Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pendampingan Pameran Edukatif “4 Anti” Sebagai Upaya Menumbuhkan Rasa Peduli dan Hormat pada Siswa SD Aisyiyah Jatinom: Pengabdian Desy Anindia Rosyida; Ida Putriani; Muhammad Pramudya Riadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4307

Abstract

This Community Service (PkM) aims to strengthen the sense of care and respect in Aisyiyah Jatinom Elementary School students through the educational intervention of the "4 Anti" Exhibition (Anti-Sexual Violence, Anti-Bullying, Anti-Intolerance, and Anti-Corruption). The main problems identified are students' lack of understanding of complex social issues and the limited thematic learning media that raise these critical social values. In addition, there are teacher concerns in raising sensitive topics. The solutions offered include: (1) Teacher Workshops to increase capacity in "4 Anti" character education, (2) Student Mentoring through mini projects and thematic discussions, and (3) "4 Anti" Educational Exhibition as a place for character expression and campaign. The implementation method of this PkM uses a seminar approach, exhibition, and assistance in filling out understanding tests. The implementation stages consist of: (1) Preparation, (2) Seminar (providing knowledge about 4 Anti based on Canva), (3) Exhibition (students create and present 4 Anti campaign posters), (4) Assistance in filling out questionnaires, and (5) Evaluation. The evaluation will measure success based on the results of a student comprehension test on the "4 Antis" material. The targeted outcome is an article published in an accredited national journal. This Community Service Program (PKM) activity is expected to enrich students' character values ​​from a social and humanitarian perspective and strengthen the brand of a superior, friendly and critical school.
IMPLEMENTASI BUKU CERITA ANAK PELANGI AKHLAK MULIA DALAM KEGIATAN LITERASI DI SEKOLAH DASAR Sripit Widiastuti; Ida Putriani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan literasi siswa sekolah dasar di Indonesia masih tergolong rendah, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil asesmen nasional dan studi internasional seperti PISA. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya bahan bacaan yang menarik, relevan, dan bermuatan nilai. Buku cerita anak berbasis nilai-nilai Islam merupakan salah satu alternatif yang potensial dalam mendukung kegiatan literasi sekaligus pendidikan karakter di sekolah dasar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan buku cerita anak berbasis nilai-nilai Islam berjudul Pelangi Akhlak Mulia dalam kegiatan literasi di SD serta mengukur respon siswa terhadap kegiatan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan campuran, yaitu kualitatif untuk mendeskripsikan implementasi dan kuantitatif untuk mengukur respon siswa. Subjek penelitian adalah siswa 20 siswa kelas 3 di UPT SDN Garum 01.
Studi Kasus Implementasi Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran IPAS di Kecamatan Ponggok Ernawati Ernawati; Ida Putriani; Eva Nurul Malahayati
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.841

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar Kecamatan Ponggok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 3 kepala sekolah, 3 guru kelas IV, dan 15 siswa kelas IV dari SDN Ponggok 2, SDN Pojok 2, dan SDN Gembongan 2 yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik, member check, serta audit trail. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi telah diterapkan pada aspek konten, proses, produk, dan lingkungan belajar. Guru melakukan asesmen diagnostik untuk memetakan kesiapan, minat, dan gaya belajar siswa, kemudian menyesuaikan strategi, media, serta bentuk evaluasi secara fleksibel. Produk belajar siswa bervariasi, seperti proyek, video, tulisan, dan praktik, dengan penilaian autentik yang mempertimbangkan proses dan hasil. Dukungan kepala sekolah, komite, serta fasilitas sekolah menjadi faktor pendukung utama. Namun, penerapan masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan waktu, sarana prasarana, variasi sumber belajar, dan partisipasi orang tua. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berperan dalam meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan kepercayaan diri siswa pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.