Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Gambaran Kebahagiaan Ibu Tunggal yang Bekerja Tiara, Ade; Islamia, Intan; Reza, Faisal Adnan
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v15i1.12017

Abstract

Working is a necessity for single mothers to meet the economic needs of their families. However, this often leads to conflicts between work and family responsibilities, resulting in stress that negatively impacts their health, parenting, and work productivity. Nevertheless, work can also be a source of happiness. The objective of this study is to explore the factors and aspects that describe the happiness of working single mothers, with a focus on the role of work in their lives. This research employs a qualitative descriptive method, with data collection conducted through semi-structured interviews and field notes. Data analysis was performed using Nvivo 12 Plus to draw conclusions. The study involved three participants, selected using purposive sampling techniques. The findings reveal that the sources of happiness for working single mothers are reflected in their engagement in daily activities, positive social relationships, and the achievement of life goals. Furthermore, the highest factors influencing the happiness of working single mothers are external social life factors and internal satisfaction in the present moment. Conversely, factors such as age and educational level were found not to contribute to their happiness. This study concludes that work can significantly influence the happiness of single mothers. For single mothers, work plays a role in diverting negative emotions and fostering feelings of pride, joy, peace, and self-confidence.
Membuat Tempat Lebih Baik: Kesadaran Lingkungan Dan Place Attachment Dengan Perilaku Pro Lingkungan Yulinda, Virda Rahma; Reza, Faisal Adnan; Fitriani, Annisa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12076

Abstract

Perilaku pro lingkungan ialah sikap seseorang dalam usaha memelihara lingkungan hidup dan mengurangi efek kerusakan lingkungan. Permasalahan yang terjadi pada lingkungan hidup disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat. Adapun tujuan ditelitinya hal ini untuk mengetahui hubungan kesadaran lingkungan dan place attachment  dengan perilaku pro lingkungan mahasiswa di kampus. Metodenya menggunakan pendekatan kuantitatif, dimana sampelnya diiambil melalui teknik accidental sampling berjumlah 318 mahasiswa aktif pada sebuah kampus. Kemudian dalam menganalisis data peneliti memakai uji regresi linear berganda. Hasilnya membuktikan variabel kesadaran lingkungan serta place attachment yang positif serta signifikan berpengaruh dengan variabel pro lingkungan, dimana R-value sebesar 0.483; R-square sebesar 0.233 dengan nilai F sebesar 47.877 dan P-valeu sebesar <0.001 (p<0.001). Hal ini berarti makin tinggi kesadaran lingkungan dan place attachment maka perilaku pro lingkungan makin tinggi pula dan begitupun sebaliknya.
Investigasi Fenomenologis Dukungan Sosial Keluarga Penyintas Covid-19 di Provinsi Lampung Sudarman, Sudarman; Reza, Faisal Adnan
JURNAL PSIKOLOGI Vol 20, No 1 (2024): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v20i1.16460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemaknaan dukungan sosial keluarga yang diterima oleh pasien positif Covid-19 dan juga untuk mengetahui efektifitas dukungan sosial keluarga bagi pasien positif Covid-19. Pendekatan kualitatif, khususnya metode fenomenologi dengan analisis data Interpretative Phenomenological Analysis. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan observasi yang dilakukan terhadap delapan orang pasien positif Covid-19 dengan kriteria mengalami gejala sedang atau berat serta menjalani isolasi di rumah sakit. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat empat kondisi dukungan sosial keluarga diberikan yakni pada kondisi sebelum, saat dan setelah menjalani isolasi di rumah sakit, ada 5 tema super ordinat yakni (1) Dukungan informasi; (2) Dukungan emosional; (3) Dukungan Penilaian dan Penghargaan; (4) Dukungan instrumental; (5) Dukungan nilai keyakinan keagamaan. Efektifitas dukungan sosial keluarga yang dirasakan oleh para penyintas Covid-19 adalah merasa emosi menjadi lebih stabil, mereduksi kecemasan, dapat berpikir positif, menjadi lebih bersemangat, merasakan sensasi kenyamanan, dan menjadi agent of social control untuk menyampaikan Covid-19 itu nyata. 
Sulit Mengungkapkan Emosi: Kecerdasan Emosi Dan Attachment Style Dengan Alexithymia Pada Generasi Z -, Marisalia; Reza, Faisal Adnan; Fitriani, Annisa
Psikologi Prima Vol. 7 No. 1 (2024): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v7i1.4834

Abstract

Generation Z is a generation that is prone to mental health problems caused by poor social relationships and emotions. One of the mental health problems experienced by Generation Z is alexithymia. This happens because not all individuals can identify, describe, and express their emotions. Therefore, this study was conducted to determine the relationship between emotional intelligence and attachment style with alexithymia in Generation Z. The method used in this research is a quantitative approach method, with research sampling using a purposive sampling technique. The sample used in this study is Generation Z, with a vulnerable age of 15-19 years, who are in high school (SMA), and as many as 100 respondents. Then, the researcher used multiple linear regression test techniques to analyze the data. The results obtained from this study indicate that the variables of emotional intelligence and attachment style have a negative-significant effect on the alexithymia variable with an R-value of 0.697, R-square of 0.485 with an F value of 45.736 and a P-value of <0.001 (p<0.001). The higher the emotional intelligence and attachment style, the lower the alexithymia and vice versa.
Komunitas Peduli Yatim Sebagai Agen Sosial: Upaya Menumbuhkan Kepedulian Masyarakat Terhadap Anak Yatim Leona Azzahra , Firda Akmal; Suhandi; Reza, Faisal Adnan
Socio Religia Vol. 6 No. 2 (2025): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/abe35h87

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai peran Komunitas Peduli Yatim dalam membentuk kepedulian sosial masyarakat terhadap anak yatim, di Desa Sukadana Tengah, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah peran mengetahui apa saja yang dilakukan dan dampak dari adanya peran tersebut. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan atau penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif serta teknik yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Informan meliputi Struktur kepengurusan Komunitas dan Masyarakat beserta anak yatim yang terdampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran yang dilakukan meliputi: proses penggalangan dana dari masyarakat dengan sistem bola door to door , sistem setiap malam jumat rutinan, sistem ditarik setiap sebulan sekali, sistem kegiatan bulanan Komunitas Peduli Yatim. Dan memberikan bantuan berupa uang saku, memberikan bantuan berupa tabungan pendidikan, memberikan bantuan berupa kambing. Dan memberikan penguatan iman yaitu penguatan iman yang diberikan setiap sebulan sekali, penguatan iman yang diberikan bantuan setiap setahun sekali, penguatan iman yang berisi tentang bacaan tahlil, penguatan iman yang berisi tentang istighosah, penguatan iman bagi anak yatim melalui bimbingan spiritual. Dampak dari adanya suatu peranan tersebut antara lain: perubahan dengan adanya bantuan uang saku, perubahan dengan adanya bantuan tabungan pendidikan, perubahan dengan adanya bantuan berupa kambing, perubahan dengan adanya penguatan iman, bimbingan spiritual. Kata Kunci: Peran, Kepedulian Sosial Masyarakat, Anak Yatim 
Kesiapsiagaan Bencana Alam Gempa Bumi Megathrust: Menelusuri Hubungan dengan Resiliensi Siswa di Kalianda Liamsi, Nirma Roza; Reza, Faisal Adnan; Salsabila, Mustamira Sofa
Jurnal Psikologi Malahayati Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Psikologi Malahayati
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v8i1.20731

Abstract

Abstrak Indonesia merupakan wilayah rawan gempa bumi, termasuk wilayah Kalianda di Provinsi Lampung yang berada di zona megathrust. Ancaman ini menuntut kesiapsiagaan, terutama bagi siswa sebagai kelompok yang rentan terhadap dampak bencana. Kurangnya pemahaman dan kesiapan menghadapi situasi darurat menjadikan siswa lebih beresiko mengalami dampak buruk saat bencana terjadi. Resiliensi sebagai kemampuan individu menghadapi tekanan dan beradaptasi dalam situasi darurat menjadi faktor penting dalam kesiapsiagaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara resiliensi serta kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi megathrust pada siswa di Kalianda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui desain korelasional. Sampel sebanyak 341 siswa dipilih memakai teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data pada penelitian ini memakai skala kesiapsiagaandan skala resiliensi. Metode analisis data pada penelitian ini memakai uji korelasi pearson product moment melalui bantuan software JASP. Hasil penelitian ini ditemukannya hubungan positif dan signifikan antara resiliensi dan kesiapsiagaan. Maknanya semakin tinggi tingkat resiliensi, semakin tinggi pula kesiapsiagaan siswa. Hasil ini menunjukkan bahwa upaya mitigasi bencana di sekolah perlu memperkuat aspek psikologis siswa, tidak hanya melalui edukasi dan simulasi, tetapi juga melalui kegiatan yang menumbuhkan daya lenting dalam menghadapi bencana. Kata Kunci: Kesiapsiagaan, Resiliensi, Megathrust, Siswa. AbstractIndonesia is an earthquake-prone area, including the Kalianda area in Lampung Province which is located in the megathrust zone. This threat requires preparedness, especially for students as a group that is vulnerable to the impacts of disasters. Lack of understanding and preparedness to face emergency situations makes students more at risk of experiencing adverse effects when a disaster occurs. Resilience as an individual's ability to deal with pressure and adapt in emergency situations is an important factor in preparedness. This study is useful for determining the relationship between resilience and preparedness for megathrust earthquakes in students in Kalianda. This study uses a quantitative approach through a correlational design. A sample of 341 students was selected using a purposive sampling technique. The data collection method in this study used a preparedness scale α = 0.940 and a resilience scale α = 0.948. The data analysis method in this study used the Pearson product moment correlation test through the assistance of JASP software. The results of the study showed a positive and significant relationship between resilience and preparedness with a value of r = 0.673; p 0.001. meaning the higher the level of resilience, the higher the students' preparedness. These results indicate that disaster mitigation efforts in schools need to strengthen the psychological aspects of students, not only through education and simulations, but also through activities that foster resilience in facing disasters. Keywords: Preparedness, Resilience, Megathrust, Students
Quiet Quitting dan Kesehatan Mental di tempat kerja: Systematic Literature Review Mandalika, Baiq Elok; Isnaini, Nurul; Reza, Faisal Adnan; Zarkasy, Ahmad
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v16i1.15230

Abstract

Fenomena quiet quitting mencerminkan pembatasan keterlibatan karyawan sebagai respons terhadap tekanan kerja yang meningkat di era globalisasi dan pasca-pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis karakteristik temuan utama mengenai quiet quitting dan dampaknya terhadap kesehatan mental karyawan di tempat kerja. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti pedoman PRISMA 2020 dan kriteria penilaian kualitas CASP untuk memastikan transparansi. Pemcarian sistematis dilakukan pada lima database utama menggunakan perangkat lunak Rayyan AI, menghasilkan 35 jurnal relevan yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa quiet quitting merupakan strategi adaptif untuk melindungi kesehatan mental dari beban kerja berlebih dan lingkungan kerja yang tidak mendukung. Dampak yang paling dominan adalah tingginya noat berpindah kerja (turnover intention), penurunan produktivitas, serta peningkatan stress dan burnout. Kesimpulannya, quiet quitting merupakan indicator penting kesehatan organisasi yang memerlukan intervensi proaktif seperti peningkatan kemananan psikologis dan program kesejahteraan demi menjaga kesehatan mental serta retensi karyawan.