Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Hubungan Minat Belajar Pendidikan Jasmani Terhadap Hasil Belajar Sepakbola Pada Siswa Sma Negeri 9 Makassar Muh Mawardi; Agus Kurniadi; Muhammad Farhan
Qalam : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jq.v13i2.3959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat belajar Pendidikan Jasmani terhadap hasil belajar sepakbola pada siswa SMA Negeri 9 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 30 siswa yang dipilih secara acak. Instrumen yang digunakan untuk mengukur minat belajar adalah kuesioner, sementara hasil belajar sepakbola diukur melalui tes keterampilan sepakbola. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar sepakbola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara minat belajar Pendidikan Jasmani dengan hasil belajar sepakbola pada siswa SMA Negeri 9 Makassar. Semakin tinggi minat belajar siswa terhadap Pendidikan Jasmani, semakin baik hasil belajar mereka dalam keterampilan sepakbola. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan strategi pengajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar olahraga, khususnya sepakbola, di sekolah.
SOSIALISASI PENGEMBANGAN WEBSITE MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN DAN PEMAHAMAN MAHASISWA Kurniadi, Agus; Istiyono; Abu Bakar; Mawardi; La Robi
Jurnal Surya Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Surya Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/1kfp9121

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pemanfaatan media pembelajaran digital. Namun, masih ditemukan keterbatasan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam mengembangkan website sebagai sarana pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam merancang dan mengelola website sebagai media pembelajaran yang efektif dan inovatif. Metode pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan praktik, dan evaluasi, dengan pendekatan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dan melibatkan 35 mahasiswa dari berbagai program studi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek pemahaman konseptual dan keterampilan teknis mahasiswa. Secara kuantitatif, hasil evaluasi pasca-kegiatan menunjukkan kenaikan skor rata-rata pemahaman sebesar 38% dibandingkan pra-kegiatan. Secara kualitatif, mahasiswa menunjukkan peningkatan kreativitas dalam menyusun konten, navigasi, dan tampilan antarmuka website. Selain itu, sebagian besar peserta menyatakan kegiatan ini relevan dan aplikatif dalam konteks pembelajaran di perguruan tinggi. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa sosialisasi pengembangan website media pembelajaran efektif dalam meningkatkan keterampilan dan pemahaman mahasiswa. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkelanjutan dengan penguatan materi lanjutan dan kolaborasi lintas disiplin guna mendukung literasi digital mahasiswa di era pembelajaran modern.
Pengembangan Model Latihan Teknik Service Atas Bola Voli untuk Mahasiswa Pendidikan Jasmani Universitas Muhammadiyah Sorong Kurniadi, Agus; Istiyono; Bakar, Abu; Robi, La; Mawardi; Emayanti
Jurnal Muara Olahraga Vol 7 No 2 (2025): JURNAL MUARA OLAHRAGA
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jmo.v7i2.3366

Abstract

  This research develops a service technique learning module for volleyball for Physical Education students of the University of Muhammadiyah Sorong with the ADDIE R&D model. Two groups were involved: experiment (using modules) and control (conventional methods). The average pre-test of the experimental group was 60 and the control group was 58. After treatment, the experimental group's post-test score rose to 85, the control was only 70. A 42% increase in the experimental group demonstrated the effectiveness of the module. The t-test yielded p = 0.000 (experiment) and p = 0.003 (control), showing a significant difference. More than 85% of students stated that the modules were easy to understand and helpful with practice, proving that they were effective in use.
Peningkatan Softskill Guru Menggunakan Metode Microteaching Melalui Media Visual Sederhana Interaktif pada Majelis Dikdasmen PNF PDM Kota Sorong Andi Maryam; Muh. Mawardi; Ainun Mardiyah; Rizky Ekawaty Ahmad; Jenro P. Sijabat; Abu Bakar; Irfandi Idris; Imelti Rerung; Al Mar Atu Soleha
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Mei: NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v5i2.4583

Abstract

Improving the quality of education in Indonesia requires continuous efforts to develop teachers' competencies, especially in soft skills related to pedagogical abilities and the use of technology in learning. This community service aims to enhance the soft skills of teachers in the Majelis Dikdasmen PNF PDM of Sorong City through the application of the microteaching method with simple interactive visual media. The microteaching method provides teachers with the opportunity to practice teaching in short sessions, which are then evaluated by peers and facilitators. Additionally, simple visual media such as PowerPoint, learning videos, and infographics are used to enrich the teaching and learning experience. This community service is conducted in the form of theory and practice sessions, followed by group discussions and reflections to strengthen participants' understanding. The results of the service show an improvement in teachers' ability to effectively use visual media, as well as an enhancement in their skills in managing classrooms interactively. This service is expected to significantly contribute to the professionalism of teachers in Sorong City, particularly in improving the quality of the teaching-learning process in non-formal education levels.
ANALISIS TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI SAAT BERTANDING ATLET PENCAK SILAT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SORONG Nur Rahman; Agus Kurniadi; Istiyono; Muh Mawardi; La Robi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11744

Abstract

Confidence is one of the psychological aspects that plays an important role in supporting the performance of pencak silat athletes when competing. This study aims to analyze the level of confidence when competing in pencak silat athletes of the University of Muhammadiyah Sorong. The research uses a quantitative descriptive approach with a survey method. The subjects of the study were 30 pencak silat athletes who were determined by total sampling technique. The instrument used was in the form of a confidence questionnaire which included indicators of confidence in one's abilities, emotional control during competitions, optimism in facing opponents, and courage to make decisions. Data were analyzed using descriptive statistics in the form of averages, percentages, and categorization. The results showed that 46.7% of athletes were in the high confidence category, 40% in the medium category, and 13.3% in the low category. Indicators of confidence in one's abilities have the highest average scores, while emotional control during competitions has the lowest average scores. The conclusion of the study shows that the level of confidence of pencak silat athletes at the University of Muhammadiyah Sorong is generally in the medium to high category, but the aspect of emotional control still needs special attention through a structured mental training program.
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI TERHADAP HASIL SEPAK SILA DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW Aplos Umpes; Agus Kurniadi; Muh Mawardi; La Robi; Emayanti Anggreni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11952

Abstract

This study aims to analyze the relationship between leg muscle strength and the results of the precept in the game of sepak takraw. Football is one of the dominant basic techniques used in receiving, controlling, and passing the ball, so its success is greatly influenced by the components of physical condition, especially the strength of the leg muscles. This study uses a quantitative approach with a correlational design to test the relationship between the variable of leg muscle strength as an independent variable and the result of the discipline as a bound variable. The research sample amounted to 30 high school sepak takraw athletes who were selected through purposive sampling techniques with the criteria of actively participating in training and not injured. The measurement of leg muscle strength was carried out using a leg dynamometer to obtain maximum strength data, while the ability of the precepts was measured through a 1-minute skill test by counting the number of legitimate ball touches. The data obtained was analyzed using the Product Moment (Pearson) correlation test at a significance level of 0.05 after meeting the assumptions of normality and linearity. The results of the analysis showed that there was a positive and significant relationship between leg muscle strength and the result of syllabus (r = 0.62; p < 0.05), which was in the category of strong relationship. These findings indicate that increasing leg muscle strength contributes to improving the ability of sepak sila techniques, so leg muscle strength development exercises need to be an important part of sepak takraw athlete coaching programs.v
Implementasi Sport Science dalam Pendampingan Kesamaptaan Jasmani Calon Tarunai Akpol Papua Barat Daya Muh. Mawardi; Muhammad Syahrul Kahar; Rahmatullah Bin Arsyad; Abu Bakar; Ahmad Wael; Ainun Mardiah; Risma Alam; Agus Kurniadi; Akbar
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1325

Abstract

Kesamaptaan jasmani merupakan salah satu komponen penting dalam proses seleksi penerimaan calon Taruna/i Akademi Kepolisian (Akpol). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan dan konsultasi berbasis sport science kepada peserta seleksi kesamaptaan jasmani di Lapangan Mako Brimob Sorong, Papua Barat Daya. Metode yang digunakan meliputi observasi, pendampingan langsung, bimbingan teknis, dan konsultasi olahraga selama pelaksanaan tes fisik. Kegiatan difokuskan pada peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik pelaksanaan tes push up, pull up, dan daya tahan tubuh, serta edukasi mengenai pengelolaan kondisi fisik, pengaturan stamina, pemanasan, pendinginan, dan pencegahan cedera. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai teknik tes kesamaptaan yang benar dan pentingnya menjaga kebugaran jasmani selama proses seleksi. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan institusi kepolisian dalam penerapan ilmu keolahragaan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia.
PELATIHAN SEPAKTAKRAW DENGAN MEDIA BOLA ROTAN KARET UNTUK SISWA SDN HANDIL BAKTI Andi Kasanrawali; Muhammad Habibie; Hegen Dadang Prayoga; Muh Mawardi
Ite Ngabdi Vol. 1 No. 2 (2025): ITE NGABDI
Publisher : ite ngabdi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/qz6j9x15

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam pembelajaran sepaktakraw di SDN Handil Bakti, yang mencakup penggunaan media pembelajaran yang kurang sesuai, keterbatasan sarana prasarana, serta metode pembelajaranyang belum inovatif. Bola takraw yang digunakan di sekolah terbuat dari plastik sintetis yang keras, sehingga menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa takut cedera pada siswa, sertaberdampak pada rendahnya partisipasi dalam pembelajaran. Selain itu, keterbatasan ruang bermain dan metode pengajaran yang monoton turut memperburuk efektivitas proses belajar-mengajar.Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, ditawarkan inovasi media pembelajaranberupa bola takraw berbahan rotan karet yang lebih lunak dan ramah anak. Kegiatanpengabdian ini mencakup pengenalan bola rotan karet kepada guru dan siswa, pelatihanteknik dasar sepaktakraw dengan media tersebut, serta simulasi pembelajaran langsung di lingkungan sekolah. Inovasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan motivasi dankeselamatan siswa, tetapi juga mendukung pelestarian olahraga tradisional Indonesia dalam konteks pendidikan dasar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif, dengan melibatkan langsung guru dan siswa kelas 5 dalam kegiatan pelatihan. Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran pendidikan jasmani yang lebih aman, menarik, dan bermakna, serta memperkuat nilai-nilai sportivitas, kerja sama, dan budaya lokal di kalangan peserta didik.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PJOK BERBASIS DEEP LEARNING TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN GERAK SISWA SD KELAS BAWAH Muhammad Sahrun; Abu Bakar; Agus Kurniadi; Muh Mawardi; La Robi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i1.22249

Abstract

Pembelajaran PJOK memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan motorik dan pemahaman konsep gerak pada siswa sekolah dasar, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran berbasis teknologi seperti deep learning untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran PJOK berbasis deep learning dalam meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan gerak siswa SD kelas bawah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group, melibatkan 60 siswa kelas bawah yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian terdiri atas tes pemahaman konsep dan lembar observasi keterampilan gerak yang dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji t, dan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan pada pemahaman konsep dan keterampilan gerak dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi deep learning memberikan dukungan kuat dalam menyediakan umpan balik otomatis, analisis gerak akurat, dan pengalaman belajar yang lebih adaptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis deep learning efektif diterapkan dalam pembelajaran PJOK dan berpotensi menjadi strategi inovatif dalam peningkatan kualitas pembelajaran motorik di sekolah dasar.