Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

WORKSHOP BIMBINGAN DAN KONSELING KELOMPOK BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL BANJAR PADA MGBK SMA DI KOTA BANJARMASIN Ainun Heiriyah; Muhammad Eka Prasetia; Farial Farial; Hegen Dadang Prayoga
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 9, No 2 (2023): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v9i2.12309

Abstract

Setiap Permainan tradisional dapat dijadikan sebuah inovasi dalam layanan bimbingan dan konseling. Permainan tradisional dapat dikolaborasikan dengan layanan bimbingan dan konseling sehingga menjadi sebuah teknik atau metode di dalam pelaksanaan layanan layanan bimbingan dan konseling kelompok. Untuk mewujudkan ini tentu harus ada kreativitas guru BK dalam melakukan inovasi terhadap layanan bimbingan dan konseling yang akan diselenggarakan di sekolah. Berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan menunjukkan bahwa guru BK SMA di Kota Banjarmasin masih memerlukan wawasanan ilmu pengetahuan, kreativitas/ inovasi dalam layanan BK dan  keterampilan dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Khususnya pada pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling kelompok di sekolah. Permasalahan mitra yang menjadi prioritas utama adalah dirinci sebagai berikut: (1) Terdapat guru BK yang kurang memiliki kreativitas dalam mengembangkan inovasi dalam  layanan  bimbingan dan konseling kelompok di sekolah; dan (2) Terdapat guru BK yang belum mengetahui tahapan dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling kelompok berbasis permainan tradisional banjar. Dari fenomena permasalahan dan alternatif solusi, maka pelaksana memilih prioritas solusi diantaranya ialah: (1) Memberikan bantuan kepada guru BK berupa kreativitas dan inovasi konselor sekolah professional dalam melaksanakan layanan bimbingan dan konseling kelompok di sekolah; dan (2) Memberikan bantuan kepada guru BK berupa pelatihan bimbingan dan konseling kelompok berbasis permainan tradisional banjar. Metode pelaksanaan menggunakan metode: (1) ceramah; (2) pelatihan; dan (3) evaluasi. Khalayak sasaran berjumlah 32 orang guru BK yang menghadiri kegiatan PKM.Hasil kegiatam PKM dari analisis data pre test evaluasi awal kegiatan, maka dapat di klasifikasikan bahwa kreativitas guru BK di SMA Kota Banjarmasin tergolong dalam kategori Rendah (2,92) dan hasil kegiatan PKM dari analisis data post test kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi meningkat dengan kategori Tinggi (7,45). Hal ini tentunya merupakan hal yang baik, setelah diberikannya kegiatan workshop sehingga dapat meningkatkan kreativitas guru BK dalam inovasi layanan BK di sekolah.Kata kunci: Bimbingan, konseling, permainan tradisional banjar 
PEMBUATAN DAN PELATIHAN APLIKASI BRACKET PERTANDINGAN MUAYTHAI DI PENGURUS PROVINSI MUAYTHAI KALIMANTAN SELATAN Hegen Dadang Prayoga; As`ary Ramadhan; Andi Kasandrawali; Kholik Setiawan
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3515

Abstract

Pengurus Provinsi MuayThai Indonesia Kalimantan Selatan yang menjadi mitra kami mengalami kesulitan dalam membuat rancangan skema pertandingan atau disebut juga bracket pertandingan secara efektif dan efisien yang dapat digunakan dalam pertandingan olahraga muaythai berbasis aplikasi. Rancangan yang tidak efektif dan efisien berpengaruh secara signifikan terhadap keuangan penyelenggara pertandingan, individu dan tim yang berpatisipasi dan juga masalah yang menyangkut kepentingan pribadi bagi para penggemar pertandingan. Oleh karena itu di dalam kegiatan PKM ini yang menjadi perioritas solusi dari permasalahan mitra adalah membangun sebuah aplikasi yang dapat digunakan dalam membuat bracket pertandingan muaythai disertai dengan pelatihan penggunaan aplikasi tersebut. Cara yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi adalah dengan menggunakan model prototipe dengan metode Software Development Life Cycle (SDLC) dan pengukuran untuk menguji aplikasi menggunakan instrument kuesioner System Usability Scale (SUS). Hasil pengabdian berdasarkan pengujian usability dengan nilai score avrg 82.5 termasuk dalam Grade A yang menandakan penerimaan responden terhadap efektifitas, efisiensi dan kepuasan yang dirasakan dalam menggunakan aplikasi sudah dapat diterima dengan baik (Acceptable)
Enhancing recovery from plyometric circuit training: The synergistic impact of dynamic stretching, BCAA supplementation, and sports massage on DOMS Fitrianto, Ari Tri; Prayoga, Hegen Dadang; Habibie, Muhammad; Fitrian, Zanzabil Adwa
Journal Sport Area Vol 8 No 3 (2023): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2023.vol8(3).14191

Abstract

Understanding the significance of efficient post-exercise recovery methods in alleviating muscle damage and addressing delayed onset muscle soreness (DOMS) among athletes following plyometric circuit training. The study aimed to determine the effect of dynamic stretching in water (active pool-based) and sports massage (SM) on muscle damage indices post-plyometric circuit training. A total of 30 participants were divided into three control groups and one experimental group, who were given two recovery protocols (APB + BCAA and sports massage) after the trial. Data were statistically analysed using a one-way ANOVA test with post-test measurements and a Bonferroni test (P < 0.05). It is concluded that statistically the APB + BCAA post-hoc test with SM did not show any significance. However, on average, APB + BCAA was preferable at reducing DOMS symptoms; measurements 3 and 4 in the intervention groups also showed a significant effect on the control group. The study findings underscore the valuable contribution of active recovery in water and the use of supplements in improving initial recovery outcomes after strenuous exercise or sports, aligning with the exercise recovery principle that highlights the inseparable relationship between nutrition and soft tissue modalities.
Teaching games for understanding (TGfU) developing gross motor skill In physical education Fitrianto, Ari Tri; Habibie, Muhammad; Prayoga, Hegen Dadang
Journal of Physical and Outdoor Education Vol. 5 No. 2 (2023): Journal of Physical and Outdoor Education
Publisher : STKIP Paasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/jpoe.v5i2.226

Abstract

The purpose of this study was to identify the TGfU approach to improve gross motor skills in elementary school children. The method used in this research is experimental method. The population of this research data is third grade students of Sungai Miai 4 Banjarmasin public elementary school, totaling 22 students with a research sample of 22 students with total sampling technique. Based on the results of data analysis obtained and discussion of research, that there is an effect of TGfU approach to gross motor skills of children. Although the study showed significant improvement, environmental factors, such as school and home environment, as well as parental influence, may affect the results. This study underscores the central role of play in developing children's motor skills, in line with previous research findings. Therefore, play-focused learning can be an effective tool in supporting children's gross motor development, but it is important to be aware of other factors that influence the outcome
Status Gizi Atlet Bola Basket Klub Rongqing Banjarmasin Kasanrawali, Andi; Habibie, Muhammad; Prayoga, Hegen Dadang; Nurulita, Retno Farhana
Jurnal Porkes Vol 7 No 2 (2024): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v7i2.27153

Abstract

The problem of this study was to determine the nutritional status of basketball athletes at the Rongqing Banjarmasin club. This study aims to examine the nutritional status of basketball athletes of the Rongqing Banjarmasin club. The research method used is descriptive survey method with data collection through observation, interviews, and documentation. Height and weight measurements were taken to determine the athlete's Body Mass Index (BMI). The population and sample of this study were all Rongqing Club players, as many as 20 people and using total sampling. The results showed that the majority of athletes, namely 75.0% (15 people), had normal nutritional status. A total of 15.0% (3 people) were classified as thin (mild weight loss), 10.0% (2 people) were classified as fat (mild weight gain), and there were no athletes who had a very fat nutritional status (severe weight gain). The maximum value of BMI obtained is 75.0, the minimum value is 10.0, with an average of 33.33 and a standard deviation of 29.52. The conclusion of this study shows that most athletes have a good nutritional status, which is important to support athletes' fitness, health, and performance.
WORKSHOP BIMBINGAN DAN KONSELING KELOMPOK BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL BANJAR PADA MGBK SMA DI KOTA BANJARMASIN Ainun Heiriyah; Muhammad Eka Prasetia; Farial Farial; Hegen Dadang Prayoga
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 9, No 2 (2023): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v9i2.12309

Abstract

Setiap Permainan tradisional dapat dijadikan sebuah inovasi dalam layanan bimbingan dan konseling. Permainan tradisional dapat dikolaborasikan dengan layanan bimbingan dan konseling sehingga menjadi sebuah teknik atau metode di dalam pelaksanaan layanan layanan bimbingan dan konseling kelompok. Untuk mewujudkan ini tentu harus ada kreativitas guru BK dalam melakukan inovasi terhadap layanan bimbingan dan konseling yang akan diselenggarakan di sekolah. Berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan menunjukkan bahwa guru BK SMA di Kota Banjarmasin masih memerlukan wawasanan ilmu pengetahuan, kreativitas/ inovasi dalam layanan BK dan  keterampilan dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Khususnya pada pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling kelompok di sekolah. Permasalahan mitra yang menjadi prioritas utama adalah dirinci sebagai berikut: (1) Terdapat guru BK yang kurang memiliki kreativitas dalam mengembangkan inovasi dalam  layanan  bimbingan dan konseling kelompok di sekolah; dan (2) Terdapat guru BK yang belum mengetahui tahapan dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling kelompok berbasis permainan tradisional banjar. Dari fenomena permasalahan dan alternatif solusi, maka pelaksana memilih prioritas solusi diantaranya ialah: (1) Memberikan bantuan kepada guru BK berupa kreativitas dan inovasi konselor sekolah professional dalam melaksanakan layanan bimbingan dan konseling kelompok di sekolah; dan (2) Memberikan bantuan kepada guru BK berupa pelatihan bimbingan dan konseling kelompok berbasis permainan tradisional banjar. Metode pelaksanaan menggunakan metode: (1) ceramah; (2) pelatihan; dan (3) evaluasi. Khalayak sasaran berjumlah 32 orang guru BK yang menghadiri kegiatan PKM.Hasil kegiatam PKM dari analisis data pre test evaluasi awal kegiatan, maka dapat di klasifikasikan bahwa kreativitas guru BK di SMA Kota Banjarmasin tergolong dalam kategori Rendah (2,92) dan hasil kegiatan PKM dari analisis data post test kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi meningkat dengan kategori Tinggi (7,45). Hal ini tentunya merupakan hal yang baik, setelah diberikannya kegiatan workshop sehingga dapat meningkatkan kreativitas guru BK dalam inovasi layanan BK di sekolah.Kata kunci: Bimbingan, konseling, permainan tradisional banjar 
Pengaruh Latihan Loncat Naik Turun Bangku dan Jumping Jack di Lahan Rawa Terhadap Kemampuan Lompat Jauh Gaya Jongkok Prayoga, Hegen Dadang; Maulana, Ahmad
Jurnal Porkes Vol 5 No 2 (2022): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v5i2.6456

Abstract

The purpose of this study was to determine the Exercise Jumping Up and Down Bench and Jumping Jack in Swamp Land Against Squat Style Long Jump Ability. For the male students of SMPN 1 Anjir, Kec. Anjir, Kab. Barito Kuala for the 2021/2022 academic year. This research is an experimental research with quantitative research type. The research population was the male students of Smpn 1 Anjir, while the sample of this research was 30 people who were determined using purposive sampling technique. Data collection techniques in this study are tests and measurements. Statistical data shows the value of determining the value of t table for db = 28 and = 0.05, namely t table = t (0.05;28) = 2.048. Thus, t0 = 73.851 > t table = 2.048 or H0 is rejected. Which means that if H0 is rejected, there is a difference in the population mean parameters between experiment I and experiment II. the calculation of the statistical percentage in the exercise method for the squat style long jump in the first experiment there was an increase of 5.7063% > compared to the second experiment which increased only 3.8531%. Which means that the jumping jack in the swamp in Experiment I is superior to going up and down the bench in Experiment II.
Pengaruh Petrissage, Vibration, Strokes dan Friction Terhadap Optimalisasi Pemanasan Latihan Fisik Fitrianto, Ari Tri; Prayoga, Hegen Dadang
Jurnal Porkes Vol 5 No 2 (2022): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v5i2.6457

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh petrissage, vibration, strokes dan friction terhadap optimalisasi pemanasan pada anggota pelatihan peningkatan kondisi fisik Borneo Sport Science di Banjarmasin. Kenyataan di lapangan pemanasan lebih sering dilakukan hanya bentuk ritual biasa, sehingga tidak sesuai dengan kebutuhan latihan dan bentuk pemanasan lebih banyak meningkatkan suhu tubuh yang seharusnya juga kesiapan otot menjadi fokus dari tujuan pemanasan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian merupakan anggota pelatihan peningkatan kondisi fisik sebanyak 30 orang, sedangkan sampel peneletian sebanyak 20 orang yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan metode analisis deskripsi. Data statistik menunjukkan nilai F hitung terhadap F tabel yaitu 2.92 > 2.17 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa petrissage, vibration, strokes dan friction yang dilakukan dalam waktu kurang dari tujuh menit guna memberikan stimulus ke jaringan lunak dan rasa nyaman akan kondisi tubuh berpengaruh secara signifikan terhadap optimalisasi pemanasan latihan fisik.
PENGEMBANGAN WEBSITE UNTUK MENINGKATKAN MANAJEMEN BIMBINGAN PELATIHAN OLAHRAGA DAN ADMINISTRASI PADA BORNEO SPORTS SCIENCE Prayoga, Hegen Dadang; Fitrianto, Ari Tri; Ramadhan, As`ary
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2307

Abstract

Borneo sports science merupakan sebuah yayasan berfokus pada kegiatan olahraga physical training dan tutoring dengan dua agenda kegiatan yang ditangani oleh staff pengurus yayasan dan pelatih olaharga. Agenda kegiatan pertama adalah manajemen bimbingan pelatihan olahraga. Kedua adalah manajemen administrasi yang meliputi pendataan perserta baru, pembuatan jadwal pelatihan, absensi peserta pelatihan dan pembagian kelas pelatihan. Dalam menjalankan kegiatan tersebut masih menggunakan manajemen tradisional seperti bimbingan tertulis dan pencatatan kehadiran peserta latihan dengan cara manual yang dilakukan oleh pelatih olahraga yaitu berupa catatan pada kertas. Cara tersebut memiliki kekurangan seperti catatan mudah hilang, begitu juga pada manajemen administrasi yang dikerjakan oleh staff pengurus yayasan masih memiliki kekurangan seperti tidak dapat diakses dari mana saja dan tidak dapat digunakan pada sistem operasi yang berbeda karena masih menggunakan luring spreadsheet. Oleh karena itu manajemen bimbingan pelatihan olahraga dan administrasi pada borneo sports science perlu ditingkatkan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah mengembangkan sistem berbasis website dengan metode protoype yang dapat diakses dari mana saja dan karena terhubung dengan internet artinya dapat digunakan pada sistem operasi apapun dan catatan bimbingan maupun kehadiran tersimpan pada sistem. Hasil dari pengabdian masyarakat ini terlihat adanya peningkatan manajemen yang dilihat dari kemudahan staff pengurus yayasan dan pelatih olahraga dalam memanajemen agenda kegiatan bimbingan pelatihan olahraga dan administrasi berbasiskan sistem website menjadi cepat, tepat dan efisien
PEMBUATAN DAN PELATIHAN APLIKASI BRACKET PERTANDINGAN MUAYTHAI DI PENGURUS PROVINSI MUAYTHAI KALIMANTAN SELATAN Prayoga, Hegen Dadang; Ramadhan, As`ary; Kasandrawali, Andi; Setiawan, Kholik
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3515

Abstract

Pengurus Provinsi MuayThai Indonesia Kalimantan Selatan yang menjadi mitra kami mengalami kesulitan dalam membuat rancangan skema pertandingan atau disebut juga bracket pertandingan secara efektif dan efisien yang dapat digunakan dalam pertandingan olahraga muaythai berbasis aplikasi. Rancangan yang tidak efektif dan efisien berpengaruh secara signifikan terhadap keuangan penyelenggara pertandingan, individu dan tim yang berpatisipasi dan juga masalah yang menyangkut kepentingan pribadi bagi para penggemar pertandingan. Oleh karena itu di dalam kegiatan PKM ini yang menjadi perioritas solusi dari permasalahan mitra adalah membangun sebuah aplikasi yang dapat digunakan dalam membuat bracket pertandingan muaythai disertai dengan pelatihan penggunaan aplikasi tersebut. Cara yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi adalah dengan menggunakan model prototipe dengan metode Software Development Life Cycle (SDLC) dan pengukuran untuk menguji aplikasi menggunakan instrument kuesioner System Usability Scale (SUS). Hasil pengabdian berdasarkan pengujian usability dengan nilai score avrg 82.5 termasuk dalam Grade A yang menandakan penerimaan responden terhadap efektifitas, efisiensi dan kepuasan yang dirasakan dalam menggunakan aplikasi sudah dapat diterima dengan baik (Acceptable)