Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Equilibrium: Jurnal Pendidikan

Strategi Adaptasi Masyarakat Kota Makassar Terhadap Bencana Banjir : Tinjauan Teori Fungsionalisme Struktural Arifin, Ibrahim; Arifin, Zulkifli; Ahmad, M. Ridwan Said
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2025): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v13i2.17461

Abstract

Banjir merupakan peristiwa yang mengalami peningkatan setiap tahunnya di Kota Makassar. Dalam menangani persoalan banjir tersebut, Kota Makassar menerapkan berbagai strategi adaptasi yang memungkinkan masyarakat untuk mengantisipasi bencana banjir dikemudian hari, atau bertahan sesaat dan sesudah banjir terjadi. Penelitian ini membahas strategi adaptasi masyarakat Kota Makassar terhadap bencana banjir dengan menggunakan tinjauan teori fungsionalisme struktural. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi tanpa partisipan, media sosial, dan data sekunder seperti berita dan laporan resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi adaptasi masyarakat terbagi menjadi tiga aspek utama: fisik, sosial, dan ekonomi. Meskipun Pemerintah Kota Makassar telah mengimplementasikan sejumlah strategi adaptasi, terdapat keterbatasan dalam upaya adaptasi kolektif. Masyarakat lebih cenderung menggunakan strategi adaptasi reaktif daripada proaktif, yang menunjukkan kekurangan dalam integrasi sosial dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Disfungsi dalam fungsi sosial masyarakat dan kurangnya koordinasi antar pemangku kebijakan diinterpretasikan melalui lensa fungsionalisme struktural.
Strategi Adaptasi Masyarakat Kota Makassar Terhadap Bencana Banjir : Tinjauan Teori Fungsionalisme Struktural Arifin, Ibrahim; Arifin, Zulkifli; Ahmad, M. Ridwan Said
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v13i2.17461

Abstract

Banjir merupakan peristiwa yang mengalami peningkatan setiap tahunnya di Kota Makassar. Dalam menangani persoalan banjir tersebut, Kota Makassar menerapkan berbagai strategi adaptasi yang memungkinkan masyarakat untuk mengantisipasi bencana banjir dikemudian hari, atau bertahan sesaat dan sesudah banjir terjadi. Penelitian ini membahas strategi adaptasi masyarakat Kota Makassar terhadap bencana banjir dengan menggunakan tinjauan teori fungsionalisme struktural. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi tanpa partisipan, media sosial, dan data sekunder seperti berita dan laporan resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi adaptasi masyarakat terbagi menjadi tiga aspek utama: fisik, sosial, dan ekonomi. Meskipun Pemerintah Kota Makassar telah mengimplementasikan sejumlah strategi adaptasi, terdapat keterbatasan dalam upaya adaptasi kolektif. Masyarakat lebih cenderung menggunakan strategi adaptasi reaktif daripada proaktif, yang menunjukkan kekurangan dalam integrasi sosial dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Disfungsi dalam fungsi sosial masyarakat dan kurangnya koordinasi antar pemangku kebijakan diinterpretasikan melalui lensa fungsionalisme struktural.
Kesenjangan Infrastruktur Dasar dan Dampaknya Pada Kualitas Hidup di Kampung Pemulung Savana Kota Makassar Arifin, Ibrahim; Ahmad, M.Ridwan Said; Arifin, Zulkifli; Arifin, Ibrahim Ibrahim
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/14052970

Abstract

This study analyzes the gap in basic infrastructure in the Pemulung Savana Settlement, Makassar City, and its impact on the quality of life of the community. This research employs a descriptive qualitative method, with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis is conducted using a thematic method to identify key problem patterns. The findings reveal that limitations in basic infrastructure such as restricted access to clean water, poor sanitation systems, unstable electricity, and inadequate roads and transportation negatively affect the well-being of the community. The lack of educational and healthcare facilities worsens socio-economic conditions, leading to low health levels and limited educational opportunities for children. The absence of essential services also increases the risk of disease and exacerbates poverty. Furthermore, the unclear land ownership status hinders infrastructure improvement efforts. These findings highlight that infrastructure disparities in marginal areas require serious attention from various stakeholders to develop inclusive and sustainable solutions. Improving access to basic services and implementing more equitable development policies are essential to enhancing the quality of life in the area.