Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Penerapan Media Kopi Dengan Strategi Kripik Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis di SDN Semangat Dalam 2 Handil Bakti Tutus Rani Arifa; Sari Kumala; Barsihanor Barsihanor
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 6, No. 1, Januari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v6i2.842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kemampuan menulis pada siswa kelas II di SDN Semangat Dalam 2 Handil Bakti Barito Kuala setelah diterapkanya media kopi dengan strategi kripik dalam proses pembelajaran.KOPI merupakan KO=Kotak, Pi=Pintar. Kripik merupakan akronim dari K=Kenali,R=Rencanakan,I=Implementasikan,Pi=Penilaian dan K=Kontinyu. Adapun penelitian ini memiliki dua rumusan masalah, yaitu : 1) Bagaimana penerapan Media Kopi dengan strategi kripik dalam kemampuan menulis di SDN Semangat Dalam 2 Handil Bakti, 2) Apakah penerapan media kopi dengan strategi kripik dapat meningkatkan kemampuan menulis cerita di SDN Semangat Dalam 2 Handil Bakti. Metode Penelitian menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan peningkatan keterampilan menulis di SDN Semangat Dalam 2 Handil Bakti. Indikator keberhasilan rata-rata kemampuan dan keaktifan berada pada kategori B (Baik). Hasil dari 31 orang anak seluruhnya 4 anak mendapat kategori Mulai Berkembang, 18 anak berkategori Berkembang Sesuai Harapan dan 9 anak berkategori Berkembang Sangat Baik. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis cerita dan sudah mencapai ketuntasan.
PENERAPAN MEDIA GAMBAR SERI DALAM KETERAMPILAN MENULIS CERITA DIMADRASAH IBTIDAIYAH DARUL ILMI BANJARBARU Tutus Rani Arifa
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 3, No. 2, Januari-Juni 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.639 KB) | DOI: 10.35931/am.v0i0.113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dalam keterampilan menulis cerita pada siwa kelas III di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ilmi Banjarbaru setelah diterapkannya media gambar seri dalam proses pembelajaran. Adapaun penelitian ini memiliki dua rumusan masalah, yaitu: 1) Bagaimana penerapan Media Seri dalam Keterampilan Menulis Cerita di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ilmi Banjarbaru, 2) Apakah penerapan media seri dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita di Madrasah Ibtidaiyah darul Ilmi Banjarbaru. Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan peningkatan keterampilan menulis cerita di madrasah Ibtidaiyah darul Ilmi Banjarbaru Berdasarkan hasil analisis, peserta didik yang memperoleh nilai di atas KKM sebanyak 27 orang dari 34 orang peserta didik, dengan persentase yang dihitung dengan rumus sebagai berikut : N = 27/34 x 100% = 79 % dari 34 peserta didik. Sedangkan, peserta didik yang mendapat nilai dibawah KKM ( 75 ) sebanyak 7 peserta didik, dengan persentase yang dihitung dengan rumus sebagai berikut : N= 7/34x 100 % = 21 % dari 34 pserta didik Kemampuan peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ilmi Banjarbaru , secara umum bisa dikatakan baik dari sebelumnya, peserta didik mampu menuangkan ide/gagasan dalam bentuk keterampilan menulis cerita dengan baik.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran SKI Dengan Boneka Dari Kaos Kaki di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ilmi Banjarbaru Sari Kumala; Tutus Rani Arifa; Jumiati Jumiati
Al-Khidmah Vol 2, No 2 (2019): AL-KHIDMAH (Desember)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (986.114 KB) | DOI: 10.29406/al-khidmah.v2i2.1699

Abstract

Masih banyak Madrasah Ibtidaiyah yang tidak menggunakan media boneka dalam proses pembelajaran SKI dikarenakan keterbatasan pengetahuan guru, serta boneka dirasa memerlukan biaya mahal untuk dibeli. Tujuan pelatihan ini mencoba untuk membantu guru untuk membuat media pembelajaran boneka, dan boneka yang digunakan tidak harus mahal dan mengeluarkan dana yang banyak tapi boneka bisa digunakan dari kaos kaki sehingga menarik siswa dalam pembelajaran SKI. Media boneka bisa di gunakan  guru ketika menggunakan metode seperti cerita dan bermain peran/ drama. Kegiatan dilaksanakan dengan cara tatap muka dan praktek. Kegiatan berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan apa yang sudah direncanakan dan para peserta menjadi sadar bahwa kaos kaki bisa di gunakan sebagai media boneka dalam pembelajaran.
HUBUNGAN BERPIKIR KRITIS DAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN KEMAMPUAN MENULIS ARGUMENTASI Tutus Rani Arifa
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 4, No 1 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.102 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v4i1.1427

Abstract

Indonesia: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: hubungan antara berpikir kritis dan pemahaman bacaan dengan kemampuan menulis argumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa SDN 03, 04, 05, 07, 08 Kota Banyumudal Pemalang. Instrumen yang digunakan adalah tes esai dan rubrik keterampilan menulis argumentasi. Data penelitian dianalisis dengan teknik korelasi sederhana. Hasil penelitian menemukan bahwa: 1) berpikir kritis memiliki hubungan positif dengan hasil kemampuan menulis argumentasi dengan nilai r=0,421, koefesien determinasi 0,1772, dan peresamaan regresi Ŷ=15,106 + 0,114x1  2) membaca pemahaman memiliki hubungan positif dengan kemampuan menulis argumentasi dengan nilai r=0,439, koefesien determinasi 0,1927, dan persamaan regresi Ŷ=13,18+0,516X2, 3) berpikir kritis dan membaca pemahaman secara bersama-sama berhubungan positif dengan kemampuan menulis argumentasi dengan r=0,559, koefesien determinasi 0,3124, dan persamaan regresi ganda Ŷ=4,428+0,096X1+0,445X2. Kesimpulan  penelitian ini adalah berpikir kritis memberikan kontribusi yang lebih besar kepada kemampuan menulis argumen dibandingkan dengan pemahaman bacaan.Kata Kunci: keterampilan menulis argumentasi; berpikir kritis; membaca pemahaman; siswa Sekolah Dasar THE RELATIONSHIP OF CRITICAL THINKING AND READING COMPREHENSION TOWARD ARGUMENTATIVE WRITING ABILITY English: The aims of this study was to determine the relationship of critical thinking and reading comprehension toward the argumentative writing ability. The subjects of this study were students of SDN 03, 04, 05, 07 08 Banyumudal City Pemalang. The instrument used is essay test and rubric of argumentation writing skills. Research data were analyzed with simple correlation techniques. The results of the study found that: 1) critical thinking has a positive relationship with the results of the ability to write arguments with a value of r = 0.421, the determination coefficient 0.1772, and the regression equation Ŷ = 15.106 + 0.114x1 2) reading comprehension has a positive relationship with the ability to write arguments with the value of r = 0.439, the determination coefficient of 0.1927, and the regression equation Ŷ = 13.18 + 0.516X2, 3) critical thinking and reading comprehension together are positively related to the ability to write arguments with r = 0.559, the determination coefficient of 0.3124 , and the multiple regression equation Ŷ = 4,428 + 0,096X1 + 0,445X2. The conclusion of this study is that critical thinking contributes more to the ability to write arguments compared to reading comprehension.Keywords: argumentation writing skills; critical thinking; reading comprehension; Elementary School students
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA BONEKA TANGAN TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA KELAS I DI SDIT ROBBANI BANJARBARU Abdul Khaliq; Barsihanor Barsihanor; Tutus Rani Arifa
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 5, No 2 (2020): APRIL 2020
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.601 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v5i2.2883

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media boneka tangan terhadap keterampilan menyimak siswa kelas I di SDIT Robbbani Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen berupa Quasi Eksperimental dan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SDIT Robbani Banjarbaru. Jumlah sampel yang diambil menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 61 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes berbentuk pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji independent sample t-test atau Uji t yang sebelumnya sudah melalui uji homogenitas dan uji normalitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata pre-test adalah 81,33 dan nilai rata-rata post-test adalah 87,67. Pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata pre-test adalah 71,29 dan nilai rata-rata post-test adalah 83,06. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,023 < 0,05. Berdasarkan hasil uji hipotesis tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media boneka tangan berpengaruh terhadap keterampilan menyimak siswa kelas I di SDIT Robbbani Banjarbaru.  EFFECT OF USING HAND DOLL MEDIA TOWARDS THE SKILL OF STUDENTS IN CLASS IIN SDIT ROBBANI BANJARBARU Abstract: This study aims to determine the effect of using hand puppet media on the listening skills of first-grade students at SDIT Robbbani Banjarbaru. This research uses a quantitative approach with the type of experimentation in the form of Quasi-Experimental and Nonequivalent Control Group Design. The population of this research is all of the first-grade students of SDIT Robbani Banjarbaru. The number of samples taken using a purposive sampling technique amounted to 61 students. The instrument used was a multiple-choice test. The data analysis technique used is the independent sample t-test or t-test that has previously been tested for homogeneity and normality tests. This study's results indicate that the experimental group obtained the mean of the pre-test score was 81.33, and the mean of the post-test score was 87.67. In the control group, the mean pre-test score was 71.29, and the mean of the post-test score was 83.06. Hypothesis test results indicate that the significance value of 0.023 <0.05. Based on the results of the hypothesis test, it can be concluded that the use of hand puppet media influences the listening skills of first-grade students at SDIT Robbbani Banjarbaru.
EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN TREASURE CLUE TERHADAP HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK PADA SISWA KELAS V SDIT AL-FIRDAUS BANJARMASIN Aulia Safitri Ariany; Barsihanor Barsihanor; Tutus Rani Arifa
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 1, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v1i2.2555

Abstract

Penelitian ini bertujan untuk mengetahui efektivitas metode Treasure Clue terhadap hasil belajar dalam Pembelajaran tematik pada siswa kelas V SDIT Al- Firdaus Banjarmasin.Jenis penlitin yang digunakan pada penelitian ini eksperimen semu (Quasi Experimental Research), dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian dalam penelitian ialah seluruh siswa kelas V SDIT Al-Firdaus Banjarmasin berjumlah 43 orang. Dengan sampel 22 orang kelas VA yang menjadi kelompok kontrol dan 21 orang kelas VB yang menjadi kelompok eksperimen menggunakan metode Treasure Clue. Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi, dokumentasi dan tes. Instrumen untuk mengukur hasil belajar menggunakan pre-test dan post-test. Validasi instrumen tes validitas instrumen menggunakan rumus  Product Moment dengan bantuan program  Statistical Product and Service Solution  (SPSS) versi 21 dan mengetahui reliabilitas data menggunakan rumus cronbach’s alpha dengan bantuan program  Statistical Product and Service Solution  (SPSS) versi 21. Teknik analisi data menggunakan t-test. Setelah diketahui nilai normalitas dan homogenitas data. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai pre-test sebesar 54,32 dan nilai post-test sebesar 90,68. Kelompok kontrol diperoleh nilai pre-test sebesar 43,81 dan nilai post-test sebesar 81,67. Hasil uji hipotesis menunjukan nilai signifikan sebesar 0,003 <0,05. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan terdapat perbedaan hasil belajar pada pembelajaran tematik kelas V SDIT Al-Firdaus Banjarmasin antara pembelajaran yang menerapkan metode pembelajaran Treasure Clue dengan pembelajaran yang menerapkan pembelajaran konvesional.  Kata Kunci : Metode Treasure Clue, hasil belajar, pembelajaran Tematik.This study aims to determine the effectiveness of the Treasure Clue method for learning outcomes in Thematic Learning in fifth grade students of SDIT Al-Firdaus Banjarmasin. This type of research used in this study was quasi-experimental (Quasi Experimental Research), with Nonequivalent Control Group Design. The research population in this study were all fifth grade students of SDIT Al-Firdaus Banjarmasin totaling 43 people. With a sample of 22 VA class people who became the control group and 21 VB class people who became the experimental group using the Treasure Clue method. Data collection techniques using observation, documentation and tests. Instrument to measure learning outcomes using pre-test and post-test. The instrument validity test was validated using the Product Moment formula with the help of the Statistical Product and Service Solution (SPSS) version 21 program and found out the reliability of the data using the Cronbach's alpha formula with the help of the Statistical Product and Service Solution (SPSS) version 21 program. Data analysis techniques used t- test. After knowing the normality and homogeneity value of the data. In the experimental group, the pre-test value was 54.32 and the post-test value was 90.68. The control group obtained a pre-test value of 43.81 and a post-test value of 81.67. Hypothesis test results showed a significant value of 0.003 <0.05. From these results it can be concluded that there are differences in learning outcomes in the thematic learning of class V SDIT Al-Firdaus Banjarmasin between learning that applies the Treasure Clue learning method and learning that applies conventional learning                                                                                                                    Keywords: Treasure Clue Method, learning outcomes, Thematic learning 
PENGGUNAAN EDUCATION GAME UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI SEKOLAH KABUPATEN BANJAR Jumiati Jumiati; Tutus Rani Arifa; Sari Kumala
JURNAL JIPDAS (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN DASAR) Vol 2 No 3 (2022): Vol. 2 No. 3 Edisi Agustus 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.477 KB) | DOI: 10.37081/jipdas.v2i3.34

Abstract

Penanaman konsep kepada siswa ditentukan oleh guru. Model dan teknik pembelajaran digunakan dan dipilih serta media pembelajaran ditetapkan oleh guru yang proses pembelajarannya ditentukan dari keberhasilan kemampuan dan potensi dari siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran IPA dalam penggunakan education game di sekolah Kabupaten Banjar yaitu Sekolah Dasar Islamic Bilingual Science (IBS) Yayasan Pondok Darul Hijrah Puteri dan MI Bitsalaasi lughaat An-Najah Cindai Alus daerah Martapura Kabupaten Banjar. Sedangkan education game yang digunakan yaitu permainan bintang berkelip. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) pada penelitian ini dilakukan beberapa kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Dari hasil analisa didapatkan hasil pembelajaran siswa meningkat dapat dilihat pada setiap siklus yaitu siklus I pertemuan I yaitu 68,42%, pertemuan II 84,17% dengan kriteria sangat baik. Sedangkan siklus II pertemuan I yaitu 91,66%, pertemuan II meningkat menjadi 94,73% pada sekolah dasar IBS dan siklus I pertemuan I yaitu 82,53% pertemuan II 94, 74% sedangkan siklus II pertemuan I yaitu 84,44%pertemuan II 98,48 pada sekolah MI Bitsalasi Lughaat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa education game dengan permainan bintang berkelip dapat digunakan pada salah satu alternative pembelajaran IPA.
PENERAPAN MODEL MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS RINGKASAN PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS TINGGI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH Tutus Rani Arifa; Jumiati Jumiati; Muhammad Fahmi Arifin
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 3 No 5: Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v3i5.2087

Abstract

The purpose of this study was to find out how the student’s summary writing skills were applied in high grades, namely in grades IV,V and VI at Mi Tarbiyatul Islamiyah, by applying the mind mapping model to the Indonesia language learning process. In this case the mind mapping model is a technique of taking notes thoroughly on one page and basically using visual images and other graphic feelings to form an impression on the brain. The formulation of the problem in this study are : 1) How is the application of the mind mapping model before and after being used in summary writing skills in Indonesia subjects in the high class of Mi Tarbiyatul Islamiyah, 2) Can the application of the mind mapping model improve summary writing skills in language subjects? Indonesia in the Mi Tarbiyatul Islamiyah High class with 126 students. The method used in this research is descriptive qualitative. The results in this study get an increase in summary writing skills at Mi Tarbiyatul Islamiyah. Judging from the stages in the application of the mind mapping model, it can be concluded that students can follow the predetermined interest generation, assimilation, organization and evaluation stages and produce a written work a creative, innovative and interesting mind mapping model
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN ALAT PERAGA EDUKATIF PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MI PLUS AL FALAH SUNGAI LULUT BANJARMASIN TIMUR Sari Kumala; Abdul Hafiz; Muhammad Iqbal Ansari; Tutus Rani Arifa; Jumiati Jumiati
Jurnal Vokasi Vol 6, No 3 (2022): Jurnal Vokasi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v6i3.3301

Abstract

Alat peraga merupakan suatu alat bantu yang digunakan oleh pendidik untuk memberikan pengajaran kepada peserta didiknya dengan tujuan agar si peserta didik mampu mempelajari sesuatu bidang yang dipelajarinya, lebih cepat memahami dan mengerti, dan lebih efektif serta efisien. di Madrasah Ibtidaiyah terdapat mata pelajaran yang berkaitan erat tantang ibadah yaitu pada  mata pelajaran Fiqih yang mana sangat diperlukan alat peraga untuk menunjang agar tercapai proses pembelajaran serta pembelajaran agar lebih menarik bagi siswa sehingga siswa juga menyukai pembelajaran yang berkaitan tentang ibadah. Di sekolah MI Plus Al Falah Sungai Lulut Banjarmasin Timur termasuk Sekolah yang baru berdiri sehingga Solusi yang ditawarkan yaitu dengan memberikan pelatihan dan pendampingan pembuatan alat peraga edukatif pada mata pelajaran Fiqih dengan tujuan agar Guru-guru di MI Plus Al Falah Sungai Lulut Banjarmasin dan memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan Alat Peraga Edukatif untuk mata pelajaran Fiqih. Metode yang digunakan pada pengabdian ini yaitu di awali dengan ceramah, diskusi dan Tanya jawab dilanjutkan demonstrasi/ praktek, workshop / pelatihan dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan dengan cara tatap muka dan praktek. Ketercapaian tujuan pelatihan pendampingan pembuatan alat peraga edukatif pada mata pelajaran Fiqih secara umum sudah baik, dilihat dari hasil latihan para peserta dalam membuat alat peraga edukatif pada mata pelajaran Fiqih dari kain planel dapat diselesaikan dengan baik. Selain itu, melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan ini para peserta menjadi tahu tentang bagaimana cara membuat alat peraga edukatif pada mata pelajaran Fiqih materi Sholat dari kain Planel. Secara keseluruhan kegiatan pelatihan pembuatan alat pearaga edukatif Mata Pelajaran Fiqih materi sholat dapat dikatakan berhasil.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN MEDIA AJAR INOVATIF DI KELAS RENDAH MI PLUS AL-FALAH SUNGAI LULUT BANJARMASIN TIMUR Tutus Rani Arifa; Jumiati Jumiati; Sari Kumala; Muhammad Iqbal Ansari
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i5.3654

Abstract

MI Plus Al Falah Sungai Lulut East Banjarmasin School, which was established in 2020, is one of the first private schools around the Lulut river area, East Banjarmasin, in the learning system there has never been any assistance for educators in introducing the creation of innovative teaching media. Guidebooks and student worksheets or can be called (LKS) as a guide in the ongoing learning process. In the stages of introduction to writing, reading, speaking and listening, students still introduce the lecture model. Innovative teaching media can be applied from educators to students how educators introduce letters, numbers, addition, subtraction, limbs in humans, types of animals that are adapted to their habitats and there are many discussions of material adapted to the thematic syllabus. Training and mentoring in the creation of innovative teaching media (posters, interactive boards/books, props, songs, videos, games, technology-based tools). The solution offered is by providing training and assistance in making innovative teaching media from materials that can be reached by both educators and students such as (styrofoam, used cardboard, markers, origami paper, cardboard, flannel, glue, straws, drink bottles and so on). etc.) can be used as an innovative teaching medium in the lower classes. With the aim of improving teacher competencies, especially those related to the ability to design, implement learning processes and authentically assess each lesson at MI Plus Al-Falah Sungai Lulut East Banjarmasin. The method used in this service begins with lectures, discussions and questions and answers followed by demonstrations/practices, workshops/training and mentoring and finally evaluation. The output target to be achieved is an accredited journal