Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGONTROLAN PEMBATASAN JUMLAH PENUMPANG PADA GERBONG KRL UNTUK PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN COVID 19 BERBASIS MIKROKONTROLER Syofian, Andi; Yultrisna, Yultrisna
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 2 (2025): Vol. 7 No. 2 Edisi 1 Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i2.2808

Abstract

Public places such as KRL transportation facilities are one of the great potential places for the transmission of covid-19. In one KRL carriage only a maximum of 60 passengers are allowed, which is 30% of the normal number to prevent the spread and transmission of Covid-19. Therefore, based on the explanation and reasons above, the writer raises a title of the final project which aims to implement social distancing in KRL (Electric Rail) transportation, namely the Passenger limiting the Number of Passengers in KRL Cars for the Application of the Microcontroller-Based Covid 19 Health Protocol.This tool uses an Infrared sensor as input data to be sent to Arduino. The output produced by the microcontroller, in the form of an up down counter that is displayed on the LCD, when the infared sensor reads that a passenger has entered the relay carriage, it will activate and the water pump will spray disinfectant. If the passenger in the carriage reaches the maximum limit, the DC motor and DFplayer get data from the microcontroller. DFplayer will process audio data and forward it to the Loudspeker as its output to inform that the number of passengers in KRL cars has reached the maximum limit that has been determined in accordance with the Covid-19 health protocol.In addition to being able to count the number of passengers, this limiting device for the number of passengers can also limit the number of passengers according to a predetermined number and automatically close the door when the number of passengers exceeds the maximum limit.Keywords: Infrared Sensor, Microcontroller,Relay, Motor Dc, and DFPlayer
Rancang Bangun Pembuatan Generator Magnet Permanen Satu Phasa 220 Volt 12 Kutub Model Rotor Tipe V Maulana, Febryan Abdi; Anugrah, Anggun; Syofian, Andi
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 2, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v2i1.5101

Abstract

Dalam dunia industri dan teknologi, kebutuhan akan sumber energi listrik yang efisien dan andal terus meningkat. Salah satu solusi yang berkembang adalah penggunaan generator magnet permanen, yang menawarkan keunggulan seperti efisiensi tinggi, pemeliharaan rendah, dan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan dengan generator berbahan bakar fosil, tujuan dari penelitian karakteristik Generator Magnet Permanen Satu Phasa Untuk Model Rotor V adalah untuk mengetahui output  Tegangan  serta daya yang dihasilkan dan berapa kuat medan magnet yang digunakan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah membuat prototipe generator magnet permanen tipe V dengan menyusun magnet menjadi 12 kutub pada rotor mengikuti desain 12 kutub pada stator dengan soft iron pada rotor diganti Dengan pilot epoxy resin sebagai pengganti soft iron pada kedudukan magnet di rotor. Dengan Merubah jumlah lilitan pada stator sehingga hasil pengujian diketahui tegangan keluaran generator pada kecepatan 500 Rpm Tegangannya mencapai 230 Volt dengan Frekuensi nya 50Hz. Berdasarkan perhitungan yang digunakan dalam menentukan daya maksimum sehingga daya yang dihasilkan oleh generator ini saat diberikan beban  ialah 28 watt. Dan untuk mengetahui berapa kuat medan yang digunakan kita hanya menggunakan rumus dikarenakan tidak ada alat pengukur kekuatan magnet, sehingga didapatkan lah nilai magnet dengan perhitungan ini sebesar 0,0343T pada perancangan generator ini.
Studi Analisis Pengaruh Desain 9-Fasa Simetris Terhadap Efisiensi Motor Induksi 3-Fasa Dengan Sistem 3 Lapis Kumparan 3-Fasa Saputra, Falmi Ade; Zulkarnaini, Zulkarnaini; Anthony, Zuriman; Warmi, Yusreni; Syofian, Andi
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 2, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v2i1.5070

Abstract

Tujuan dari penelitia ini adalah untuk mengetahui pengaruh belitan 9 fasa terhadap efesiensi motor induksi berdasarkan desain semetris 3 fasa. Dengan menggunakan sumber 3 fasa, dengan tujuan terciptannya motor induksi 3 fasa baru yang performanya lebih baik tanpa memerlukan biaya tambahan yang mahal untuk menjalankan motornya. Penelitian dimulai dengan mendata motor induksi yang digunakan. Motor induksi M1 dan M2 dilakukan pengujian atau uji coba untuk diambil data awal berupa arus, tegangan, faktor daya, efesiensi, torsi dan kecepatan. Lilitan motor diubah dengan desain 9-fasa sistem tiga lapis simetris kemudian menghubukannya dengan kumparan yang bekerja selayaknya sistem 3-fasa. Kecepatan pada motor induksi 3-fasa konvesional dengan desain 9-fasa simetris terhadap efesiensi lebih cepat dibandingkan motor induksi 3-fasa dengan sistem 3 lapis kumparan 3-fasa dikarenakan kecepatan efesiensinya yang lebih besar. Efisiensi motor induksi 3-Fasa desain 9-Fasa Simetris terhadap efisiensi motor induksi 3-fasa dengan sistem 3 lapis kumparan 3 fasa menghasilkan efisiensi lebih tinggi di bandingkan motor induksi 3-Fasa konvesional. Hal ini dikarenakan motor induksi 3-Fasa desain 9-Fasa Simetris terhadap efisiensi motor induksi 3-fasa dengan sistem 3 lapis kumparan 3 fasa.
Analisa Keandalan Jaringan Distribusi Menggunakan Metode Section Technique dan Failure Mode Effect Analysis Wibowo, Tiur Lestari; Dewi, Arfita Yuana; Erhaneli, Erhaneli; Syofian, Andi
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 3, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v3i1.5767

Abstract

Berdasarkan data gangguan PT. PLN (Persero) ULP Sabang Januari - Desember 2024 gangguan paling sering terjadi pada penyulang Balohan. Mengacu pada SPLN 68-2 : 1986 indeks keandalan SAIDI yang diizinkan sekitar 21,09 Jam/Pelanggan/Tahun, dan indeks keandalan SAIFI yang diizinkan adalah 3,2 Kali/Perpelanggan/Tahun. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi 20 kV menggunakan metode Section Technique dan Failure Mode Effects Analysis (FMEA). Setelah dilakukan perhitungan metode section technique didapatkan indeks SAIDI sebesar 8,728083 Jam/Pelanggan/Tahun dan SAIFI 2,022955 Kali/Perpelanggan/Tahun. Sedangkan perhitungan dengan metode Failure Mode Effects Analysis (FMEA) didapatkan indeks SAIDI sebesar 15,437189 Jam/Pelanggan/Tahun dan indeks SAIFI sebesar 4,6024053 Kali/Perpelanggan/Tahun. Jika dibandingkan antara SPLN 68-2 : 1986 dengan metode section technique dan Failure Mode Effects Analysis (FMEA), maka metode section technique dapat dikategorikan andal karena tidak melebihi standar, sedangkan metode Failure Mode Effects Analysis (FMEA) untuk indeks SAIFI tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan.
RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR BERAT DAN DIMENSI PAKET BERBASIS MIKROKONTROLLER MENGGUNAKAN APLIKASI TELEGRAM Syofian, Andi; Yultrisna, Yultrisna
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 3 (2025): Vol. 7 No. 3 Edisi 2 April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i3.3114

Abstract

Currently, people tend to shop for daily necessities online through various marketplaces. Shipping costs depend on three parameters: weight, dimensions, and destination. Generally, these parameters are determined manually using rulers and scales. The solution proposed in this research is to create an automated system for measuring dimensions and weight. The method involves integrating a weight measurement tool using a load cell and a dimension measurement tool using ultrasonic sensors. One load cell is used in a Wheatstone bridge configuration to achieve good sensitivity. Meanwhile, dimension measurement employs five ultrasonic sensors to measure the length, width, and height of the package. The information from all sensors is processed using an ESP32 microcontroller, and the measurement results can be sent to a Telegram application. Testing results showed an average weight measurement error of 1.42% over 15 trials. For dimension measurements, the average errors were 2.17% for length, 1.93% for width, and 2.25% for height over 15 trials.Keywords: Package weight, package dimensions, HC-SR04 ultrasonic sensor, load cell, ESP32, Telegram.
Analisa Keandalan Jaringan Distribusi Menggunakan Metode Section Technique dan Failure Mode Effect Analysis Wibowo, Tiur Lestari; Dewi, Arfita Yuana; Erhaneli, Erhaneli; Syofian, Andi
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 3, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v3i1.5767

Abstract

Berdasarkan data gangguan PT. PLN (Persero) ULP Sabang Januari - Desember 2024 gangguan paling sering terjadi pada penyulang Balohan. Mengacu pada SPLN 68-2 : 1986 indeks keandalan SAIDI yang diizinkan sekitar 21,09 Jam/Pelanggan/Tahun, dan indeks keandalan SAIFI yang diizinkan adalah 3,2 Kali/Perpelanggan/Tahun. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi 20 kV menggunakan metode Section Technique dan Failure Mode Effects Analysis (FMEA). Setelah dilakukan perhitungan metode section technique didapatkan indeks SAIDI sebesar 8,728083 Jam/Pelanggan/Tahun dan SAIFI 2,022955 Kali/Perpelanggan/Tahun. Sedangkan perhitungan dengan metode Failure Mode Effects Analysis (FMEA) didapatkan indeks SAIDI sebesar 15,437189 Jam/Pelanggan/Tahun dan indeks SAIFI sebesar 4,6024053 Kali/Perpelanggan/Tahun. Jika dibandingkan antara SPLN 68-2 : 1986 dengan metode section technique dan Failure Mode Effects Analysis (FMEA), maka metode section technique dapat dikategorikan andal karena tidak melebihi standar, sedangkan metode Failure Mode Effects Analysis (FMEA) untuk indeks SAIFI tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Studi Analisa Pengaruh Kumparan Desain 9 Fasa Simetris Terhadap Efisiensi Motor Induksi 3 Fasa Dengan Desain 3 Lapis dan Desain Kutup Dibuat Secara Berurutan Lufti, Jimmy Al Kito; Anthony, Zuriman; Zulkarnaini, Zulkarnaini; Syofian, Andi; Warmi, Yusreni
Journal of Accounting Law Communication and Technology Vol 2, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jalakotek.v2i1.4914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh desain kumparan 9 fasa terhadap efisiensi motor berdasarkan desain kumparan 3 fasa simetris. Karena motor ini menggunakan daya tiga fasa, maka diharapkan akan tercipta motor induksi tiga fasa baru yang memiliki kinerja  lebih baik tanpa mengeluarkan biaya tambahan yang mahal untuk mengoperasikan motor tersebut. Penelitian dimulai dengan mendata motor induksi yang digunakan. Motor induksi M1 dan M2 dilakukan pengujian atau uji coba untuk diambil data awal berupa arus, tegangan, faktor daya, efisiensi, torsi dan kecepatan. Kemudian lilitan motor diubah dengan desain 9-fasa sistem tiga lapis simetris kemudian menghubungkan kumparan seolah-olah bekerja dengan sistem 3-fasa. Analisa hasil perbandingan M1 dan M2 yaitu efisiensi dan kecepatan. Kecepatan motor induksi 3-fasa Konvesional lebih cepat dibandingkan motor induksi 3-fasa 9-fasa simetris terhadap efesiensi motor induksi 3-fasa desain 9-fasa dikarenakan efesiensi lebih besar dari motor induksi Konvesional. Hal ini dikarenakan motor induksi 3-fasa desain –fasa simetris terhadap efesiensi motor induksi 3-fasa dengan sistem 3 lapis kumparan 3 fasa.
Studi Analisa Pengaruh Desain Kumparan 9-Fasa Simetris Dengan Sistem Desain-3 Lapis dan Kutub Berurutan Terhadap Torsi dan Kecepatan Motor Induksi 3-Fasa Sidiq, Rasyid N; Erhaneli, Erhaneli; Anthony, Zuriman; Syofian, Andi; Amalia, Sitti
Journal of Accounting Law Communication and Technology Vol 2, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jalakotek.v2i1.4833

Abstract

Penelitian ini untuk mengkaji pengaruh desain kumparan 9-fasa simetris dengan  menggunakan sistem desain 3 lapis kumparan pada motor induksi 3-fasa terhadap torsi dan kecepatan motor, dilakukan dengan tujuan untuk membandingkan kinerja motor konvesional 3 fasa dengan motor desain kumparan 9-Fasa. Untuk Mengetahui dan menganalisa pengaruh desain kumparan 9 fasa simetris terhadap torsi dan kecepatan motor induksi 3 fasa dengan menggunakan sistem desain 3 lapis kutup dibuat secara berurutan. Menentukan kumparan yang ditempatkan dan dirancang dalam motor kumparan 9 fasa simetris dengan 3 lapis, serta mengatur kutub dalam urutan tertentu. Perancangan ini penting karena mempengaruhi kumparan pada medan magnet dan arus yang dihasilkan. Motor diuji di laboratorium dengan mengukur torsi, kecepatan, dan efisiensi di berbagai kondisi operasi. Uji eksperimental dilakukan untuk membandingkan hasil simulasi dengan kinerja motor aktual. Data pengujian mencakup pengukuran torsi dan kecepatan dari hasil penelitian ini didapatkan hasil data torsi dan kecepatan yang tidak sama untuk percobaan kedua motor.
Analisa Produksi Gas Hidrogen Dan Oksigen Pada H2o Murni Dengan Variasi Tegangan Dan Arus Dc Fajrin, Ridho; Syofian, Andi; Anugrah, Anggun; Bandri, Sepannur
Journal of Comprehensive Science Vol. 1 No. 5 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v1i5.125

Abstract

Kelangkaan bahan bakar merupakan masalah yang sering terjadi dan umum di Indonesia. Masalah ini adalah salah satu masalah yang berdampak pada masyarakat, karena permintaan akan bahan bakar tidak mampu dipenuhi akibat ketersediaan sumber daya alam yang semakin menipis. Selain langkanya bahan bakar fosil, bahan bakar ini juga telah membawa dampak negatif untuk lingkungan, karena menimbulkan polusi yang mencemari udara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental (experimental method). Dengan cara ini akan di uji dengan memvariasikan tegangan DC pada luas permukaan dari elektroda yang digunakan terhadap produksi gas oksigen (O2) dan gas hidrogen (H2) dengan melakukan pengulangan pada masing-masing elektroda tiga kali. Luas permukaan @100 cm2 menghasilkan gas hidrogen dari 1 ml pada tegangan 50 volt sampai dengan 3,4 ml pada tegangan 100 volt dan menghasilkan gas oksigen 0,4 ml pada tegangan 50 volt sampai dengan 1,8 ml pada tegangan 100 volt. Luas permukaan @200 cm2 menghasilkan gas hidrogen dari 2,6 ml pada tegangan 50Vsampai dengan 4,5 ml pada tegangan 100V dan menghasilkan gas oksigen 1,3 ml pada tegangan 50V sampai dengan 2,3 ml pada tegangan 100V. Luas permukaan @300 cm2 menghasilkan gas hidrogen dari 2,8 ml pada tegangan 50Vsampai dengan 4,8 ml pada tegangan 100V dan menghasilkan gas oksigen 1,5 ml pada tegangan 50V sampai dengan 2,5 ml pada tegangan 100V. Untuk selang waktu 5menit dengan variasi tegangan 50V, 60V, 70V, 80V, 90V dan 100V diperoleh gas hydrogen (H2) 1,2mL, 1,4mL, 1,8mL, 2,2mL, 2,6mL,3,2mL. Sedangkan untuk gas oksigen (O2) 0,6mL, 0,7mL, 0,9mL, 1,1mL, 1,3mL, 1,6mL dimana setiap kenaikan teganganakan menaikan jumlah gas H2 dan O2 yang dihasilkan dari elektrolisis.
Analisa Perhitungan Susut di PT PLN (Persero) ULP Talang Padang Tanjung, Nabila Marito; Rachman, Arfita Yuana Dewi; Erhaneli, Erhaneli; Syofian, Andi; Anthony, Zuriman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.18687

Abstract

Saat energi listrik disalurkan, tidak seluruhnya dapat mencapai pelanggan. Fenomena ini dikenal sebagai susut energi listrik. Susut energi ini terbagi menjadi dua kategori, yaitu susut teknis dan susut non-teknis. Faktor Teknis adalah Ketidaksesuaian material yang digunakan dan kurangnya pemeliharaan rutin. Susut non-teknis yang berkontribusi terhadap kerugian tersebut meliputi penyalahgunaan energi listrik serta kesalahan dalam pengukuran, yang sering ditemukan pada kWh meter. Dari hasil perhitungan susut di PLN (Persero) ULP Talang Padang pada bulan Juni 2024 sebesar 6,79%, kemudian mengalami kenaikan pada bulan Juli 2024 menjadi 7,84%. Bulan Agustus mengalami penurunan dari bulan sebelumnya menjadi 7,48%. Dan empat bulan berikutnya mengalami kenaikan terus menerus yaitu September 2024 sebesar 7,92% Oktober 2024 sebesar 8,04%, November 2024 sebesar 11,09% dan Desember 2024 sebesar 11,31%. Dari hasil perhitungan susut dapat mempermudah PT PLN (Persero) ULP Talang Padang untuk mengevaluasi pekerjaan yang dilakukan untuk lebih mengupayakan penurunan susut pada sistem distribusi sehingga penyaluran energi yang akan mendatang lebih efisien.