Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal)

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI KELAS VIII SMP NEGERI 4 BARUMUN Eka Retno Wulandari; Nova Christina Dewi; Haritsah Hammamah Harahap
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 4 No 3 (2021): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) vol. 4 No. 3 November 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v4i3.3141

Abstract

Penelitian ini bertujuan antara lain: pertama, mengetahui apakah penerapan Model Problem Based Learning dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar matematika siswa pada materi pokok persamaan garis lurus di kelas VIII SMP Negeri 4 Barumun. Kedua, mendeskripsikan penerapan Model Problem Based Learning dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar matematika siswa pada materi pokok persamaan garis lurus di kelas VIII SMP Negeri 4 Barumun. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindak Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah kelas VIII-1 yang berjumlah 26 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas dan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan Model Problem Based Learning pada siklus I diperoleh dengan kategori minimal cukup yaitu sebesar 46,1% dan pada siklus II meningkat menjadi 88,5%. Peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 42,4%. Dengan indikator pencapaian telah tercapai ≥ 80%. Kemudian untuk hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I diperoleh kadar aktivitas siswa sebesar 75,08% “Cukup” pada siklus II 87,27% “Baik”. Peningkatan yang terjadi dari siklus I ke siklus II sebesar 12,19%. Indikator pencapaian telah tercapai ≥ 80%. Sedangkan untuk hasil observasi kemampuan guru pada siklus I dan siklus II diperoleh dengan kategori “Baik”.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN BLENDED UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA Rahima Safitra Pane; Yuni Rhamayanti; Haritsah Hammamah Harahap
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 4 No 3 (2021): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) vol. 4 No. 3 November 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v4i3.3145

Abstract

The type of research used is Classroom Action Research (CAR) using two learning cycles, with the subject of class X-1 SMA Negeri 1 Batangtoru totaling 25 people. While the object of this research is the use of problem-based learning model with Blended to improve students' mathematical problem solving ability. Before the instrument was used, a test trial was conducted to see the validity and reliability of the test. Of the 6 test questions in the first cycle and 6 test questions in the second cycle, 5 test questions in the first cycle were valid (valid) and 5 test questions in the second cycle were valid (valid), and all test questions were reliable with a test reliability coefficient of 0.926 with a level high reliability and has a validation correlation with the moderate category. The average result of the students' mathematical problem solving ability test on the students' mathematical problem solving ability test in the first cycle was 68.80 in the "Enough" category with 64.00% completeness and the percentage of student activity levels was 70.31%. Then continue the activities of the second cycle where the average result of the students' mathematical problem solving ability test in the second cycle is 83.04 in the "Good" category with 92.00% completeness percentage and 89.06% student activity level percentage
PENGARUH PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM TERHADAP PEMAHAMAN HIMPUNAN Zainur Aini Nasution; Mohd. Arifin; Haritsah Hammamah Harahap
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 5 No 1 (2022): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol. 5 No. 1 Maret 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v5i1.3676

Abstract

This type of research Quasi experimental Research. The research subject were class VII-1 which consisted of 25 people. There are 13 women and 12 men. The object taken in this research is Blended Learning to understanding the set. The instrument used is in the form of a test. The test used is a multiple choice test that has been tested with a pre-test reliability of 0,5 with a sufficient level of reliability and posttest reliability of 0,7 with sufficient level of reliability. And both test have valid questions. From the test results on students understanding of the mathematical set the average value of the pre-test questions = 73, median value = 80, the mode value = 70 and the standard deviation = 80. The average value of post-test questions = 83,76 median value = 85,3 mode value = 80 and standard deviation = 90. From the results of statistical analysis using the t-test obtained by comparing thitung = 2,75 to the table of significance level ???? = 5% with a ttabel value of = 1,71. Obtained thitung > ttabel = 2,75 > 1,71. Thus the researcher councludes that there is an effect of Blended Learning on group understanding in class VII SMP Negeri 4 Padangsidimpuan in the 2021/2022 academic year
BAHASA MATEMATIS MASYARAKAT BATAK TAPANULI SELATAN (TAPSEL) Yuni Rhamayanti; Haritsah Hammamah Harahap; Nur Atika Lubis
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 5 No 2 (2022): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Juli 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v5i2.4071

Abstract

Tapanuli Selatan (Tapsel) memiliki masyarakat yang campuran dari berbagai suku. Terdapat sejumlah suku di Tapanuli Selatan yang erat kaitannya dengan konteks dalam pembelajaran matematika. Namun, para pendidik di Tapsel belum banyak yang melihat budaya tersebut sebagai suatu konteks yang dapat digunakan sebagai starting point dalam pembelajaran matematika. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi budaya masyarakat Tapsel yang dapat digunakan sebagai titik awal dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan kajian etnografi yang bersumber pada studi pustaka, observasi lapangan, dan wawancara dengan narasumber yang memahami Bahasa Batak dengan baik untuk mengklarifikasi dan/atau memberikan pemahaman lebih terhadap hasil kajian literatur yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sejumlah bahasa matematis yang digunakan masyarakat Tapsel dalam Bahasa Indonesia yang dapat digunakan sebagai starting point dalam pembelajaran matematika. Bahasa matematis ini meliputi penyebutan bilangan, luasan, sudut, volume, satuan tak tentu, dan penentuan satuan waktu.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DARING BERBASIS PROJECT BASED LEARNING PADA MATA KULIAH KALKULUS PEUBAH BANYAK Haritsah Hammamah Harahap; Puspa Riani Nasution; Rika Anggita; Erwin Erwin; Fitri Jelita
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 5 No 3 (2022): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) November 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v5i3.4466

Abstract

Kalkulus Peubah Banyak merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus ditempuh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Graha Nusantara. Mata kuliah ini terdiri dari tiga (3) sks bagi semester III. Mata kuliah ini mempelajari antara lain tentang sistem koordinat dalam ruang-tiga, fungsi dua variabel atau lebih, fungsi bernilai vektor, integral lipat, serta teorema integral. Kalkulus Peubah Banyak ini juga merupakan mata kuliah prasyarat untuk mengikuti mata kuliah yang lain seperti kalkulus differensial, kalkulus integral, dan lain sebagainya. Untuk membantu dosen dan peserta didik dalam proses perkuliahan kalkulus peubah banyak ini diperlukan suatu bahan ajar yang efektif dan mudah dipahami agar tujuan pembelajaran tercapai. Bahan ajar adalah seperangkat alat yang dibuat secara sistematis dan terstruktur digunakan untuk membantu peserta didik dalam proses pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Bahan ajar dikelompokkan dalam beberapa jenis, salah satunya bahan ajar daring (online). Bahan ajar daring yang dimaksud dalam penelitian ini adalah bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran yang dapat diakses secara daring (dalam jaringan) yang menggunakan jaringan internet dengan memanfaatkan teknologi dan informasi dalam proses belajar mengajar dengan memanfaatkan misalnya komputer dan handphone. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan pengembangan bahan ajar yaitu suatu cara atau proses yang sistematis untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, serta mengevaluasi isi dan strategi pembelajaran yang diarahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien. Selanjutnya, dalam pengembangan bahan ajar daring tersebut digunakan sebuah model atau pendekatan pembelajaran yang inovatif, yang menekankan belajar kontekstual melalui kegiatan-kegiatan yang kompleks yang disebut dengan Project Based Learning. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan jenis penelitian Research and Development. Model pengembangan dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan suatu produk atau menyempurnakan produk yang sudah ada sebelumnya. Terdapat lima langkah pengembangan model ADDIE yaitu: analysis, design, development, implementation, dan evaluation.