Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISA PENGGUNAAN ABU ARANG KAYU PENGGANTI SEBAGIAN PASIR TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR Siregar, Mahadi Rahman; Sahrul harahap; Alvi Sahrin Nasution
STATIKA Vol. 7 No. 1 (2024): Statika Vol 7 No 1 April 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v7i1.1372

Abstract

Mortar adalah salah satu bahan bangunan yang berfungsi sebagai perekat pasangan batu bata, batako, plesteran dan sebagainya. Saat ini mortar masih menggunakan agregat halus atau pasir dan semen portland sebagai bahan pengikat utama yang harganya cukup mahal. Di samping kebutuhan mortar yang sangat penting tersebut, arang kayu bekas pembakaran dan limbah kayu yang dihasilkan dari industri rumahan menjadi salah satu masalah lingkungan. Sebanding dengan jumlah kebutuhan material mortar, abu arang kayu juga diproduksi industry rumahan dalam skala besar juga. Inovasi pemanfaat abu arang kayu bisa menjadi salah satu bahan alternative dalam pembuatan mortar. tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil analisa nilai kuat tekan mortar yang didapat dari penggunaan abu arang kayu pengganti sebagian pasir dalam campuran mortar. Penelitian dilakukan di Laboratorium Mortar Dan Struktur Teknik Sipil Fakultas Teknik Kampus III Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapati hasil pengujian kuat tekan mortar pada umur 7 hari nilai kuat tekan mortar normal, variasi 5% dan variasi 10% secara berturut turut sebesar 4,78 Mpa, 4,11 Mpa dan 3,61 MPa. Pada umur 14 hari nilai kuat tekan mortar mortar normal, variasi 5% dan variasi 10% secara berturut turut sebesar 6,94 Mpa, 5,44 Mpa dan 5,28 Mpa. Dan pada umur 28 hari nilai kuat tekan mortar mortar normal, variasi 5% dan variasi 10% secara berturut turut sebesar 7,78 Mpa, 6,17 Mpa dan 5,94Mpa. Berdasarkan hasil tersebut didapati hasil penurunan mutu maka untuk pemakaian abu arang kayu sebagai material campuran mortar masih harus diperhatikan dan dipertimbangkan resiko penurunan nilai kuat tekan yang direncanakan.
Analisa Penggunaan Abu Bakaran Tandan Kosong Kelapa Sawit Pengganti Sebagian Pasir Terhadap Kuat Tekan Beton Ahmad Faisal Hasibuan; Sahrul Harahap; Alvi Sahrin Nasution
STATIKA Vol. 8 No. 1 (2025): Statika Vol 8 No 1 April 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v8i1.1617

Abstract

Kabupaten Tapanuli Selatan memilik luas perkebunan sawit sekitar 6.664 Ha dengan produktifitas 78.83 ton sawit pertahun 2021. Dengan demikian jumlah limbah sawit juga terbilang tinggi untuk wilayah kabupaten Tapanuli Selatan. Dalam setiap produksi kelapa sawit menghasilkan limbah berupa tandan kosong kelapa sawit (TKKS) 23%, cangkang 8%, serat 12% dan limbah cair 66%. Berdasarkan hal tersebut maka apabila tidak dikelola dengan baik dan tepat limbah sawit ini akan sangat berdampak terhadap lingkungan di kabupaten Tapanuli Selatan kedepannya. Untuk meminimalisir dampak kepada lingkungan tersebut, penulis merencanakan beton dengan penggunaan abu bakaran tandan kosong kelapa sawit ke dalam campuran beton. Dimana penelitian ini mengunakan abu bakaran tandan kosong kelapa sawit sebagai pengganti sebagian pasir terhadap kuat tekan beton normal. Penelitian dilakukan di Laboratorium Beton dan Struktur Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan. Hasil Penelitian menunjukkan penggunaan analisa penggunaan abu bakaran tandan kosong kelapa sawit pengganti sebagian pasir terhadap kuat tekan beton menghasilkan penurunan nilai kuat tekan dari kuat tekan yang disyaratkan AHSP 2016 yang menjadi pembandingnya. Kuat tekan rata-rata yang dihasilkan sebesar 11,96 MPa pada umur 7 hari, 14,61 MPa pada umur 14 hari, 11,85 MPa pada umur 28 hari untuk jenis beton campuran abu TKKS 5% sedangkan 10,31 MPa pada umur 7 hari, 8,24 MPa pada umur 14 hari, dan 4,58 MPa pada umur 28 hari untuk campuran 10% abu TKKS. Dari perhitungan yang telah dilakukan tersebut didapat hasil penurunan mutu beton maka untuk pemakaian abu bakaran tandan kosong kelapa sawit sebagai pengganti sebagian pasir perlu diperhatikan dan dipertimbangkan penurunan nilai kuat tekan beton yang direncanakan agar tidak terjadi kegagalan struktur.
Penerapan Integral Lipat Dua untuk Menghitung Volume Tiang Beton Berbentuk Tabung sebagai Dasar Estimasi Kebutuhan Material pada Struktur Pondasi Gedung Alvi Sahrin Nasution; Dear Sevtia Br Karo Karo; Gracia Lovian Girsang; Herdita Br. Ginting; Klara Manila Laoli; Windi Suryani
Pentagon : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 3 No. 4 (2025): Desember: Pentagon : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/pentagon.v3i4.888

Abstract

This study examines the application of double integrals in calculating the volume of cylindrical concrete piles as a basis for estimating material requirements in building foundation structures. The volume calculation was carried out using a double-integral approach in polar coordinates for three pile segments with lengths of 4 m, 3.9 m, and 4 m, each having a diameter of 60 cm. The results were then validated using the standard geometric formula to ensure consistency and mathematical reliability. The obtained concrete volume was subsequently used to estimate material needs based on a 1:1.5:3 mix proportion consisting of cement, sand, and gravel. The findings indicate that double integrals can be effectively applied to generate accurate estimations of both volume and material requirements, supporting logistical planning in construction. This approach also highlights the strong connection between mathematical concepts—particularly multivariable calculus—and practical applications in civil engineering. Furthermore, the study emphasizes that double integrals may serve as a relevant alternative when structural modeling requires deeper analytical exploration or validation beyond conventional geometry. Therefore, the implementation of double integrals not only reinforces theoretical understanding but also enhances precision in evaluating structural components within building foundation planning.
Penentuan Kepadatan Tebar Lele yang Optimal Menggunakan Metode Integral Lipat Tiga Alvi Sahrin Nasution; Bobby Putra Delon Togatorop; Kenjo Oktaviano Damanik; Lestari Novianti Sinurat; Monica Triyuni Sinaga; Widya Kartini Pangaribuan
Bilangan : Jurnal Ilmiah Matematika, Kebumian dan Angkasa Vol. 3 No. 6 (2025): Desember : Bilangan : Jurnal Ilmiah Matematika, Kebumian dan Angkasa
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/bilangan.v3i6.883

Abstract

This study aims to determine the ideal stocking density of catfish using the triple integral method. This mathematical method is applied to accurately calculate the volume of the cultivation pond and analyze the stocking amount and biomass projection at three different density levels, namely 50, 75, and 100 fish/m³. The calculation of the volume of the pond measuring 27 m x 11 m x 1.5 m produces a value of 445.5 m³. Based on the integral calculation, the optimal stocking amount is 22,275 fish, 33,413 fish, and 44,550 fish for each density, with the final biomass projection reaching 300.7 kg, 451.1 kg, and 600.4 kg, respectively. The analysis shows that the density of 100 fish/m³ produces the highest biomass, but its application must consider technical factors such as water quality, oxygen availability, and food competition. This method provides a solid and practical mathematical foundation for more efficient, scalable, and sustainable aquaculture planning.
Penerapan Integral Lipat Dua dalam Prediksi Jumlah Penduduk di Kota Tebing Tinggi Tahun 2030 : Visualisasi 3D Menggunakan Geogebra Petra Putri Sarinah Pandiangan; Alvi Sahrin Nasution; Grace Amelia Purba; Rizka Nabila Damanik; Endang Lyfia Saragih; Farel Al Azmi
Bilangan : Jurnal Ilmiah Matematika, Kebumian dan Angkasa Vol. 3 No. 6 (2025): Desember : Bilangan : Jurnal Ilmiah Matematika, Kebumian dan Angkasa
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/bilangan.v3i6.884

Abstract

Tebing Tinggi City, which has a strategic position in North Sumatra, is experiencing changes in population growth that need to be predicted for development planning purposes. The purpose of this study is to forecast the population of Tebing Tinggi City in 2030 by applying the Double Integral method, and visualize the results in 3D using GeoGebra. The method used is a quantitative approach with a case study, where the population density function is created based on secondary data from the Central Statistics Agency (BPS) of Tebing Tinggi City for the period 2010 to 2024. Data on area and population per sub-district are used to develop a population growth model calculated using the double integral. The forecast results show that the population of Tebing Tinggi City is estimated to reach 26,038 people in 2030, with varying growth rates in each sub-district. 3D visualization through GeoGebra is able to depict the distribution of population density in an interactive geometric form, thus facilitating the understanding of complex mathematical concepts. The conclusion of this study is that double integrals can be applied effectively to predict population size, and GeoGebra serves as a very useful visual aid in presenting the results of multivariable calculus analysis.