Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Pendapatan dan Alokasi Pengeluaran Rumah Tangga Petani Padi Sawah Lebak Di Kelurahan Sei Selincah Kecematan Kalidoni Kota Palembang Gultom, Nurlaili Fitri; Susanti, Eti; Agustine, Nur Annisa
Agriwana Jurnal Pertanian dan Perkebunan Vol 2 No 1 (2024): Agriwana Jurnal Pertanian dan Kehutanan
Publisher : LPPM STIPER Sriwigama Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64528/agriwana.v2i1.64

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk menegtahui seberapa besar kontribusi pendapatan usahatani padi sawah lebak dan alokasi pengeluaran rumah tangga petani padi sawah lebak di Kelurahan Sei Selincah Kecematan Kalidoni Kota Palembang. Metode penarikan sampel yang digunakan adalah metode sampling jenuh dengan mengambil semua sampel yang berjumlah 40 orang. Bedasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan kontribusi usahatani padi terhadap pendapatan total rumah tangga memperoleh sebesar 12%. Kontribusi usahatani padi terhadap pendapatan rumah tangga sebesar 12% dan non pertanian sebesar 87% maka kontribusi pendapatan yang berasal dari usahatani padi sawah lebak adalah kecil.Rata-rata pengeluaran pangan sebesar 18.686.000 dan total rata-rata pengeluaran non pangan sebesar 17.675.000.Hal ini menunjukkan usahatani padi sawah lebak kurang memberikan kontribusi pada total pendapatan rumah tangga petani.
PEDAGOGIK KOLABORATIF SEBAGAI SOLUSI PEMBELAJARAN ABAD 21 Halimah, Siti; Babang Robandi; Eti Susanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.20727

Abstract

21st century learning demands significant changes in pedagogical approaches to adapt to the demands of a dynamic, technology-based world. Collaborative pedagogy, which emphasizes cooperation between students, teachers and other parties, is one solution to achieve this. This article discusses the meaning and application of collaborative pedagogy, its impact on students' critical and social skills, and the challenges faced in its implementation at various levels of education. By analyzing several empirical studies both at home and abroad, this article aims to show the importance of collaborative pedagogy in 21st century learning. In addition, this article also identifies several factors that can influence the effectiveness of implementing collaborative pedagogy, such as teacher readiness, technological infrastructure, and education policy support. Based on the results of the study, collaborative learning has been proven to be able to improve students' critical thinking skills, creativity and social abilities, all of which are very much needed in life in the digital age. Thus, collaborative pedagogy is not only a relevant pedagogical approach, but also essential for preparing young people to face future challenges.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RADEC TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR MATEMATIS SISWA PADA MATERI PECAHAN KELAS 6 DI SDN PARAHU 3 Eti Susanti; Supriatna, Encep
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025 in progress
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.21611

Abstract

This study aims to determine the effect of the RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, and Create) learning model on the mathematical thinking ability of 6th- grade students at SDN Parahu 3, specifically in the fraction topic. The research employed a quasi-experimental design with a pre-test and post-test control group. The sample consisted of two classes, one as the experimental group, which applied the RADEC model, and the other as the control group, which used conventional teaching methods. The research sample consisted of 60 students divided into an experimental class (30 students) and a control class (30 students). Data were collected through a mathematical thinking ability test and analyzed using validity tests, reliability tests, and inferential statistics.The data collected were analyzed using statistical methods to compare the students' mathematical thinking abilities before and after the intervention. The findings indicate that the RADEC learning model significantly enhances students' ability to think mathematically, particularly in understanding and solving problems related to fractions. These results suggest that the RADEC model is an effective strategy for improving students' mathematical thinking skills in elementary school education.
SYSTEMATIC LITERATUR RIVEW: PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN BANTUAN PLATFORM EDUCAPLY DALAM PEMBELAJARAN SKI Susanti, Eti; Vebrianto, Rian
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 8 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i8.2025.3558-3567

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat telah mengubah berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk di bidang pendidikan. Transformasi pendidikan di era Revolusi Industri 4.0 menuju Society 5.0 mendorong integrasi teknologi digital dalam proses pembelajaran, termasuk dalam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) yang memiliki karakteristik naratif, historis, dan kronologis. Salah satu inovasi yang menjanjikan dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran SKI adalah penggunaan media pembelajaran interaktif berbantuan platform Educaplay. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah berbagai studi terkait pengembangan dan implementasi media Educaplay dalam pembelajaran SKI melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis metode PRISMA. Artikel yang dianalisis diperoleh dari database Google Scholar, DOAJ, dan Garuda, dengan kriteria inklusi mencakup publikasi tahun 2020–2025, berfokus pada pengembangan media Educaplay, dan relevan dengan konteks pembelajaran keislaman, khususnya SKI. Sebanyak 15 artikel dipilih dan dianalisis berdasarkan aspek desain media, metode pengembangan, karakteristik peserta didik, dan dampak terhadap hasil belajar. Hasil kajian menunjukkan bahwa Educaplay efektif dalam meningkatkan minat belajar, pemahaman materi, serta keterlibatan aktif siswa melalui fitur interaktif dan gamifikasi. Media ini juga dinilai mendukung penerapan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan yang fleksibel, menyenangkan, dan kontekstual. Oleh karena itu, pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Educaplay dapat menjadi alternatif strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran SKI di madrasah dalam menghadapi tantangan era digital.