Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Effect Of Brain Exercise On The Ability Of Recovery Of Memory Functions Of Non-Hemorric Stroke Clients At Permata Bunda Purwodadi-Grobogan Hospital Siswanti, Heny; Hartinah, Dewi; Susanti, Yuli
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya klien stroke dan kurangnya kesadaran kontrol atau pemeriksaan ulang dapat memicu tingginya angka morbiditas dan mortalitas Tujuan: Mengetahui pengaruh senam otak terhadap kemampuan pemulihan fungsi ingatan klien stroke non hemoragik di RS Permata Bunda, Purwodadi-Grobogan. Metode Penelitian: Jenis penelitian adalah quasy-eksperimental pre test-post test design with control. Juli-Sept 2019. Responden 28 orang dengan accidental sampling. Kriteria inklusi: Usia ?60 tahun, rawat inap minimal 2x24 jam,keadaan umum ompos mentis Kriteria eksklusi: APS, dirujuk ke faskes lain. Analisa data menggunakan mann whitney dan wilcoxon, tingkat kepercayaan 95%, p value 0,05. Hasil: (1) Tidak terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan tindakan terhadap kemampuan pemulihan fungsi ingatan klien stroke non hemoragik kelompok kontrol, nilai Asymp.Sig (2 tailed) 0,083 >0,05,(2)Terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan senam otak terhadap kemampuan pemulihan fungsi ingatan klien stroke non hemoragik kelompok intervensi, nilai Asymp.Sig (2 tailed) 0,000 <0,05, (3) Terdapat perbedaan pemulihan fungsi ingatan pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi senam otak, nilai Asymp.Sig (2 tailed) 0,000 <0,05 . 05 Kesimpulan: Ada pengaruh senam otak terhadap kemampuan pemulihan fungsi ingatan klien stroke non hemoragik di RS Permata Bunda, Purwodadi-Grobogan.
Identifikasi Kualitas Air Laut di Perairan Pantai Depok Desa Harapan Kabupaten Bengkulu Tengah Susanti, Yuli
Newton-Maxwell Journal of Physics Vol. 4 No. 2: Oktober 2023
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/nmj.v4i2.25185

Abstract

Pantai Depok yang terletak di desa Harapan di Kabupaten Bengkulu tengah memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan diantaranya perikanan, budidaya tambak dan pariwisata.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air laut di perairan Pantai Depok, Desa Harapan Kabupaten Bengkulu Tengah. Metode yang digunakan adalah pengukuran langsung dengan parameter kecepatan arus, salinitas, suhu, pH dan kekeruhan. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu, kecepatan arus rata-rata adalah 0,26 m/s, salinitas 29,01 ‰, suhu 29,19 °C, pH 7,58 dan kekeruhan 6,07 NTU. Kondisi surut kecepatan arus 0,22 m/s, salinitas 29,96 ‰, suhu 29,41 °C, pH 7,69 dan kekeruhan 6,47 NTU. Berdasarkan baku mutu biota laut menurut KEPMEN LH No. 51 Tahun 2004, hasil pengukuran kekeruhan dan salinitas menunjukkan tidak memenuhi baku mutu biota laut. Perhitungan didasarkan pada persamaan indeks pencemaran dan nilai indeks pencemaran tertinggi terdapat pada parameter kekeruhan dan pH. Nilai parameter kekeruhan berkisar antara 1,77 NTU hingga 2,69 NTU pada saat pasang dan dari 1,83 NTU hingga 2,34 NTU pada saat surut. Nilai Indeks Pencemaran pH berkisar antara 1,09 hingga 1,11 pada saat pasang dan dari 1,11 hingga 1,14 pada saat surut. Berdasarkan klasifikasi indeks pencemaran, parameter pH dan kekeruhan masuk dalam kategori tercemar ringan.
Dampak Dan Kerentanan Abrasi Pantai Terhadap Garis Pantai Painan Sumatera Barat Fadila, Fadila; Susanti, Yuli; Akbarullah, Akbarullah; Kamal, Eni; Razak, Abdul; Prarikeslan, Widya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah pesisir Painan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat termasuk suatu daerah yang mempunyai potensi sumber daya laut tinggi namun menghadapi tekanan lingkungan akibat abrasi pantai. Fenomena abrasi menyebabkan mundurnya garis pantai yang berdampak pada kerusakan fisik, ekologis, dan sosial ekonomi masyarakat pesisir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi perubahan garis pantai serta tingkat kerentanan kepada abrasi di wilayah pesisir Painan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif serta analisis spasial yang bergantung pada teknologi penginderaan jauh serta Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil dari analisis memperlihatkan bahwa di beberapa lokasi di pesisir, terutama di daerah Painan Timur dan Painan Selatan, garis pantai telah berubah sejauh 5-20 meter. Faktor alam seperti gelombang laut, arus sejajar pantai, dan pasang surut, serta faktor manusia seperti alih fungsi lahan, penebangan vegetasi pantai, dan pembangunan pemukiman di dekat pantai, bertanggung jawab atas perubahan ini. Wilayah pesisir Painan diklasifikasikan sebagai memiliki tingkat kerentanan abrasi tinggi hingga sangat tinggi, yang berdampak besar pada infrastruktur, ekosistem pantai, dan mata pencaharian masyarakat pesisir. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini merekomendasikan rehabilitasi vegetasi pantai melalui penanaman cemara laut dan mangrove, penerapan zona sempadan pantai setidaknya 100 meter, dan pengelolaan pesisir berbasis kerentanan. Ini akan menjaga lingkungan dan kesejahteraan penduduk pesisir Painan.