Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Glikosida Steviol Sebagai Pemanis Rendah Kalori Berbasis Ekstrak Stevia Sembiring, Bagem Br; Mardiah, Mardiah; Fanani, Muhammad Zainal
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v6i2.15857

Abstract

Gula sebagai salah satu bahan aditif yang dapat menambah rasa manis atau nikmat pada makanan ataupun minuman. Kebutuhan terhadap gula cukup tinggi karena merupakan kebutuhan sehar-hari. Untuk memenuhi permintaan, pemerintah melakukan impor dan ada beberapa perusahaan menciptakan gula buatan tetapi dapat berdampak negatif terhadap kesehatan manusia. Daun stevia mengandung glikosida steviol pemberi rasa manis rendah kalori dan dapat diperoleh melalui proses ekstraksi. Stevia dapat diolah menjadi berbagai jenis bentuk produk, seperti simplisia,ekstrak kering, tablet, teh. Selain sebagai pemanis, daun stevia bermanfaat untuk kesehatan.  Mutu simplisia dipengaruhi oleh proses pengeringan dan mutu ekstrak dipengaruhi oleh mutu simplisia sebagai bahan baku ekstraksi. Kualitas ekstrak berhubungan dengan senyawa metabolit sekunder dipengaruhi oleh jenis pelarut dan konsentrasi pelarut, lama ekstraksi, suhu, kehalusan bahan, perbandingan bahan dengan pelarut dan metode ekstraksi. Jenis pelarut yang efektif untuk mengekstrak stevioside adalah air dan etanol. Ekstrak stevia rasanya lebih manis dibandngkan gula tebu teapi memiliki rasa sedikit pahit.
Peningkatan Ketahanan Pangan dan Keterampilan Santri Melalui Penerapan Teknologi Hidroponik dan Olahannya Yulianti, Nani; Rahayu, Arifah; Mardiah; Nurillah, Muhammad Syarif; Matondang, Qomarul Fahmi; Rizqi, Ahmad Abdul Was'i Sarmada; Permana, Aji Eka
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2024): DESEMBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v10i3.15768

Abstract

Keterampilan dan keahlian santri perlu di tingkatkan terutama terutama dalam hal kemampuan soft skill sebagai keahlian penunjang dalam berkiprah dimasyarakat. Metode yang digunakan dalam melaksanakan pengabdian ini adalah :penyuluhan dan praktik budidaya tanaman secara hidroponik dengan dibuatkan demplot hidroponik di pekarangan pondok pesantren.  Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan keterampilan santri di pondok pesantren yatim piatu An Najm melalui penerapan teknologi hidroponik dan olahannya. Hasil dari  kegiatan ini para santri mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan terkait  budidaya sayuran hidroponik di atas 30%. Selain itu, melalui kegiatan ini  tersedia fasilitas  budidaya sayuran hidroponik dan alat pengolahannya bagi mitra.
Penerapan Logistik Halal : Studi Kasus di PT. Rajawali Nusindo Mustafa, Diana; Utama, Hendra; Jumiono, Aji; Mardiah, Mardiah
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v7i2.19508

Abstract

Penerapan Undang-Undang No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH) telah mendorong pentingnya sistem logistik halal dalam menjaga integritas kehalalan produk hingga ke tangan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) pada PT. Rajawali Nusindo sebagai penyedia jasa logistik, khususnya dalam penanganan produk pangan, farmasi, dan alat kesehatan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui studi kasus, wawancara, observasi lapangan, serta kajian dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Rajawali Nusindo telah menerapkan SJPH secara menyeluruh pada titik-titik kritis logistik, mulai dari penerimaan, penyimpanan, distribusi, hingga kegiatan pencucian fasilitas. Perusahaan juga telah menerapkan sistem identifikasi dan pemisahan fisik antara produk halal dan tidak halal, menjaga kebersihan fasilitas dan alat transportasi, serta membangun sistem dokumentasi dan traceability yang memadai. Tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan produk farmasi bersertifikat halal, ketergantungan pada bahan baku impor, serta risiko kontaminasi silang. Untuk meningkatkan efektivitas implementasi SJPH dan daya saing sebagai penyedia jasa logistik halal, disarankan penerapan sistem manajemen logistik berbasis Internet of Things (IoT) guna memperkuat ketelusuran dan pelacakan secara waktu nyata serta meminimalkan kesalahan manusia.
PENGGUNAAN STEVIA (STEVIA REBAUDIANA) SEBAGAI ANTIMIKROBA PADA PRODUK MINUMAN THE Mardiah Mardiah
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v1i2.379

Abstract

Minuman teh menjadi salah satu minuman RTD (ready to drink) yang banyak dikonsumsioleh konsumen. Kerusakan biologis pada produk minuman teh seringkali terjadi karenaaktivitas mikroorganisme pada produk minuman teh. Tujuan penelitian ini adalah penggunaanstevia sebagai pemanis sakaligus sebagai antimikroba. Rancangan yang digunakan dalampenelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 1 faktor yaitu perbandingansukrosa dan stevia dengan perlakuan A1 (sukrosa 99,93%:stevia 0,07%), A2 (sukrosa99,88%:stevia 0,12%), A3 (sukrosa 99,80%:stevia 0,20%), kemudian diuji organoleptikmenggunakan uji rating dan uji hedonik. Formula yang terpilih dibandingkan dengan kontrolA4 (sukrosa 100%:stevia 0%) dan pengujian efektifitas stevia sebagai antimikroba. Hasil ujiorganoleptik menunjukkan formula terpilih yaitu formula A3 (Sukrosa 99,80%:stevia 0,20%).Kesimpulannya bahwa stevia sebagai pemanis pada produk minuman teh cukup disukai padakonsentrasi 0.20% dan efektif menurunkan jumlah total mikroba dibanding dengan control.Kata kunci: minuman teh, Stevia rebaudiana, antimikroba.
PENGARUH PEMBERIAN SERBUK EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) TERHADAP SISTEM IMUN TIKUS SPRAGUE DAWLEY Mardiah Mardiah; Dwi Aryanti Nur’utami; Arti Hastuti
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v5i1.1676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian serbuk ekstrak kelopak bunga rosela terhadap sistem imun tikus Sprague Dawley. Parameter yang diamati adalah leukosit, differensial leukosit, organ limfoid (limpa dan hati), total serum protein dan serum albumin dari darah tikus Sprague Dawley. Hewan uji dibagi atas 4 kelompok yang masing-masing terdiri dari 5 ekor tikus. Kelompok pertama adalah kelompok normal, kelompok 2 diberikan stimuno forte dosis 1,35 mg/KgBB, kelompok 3 diberikan serbuk ekstrak rosela I dosis 40,5 mg/KgBB, dan kelompok 4 diberikan serbuk ekstrak rosela II dosis 81 mg/KgBB secara sonde selama 28 hari. Pada hari ke-0 dan hari ke-29 dilakukan pengambilan darah. Analisa data menggunakan perhitungan selisih, yang hasilnya dibandingkan dengan nilai normal tikus kondisi sehat. Berdasarkan hasil penelitian pemberin serbuk ekstrak rosela I dosis 40,5 mg/KgBB KgBB dapat mempertahankan fungsi sistem imun pada tikus Sprague Dawley dengan peningkatan nilai rata-rata jumlah neutrofil segmen sebesar 42,2%, total serum protein sebesar 10,99g/dl, bobot limpa relatif sebesar 0,22% dan bobot hati relatif sebesar 3,27% yang masih dalam batas normal hewan coba dalam kondisi sehat sehingga dapat memberikan efek protektif terhadap serangan antigen. Kata kunci :  Serbuk ekstrak,  rosela, sistem imun
Potensi Mucilage Talas (Colocasia esculenta) Sebagai Bahan Pengganti Gelatin Halal dengan Menggunakan Metode Presipitasi Pendinginan Sri Rejeki Retna Pertiwi; Mardiah Mardiah; Distya Riski Hapsari
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v5i1.1677

Abstract

Talas mengandung mucilage yang larut dalam air panas, membentuk larutan kental dalam air dingin, dan tidak larut dalam pelarut organik.  Penelitian tentang isolasi mucilage telah banyak dilakukan dengan menggunakan pelarut organik seperti alkohol dan aceton.  Titik kritis keharaman dan keamanan isolasi mucilage adalah residu pelarut organik yang digunakan pada tahap presipitasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui metode presipitasi  yang mampu menghasilkan mucilage berpotensi sebagai pengganti gelatin halal.  Pada penelitian ini, isolasi mucilage dilakukan melalui tiga tahap, yaitu ekstraksi dengan air panas, diikuti dengan presipitasi dan pengeringan.  Metode presipitasi yang diteliti ada tiga, yaitu pendinginan, alkohol, dan aceton. Mucilage yang dihasilkan kemudian dianalisis sifat-sifatnya, yaitu sifat sensori, fitokimia, dan fisikokimia. Sifat-sifat Gelatin bloom 200 juga dianalisis dan digunakan sebagai standar.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa mucilage yang dihasilkan dengan presipitasi pendinginan memiliki sifat-sifat lebih baik dibandingkan mucilage dengan presipitasi alkohol maupun aceton dan mendekati sifat-sifat gelatin.  Metode presipitasi dengan pendinginan pada isolasi mucilage talas berpotensi menghasilkan mucilage sebagai pengganti gelatin halal. Kata kunci: aceton, alkohol, pendinginan, mucilage, talas.
Formulasi Bumbu Kari Instan Khas Indonesia Berbentuk Blok dengan Perbedaan Komposisi Tepung Pati Termodifikasi dan Tepung Terigu Julia Kusumaningrum; Mardiah Mardiah; Aji Jumiono; Lia Amalia
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 10 No. 3 (2024): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v10i3.15708

Abstract

Curry is a typical Indonesian dish that requires a long process to make. Therefore, innovation in making curry in block form is needed, as has been done for Japanese curry blocks. This research aims to obtain the best curry block formulation based on sensory quality tests, hedonic tests, and chemical analysis. The research was carried out by formulating 5 formulas through trial and error (BK001, BK002, BK003, BK004, and BK005). The research treatment was the difference in ratio between modified starch and wheat flour, namely BK005A, BK005B, and BK005C. Data analysis used ANOVA and continued with Duncan at the 5% level. The trial and error stage research results showed that the best formulation was code BK 005. From the results of hedonic and sensory quality tests, BK 005 was preferred compared to curry seasoning on the market. The results of further research showed that the research treatment had a significant effect on the results of the texture and block compactness tests as well as the hedonic test results as overall. BK 005B block curry seasoning is the best treatment based on the results of texture tests, sensory quality tests, cohesiveness parameters, and overall taste. The results of the curry seasoning analysis for block BK 005B were water content 2.17%, water activity (Aw) 0.49, viscosity 0.3 dPas/s3, hardness 981.0 gr/mm2, and pH 6.00.