Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Gaji Dan Tunjangan Terhadap Kinerja Pegawai Unit Penunjang Non Kesehatan Rsud Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo Intan Maharani; Anton Susanto; Agus Trijono
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja merupakan hasil kerja yang diukur berdasarkan indikator tertentu seperti efisiensi, efektivitas, dan kontribusi individu terhadap organisasi. Hasil observasi menemukan indikasi kurang profesional di antara pegawai unit penunjang non kesehatan. Maka memperhatikan struktur insentif seperti gaji dan tunjangan yang sesuai dengan kinerja pegawai diperlukan agar pegawai lebih disiplin. Maka tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh gaji dan tunjangan terhadap kinerja pegawai unit penunjangan non kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Ir. Soekarno Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda menggunakan uji T, uji F dan uji koefisien determinasi. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling dengan jumlah responden sebanyak 74 pegawai unit penunjangan non kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Ir. Soekarno Sukoharjo. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil penelitian dengan uji analisis regresi linier berganda dengan f-hitung 71,806 > f-tabel 3,97. Nilai t hitung 2,123 > t-tabel 1,66571 dari gaji dan nilai t hitung 2,850 > t-tabel 1,66571 dari tunjangan. Dari uji F dan uji T dapat disumpulkan bahwa gaji dan tunjangan berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,181 atau 18,1% gaji dan tunjangan berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Dari hasil uji statistik maka dapat disimpulkan bahwa gaji dan tunjangan berpengaruh terhadap kinerja pegawai unit penunjang non kesehatan di Rumah Umum Daerah Sakit Ir. Soekarno Sukoharjo. Maka saran yang diberikan untuk rumah sakit perlu melakukan evaluasi terhadap sistem gaji dan tunjangan untuk memastikan bahwa kompensasi yang diberikan dapat sesuai dengan kinerja pegawai unit penunjang non kesehatan.
ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM LIRIK LAGU "BUNDA" OLEH POTRET: KAJIAN PRAGMATIK Fadilla Safitri; Intan Maharani
Jurnal Vokatif: Pendidikan Bahasa, Kebahasaan, dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/vokatif.v1i2.1663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur ilokusi dalam lirik lagu "Bunda" oleh Potret menggunakan pendekatan pragmatik. Tindak tutur ilokusi adalah tindakan yang dilakukan melalui ucapan yang dapat mengungkapkan perasaan, permintaan, janji, dan pernyataan fakta. Lagu "Bunda" dipilih karena liriknya yang kaya akan ungkapan emosional yang mendalam dan relevan dalam konteks budaya Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data berupa lirik lagu dikumpulkan dari sumber resmi dan dianalisis menggunakan klasifikasi tindak tutur ilokusi oleh John Searle, yang meliputi tindak tutur representatif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu "Bunda" mengandung berbagai jenis tindak tutur ilokusi, dengan dominasi tindak tutur ekspresif yang mengungkapkan perasaan cinta, kehilangan, dan kerinduan terhadap ibu. Tindak tutur komisif terlihat dalam bentuk janji untuk selalu mengingat dan mendoakan ibu, sementara tindak tutur direktif muncul dalam permintaan maaf kepada ibu. Tindak tutur representatif digunakan untuk menyatakan peran ibu dan sifat kasih sayangnya yang tulus. Penelitian ini menunjukkan bahwa lirik lagu "Bunda" secara efektif menggunakan bahasa untuk menyampaikan pesan-pesan emosional dan memperkuat hubungan sosial antara anak dan ibu. Temuan ini juga memperkaya pemahaman kita tentang penggunaan bahasa dalam konteks seni dan budaya, serta pentingnya analisis pragmatik dalam memahami komunikasi verbal.
ADAPTASI LINGUISTIK DALAM OTAK: STUDI PSIKOLINGUISTIK PADA PEMBELAJARAN BAHASA KEDUA Fadilla Safitri; Intan Maharani
Jurnal Vokatif: Pendidikan Bahasa, Kebahasaan, dan Sastra Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/vokatif.v2i1.2667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji adaptasi linguistik dalam otak Pembelajaran bahasa kedua (B2) dengan fokus pada faktor usia, psikologis, dan pengalaman linguistik sebelumnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen dan observasional yang melibatkan dua kelompok Pembelajaran: anak-anak yang mulai belajar bahasa kedua sejak usia dini dan dewasa yang memulai pembelajaran bahasa kedua setelah berusia 18 tahun. Metode pengumpulan data terdiri dari tes linguistik, observasi, dan wawancara mendalam, yang mengukur kemampuan bahasa kedua, tingkat kecemasan, motivasi, dan pengaruh pengalaman linguistik sebelumnya terhadap proses pemerolehan bahasa kedua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran anak-anak cenderung mengalami proses adaptasi linguistik yang lebih cepat dan lebih alami, disebabkan oleh fleksibilitas otak pada usia dini yang memungkinkan pemrosesan dua bahasa secara bersamaan. Sebaliknya, Pembelajaran dewasa menunjukkan kesulitan yang lebih besar dalam mengintegrasikan bahasa kedua, terutama dalam aspek tata bahasa dan kosakata. Faktor psikologis seperti kecemasan dan motivasi juga terbukti mempengaruhi kemampuan Pembelajaran dalam beradaptasi dengan bahasa kedua, di mana Pembelajaran dengan kecemasan tinggi lebih kesulitan dalam berbicara dalam bahasa kedua. Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran yang mempertimbangkan usia, faktor psikologis, dan pengalaman linguistik sebelumnya dalam merancang metode pembelajaran bahasa kedua yang lebih efektif.
Peran TPA Daarul Qur’an dalam Meningkatkan Bacaan Al-Qur’an dan Pembinaan Akhlak Anak di Air Bangis Pasaman Barat Intan Maharani; Misra Misra
Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2025): April: Jurnal Budi Pekerti Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jbpai.v3i2.1080

Abstract

This research aims to explore the role of the Daarul Qur'an Al-Qur'an Education Park (TPA) in improving Al-Qur'an reading and developing children's morals in Air Bangis, West Pasaman. The method used is a qualitative approach with interview techniques, observation and documentation. The research subjects consisted of TPA managers, teachers, and children who took part in learning programs at the TPA. The research results show that TPA Daarul Qur'an has made a significant contribution to improving children's Al-Qur'an reading abilities, which is reflected in the development of more fluent and correct reading abilities. Apart from that, TPA also plays an active role in moral development, through teaching the moral values ​​contained in the Koran and the example set by its teachers. This moral development has a positive impact on children's attitudes and behavior, both at home and at school. Overall, this research concludes that TPA Daarul Qur'an makes a very important contribution to the spiritual and moral development of children in Air Bangis, West Pasaman.
MEMBANGUN GENERASI BERKARAKTER UNGGUL MELALUI PENGEMBANGAN LITERASI ANAK PADA DESA KARANG-KARANGAN Muh. Nusratullah; Intan Maharani; Fadhilatul Amalia Bahraini; Azzahratun Amalia; Husnul Akmal; Inar; Ananda Yusuf; Hildayanti; Muh Hizbullah Upara; Dandi Febrian; Andi Khairun nisa; Andi Musafir Rusyaidi; Nilam Permatasari Munir
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i1.1875

Abstract

Desa Karang-Karangan memiliki potensi besar dalam pengembangan literasi anak, pengembangan literasi anak di Desa Karang-Karangan menjadi langkah strategis dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter unggul. penelitian ini bertujuan untuk meningkatan literasi anak sebagai sarana utama dalam membangun karakter unggul di Desa Karang-Karangan, untuk mendukung kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam upaya membangun generasi berkarakter unggul melalui peningkatan literasi anak di Desa Karang-Karangan. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Asset Based Comunity Development (ABCD) dengan melibatkan masyarakat desa setempat, meliputi tokoh masyarakat, perangkat desa, ibu-ibu PKK, serta pemuda desa. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pembuatan pojok baca, pengembangan buku cerita lokal anak, serta penyediaan media pembelajaran yang kreatif memberikan dampak dan upaya terhadap peningkatan literasi sekaligus pembentukan karakter anak. Selain itu, keterlibatan masyarakat dan pemanfaatan potensi lokal menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan program, sehingga kegiatan literasi tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan generasi anak yang berkarakter unggul dan berdaya saing di Desa Karang-Karangan.
Design And Construction of a Non-Contact Body Temperature Measuring Device Using the Mlx90614 Sensor Based on Nodemcu and the Blynk Application Asni Tafrikhatin; Ajeng Tiara Wulandari; Juri Benedi; Intan Maharani
Jurnal E-Komtek (Elektro-Komputer-Teknik) Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-komtek.v9i2.2968

Abstract

Body temperature is an important indicator for monitoring a person's health condition. The average normal human body temperature ranges from 36–37°C. Changes in body temperature, whether hyperthermia or hypothermia, may indicate infections or metabolic disorders, making accurate and practical measurement methods essential. Conventional contact thermometers have limitations, such as long measurement times and user discomfort. To overcome these issues, a non-contact body temperature measurement system was designed using an infrared sensor. This sensor works by detecting thermal radiation emitted from the body’s surface without requiring direct skin contact. The device utilizes the MLX90614 infrared sensor, an ultrasonic sensor for distance detection, and a switch as an on/off control. Measurement results are displayed on an OLED screen and can be monitored via a smartphone through the Blynk platform. Based on testing, the non-contact body temperature measurement device achieved an accuracy level of 99.3%.
The Effectiveness of The Teenagers' Friends Website Educational Media to Improve Teenagers' Knowledge About Free Sex at State Vocational School 8 Pekanbaru Dewinny Septalia Dale; Intan Maharani; Hamidah Sari Batubara; Andriani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i2.2141

Abstract

Premarital sex refers to sexual behavior between two individuals who are not legally married and is frequently found among adolescents due to a lack of knowledge and comprehensive sexual education. A preliminary survey at SMK Negeri 8 Pekanbaru revealed cases of pregnancy outside marriage. Objective: This study aimed to evaluate the effectiveness of a website-based educational medium in improving adolescents’ knowledge about premarital sex at SMK Negeri 8 Pekanbaru. Methods: This study employed a pre- experimental design with a one-group pre-test and post-test approach. A total of 67 tenth- grade students were selected through total sampling. Data were collected using aquestionnaire administered before and after the educational intervention delivered through the "Teman Remaja" website. Results: Findings showed that prior to the intervention, most respondents had fair to poor knowledge levels (24 students; 35.8%). After the intervention, knowledge levels improved, with 47 students (70.1%) reaching a good level. A paired samplet-test revealed a p-value <0.001, indicating a significant difference in knowledge levels before and after the intervention. Conclusion: The "Teman Remaja" website-based education effectively improved adolescents’ knowledge about premarital sex and can serve as an alternative strategy for promoting adolescent reproductive health, with potential for further development through extended and sustainable implementation. (250 Word), (Georgia 11 with 1,15 space).
PENGARUH KARAKTER MANDIRI TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI DALAM BELAJAR PADA SISWA KELAS III SDN KEDOYA UTARA 04 Fitria Rosmi; Intan Maharani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.33450

Abstract

The student learning process is not only determined by cognitive abilities, but is also greatly influenced by personality factors, one of which is an independent character. An independent character has an important role in helping students develop selfconfidence in learning. Students who have an independent character tend to be more confident in making decisions, completing tasks without relying on others, and are able to face learning challenges. However, there are still many students who lack independence and are unsure of their own abilities in learning. This study aims to determine whether there is an influence of an independent character on selfconfidence in learning in grade III students of SDN Kedoya Utara 04. This study uses a quantitative approach with a survey method. The instrument used is a Likert scale questionnaire that covers daily, weekly, and monthly activities. The number of respondents in this study was 64 students. Data analysis was carried out by a simple linear regression test through the F test. The results showed a significance value of 0.000 and F count of 31.824, while F table was 4.03. Because F count > F table and significance < 0.05, then H₀ is rejected and Hₐ is accepted. Thus, there is a significant influence between independent character and self-confidence in learning of third grade students of SDN Kedoya Utara 04.