Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGARUH KEMIRINGAN LERENG DAN JUMLAH LAPIS GEOTEKSTIL TERHADAP DAYA DUKUNG PONDASI PADA PEMODELAN FISIK LERENG PASIR Prasetyo, Dodik; Munawir, As’ad; Zaika, Yulvi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.261 KB)

Abstract

Dengan visi Indonesia sebagai Negara Maju pada tahun 2025 selain dilihat dari pertumbuhan ekonomi perkapita masyarakatnya yang semakin meningkat setiap tahunnya namun juga dilihat dari program pembangunan infrastrukur dari beberapa daerah yang semakin pesat. Pembangunan bangunan di atas suatu lereng sangat riskan dan beresiko terjadi kelongsoran karena komponen gravitasi cenderung untuk menggerakan massa tanah. Penelitian ini dilakukan dengan membuat model lereng tanah pasir dengan nilai kepadatan 74% tanpa perkuatan serta lereng tanah pasir menggunakan perkuatan geotekstil. Perkuatan yang digunakan berupa geotekstil jenis woven yang terbuat dari bahan polypropylene silt. Variasi yang ada pada penelitian ini adalah kemiringan sudut lereng dan variasi jumlah lapisan perkuatan. Dari data hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil, semakin bertambahnya sudut maka daya dukung pondasi semakin menurun. Begitu juga terjadi pada variasi jumlah lapisan geotekstil jika bertambahnya jumlah lapisan geotekstil yang diberikan maka daya dukung pondasi semakin kuat atau besar. Kontribusi perkuatan yang di pakai sangat berpengaruh terhadap penentuan lebar pondasi yang paling optimum menghasilkan daya dukung. Peningkatan daya dukung ultimit yang paling maksimal terjadi pada saat kemringan lereng 46° dan jumlah perkuatan 3 lapis.   Kata kunci : daya dukung, lereng, geotekstil, variasi kemiringan lereng, variasi jumlah lapis perkuatan geotekstil.
Peneguhan diagnosa scabiosis metode sitologi kulit pada kucing domestik di Kota Malang Dodik Prasetyo; Indah Amalia Amri; Sri Murwani; Dahliatul Qosimah
ARSHI Veterinary Letters Vol. 3 No. 2 (2019): ARSHI Veterinary Letters - Mei 2019
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.3.2.27-28

Abstract

Hewan harus terbebas dari rasa sakit dan penyakit, merupakan salah satu aspek dari “Five Freedom of Life”. Kucing domestik liar banyak dijumpai di kota Malang, baik di jalanan dan pasar yang diduga terkena Scabiosis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan pengetahuan masyarakat terhadap kesehatan hewan melalui pelayanan pemeriksaan fisik kesehatan dan pemeriksaan penunjang dengan metode sitologi kulit. Teknik scrapping kulit digunakan untuk peneguhan diagnosa Scabiosis sebagai dasar untuk penanganan dan pengobatan. Kucing yang positif menderita scabiosis dilakukan tindakan kuratif, preventif dan pemberian supportif. Hasil sitologi pada 85 ekor kucing menunjukkan sebanyak 38 ekor kucing liar positif ditemukan parasit dan 47 lainnya tidak ditemukan parasit.
Fraktur simpisis mandibula pada kucing persia Dodik Prasetyo; Luh Putu Setianti Pratiwi
ARSHI Veterinary Letters Vol. 3 No. 4 (2019): ARSHI Veterinary Letters - November 2019
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.695 KB) | DOI: 10.29244/avl.3.4.73-74

Abstract

Kucing jantan berjenis persia berumur 4 tahun dibawa ke Rumah Sakit Hewan Pendidikan, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Brawijaya dengan kondisi halitosis, anoreksia, dan perdarahan pada rongga mulut. Pemeriksaan fisik didapati bahwa suhu tubuh kucing 38,9°C dan detak jantung 168x/menit, serta mandibula dexter dan sinister tidak bertaut ketika dipalpasi. Hasil pemeriksaan radiografi menunjukkan adanya ruang radiolucent diantara mandibula dexter dan sinister. Hasil pemeriksaan darah menunjukkan kondisi trombopenia sebagai tanda adanya perdarahan eksternal. Diagnosis penyakit pasien ini adalah fraktur simpisis mandibula. Terapi dilakukan dengan tindakan bedah ortopedi melalui pemasangan cerclage wire untuk menyatukan mandibula. Pascabedah diberikan antibiotik, antiinflamasi, dan suplemen dan kucing diperbolehkan untuk pulang setelah 8 hari perawatan karena kondisi sudah membaik
Implementasi Agile Concept Pada Perusahaan Jasa di Indonesia Prasetyo, Dodik
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.041 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i2.4823

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah untuk menelaah penerapan agile manufacturing pada suatu perusahaan jasa industri oil & gas baik alasan dalam penerapan agile concept, dampak penerapan terhadap peningkatan kinerja perusahaan, dan persepsi perusahaan terhadap penerapan agile concept. Berdasarkan perspektif fenomenolgis, penelitian menggunakan metode kualitatif karena makalah ini mengeksplorasi mendalam tentang efektifitas penerapan agile concept dalam perusahaan / industry jasa migas, bagaimana bentuk penerapannya, tantangan dan hambatan yang dialami perusahaan. Pendekatan studi yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Studi kasus merupakan penelitian secara mendalam kehidupan nyata yang terdiri dari suatu kasus atau beberapa kasus dilakukan dengan cara mengumpulkan data yang diperlukan secara detail serta memperhatikan sumber informasi yang kemudian dapat diajukan sebagai tema dan detail kasus. Studi kasus dipilih peneliti karena penelitian ini hanya berfokus pada satu objek saja dan mampu menjelaskan mengapa sebuah kasus terjadi di dalam organisasi. Terutama, mengeksplorasi pengalaman PT. PDSI mempertahankan perusahaan dalam kondisi sulit namun tetap mendapatkan profit tiap tahunnya. Pengalaman perusahaan untuk mempertahankan perusahaan industri jasa ini dieksplorasi terkait implementasi agile concept pada PT. PDSI, strategi agile concept seperti apa yang berhasil diterapkan sehingga perusahaan unggul dalam persaingan, dampak signifikan pada kinerja perusahaan setelah menerapkan agile concept serta bagaimana persepsi jajaran manajerial setelah penerapan agile concept dalam perusahaan tersebut. Berdasarkan temuan, penulis menyajikan agile wheel model untuk memperdalam pengetahuan tentang agile concept. Model kerja ini dapat membantu peneliti dan praktisi dalam penelitian masa depan perusahaan dengan memaparkan beberapa cara atau strategi yang dilakukan perusahaan PT. PDSI dalam menghadapi kondisi global yang kompetitif. Studi ini berkontribusi pada literature penerapan agile concept pada organisasi dalam perusahaan jasa penyediaan peralatan pengeboran/Rig, dampak yang signifikan pada kinerja perusahaan. Selain berkontribusi pada literature tentang agile concept, makalah ini menggunakan berbagai contoh penerapan dan beberapa kasus atau keadaan yang terjadi pada perusahaan saat ini. Beberapa contoh pada waktu yang berbeda memungkinkan untuk memverifikasi bahwa agile concept sudah diimplementasikan kedalam struktur organisasi perusahaan walaupun tidak tersampaikan secara baku dan mengalami serangkaian perubahan atau adaptasi oleh perusahaan terhadap kondisi internal maupun eksternal yang terjadi karena beberapa factor untuk dapat mempertahankan keberlangsungan perusahaan.
The Analysis of Pancreatic Duodenal Homeobox 1 (PDX-1) Gene Mutation Based on Blood Glucose Level on Domestic Cats (Felis catus) Post Ovaryohisterectomy Putri, Hana Mitsuki; Aulani'am, Aulani'am; Nurmaningdyah, Ajeng Aeka; Prasetyo, Dodik; Permata, Fajar Shodiq
Veterinary Biomedical and Clinical Journal Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.VetBioClinJ.2021.003.02.5

Abstract

Ovariohysterectomy (OH) in domestic cats causes several side effects, including obesity. Obesity is closely related to diabetes. The glucoregulatory gene that will cause insulin resistance if there is a gene mutation is the PDX-1 gene. This insulin resistance will have a very immediate effect on blood glucose in the body. The study examined the relationship between PDX-1 gene polymorphisms and blood glucose levels in domestic cats with OH. The method used in this study was in vitro PCR amplification of the PDX-1 gene with Forward primers 'CCG AGC TGT CAA AGC TAG CG' and Reverse 'GAA CCG GTA GAG GGT CTT GG' and followed by sequencing of PCR products. The results showed fundamental differences in the base sequence in the PDX-1 gene sequences at c.435G>A, c.927A>T, and c.584A>G. The fundamental difference in the PDX1 gene sequence is a silent mutation
Management of Avian Influenza H9N2 Vaccination in Broiler Chickens at JAPFA COMFEED Myanmar Pte Ltd. Verian, Bagas Ridjalu; Prasetyo, Dodik; Adrenalin, Sruti Listra; Wuragil, Dyah Kinasih; Cahyo, Budi Nur
Veterinary Biomedical and Clinical Journal Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.VetBioClinJ.2024.006.01.3

Abstract

Avian influenza virus subtype H9N2 (AIV-H9N2) has been a concern for poultry health in the last 20 years. The virus emerged in domestic poultry in the mid-1990s and has been reported in several Asian countries, including Myanmar. AI subtype H9N2 caused huge economic losses to the poultry industry in the form of respiratory distress and 25% weight loss in broiler chickens. This study discusses the administration of Avian Influenza (AI) H9N2 strain inactivated vaccine to commercial broiler chickens at JAPFA COMFEED Myanmar Pte Ltd. The vaccination process was carried out through subcutaneous injection in the neck and intramuscular injection in the pectoralis musculus in the chest area of chickens at 11 days of age, with a dose of 0.5 ml per chicken. The vaccine used was VAKSIMUNE® AI H9 which uses oil as the emulsion material. Results from the HI serology test showed that 6 cages from Myothar and Wah Net Chaung farms showed protective antibody titers against Avian Influenza H9N2 virus at 30-40 days of age, with normal titer values or ≥24. This indicates that the AI subtype H9N2vaccine used is an effective antigen, capable of stimulating the broiler immune system, and has implications for increasing antibodies every week. This study contributes to the understanding of AI H9N2 vaccination management in commercial broilers at JAPFA COMFEED Myanmar Pte Ltd. With positive results in the serology test, it can be concluded that vaccination using VAKSIMUNE® AI H9 is effective in protecting broilers from Avian Influenza H9N2 infection, providing strong support to the sustainability of production and animal health in a commercial farm environment.
Chronic Kidney Disease in Female Domestic Short Hair Cat Umaiyah, Ifara; Noviatri, Aldila; Kristanto, Dwi; Prasetyo, Dodik; Rickyawan, Nofan
VITEK : Bidang Kedokteran Hewan Vol. 14 No. 1 (2024): VITEK-Bidang Kedokteran Hewan
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jv.v14i1.279

Abstract

Chronic kidney disease (CKD) is a decrease or loss of the kidney's ability to excrete unused products, concentrate urine and convert electrolytes. A female Domestic short hair cat with clinical findings of Polyuria/polydipsia, decreased muscle mass, anorexia, dehydration, hypersalivation. Defecation was found a solid, dry, black-brownish yellow consistency (Score 2) and urine was dark yellow. The physical examination revealed a drastic decrease in body temperature and tachycardia. Hematological examination showed leukocytosis and hypochromic macrocytic anaemia. The result of blood smear tests showed the presence of neutrophils and other lymphocytes in large numbers. Blood chemistry analysis showed an increase BUN and creatinine (Azotemia) and also increase SGOT. Urinalysis examination revealed proteinuria, ketonuria, urobilinogenuria and hypersthenuria. Fecal examination revealed positive helminthiasis in the form of Toxocara cati eggs which was confirmed by the finding of adult worms in the duodenum during necropsy. The therapy given to the case cat included 50 ml/kgBW Ringer's lactate, 0,5 ml/kgBW Amoxicillin-Clavulanate, 2 mg/kgBW Ranitidine, 0,2 mg/kgBW Ipakitin® and 0,5 ml/kgBW Imboost®. A week after therapy, the cat's condition deteriorated further, with an undetectable temperature, seizures, critical condition and not being able to survive, so a necropsy was carried out. Macroscopic results of the kidneys during the necropsy procedure showed that the korteks of kidneys were pale with no change in size. The histophatology finding in the kidneys are necrosis and fibrosis tubulointerstitial. Microscopy finding in duodenum is inflammation and adult worm Toxocara cati in the lumen duodenum. The conclusion is this cat with diagnose Chronic kidney disease with histophatologycal finding is glomerulonephritis and duodenitis.
Feline Leukemia Virus (FeLV) in Cats Domestic: A Case Study Fatra, Ilhami Maulia; Cadiwirya, Pradhana Kurniawan; Prasetyo, Dodik; Noviatri, Aldila; Kristanto, Dwi
Acta VETERINARIA Indonesiana Vol. 13 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avi.13.2.%p

Abstract

Feline Leukemia Virus (FeLV) is one of the major causes of death in cats. A 4-year-old domestic cat weighing 2 kg presented with decreased appetite, weakness, sneezing, and nasal discharge. Physical examination revealed gingivitis accompanied by ulcers in the mouth and pale mucous membranes. Further diagnostic tests included hematology examination, blood chemistry examination, and the FeLV test kit. The results of hematology and blood chemistry examinations reported that the animal had leukocytosis, neutrophilia, thrombocytopenia, hypochromic macrocytic anemia, hyperproteinemia, hyperglobulinemia, decreased A/G ratio, hyperamylasemia, hyperbilirubinemia, and azotemia. Rapid test (kit) examination showed a positive result for FeLV. Based on the diagnostic results, the initial diagnosis was suspected Feline leukemia virus (FeLV) with an infausta prognosis. The treatment included antibiotics Amoxicillin at 18 mg/kgBW, Diphenhydramine HCl 1 mg/kgBW, Ornipural® 0.2 ml/kgBW, Kenalog® 1 mg/kgBW, Hematovit® dose 0.4 ml/kgBW, and supplements in the form of Vitamin C 0.5 ml/day and Fufang® 1 ml/kgBW. Despite the treatment, the cat’s condition did not improve and it succumbed on the sixth day of treatment. 
Tantangan, Peluang serta Strategi Pengembangan Sistem Informasi Manajemen di Era Digital Pratiwi, Asri Sukma; Prasetyo, Dodik; Ardiansyah, Mochamad Apri; Raffi, Muhammad; Wijoyo, Agung
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 5 (2025): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Sistem Informasi Manajemen (SIM) di era digital telah mengubah cara organisasi beroperasi dan mengambil keputusan. Dalam kajian yang berfokus pada peluang dan tantangan pengembangan SIM di tengah transformasi digital, kami menggunakan studi pustaka deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan dan menganalisis artikel ilmiah, jurnal daring, serta sumber digital kredibel yang relevan dengan penerapan SIM di berbagai sektor. Hasilnya menunjukkan bahwa SIM memiliki peran strategis dalam mendukung efisiensi, efektivitas, dan daya saing organisasi melalui pengambilan keputusan berbasis data, otomatisasi proses, serta inovasi layanan digital. Namun, implementasi SIM masih menghadapi sejumlah tantangan utama, seperti kesiapan sumber daya manusia, integrasi sistem, dan keamanan data. Oleh karena itu, diperlukan strategi komprehensif yang mencakup pengembangan kapasitas SDM, arsitektur sistem modular, dan penerapan prinsip keamanan sejak tahap perancangan. SIM berpotensi menjadi fondasi kuat bagi inovasi dan adaptasi organisasi di era transformasi digital.
Case Study: Open Pyometra in a Pomeranian Dog at INI Veterinary Service Clinic Kristanto, Dwi; Nur Aini, Dina Wahyu; Willyanto, Iwan; Prasetyo, Dodik; Rickyawan, Nofan
Media Kedokteran Hewan Vol. 35 No. 2 (2024): Media Kedokteran Hewan
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mkh.v35i2.2024.157-166

Abstract

A five-year-old female Pomeranian dog presented with vomiting, restlessness, decreased appetite, and vaginal discharge. The physical examination revealed yellowish to brownish purulent vaginal discharge with an unpleasant smell. The X-ray image showed an enlarged uterus, while the hematology results revealed hypochromic normocytic anemia, neutrophilia, lymphopenia, and thrombocytopenia. The blood chemistry test results showed abnormalities, including elevated levels of alkaline phosphatase levels (ALP) and cholesterol as well as decreased amylase levels. Based on the anamnesis, clinical findings, physical examination, and supporting examinations, it was concluded that the dog was diagnosed with open cervix pyometra. The dog was treated with oxytocin hormone at a dose of 0.5 IU/kg BW, methylergometrine at a dose of 0.125 mg/dog, enrofloxacin at a dose of 5 mg/kg BW, carprofen at a dose of 2.5 mg/kg BW, cyproheptadine at a dose of 0.5 mg/kg BW, ranitidine at a dose of 3.5 mg/kg BW, ondansetron at a dose of 1 mg/kg BW, glyseryl guaiacolate at a dose of 20 mg/kg BW, ambroxol HCl at a dose of 2 mg/kg BW, Fufang® at adose of  1 ml, Sangobion® at a dose of 100 mg/dog, Maxbiotik® at a dose of 66 mg, and Transfer Factor Plus® at a dose of 20 mg. The treatment resulted in an improvement in the animal's condition as evidenced by the absence of nasal and vaginal discharges and vomiting, as well as a stool consistency of two out of five.