Claim Missing Document
Check
Articles

OPERATOR VEC DAN VECH PADA MATRIKS Inda Silvia Afni; Yanita .; Nova Noliza Bakar
Jurnal Matematika UNAND Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.7.1.85-92.2018

Abstract

Abstrak. Tulisan ini membahas tentang sifat-sifat operator vec dan operator vech sertahubungan operator vec dengan hasilkali Kronecker dan matriks vec-permutasi. Teoriyang diterapkan yaitu hubungan operator vec dan operator vech, hasilkali Kroneckerdan matriks vec-permutasi.Kata Kunci: Operator vec, operator vech, hasilkali Kronecker, matriks vec-permutasi
MENENTUKAN AKAR PERSAMAAN NONLINIER DENGAN METODE APPROKSIMASI LINGKARAN Fadli Frayudi; Susila Bahri; Nova Noliza Bakar
Jurnal Matematika UNAND Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.4.2.38-45.2015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan akar dari suatu persamaaan nonlinier dengan menggunakan Metode Approksimasi Lingkaran. Dengan menggunakan metode ini, akar dari persamaan nonlinier dapat ditemukan melalui dua pendekatan, yaitu Teknik Singgung Luar Lingkaran dan Teknik Perpotongan Ortogonal Lingkaran. Misalkan x0 adalah taksiran awal untuk akar persamaan f(x) = 0, kemudian asumsikan x1 = x0 +h dimana h adalah bilangan positif atau negatif kecil. Pada kasus pertama, sebuah lingkaran C1 dengan jari-jari f(x0) digambarkan dengan pusat pada sebarang titik (x0, f(x0)) terhadap kurva fungsi f(x). Lingkaran yang lainnya yaitu C2 dengan jari-jari f(x0 + h) dan pusat pada (x0 + h, f(x0 + h)), digambarkan terhadap kurva fungsi f(x) sedemikian sehingga menyinggung atau berpotongan dengan lingkaran C1 secara eksternal atau ortogonal. Pada kasus yang kedua, sebuah lingkaran C1 dengan jari-jari f(x0+h) digambarkan dengan titik pusat (x0+h, f(x0+h)) terhadap kurva fungsi f(x). Lingkaran yang lainnya yaitu C2 dengan jari-jari f(x0−h) dan pusat pada(x0−h, f(x0−h)) digambarkan terhadap kurva fungsi f(x) sedemikian sehingga menyinggung atau berpotongan dengan lingkaran C1 secara eksternal atau ortogonal. Proses iterasi pada kedua kasus tersebut bergantung pada nilai taksiran awal (x0) yang diambil, semakin dekat nilai taksiran awal yang diambil dengan akar sejatinya, maka akan semakin cepat proses iterasi dalam menentukan akar dari persamaan nonlinier yang diinginkan.Kata Kunci: Persamaan Nonlinier, Teknik Singgung Luar Lingkaran, Teknik Perpotongan Ortogonal Lingkaran, Metode Approksimasi Lingkaran
HUBUNGAN ANTARA BEBERAPA JENIS HIMPUNAN KABUR DAN ENTROPI PADA HIMPUNAN LEMBUT KABUR INTUISIONISTIK Raisatul Mardhiyah; Nova Noliza Bakar
Jurnal Matematika UNAND Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.8.4.31-38.2019

Abstract

Himpunan lembut yang diperkenalkan oleh Molodsov(1986) adalah suatu alat matematika baru untuk mengatasi ketidakpastian di bidang matematika yang tidak dapat diselesaikan secara biasa [10]. Himpunan Kabur diperkenalkan oleh L.A Zadeh (1965) [11]. Penggabungan antara teori himpunan lembut dan himpunan kabur dinamakan teori himpunan lembut kabur [8]. Himpunan kabur diperluas menjadi beberapa bentuk himpunan-himpunan kabur seperti himpunan kabur intuisionistik [1] dan himpunan kabur bernilai interval [8]. Hubungan antara beberapa jenis himpunan kabur adalah salah satu topik yang menarik untuk dikaji pada teori himpunan kabur ini. Pada tulisan ini akan dibahas bagaimana hubungan antara beberapa jenis himpunan kabur serta sifat-sifatnya, dan bagaimana sifat dan contoh entropi pada himpunan lembut kabur intuisionistik.Kata Kunci: Himpunan kabur, Himpunan lembut kabur intuisionistik, Entropi.
EKSISTENSI DAN KONSTRUKSI GENERALISASI {1}-INVERS DAN {1,2}-INVERS Zahy Idil Fitri; Yanita .; Nova Noliza Bakar
Jurnal Matematika UNAND Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.6.1.177-185.2017

Abstract

Abstrak. Generalisasi invers merupakan perluasan dari konsep invers matriks. Untuk setiap matriks A berukuran mn dari elemen real atau kompleks, terdapat matriks tunggal X sehingga memenuhi empat persamaan yang dikenal dengan persamaan Penrose. Generalisasi invers yang memenuhi keempat persamaan Penrose disebut invers MoorePenrose, sedangkan yang hanya memenuhi beberapa persamaan Penrose tetap disebut sebagai generalisasi invers. Tugas akhir ini membahas tentang generalisasi f1g-invers danf1; 2g-invers. Untuk menentukan f1g-invers dan f1; 2g-invers dari suatu matriks, maka matriks tersebut harus diubah kedalam bentuk normal Hermite terlebih dahulu.Kata Kunci: Matriks, generalisasi invers, persamaan Penrose, matriks normal Hermite.
TINGKATAN SUBGRUP DARI SUBHIMPUNAN FUZZY Afifah Rahayu; Nova Noliza Bakar
Jurnal Matematika UNAND Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.5.1.74-81.2016

Abstract

Abstrak. Pada tulisan ini akan dibahas tingkatan subgrup pada subhimpunan fuzzy.Untuk ini diperlukan konsep-konsep tentang subgrup, subhimpunan fuzzy, dan subgrupfuzzy. Misalkan G adalah grup dan adalah subhimpunan fuzzy dari G dan misal adalah tingkatan subhimpunan dari subhimpunan fuzzy untuk setiap t 2 [0,1] dengant (e), maka adalah subgrup dari G jika dan hanya jika adalah subgrup fuzzydari G.
HIMPUNAN LEMBUT KABUR INTUISIONISTIK BERNILAI INTERVAL DAN SIFAT-SIFATNYA Sisri Wahyuni; Nova Noliza Bakar
Jurnal Matematika UNAND Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.7.2.196-203.2018

Abstract

Abstrak. Sesuai perkembangan teori himpunan kabur, teori ini dapat dibedakan atas:teori himpunan lembut, himpunan lembut kabur, himpunan kabur intuisionistik, him-punan lembut kabur intuisionistik, himpunan kabur bernilai interval, himpunan lembutkabur bernilai interval, himpunan kabur intuisionistik bernilai interval, serta himpunanlembut kabur intuisionistik bernilai interval. Teori himpunan lembut kabur intuisionistikbernilai interval ini merupakan penggabungan dari teori himpunan kabur intuisionistikbernilai interval dengan himpunan lembut. Dalam himpunan lembut kabur intuisionistikbernilai interval ada beberapa operasi dan operator yang didenisikan. Pada tulisan inidibahas beberapa sifat dari himpunan lembut kabur intuisionistik bernilai interval yangterkait dengan operasi dan operator yang didenisikan tersebut.Kata Kunci: Himpunan kabur, himpunan lembut, himpunan lembut kabur, himpunankabur intuisionistik, himpunan lembut kabur intuisionistik, himpunan kabur bernilaiinterval, himpunan lembut kabur bernilai interval, himpunan kabur intuisionistik bernilaiinterval, himpunan lembut kabur intuisionistik bernilai interval
SIFAT-SIFAT K-ALJABAR Meza Aprilisa; Nova Noliza Bakar; Yanita Yanita
Jurnal Matematika UNAND Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.8.2.93-100.2019

Abstract

Pada struktur aljabar, yang biasa dikenal adalah grup dan ring. Selain grup dan ring, juga terdapat struktur aljabar yang disebut K-aljabar. K-Aljabar merupakan suatu struktur aljabar yang diperkenalkan oleh K.H. Dar dan M.Akram pada tahun 2006. Dari suatu K-Aljabar, dapat dibentuk satu atau lebih himpunan bagian yang juga memiliki sifat K-Aljabar terhadap operasi biner yang sama yang kemudian himpunan bagian tersebut dapat dinamakan K-Subaljabar. Sebagaimana halnya pada grup yang terdapat konsep homomorfisma grup, pada K-Aljabar juga terdapat konsep homomorfisma yang dinamakan K-Homomorfisma. Pada tulisan ini dibahas mengenai sifat-sifat yang terkait dengan K-Aljabar, K-Subaljabar dan K-Homomorfisma.Kata Kunci: K-Aljabar, K-Subaljabar, K-Homomorfisma, grup, subgrup, homomorfisma
HIMPUNAN LEMBUT DENGAN MENGGUNAKAN HIMPUNAN PARAMETER TUNGGAL Widia Wati; Nova Noliza Bakar
Jurnal Matematika UNAND Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.6.1.42-49.2017

Abstract

Abstrak. Dalam menghadapi masalah yang mengandung ketidakpastian diperkenalkankonsep himpunan lembut. Jenis-jenis dari operasi himpunan lembut harus didenisikanterlebih dahulu. Beberapa peneliti menunjukkan bahwa beberapa denisi dan sifat-sifathimpunan lembut yang didenisikan tersebut memiliki kelemahan. Dalam mengatasikelemahan tersebut, beberapa peneliti membuat kontribusi dengan melakukan modikasiterhadap operasi himpunan lembut. Dalam hal ini, beberapa peneliti mendenisikanhimpunan lembut dengan menggunakan subhimpunan yang berbeda dari himpunan parameteruntuk setiap himpunan lembut. Pada paper ini digunakan himpunan parametertunggal sebagai suatu kontribusi terhadap himpunan lembut.Kata Kunci: Himpunan lembut, himpunan parameter, himpunan parameter tunggal
EXTERNAL DAN INTERNAL DIRECT PRODUCTS PADA GRUP HESTI SRI HANDANI; I MADE ARNAWA; NOVA NOLIZA BAKAR
Jurnal Matematika UNAND Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.9.4.373-381.2020

Abstract

Misalkan G1 dan G2 suatu grup dengan operasi biner, maka grup (G1×G2, ~) disebut grup external direct products dari G1 dan G2. Misalkan G adalah suatu grup dengan operasi biner, dan H1 dan H2 subgrup dari G. G disebut internal direct products dari H1 dan H2, jika setiap elemen dari H1 komutatif dengan setiap elemen dari H2, dan setiap elemen dari G dapat dinyatakan secara tunggal sebanyak hasil kali dari elemen H1 dan H2.Kata Kunci: Grup, Subgrup, Koset, Subgrup Normal, Fungsi, Isomorfisma Grup, External Direct Products, Internal Direct Products
Teorema Sylow Khoberlin Khoberlin; I Made Arnawa; Nova Noliza Bakar
Jurnal Matematika UNAND Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.8.1.150-156.2019

Abstract

Tulisan ini membahas tentang Teorema Sylow. Misalkan G suatu grup dengan orde hingga, v suatu bilangan bulat positif, dan v membagi orde dari G, yang akan dibahas adalah syarat cukup agar G memuat subgrup dengan orde v.Kata Kunci: Grup, Orde, Subgrub, Teorema Sylow.