Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERILAKU SEHAT DAN BERSIH PENGHUNI PANTI YAYASAN CINTA KASIH IBU TERESA SURABAYA Pratiwi Hermiyanti; Lembunai Tat Alberta; Darjati; Wisnu Istanto; Mujayanto; Khambali; Demes Nurmayanti; Hadi Suryono; Fitri Rokhmalia; Rachmaniyah; Iva Rustanti; Marlik; Putri Arida Ipmawati; Budi Yulianto
Jurnal Ilmiah Tatengkorang Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Tatengkorang
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54484/tkrg.v7i2.585

Abstract

Panti Yayasan Cinta Kasih (YCK) Ibu Teresa adalah salah satu panti berlokasi di Surabaya Barat yang merawat anak dan bayi serta orang tua lanjut usia yang membutuhkan perawatan dan pendidikan keluarga. Bantuan dari masyarakat sekitar terkait pangan sudah memenuhi kebutuhan di Panti YCK Ibu Teresa, namun pendidikan dasar kesehatan belum sepenuhnya diperoleh secara berkala bagi warga panti ini. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pengetahuan serta perilaku yang mendukung pendidikan dasar kesehatan pada anak dan orang tua lanjut usia. Metode pelaksanaan yang dilakukan berupa penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta penyuluhan cara menyikat gigi yang benar. Hasil pengabdian masyarakat penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dan cara sikat gigi yang benar diikuti secara menyeluruh oleh warga YCK Ibu Teresa dan antusias dalam memberikan pertanyaan terkait materi yang diberikan. Diharapkan dalam waktu periodik dilakukan pengabdian masyarakat sejenis serta pelayanan kesehatan lainnya untuk merawat kesehatan warga YCK Ibu Teresa Surabaya. Yayasan Cinta Kasih (YCK) Ibu Teresa Orphanage is one of the orphanages located in West Surabaya that cares for children and babies as well as elderly parents who need family care and education. Assistance from the surrounding community regarding food has met the needs of the YCK Ibu Teresa Orphanage, but basic health education has not been yet fully provided on a regular basis for the residents of this orphanage. The purpose of this community service is to provide knowledge and behavior that supports basic health education for children and elderly parents. The implementation method used is in the form of counseling on Clean and Healthy Behavior (PHBS) as well as counseling on how to brush teeth properly. The results of the community service counseling on Clean and Healthy Behavior and the correct way to brush teeth were followed thoroughly by YCK Ibu Teresa residents, and enthusiastically ask questions related to the material presented. It is hoped that in the periodic time similar community service and other health services will be carried out to care health of YCK Ibu Teresa residents, Surabaya
The Effect of Noise Exposure on Blood Pressure and Pulse Rate Elevation Among Workers Adhenan Samudra, Permana; Rachmaniyah, Rachmaniyah; Arida Ipmawati, Putri
JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Vol 22 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Lingkungan Volume 22 No. 1, Januari 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkl.v22i1.947

Abstract

The noise intensity in the workshop area, specifically in the dynotest room at PT. X, records an average of 103 dB(A). This noise originates from assembly, maintenance, and equipment testing activities. The high noise levels and sustained intensity can significantly increase blood pressure and pulse rates in workers who do not use hearing protection devices (HPDs) while working. This study aims to evaluate the impact of noise on the blood pressure and pulse rates of workers in the workshop area, particularly in the dynotest room at PT. X. The research, which employed an observational approach with a cross-sectional study design, was conducted from December to May 2024, involving 40 workers exposed to noise in the dynotest room at PT. X. Data collected included noise measurements, blood pressure, and pulse rates, which were then analyzed using logistic regression tests. The results showed that the average noise level in the dynotest room was 83.5 dBA, while the peak noise level reached 117.8 dBA. Statistical analysis indicated a significant value (p = 0.001) for the relationship between noise exposure and the blood pressure and pulse rates of workers at PT. X, suggesting a significant increase in these parameters due to noise exposure. Recommendations were made for the company to monitor the health of workers to identify potential health issues arising from noise exposure.  
Pendampingan Penjamah Makanan Dalam Meningkatkan Keamanan Pangan Siap Saji di Wisata Kuliner Embong Sawo Surabaya Narwati, Narwati; Rusmiati, Rusmiati; Ipmawati, Putri Arida; Rachmaniyah, Rachmaniyah
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.753

Abstract

Sentra Wisata Kuliner Embong Sawo memiliki 11 stan dengan 11 penjamah makanan di dalamnya. Hasil wawancara dan observasi yang dilakukan kepada 11 penjamah, 100% belum pernah memperoleh penyuluhan keamanan pangan siap saji dan tidak menggunakan celemek serta masker dalam pengolahan pangan. Sebagian besar yakni 8 penjamah makan (73%) masih menggunakan asesoris berupa cincin dan gelang ketika mengolah pangan, 9 penjamah (82%) masih mengambil pangan matang tanpa menggunakan sarung tangan atau alat bantu lainnya seperti sendok dan penjepit makanan. Hasil uji makanan minuman yang dilakukan mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan Surabaya ditemukan kandungan E. coli dan Staphylococcus pada makanan dan minuman yang dijual pedagang. Hasil inspeksi awal yang dilakukan di SWK Embong Sawo terhadap 11 penjamah makanan didapatkan fakta 100% penjamah makan tidak menerapkan cuci tangan dan tidak menggunakan sarung tangan saat penyajian makanan. Metode kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan berupa penyuluhan, demontrasi, pembagian leaflet dan perlengkapan cuci tangan. Hasil kegiatan diperoleh rerata nilai pengetahuan personal hygiene dan sanitasi makanan penjamah makanan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi adalah 59,09 dan 89,55 secara berurutan dengan p-value 0,000 . Hasil ini mengindikasikan adanya peningkatan 51,5% lebih baik setelah dilakukan intervensi penyuluhan dan pemberian leaflet. Disimpulkan bahwa diperlukan pendampingan secara rutin melalui kegiatan edukasi dan penyuluhan untuk menambah pengetahuan penjamah makanan.
Upaya Pencegahan Penularan TBC melalui Penyuluhan Rumah Sehat dan Pemasangan Cyclone Ventilator Modification (CVM) Rusmiati Rusmiati; Ernita Sari; Putri Arida Ipmawati; Adnindya Krismahardi
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 5 No. 1 (2026): Februari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v5i1.6559

Abstract

Housing conditions in Kelurahan Taman Sidoarjo, are generally inadequate for health standards, characterized by natural ventilation of less than 15% of the floor area, limited lighting due to dense housing, poor air circulation, and high occupancy density. These conditions increase the risk of Tuberculosis (TB) transmission. This community service program aimed to improve public knowledge of healthy housing and clean and healthy living behavior,, as well as to enhance indoor air quality in TB patients’ houses through the application of the Cyclone Ventilator Modification (CVM). The activities included health education for 50 participants, family assistance for TB patients, and the installation of CVM in affected households. Evaluation results showed a significant improvement in participants’ knowledge, supported by a paired t-test (p < 0.001), indicating a meaningful difference between pre-test and post-test scores. Moreover, CVM installation contributed positively to improving indoor air quality. These findings suggest that combining education with the application of appropriate technology is effective in preventing TB transmission in densely populated areas. Therefore, CVM implementation should be expanded to other households and complemented with continuous health promotion to increase community awareness of healthy living environments.