Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Kitektro

KAJIAN PERANCANGAN ALAT PERBAIKAN FAKTOR DAYA OTOMATIS Nanda Fartino; Tarmizi Tarmizi; Mahdi Syukri
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/kitektro.v5i1.15543

Abstract

Penggunaan listrik sudah mencakup keseluruhan sektor dalam kehidupan sehari hari. Agar energi listrik dapat dimanfaatkan dengan optimal maka diperlukan pemantauan serta perbaikan pada faktor daya dengan cara pengurangan daya reaktif pada jaringan listrik. Salah satu instrument yang populer digunakan untuk memantau penggunaan daya listrik adalah power meter. Power meter saat ini hanya mampu melakukan pemantauan terhadap penggunaan daya saja. Dalam hal memperbaiki faktor daya maka power meter perlu diintegrasikan dengan rangkaian perbaikan faktor daya. Rangkaian perbaikan faktor daya ini dibuat dengan memanfaatkan mikrokontroller ATMEGA 328P yang sudah terintegrasi dalam development board Arduino mega. Dengan menggunakan prototipe smart power meter yang terintegrasi rangkaian perbaikan faktor daya otomatis ini dapat memantau sekaligus memperbaiki faktor daya pada jaringan single phase dengan rentang daya reaktif 1-1000VAR.
PEMANFAATAN ENERGI PANAS SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK ALTERNATIF BERSKALA KECIL DENGAN MENGGUNAKAN TERMOELEKTRIK Muammar Khalid; Mahdi Syukri; Mansur Gapy
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan semakin majunya perkembangan zaman membuat kebutuhan akan energi listrik kian meningkat. Berbagai usaha dilakukan untuk mencari sumber energi listrik baru, salah satunya dengan pembangkit energi listrik dengan kapasitas mikro yang memamfaatkan energi panas. Pemamfaatan energi panas sebagai pembangkit energi listrik dengan kapasitas mikro dapat dilakukan dengan menggunakan elemen termoelektrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik serta unjuk kerja dari termoelektrik sebagai pembangkit energi listrik. Penelitian ini menggunakan termoelektrik tipe TEC1-12706 dengan aluminium sebagai penerima panas dan heatsink sebagai media pendingin. Variasi penelitian meliputi antara lain rangkaian termoelektrik tanpa beban dan berbeban yang dirangkai seri. Sumber panas yang dipilih yaitu sinar matahari dan api. Hasil penelitian menunjukkan panas dari matahari dan api dapat menjadi sumber energi listrik dengan kapasitas mikro yang cukup potensial. 4 buah modul termoelektrik yang dirangkai secara seri menghasilkan tegangan sebesar 1.4 V ketika plat aluminium menyerap sinar matahari dengan beda temperatur antara sisi panas dan sisi dingin sebesar 31 K. Pada pengujian 4 buah modul termoelektrik yang dirangkai seri dengan beban 10 ohm, didapat efisiensi maksimal dari pembangkit yaitu 0.314% pada menit ke 60 sejak pemaparan sinar matahari dengan ∆T sebesar 30 K. Pada pengujian dengan beban panas api, didapat efisiensi maksimal dari pembangkit yaitu 1% pada menit ke 6 sejak pemanasan dengan ∆T sebesar 63.5 K. Dari hasil ini dapat disimpulkan, termoelektrik dapat menghasilkan listrik dengan memamfaatkan energi panas.Kata Kunci— Thermoelectric, koefisien Seebeck, Perbedaan Temperatur, Energi Panas
Studi Pengaruh Pemasangan Static VAR Compensator Terhadap Profil Tegangan pada Penyulang Neuhen Alkindi Alkindi; Mahdi Syukri; Syahrizal Syahrizal
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem distribusi merupakan bagian dari sistem tenaga listrik  yang  berguna untuk menyalurkan tenaga listrik dari sumber daya listrik sampai ke konsumen. Pertumbuhan beban pada sistem distribusi semakin meningkat terus–menerus. Hal ini mengakibatka bangkitnya daya reaktif induktif (positif) pada jaringan yang diikuti dengan peningkatan permintaan suplai daya reaktif kapasitif (negatif) sehingga mengakibatkan tegangan tidak konstan, dan juga mengakibatkan faktor daya berkurang sehingga terjadi rugi-rugi daya pada jaringan. Pengaturan tegangan erat kaitannya dengan pengaturan daya reaktif dalam sistem.  Penyulang Neuhen adalah penyulang yang memiliki drop tegangan sebesar 5.125% sehingga perlu dilakukan perbaikan. Kompensasi daya reaktif dalam penelitian ini  dilakukan dengan menggunakan static VAR compenstator (SVC) pada bus yang memiliki tegangan terendah. dari hasil penelitian diketahui bahwa tegangan paling rendah terjadi pada bus 22 sehingga setelah dilakukan pemasangan SVC diperoleh peninggkatan tegangan sebesar 5% dan daya aktif sebesar 4,97%.  Kata kuci: sistem distribusi, SVC, aliran daya, profil tegangan, Rugi daya