedagogi Modern secara nyata dapat kita temukan dalam jejak sejarah keilmuan masa lalu di Nusantara berupa Manuskrip.
Puisi Arab Bersajak karya Zaini-Solo; Kajian Pedagogi Islam-Modern dalam Manuskrip Nusantara Suryaningsih, Iin
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 2 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i2.8748

Abstract

The presence of various modern pedagogical currents carried by the psychologists and observers of Western education, has made a new mapping in the study of modern education in Indonesia. Indeed the study has been popular since the early 20th century AD with a very specific theme evidenced by one of the manuscripts entitled Mir'ātu Afkār al-Rijāl Nadzm Ta'līm al-Muta'līm by a scholar from Solo-Indonesia. This study proves that the content of Modern Pedagogy study by a scholar in Indonesia looks very specific and holistic. The method used is a method of philology that includes textual criticism in manuscripts. This method will also capture the superiority of the study of Archipelago Pedagogy written with Arabic script. The results of this study that the study of Modern Pedagogy can be clearly found in the traces of the history of the past in the archipelago of Manuscript.---Hadirnya berbagai aliran pedagogi modern yang diusung oleh para psikolog dan pemerhati pendidikan Barat, telah membuat pemetaan baru dalam kajian ilmu pendidikan modern di Indonesia. Sejatinya kajian tersebut sudah populer sejak awal abad 20 Masehi dengan tema yang sangat spesifik yang dibuktikan oleh salah satu manuskrip berjudul  Mir’ātu Afkār al-Rijāl Nadzm Ta’līm al-Muta’līm karya seorang cendikia asal Solo-indonesia. Penelitian ini membuktikan bahwa muatan kajian Pedagogi Modern karya cendikia di Indonesia terlihat sangat spesifik dan holistik. Metode yang digunakan adalah metode filologi yang mencakup kritik teks pada manuskrip. Metode ini juga akan memotret keunggulan kajian Pedagogi Nusantara yang ditulis dengan skrip Arab. Hasil penelitian ini bahwa kajian Pedagogi Modern secara nyata dapat kita temukan dalam jejak sejarah keilmuan masa lalu di Nusantara berupa Manuskrip.