Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Efisiensi Bangunan pada Perpustakaan Universitas Internasional Batam dengan Pendekatan Arsitektur Hijau Eka Agustianto; I Gusti Ngurah Anom Gunawan; Stivani Ayuning Suwarlan
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 5 No. 1 (2024): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v5i1.8869

Abstract

Universitas Internasional Batam merupakan salah satu universitas yang terletak di Kota Batam. Universitas ini memiliki perpustakaan yang terletak pada Bangunan Gedung B lantai 6. Penelitian ini mengfokuskan pembahasan pada Perpustakaan Universitas Internasional Batam dengan rumusan masalah mengenai efisiensi energi pada penggunaan pencahayaan buatan dan penghawaan buatan. Penelitian ini dilakukan dengan metode campuran antara kualitatif dan kuantitatif dengan waktu pengumpulan data bersifat cross-sectional. Studi pustaka yang digunakan pada penelitian ini berupa arsitektur hijau, energi, pencahayaan buatan, penghawaan buatan, dan efisiensi bangunan. Hasil pembahasan pada penelitian ini menyatakan bahwa Perpustakan Universitas Internasional Batam masih kurang mendekati konsep arsitektur hijau, karena perpustakaan ini masih tergantung akan pencahayaan buatan pada saat kondisi hujan dan malam hari. Penghawaan buatan juga menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam jam operasional perpustakaan ini, karena tidak ada bukaan yang bisa menjadi perputaran sirkulasi udara alami sehingga membutuhkan penghawaan buatan sebagai penggantinya. Dari aspek pencahayaan, perpustakaan ini mampu meminimalisasikan penggunaan energi selama Sembilan jam kerja. Sedangkan dari aspek penghawaan, perpustakaan ini masih belum mampu meminimalisasikan penggunaan energi.
ANALISIS EFISIENSI ENERGI GEDUNG GEREJA HOUSE OF GLORY BERDASARKAN PENERAPAN ARSITEKTUR HIJAU Franciska, Stacia; I Gusti Ngurah Anom Gunawan; Stivani Ayuning Suwarlan
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 5 No. 2 (2024): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v5i2.9994

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan konsep arsitektur hijau dan efisiensi energi pada bangunan Gereja House of Glory di Batam dengan meningkatnya kesadaran global akan konservasi efisiensi energi di sektor konstruksi. Badan Energi Internasional menunjukkan potensi pengurangan permintaan energi global pada tahun 2050. Dalam konteks ini, bangunan keagamaan seperti gereja memiliki potensi signifikan untuk berkontribusi pada upaya konservasi energi dan pengurangan emisi gas rumah kaca. Tujuan dari penelitian yaitu mengidentifikasi pengaruh tata ruang, perletakan jendela, sistem pencahayaan dan pendinginan, serta potensi pemanfaatan energi terbarukan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dimana menggabungkan data dari observasi langsung dan wawancara dengan jemaat dan relawan gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun bangunan gereja telah menerapkan beberapa elemen arsitektur hijau, namun masih ada ruang untuk perbaikan dalam efisiensi energi. Penemuan utama termasuk kurangnya optimalisasi pencahayaan dan ventilasi alami, penggunaan sistem pendingin ruangan yang berlebihan, serta pemanfaatan energi terbarukan yang terbatas. Survei menunjukkan persepsi pengguna yang positif terhadap beberapa aspek efisiensi energi, tetapi wawancara mendalam mengungkapkan perlunya perbaikan yang signifikan. Berdasarkan hasil analisis, studi ini mengusulkan beberapa rekomendasi, termasuk peningkatan bukaan jendela, optimalisasi penggunaan panel surya, peningkatan desain pasif untuk mengurangi ketergantungan pada pendingin ruangan, dan perluasan area penghijauan. Penerapan rekomendasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi energi bangunan, menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi jemaat, dan mendukung upaya pelestarian lingkungan dalam konteks bangunan keagamaan.
Pendampingan Perancangan Pesantren Putri di Kabupaten Bintan: Mewujudkan Desain Islami dan Fungsional Melalui Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa Arsitektur Nursyamsu, Lathifa; Stivani Ayuning Suwarlan; Carissa Dinar Aguspriyanti; I Gusti Ngurah Anom Gunawan; Hendro Murtiono
Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/se.v3i2.10280

Abstract

Pesantren memiliki peran strategis dalam membangun generasi muda yang berakhlak mulia dan berwawasan luas. Namun, di Kabupaten Bintan, masih terdapat keterbatasan dalam perancangan pesantren yang memenuhi standar fungsional dan estetika Islami. Yayasan Annawawi Nur Elkhuluq menghadapi tantangan dalam merancang fasilitas pesantren yang tidak hanya nyaman dan efisien, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai Islam serta budaya setempat. Untuk menjawab tantangan tersebut, Program Studi Arsitektur Universitas Internasional Batam melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat melakukan pendampingan dalam perancangan Pondok Pesantren Annawawi Nur Elkhuluq. Kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan metode yang mencakup survei lapangan, analisis kebutuhan pengguna, pengembangan konsep desain, serta presentasi kepada mitra untuk mendapatkan masukan dan penyempurnaan desain. Hasil dari kegiatan ini berupa desain pesantren yang optimal secara fungsional, memiliki nilai estetika Islami, serta mengadopsi elemen arsitektur Melayu sebagai bagian dari identitas budaya lokal. Selain memberikan solusi desain bagi mitra, program ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam menerapkan teori arsitektur pada proyek nyata. Diharapkan, desain yang telah dibuat dapat menjadi pedoman bagi yayasan dalam merealisasikan pembangunan pesantren yang lebih modern dan berdaya guna, serta berkontribusi pada pengembangan pendidikan Islam di daerah tersebut.
PENERAPAN KUALITAS LINGKUNGAN DALAM RUANGAN PADA BANGUNAN PERKANTORAN DI KOTA BATAM Tan, Celine; Hendro Murtiono; I Gusti Ngurah Anom Gunawan
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 6 No. 1: June 2025
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v6i1.9463

Abstract

Sebagian besar orang, terutama orang yang beraktivitas di kantor, menghabiskan banyak waktu mereka di dalam ruangan. Oleh karena itu, dibutuhkan ruangan yang memiliki kualitas lingkungan yang baik untuk memberikan kenyamanan pada penghuni ruangan. Untuk mendapatkan kualitas ruangan yang baik, cara yang dapat digunakan adalah dengan menerapkan Kualitas Lingkungan Dalam Ruangan/Indoor Environmental Quality (IEQ) pada ruangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui parameter untuk mengevaluasi kualitas lingkungan dalam ruangan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode penelitian studi literatur dengan pendekatan kualitatif, yaitu dengan cara mengumpulkan data dari berbagai sumber dan hasilnya dianalisis melalui analisis konten. Hasil penelitian ini, mendapatkan suatu kesimpulan bahwa yang menjadi parameter penilaian kualitas lingkungan dalam ruangan adalah kenyaman termal, kenyamanan visual, kenyamanan akustik, dan kualitas udara dalam lingkungan. Dengan menerapkan dan menggabungkan parameter tersebut, ruangan akan mendapatkan kualitas lingkungan yang memberikan kenyamanan pada penghuni ruangan.
Evaluasi Kualitas Lingkungan Permukiman Pesisir Kampung Tua Tanjung Piayu, Kota Batam Stivani Ayuning Suwarlan; Kory Keith Ping; Willy; Evelyn Thalia; -, I Gusti Ngurah Anom Gunawan
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/v19i2.2678

Abstract

Kampung Tua Tanjung Piayu merupakan salah satu permukiman pesisir di Kota Batam yang memiliki potensi ekologis dan sosial yang signifikan. Namun, kawasan ini menghadapi berbagai tantangan lingkungan sebagai akibat dari tekanan urbanisasi dan kurangnya infrastruktur dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas lingkungan fisik permukiman dengan pendekatan kuantitatif. Analisis dilakukan terhadap enam variabel: kepadatan bangunan, tata letak bangunan, vegetasi, lebar dan kondisi jalan, serta ketersediaan sarana dan prasarana. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan interpretasi citra satelit, lalu dianalisis menggunakan metode skoring tertimbang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar blok permukiman memiliki kepadatan dan vegetasi yang baik, namun masih lemah pada aspek keteraturan tata ruang dan fasilitas umum. Temuan ini menjadi dasar penting dalam merumuskan strategi perencanaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi pengembangan wilayah pesisir.
BIOPHILIC ARCHITECTURE APPROACH IN THE REDESIGN OF HARAPAN UTAMA LIBRARY TO ENCHANCE LIBRARY UTILIZATION AND IMPROVE CHILDREN’S MENTAL AND EMOTIONAL WELL-BEING Khu, Benny; I Gusti Ngurah Anom Gunawan; Jeanny Laurens Pinassang
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 6 No. 2: December 2025
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v6i2.10169

Abstract

Perpustakaan sekolah memiliki peran penting sebagai ruang pembelajaran yang mendukung perkembangan akademik, mental, dan emosional siswa. Namun, banyak perpustakaan sekolah belum mampu menyediakan lingkungan yang nyaman dan menarik, terutama dalam konteks meningkatnya kebutuhan ruang pendidikan yang lebih sehat dan berorientasi pada kesejahteraan siswa. Kondisi ini mendorong perlunya pendekatan desain yang lebih responsif terhadap kebutuhan pengguna, salah satunya melalui penerapan arsitektur biofilik. Penelitian ini mengulas penerapan prinsip-prinsip arsitektur biofilik dalam merancang ulang Perpustakaan Sekolah Harapan Utama di Batam, Indonesia, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan siswa dan mengoptimalkan pemanfaatan perpustakaan. Desain biofilik mengintegrasikan elemen-elemen alami seperti vegetasi, pencahayaan alami, dan ruang terbuka untuk meningkatkan kesehatan mental dan fisik, mendukung keberlanjutan lingkungan, serta menciptakan suasana belajar yang kondusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggabungkan observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi untuk menganalisis dampak metode arsitektur ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan elemen-elemen biofilik seperti peningkatan sirkulasi udara, penempatan vegetasi yang strategis, dan penggunaan material alami mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, menarik, dan estetis. Transformasi ini memberikan manfaat bagi siswa dengan meningkatkan konsentrasi, mengurangi stres, dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan, sehingga menjadikan perpustakaan sebagai ruang penting untuk belajar dan pengembangan pribadi. Penelitian ini menekankan pentingnya desain biofilik dalam ruang pendidikan untuk mendukung perkembangan kognitif dan stabilitas emosional sekaligus mempromosikan praktik berkelanjutan.