Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN KATARAK DI POLIKLINIK MATA PUSKESMAS DAU KABUPATEN MALANG Gasper Awopi; Tavip Dwi Wahyuni; Sulasmini Sulasmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.581 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.393

Abstract

Katarak adalah kekeruhan lensa mata atau kapsul lensa yang mengubah gambaran yang diproyeksi pada retina dan merupakan penyebab umum kehilangan pandangan secara bertahap. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yaitu umur, jenis kelamin, pekerjaan dan diabetes mellitus terhadap terjadinya penyakit mata katarak di Poli Mata Puskesmas Dau Kabupaten Malang. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Teknik sampling menggunakan Sampel Jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 26 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan lembar hasil pemeriksaan. Analisi data menggunakan Uji Chi Square dengan menggunakan SPSS 16. Hasil dari penelitian ini menunjukkan umur merupakan faktor yang lebih berpengaruh terhadap kejadian katarak (p=0,001), jenis kelamin berpengaruh kedua (p=0,017), pekerjaan berpengaruh ketiga (p=0,024) dan DM berpengaruh keempat (p=0,022), sedangkan nilai p value < 0,05. Umur merupakan faktor utama penyebab terjadinya katarak, dibandingkan dengan tiga variabel lain. Diharapkan agar peneliti lain meneliti dengan variabel lain yang berpengaruh pada katarak. Kata kunci : umur, jenis kelamin, pekerjaan, diabetes melitus dan katarak
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG LUKA DM DENGAN IMPLEMENTASI PERAWATAN LUKA PADA PASIEN DIABETIC FOOT DI RUANG PLACIDA PAVILLIUN DI RS. PANTI WALUYA MALANG Ratnawati Ratnawati; Tavip Dwi Wahyuni; Mia Andinawati
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1116

Abstract

Perawatan luka pada pasien Diabetes Mellitus (DM) harus dapat meningkatkan proses penyembuhan luka. Pemilihan balutan yang tepat sesuai dengan kondisi luka dapat mempercepat proses penyembuhan luka itu sendiri. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan perawat tentang luka DM dan implementasi perawatan luka pada pasien dengan diabetic foot. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional. Sampel dalam penelitian ini adalah perawat di Ruang Placida Pavilliun RS Panti Waluya Sawahan Malang berjumlah 27 orang. Tehnik pengambilan sampel menggunakan tehnik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar perawat memiliki pengetahuan baik (44,4%) dan kurang baik (44,4%), sebagian besar perawat telah melakukan implementasi perawatan luka pada pasien diabetic foot yang sesuai dengan SOP (81,5%). Hasil uji Chi Square menunjukkan p-value < 0,05, dan korelasi spearman dengan r=0,506 dan p=0,007, sehingga terima H1, dan dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan perawat tentang luka DM dan implementasi perawatan luka pada pasien dengan diabetic foot di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Perawat sebaiknya meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan implementasi perawatan luka pada pasien sesuai dengan SOP. ABSTRACT Wound care in patients with Diabetes Mellitus should be able to improve the wound healing process. The choice of appropriate dressing in accordance with the wound conditions can accelerate the healing process it self. This study analyze the relationship of nurses knowledge about Diabetes Mellitus woundfs and the Implementation of wound care patients with diabetic foot. The design use descriptive observasional. The sample is nurses in placida pavilion room Panti Waluya Malang Hospital amount 27 people. Sampling technique use purposive sampling. The result of this study show that most of nurse have good knowledge (44.4%), most nurses have implemented woundcare on diabetic foot patients accordance with SOP ( 81.5%). Chi square test results show p-value
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN GASTRITIS PADA SISWA SMK PENERBANGAN ANGKASA SINGOSARI MALANG Disa Laras Ziky; Tavip Dwi Wahyuni; Mia Andinawati
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.973

Abstract

Pola makan yang tidak teratur seringkali terjadi pada remaja. Kecemasan bentuk tubuh membuat remaja sengaja tidak makan, kesibukan menyebabkan mereka memilih makan di luar atau hanya makan camilan saja. Remaja biasanya melewatkan waktu makan dan lebih memilih makan camilan. Pola makan yang seperti ini akan menyebabkan lambung sensitif dan dapat menimbulkan gastritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian gastritis pada siswa SMK Penerbangan Angkasa Singosari Malang. Penelitian ini menggunakan desain korelasional, populasi dalam penelitian ini adalah 303 siswa dan sampel dari penelitian ini sebanyak 61 siswa SMK Penerbangan Angkasa. Pengumpulan data primer penelitian ini menggunakan kuesioner dan food record, analisis data yang dipergunakan adalah analisis statistik menggunakan pearson product moment. Hasil penelitian ini menyatakan hampir sebagian responden mengalami pola makan yang kurang baik (39,3%). Siswa yang mengalami gastritis kronis (41%). Ada hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian gastritis pada siswa SMK Penerbangan Angkasa Singosari Malang yang dibuktikan dengan nilai p value 0,007< α 0,05 r = 0,344. Saran bagi remaja diharapkan melakukan kegiatan hidup sehat dengan membiasakan makan tiga kali sehari, mengurangi konsumsi makanan cepat saji yang bersifat panas dan berlemak sehingga menghindari dari kejadian gastritis. Apabila terjadi kejadian gastritis akut maka remaja perlu melakukan pengobatan sesuai dengan rekomendasi pihak kesehatan, bagi peneliti selanjutnya diharapkan penelitian selanjutnya mengikutsertakan variabel-variabel yang diduga (bakteri H.pylory, kopi, alkohol, merokok, stress, penggunaan OAINS) menyebabkan terjadinya gastritis yang belum diteliti oleh penelitian ini. ABSTRACT Irregular eating patterns often occur in adolescents. Anxiety of body shape makes teenagers deliberately not eating, busy making them choose to eat out or just eat snacks only. Teenagers usually skip meals and prefer to eat snacks. Such a diet will cause sensitive stomach and can cause gastritis. This study aims to determine the relationship between eating patterns with the incidence of gastritis in students SMK Penerbangan Angkasa Singosari. This research use correlational design, population in this research is 303 students and sample from this research as many as 61 student of SMK Penerbangan Angkasa. Primary data collection of this study using questionnaires and food records, data analysis used is statistical analysis using pearson product moment. The results of this study states almost some respondents experienced a poor diet (39.3%). Students with chronic gastritis (41%). There is a significant relationship between diet with gastritis incidence in students of SMK Penerbangan Angkasa Singosari Malang which is proved by value p value 0.007
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KOMPLIKASI HIPERTENSI PADA LANSIA DI POSYANDU PERMADI RW 02 KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG Kristina Koni Ngongo; Tavip Dwi Wahyuni; Nia Lukita Ariani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1088

Abstract

Perilaku pencegahan komplilkasi hipertensi yang dilakukan lansia perlu didukung oleh adanya dukungan keluarga seperti memberi nasehat, tindakan, dan informasi kesehatan tentang cara berperilaku hidup sehat. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan komplikasi hipertensi pada lansia di Posyandu Permadi RW 02 Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Desain penelitian mengunakan desain observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 33 orang dengan penentuan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner dukungan keluarga dan perilaku pencegahan komplikasi hipertensi. Metode analisis data yang di gunakan yaitu uji korelasi product moment. Hasil penelitian membuktikan hampir seluruh lansia (78,8%) mendapatkan dukungan keluarga dengan kategori cukup dalam pencegahan komplikasi hipertensi dan sebagian besar lansia (63,6%) berperilaku pencegahan komplikasi hipertensi dengan kategori cukup. Hasil uji korelasi product moment menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan komplikasi hipertensi pada lansia di Posyandu Permadi RW 02 Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Keluarga perlu memberi dukungan cukup pada lansia untuk pencegahan komplikasi hipertensi seperti mengingatkan lansia agar tidak mengkonsumsi makanan asin dan makanan instan berlebihan, serta mengingatkan lansia untuk mencukupi kebutuhan tidur saat malam hari. ABSTRACT Behaviour of preventing hypertension by the elderly should be supported by family such as giving advicef, actions, and health information about the way healthy life. The purpose of the study is determine the relationship between family of living heahsily support and in elderly in clinc Permadi RW 02 Tlogomas Malang. The research design used analytic observation design with cross sectional approach. Samples of this study were 33 people determined by preventing hypertension complicakens purposive sampling. Data collection techniques used instruments such as guestionnaices of family support and data analysis method used is product moment correlation test by using SPSS. The results show that almost all of elderly get( 78.8%) enough family support in prevention of hypertension complication and most elderly(63,6%) fine have behaviou .The result of correlation test shows a significant correlation between family support with in elderly at clinc Permadi RW 02 Tlogomas Malang .The family needs to give enough support for elderly to the prevention hypertension complications such as reminding the elderly not to consume salty food and excessive instant food, and remind the elderly to meet the needs of sleep at night. Keywords : Family Support; Elderly; Prevention Behavior Hypertension Complications.
POLA ASUH IBU YANG MEMPENGARUHI PERILAKU SULIT MAKAN PADA ANAK PRASEKOLAH (4-6 TAHUN) Maria Fransiska Adriana Nyanyi; Tavip Dwi Wahyuni; Swaidatul Masluhiya AF
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.122 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1434

Abstract

Kebiasaan mengabaikan makanan atau malas makan pada anak merupakan persoalan yang banyak dialami oleh orang tua. Pada masa pertumbuhannya, anak sangat membutuhkan banyak nutrisi penting. Jika tidak, tumbuh kembangnya akan terhambat dan anak mengalami banyak masalah seiring dengan pertambahan usianya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola asuh ibu yang mempengaruhi perilaku sulit makan pada anak prasekolah (4-6 tahun) di RA Pesantren Almadaniyah Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Desain penelitian mengunakan analitik non eksperimen dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 34 anak prasekolah (4-6 tahun) dengan penentuan menggunakan purposive sampling. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji chi square dengan menggunakan SPSS 17. Hasil penelitian membuktikan sebagian besar (61,8%) ibu menerapkan pola asuh demokrasi pada anak prasekolah (4-6 tahun) dan sebagian besar (70,6%) anak prasekolah (4-6 tahun) mempunyai perilaku sulit makan rendah. Hal tersebut karena sebagian besar ibu memiliki tingkat pendidikan yang cukup baik sehingga pengetahuan tentang cara mengasuh anak yang baik bisa diterapkan. Hasil uji chi square didapatkan p value = (0,000) < (0,050) sehingga H1 diterima, artinya ada pengaruh pola asuh ibu dengan perilaku sulit makan pada anak prasekolah (4-6 tahun) di RA Pesantren Almadaniyah Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Ibu perlu menerapkan pola asuh demokrasi untuk mengurangi perilaku sulit makan anak. ABSTRACT Parenting as an interaction between parents and children, with good parenting patterns such as gentle and not forced to reduce child's difficult eating behavior, it aims to improve the growth and development of children. The purpose of this research is to know the pattern of mother's care that influence difficult eating behavior in preschool children (4-6 years) in RA Pesantren Almadaniyah Landungsari Dau District Malang Regency. The research design used non experimental analytic with cross sectional approach. The sample of the study were 34 preschool children (4-6 years) with determination using purposive sampling. The data analysis method used is chi square test by using SPSS 18. The result of this research proves that most of mother (61.8%) apply democracy pattern to children in preschool children (4-6 years) and most (70.6% ) Preschooler (4-6 years old) has a low difficult eating behavior. Chi square test results obtained p value = (0.000)
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PELAYANAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN PENGGUNA BPJS DI RSI G KABUPATEN MALANG Pendrita Jennie Kristina; Tavip Dwi Wahyuni; Wahidyanti Rahayu H.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.087 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.655

Abstract

Kualitas merupakan suatu hal yang penting bagi penyedia layanan jasa, termasuk rumah sakit. Salah satu indikator untuk menilai kualitas rumah sakit yaitu dengan mengukur tingkat kepuasan pasien.Program BPJS Kesehatan merupakan salah satu upaya pemerataan derajat kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien pengguna BPJS di RSI G Kabupaten Malang. Desain penelitian adalah deskriptif korelasi dengan metode survei analitik cross sectional dengan sampel 55 responden, diambil dengan teknik consecutive Sampling. Analisa data menggunakan spearman rank. Hasil peneltian menunjukkan bahwa sebanyak 47 responden (85%) dalam kategori kualitas pelayanan kesehatan baik, dan sebanyak 45 responden (81%) dalam kategori puas. Hasil uji spearman rank didapatkan signifikansi output ρ = 0.03 ≤ α 0.05 dan koefisien korelasi sebesar 1.00 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan (bermakna) antara kualitas pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien di RSI G Kabupaten Malang. Disarankan bagi pihak rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang ada untuk mencapai kepuasan pasien yang lebih maksimal.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KOMPLIKASI HIPERTENSI PADA LANSIA DI POSYANDU PERMADI KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG Kristina Koni Ngongo; Tavip Dwi Wahyuni; Nia Lukita Ariani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1306

Abstract

Perilaku pencegahan komplilkasi hipertensi yang dilakukan lansia perlu didukung oleh adanya dukungan keluarga seperti memberi nasehat, tindakan, dan informasi kesehatan tentang cara berperilaku hidup sehat. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan komplikasi hipertensi pada lansia di Posyandu Permadi Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Desain penelitian mengunakan desain observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 33 orang dengan penentuan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner dukungan keluarga dan perilaku pencegahan komplikasi hipertensi. Metode analisis data yang di gunakan yaitu uji korelasi product moment. Hasil penelitian membuktikan hampir seluruh lansia (78,8%) mendapatkan dukungan keluarga dengan kategori cukup dalam pencegahan komplikasi hipertensi dan sebagian besar lansia (63,6%) berperilaku pencegahan komplikasi hipertensi dengan kategori cukup. Hasil uji korelasi product moment menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan komplikasi hipertensi pada lansia di Posyandu Permadi Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Keluarga perlu memberi dukungan cukup pada lansia untuk pencegahan komplikasi hipertensi seperti mengingatkan lansia agar tidak mengkonsumsi makanan asin dan makanan instan berlebihan, serta mengingatkan lansia untuk mencukupi kebutuhan tidur saat malam hari. ABSTRACT Behaviour of preventing hypertension by the elderly should be supported by family such as giving advicef, actions, and health information about the way healthy life. The purpose of the study is determine the relationship between family of living heahsily support and in elderly in clinc Permadi Tlogomas Malang. The research design used analytic observation design with cross sectional approach. Samples of this study were 33 people determined by preventing hypertension complicakens purposive sampling. Data collection techniques used instruments such as guestionnaices of family support and data analysis method used is product moment correlation test by using SPSS. The results show that almost all of elderly get (78.8%) enough family support in prevention of hypertension complication and most elderly (63.6%) fine have behaviou .The result of correlation test shows a significant correlation between family support with in elderly at clinc Permadi Tlogomas Malang. The family needs to give enough support for elderly to the prevention hypertension complications such as reminding the elderly not to consume salty food and excessive instant food, and remind the elderly to meet the needs of sleep at night. Keywords : Family support; elderly; prevention behavior hypertension complications.
Effectiveness of Diabetes Mellitus Management Training On Health Cadres Wahyuni, Tavip Dwi; Jupriyono, Jupriyono; Rachman, Moh. Zainol
EDUTEC : Journal of Education And Technology Vol 7 No 4 (2024): June 2024
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/edu.v7i4.793

Abstract

The highest prevalence of diabetes mellitus (DM) based on diagnosis and symptoms is observed in the 55-64 year age group, at 5.5%. Knowledge about DM is crucial for sufferers to minimize the risk of complications. This study aims to analyze the effectiveness of DM management training in preventing DM complications in Kalipare Village, Malang Regency. A Quasi-Experimental design was employed in this research conducted in Kalipare Village, Malang Regency. The study population consisted of all Health Cadres in Kalipare Village, totaling 30 individuals. The research sample comprised 30 Health Cadres, selected using Total Sampling technique. The independent variable was DM management training, while the dependent variable was the prevention of DM complications. Data were collected using questionnaires and skills observation, and analyzed using the Mann-Whitney test. The results indicated a significant difference with a p-value of 0.000 (< 0.05) between the treatment group and the control group in terms of knowledge and observation of DM management skills post-treatment. This signifies the effectiveness of DM management training in preventing DM complications. The more effective the DM management training provided to health cadre participants, the better the prevention of DM complications.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Video Animasi Terhadap Kemampuan Toilet Training Anak Usia 3-4 Tahun Alfiana, Eva Alfiana; Wahyuni, Tavip Dwi; Marcelina, Sheilla Tania; Bahari, Kissa
Jurnal Pendidikan Kesehatan (e-Journal) Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Kesehatan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jpk.v13i1.4167

Abstract

Toilet training can be used to train children to control urination and defecation independently. Teaching toilet training requires a method that is easy for children to understand. You do this through the use of video media because it can display messages. The purpose of the study was to determine the effect of health education through animated video media on toilet training skills in children aged 3-4 years in PAUD. The research design is pre-experiment with one group design, pretest, posttest design without control group. The sampling technique uses total sampling on all children aged 3-4 years. Data collection using questionnaires analyzed with the Wilcoxon test. The results showed that before the intervention, the mean value was 11.83, meaning that the child did not succeed in toilet training with a minimum value of 5 and a maximum value of 14. Then, after the intervention, the ability of toilet training increased with a mean value of 26.13 which means that the child succeeded with a minimum score of 21 and a maximum value of 28. The results of the Wilcoxon test obtained a p-value of 0.000 < ? = 0.05 showing that there was an influence of health education through animated video media on the ability of toilet training in children aged 3-4 years at the Ade Irma Suryani PAUD Post. Animated video media is expected to be used as an alternative to improve children's toilet training
Education Using Habituation Theory With 6 Step Handwashing Jingle on the Implementation of Handwashing With Soap Wijonarko, Nabilla Pooja; Wahyuni, Tavip Dwi; Hadi, Sugianto
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 9: SEPTEMBER 2024 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i9.5813

Abstract

Introduction: Most health problems that occur in school-aged children are personal hygiene. Bad habits regarding hand washing will cause the development of disease in children because the germs on the hands have not completely died. So that the material is easy to understand, absorb, accept and implement to form healthy habits, appropriate methods and media are needed for health education as an effort to prevent disease transmission due to poor personal hygiene. Objective: The aim of this research is to determine the effect of education using habituation theory with the 6 step hand washing jingle on the implementation of hand washing with soap. Method: The research design was a pre-experiment with a one group pre-test and post-test design method with a research population of 3 and 4 grade students of 44 people. The sampling technique uses the Slovin formula with a precision of 5% and uses the Probability Sampling formula, namely Stratified Random Sampling with a sample of 40 people. The instrument is an observation checklist sheet and a Likert scale habits questionnaire. Result: It was found that the skills of 15% of students were in the quite skilled category, 55% of students were in the skilled category and 30% of students were in the highly skilled category. Meanwhile, 67.5% of students have positive habits and 32.5% of students have negative habits. The results of data analysis using the Wilcoxon Signed Ranks Test showed that the p-value = 0.000 so p < ? (? = 0.05) wich means education using habituation theory with the 6 steps of hand washing jingle on the implementation of hand washing with soap in children at SDN 2 Bendorejo, Trenggalek Regency is very effective. Conclusion: To obtain good washing hands with soap skills and habits in students, a consistent health promotion program is needed