Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

The Role of Banking and Financial Inclusion in Developing Creative Economy in Madura Susandini, Aprilina; Hadyarti, Vidi
Amkop Management Accounting Review (AMAR) Vol. 5 No. 1 (2025): January - June
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/amar.v5i1.2358

Abstract

Indonesia has enormous potential which can be utilized by the community as capital to develop the creative economy. The three largest creative economy sectors in Indonesia are fashion, culinary and crafts. The large potential of the craft industry sector needs to be increased and it is hoped that this can also encourage another sector. One of the problems faced by creative business actors are limited capital and financing. Banking has a very important role in developing the creative economy. Madura is an island that has great potential in the field of the creative economy. However, its development requires a third party. This research aims to determine the role of regional banks in developing the creative economy in Madura. This research uses a mix method model exploratory design. This research begins with qualitative research, the results of the research will be used to develop instruments for quantitative research. The research locations are Sumenep and Pamekasan Regencies. The respondents were creative economy entrepreneurs and the BPRS Bhakti Sumekar bank.
Analisis Kelayakan Usaha Limbah Garam (Bittern) Menjadi Pupuk Organik di Kabupaten Sampang Aisyah, Aisyah; Nugroho, Prasetyo; Susandini, Aprilina; Arfy, Widya Rizka
Jurnal Economic Resource Vol. 9 No. 1 (2026): October - March
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v9i1.1981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha pengolahan limbah garam (bittern) menjadi pupuk organik di Kabupaten Sampang ditinjau dari aspek biaya produksi, penerimaan dan pendapatan, serta indikator kelayakan finansial. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi kelayakan bisnis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan beberapa indikator, yaitu Break Even Point (BEP), Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Revenue Cost Ratio (R/C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi tahunan sebesar Rp. 295.610.046 dengan harga pokok produksi Rp. 1.343,68/kg di bulatkan menjadi Rp. 1.344/kg dan ditambah margin keuntungan sebesar 34%, sehingga memutuskan untuk di jual dengan harga Rp. 1.800/kg. Nilai tersebut masih lebih rendah dibandingkan harga pasar pupuk organik sejenis yang berkisar antara Rp. 2.000/kg hingga Rp. 2.500/kg. Hal ini menunjukkan bahwa pupuk organik berbasis limbah garam memiliki keunggulan kompetitif dari sisi efisiensi biaya dan daya saing harga, keuntungan yang diperoleh dari harga jual Rp. 1.800 per kilogramnya sebesar Rp. 484.. Pada kapasitas produksi 220 ton per tahun dengan harga jual Rp 1.800/kg, diperoleh keuntungan bersih Rp. 100.389.954 per tahun. Nilai BEP sebesar 56.874 kg atau 56,87 ton per tahun, NPV sebesar Rp. 320.513.184, IRR sebesar 122%, PP selama 0,80 tahun, dan R/C ratio sebesar 1,33. Hasil tersebut menunjukkan bahwa usaha pengolahan limbah garam (bittern) menjadi pupuk organik granul layak dijalankan secara finansial dan berpotensi memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir Kabupaten Sampang
Pengaruh Financial Resilience, Digital Financial Ecosystem dan Financial Capability Terhadap Keberlanjutan UMKM Putri, Arista Maulida Roziana; Hadyarti, Vidi; Susandini, Aprilina
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9671

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan guna menganalisis pengaruh Ketahanan Finansial, Ekosistem Keuangan Digital, dan Kemampuan Keuangan terhadap keberlanjutan UMKM. Populasi pada penelitian ini ialah pelaku UMKM, dengan total responden sebanyak 160 individu. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Non-Probability Sampling. Pendekatan penelitian yang dipergunakan adalah deskriptif kuantitatif, serta analisis data diterapkan dengan memakai aplikasi SmartPLS versi 4. Hasil penelitian memperlihatkan jika Ketahanan Finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM. Ekosistem Keuangan Digital juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM. Selain itu, Kemampuan Keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan jika Ketahanan Finansial, Ekosistem Keuangan Digital, dan Kemampuan Keuangan secara simultan berpengaruh terhadap keberlanjutan UMKM.
Pengaruh Financial Planning, Financial Capibility, dan Self-Efficacy Terhadap Keberlanjutan UMKM Syafitri, Diyana; Hadyarti, Vidi; Susandini, Aprilina
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9673

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Financial Planning, Financial Capability, dan Self-efficacy terhadap Keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pamekasan. UMKM mempunyai pengaruh strategis dalam menopang perekonomian daerah, namun keberlanjutan usahanya sering kali dipengaruhi oleh faktor internal seperti kemampuan dalam mengelola keuangan dan keyakinan diri pelaku usaha. Pada penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 160 pelaku UMKM yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Data didapatkan melalui penyebaran kuesioner selanjutnya dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa ketiga variabel independen Financial Planning, Financial Capability, dan Self-efficacy dapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keberlanjutan UMKM. Angka R-square sebesar 0,576 menanadakan model penelitian ini mampu menerangkan 57,6% variasi dalam keberlanjutan UMKM. Hal tersebut mengindikasikan bahwa semakin baik perencanaan dan kemampuan keuangan pelaku UMKM miliki serta semakin tinggi keyakinan diri mereka dalam mengelola usaha, maka usaha tersebut mendapatkan kesempatan lebih besar guna bertahan dan berkembang. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara aspek manajerial, finansial, dan psikologis dalam mewujudkan keberlanjutan usaha UMKM di tengah dinamika ekonomi yang kompetitif.
Pengaruh Literasi Keuangan dan Sikap Keuangan terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM Desa Ponteh dengan Pengalaman Usaha Sebagai Variabel Moderasi Choirunnisa, Anisah; Susandini, Aprilina
JURNAL ILMIAH FEASIBLE: Bisnis, Kewirausahaan dan Koperasi Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Ilmiaf Feasible (JIF): Bisnis, Kewirausahaan, dan Koperasi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/fb.v7i2.2025.63-70 .55040

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan dan sikap keuangan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Desa Ponteh serta menguji peran pengalaman usaha sebagai variabel moderasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 120 pelaku UMKM yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner skala likert, sedangkan analisis dilakukan melalui Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan sikap keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan. Selain itu, pengalaman usaha terbukti memperkuat pengaruh literasi keuangan maupun sikap keuangan terhadap pengelolaan keuangan. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas pengelolaan keuangan UMKM tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan dan sikap keuangan, tetapi juga oleh pengalaman usaha yang memperkaya kemampuan praktis dalam pengambilan keputusan keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris baru pada konteks UMKM desa.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN PADA MINAT MENABUNG GENERASI Z JAWA TIMUR DENGAN FINTECH SEBAGAI VARIABEL MODERASI Aditiya Putri Indriani; Aprilina Susandini
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/j96yhp18

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh literasi keuangan terhadap minat menabung Generasi Z di Jawa Timur, dengan penggunaan fintech sebagai  variabel moderator. Indonesia menghadapi tantangan dari pola konsumsi yang meningkat dibandingkan kebiasaan menabung, yang berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi, sementara Generasi Z (lahir 1997-2012), yang menyumbang 27,94% populasi, mendominasi penggunaan fintech dengan tingkat penggunaan harian sebesar 78%. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui Smart PLS, data dikumpulkan dari 159 responden Generasi Z yang dipilih secara purposif berusia 18-27 tahun di Jawa Timur menggunakan kuesioner skala Likert 5 poin. Hasil menunjukkan  literasi keuangan secara positif dan signifikan mempengaruhi minat menabung (koefisien jalur 0,534, p=0,001), demikian pula penggunaan fintech (koefisien jalur 0,213,p=0,0024). Namun, interaksi keduanya menunjukkan moderasi negatif yang signifikan (koefisien jalur -0,204, p=0,001), menunjukkan bahwa literasi keuangan yang lebih tinggi melemahkan efek positif fintech terhadap minat menabung, menyoroti kebutuhan akan penggunaan teknologi yang seimbang dan pendidikan keuangan. Meskipun AVE untuk literasi keuangan (0,43) dan minat menabung (0,49) berada di bawah 0,50, keandalan komposit yang tinggi (>0,84) dan validitas diskriminatif mendukung kesesuaian model. Temuan ini memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan dan pengembang fintech untuk meningkatkan perilaku menabung di kalangan pemuda yang terlahir di era digital.
Menganalisis Kinerja Keuangan: Dampak Struktur Modal, Pertumbuhan Penjualan, Perputaran Aktiva Tetap, dan Ukuran Perusahaan (Studi Kasus Pada Industri Material Konstruksi di BEI 2019-2024) Afriza, Deby; Susandini, Aprilina
Jurnal Studi Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 2 (2025): Desember
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jsmb.v12i2.32472

Abstract

The purpose of this study was to analyze the effect of capital structure, sales growth, fixed asset turnover, and company size on financial performance, both simultaneously and partially. This research uses quantitative methods with multiple linear regression analysis. The data used is secondary data from the Indonesia Stock Exchange (IDX) with purposive sampling technique, resulting in a sample of 6 companies from a population of 13 companies. The F test results show that simultaneously, capital structure, sales growth, fixed asset turnover, and company size have a positive and significant effect on the company's financial performance in the construction material industry on the IDX for the 2019-2024 period. The T test results show that: Capital structure has a negative and significant effect on the company's financial performance. Sales growth has a positive and significant effect on the company's financial performance. Fixed asset turnover has a positive and significant effect on the company's financial performance. Company size has no significant effect on the company's financial performance. The coefficient of determination (R²) is 0.661, which means that the independent variables in this study explain 66,1% of the variation in financial performance, while 33,9% is explained by other variables outside the research model.