Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS KELAYAKAN DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI TAHU DI KOTA MATARAM Wuryantoro Wuryantoro; Candra Ayu
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.843

Abstract

Kedelai tergolong tanaman pangan yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia. Kedelai dapat diolah menjadi berbagai produk makanan dan salah satu yang banyak diminati oleh masyarakat adalah tahu. Dalam proses transformasi suatu bahan baku menjadi produk olahan, sangat ditentukan dengan kinerja agroindustri, apabila kinerja agroindustri baik maka agroindustri akan memperolah nilai tambah dan pendapatan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis kelayakan ekonomi dan menganalisis nilai tambah agroindustri tahu di Kota Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan analitis. Penilitian ini dilaksnakan di Kota Mataram tepatnya di Kelurahan Kekalik Jaya dan Abian Tubuh dengan mewawancari 20 pengusaha tahu sebagai responden. Hasil Penelitian menunjukkan usaha tahu di Kota Mataram layak diusahakan karena menghasilkan pendapatan sebesar Rp 517.457, menghasilkan R/C-ratio lebih besar dari serta menghasilkan produktivitas modal atau B/C-ratio yang cukup tinggi yaitu 39%. Selain itu kegiatan agroindustri juga mampu menghasilkan nilai tambah sebesar 37,69 %, Sedangkan keuntungan bersih yang diperoleh pengusaha dari usaha tahu adalah sebesar Rp 4 757,- untuk setiap 1 kilogram bahan baku yang digunakan
PENINGKATAN KETERSEDIAAN PANGAN KELUARGA PETANI LAHAN KERING MELALUI PENGEMBANGAN TANAMAN HORTIKULTURA SISTEM POLYBAG DI LAHAN PEKARANGAN DI DESA TANAK AWU LOMBOK TENGAH Wuryantoro Wuryantoro; Ni Luh Sri Supartiningsih; I Ketut Budhastra; Candra Ayu; Ni Made Wirastika Sari; M. Yusuf; Muhammad Nursan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.13056

Abstract

Desa Tanak Awu merupakan desa sebagian besar lahan pertanian merupakan lahan kering dengan curah hujan yang rendah serta produktivitasnya rendah. Selain itu banyaknya alih fungsi lahan akibat keberadaan Bandara Internasional Lombok menyebabkan luas kepemilikan lahan pertanian petani di Desa Tanak Awu semakin berkurang. Kondisi ini, mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai alternatif dalam mengembangkan tanaman pertanian. Namun, permasalahan dihadapi oleh masyarakat di Desa Tanak Awu adalah kurangnya pengetahuan dan informasi terhadap cara mengelola dan memanfaatkan lahan pekarangan. Tujuan kegiatan pengabdian adalah meningkatkan pengetahuan serta memotivasi masyarakat khususnya dalam pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan, serta meningkatkan keterampilan peserta kegiatan pengabdian dalam. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Tanak Awu Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah dengan sasaran rumahtangga petani yang berpenghasilan rendah. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif serta serta menerapkan konsep belajar orang dewasa. Berdasarkan hasil kegiatan, disimpulkan bahwa masyarakat sangat berminat dalam melakukan kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan dengan budidaya tanaman hortikultura. Selain itu, kegiatan ini juga telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta pengabdian dimana mereka telah memahami dan mampu melakukan budidaya tanaman hortikultura di lahan pekarangannya dengan baik.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN USAHA BETERNAK LEBAH TRIGONA DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DAN EKOWISATA DI DESA SEDAU KECAMATAN NARMADA KABUPATEN LOMBOK BARAT PROVINSI NTB M. Yusuf; Muhammad Nursan; Syarif Husni; Aeko Fria Utama FR; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Fadli Fadli; Wuryantoro Wuryantoro; Candra Ayu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19531

Abstract

Secara umum kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilaan masyarakat melalui pengembangan usaha lebah trigona dalam mendukung ketahanan pangan dan ekowisata sedangkan secara khususnya kegiatan ini bertujuan untuk: (1) Menumbuhkembangkan minat dan memotivasi masyarakat Desa Sedau Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat untuk berwirausaha di bidang pertanian dan peternakan khususnya beternak lebah trigona; (2) Menunjukkan kepada petani/peternak mengenai aspek teknologi usaha beternak lebah trigona yang baik dan benar; (3) Peternak lebah trigona dapat mengenal aspek sosial ekonomi (peningkatan pendapatan berkelanjutan) dari sistem usaha beternak lebah trigona; dan (4) Menjalin hubungan antara perguruan tinggi, khususnya Universitas Mataram dengan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode pengembangan masyarakat (community development) yang menekankan pada pembelajaran orang dewasa, dengan melibatkan 10 orang anggota kelompok sasaran. Secara umum pelaksanaannya berlangsung dengan baik dan lancar yang ditunjukkan dengan adanya partisipasi aktif dari kelompok sasaran serta IPTEKS yang ditawarkan dapat diterima oleh kelompok sasaran; secara khusus kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta terutama yang berkaitan dengan: (1) aspek teknik, aspek sosial ekonomi dan lainnya dari usaha beternak lebah trigona; (2) teknik pemerosesan madu trigona yang baik, sehat, dan ramah lingkungan; dan (3) kemampuan manajemen kelompok, khusunya peternak lebah dalam upaya memanfaatkan potensi yang ada; dan (4) Kegiatan ini telah ikut mendorong semakin intensifnya komunikasi timbal balik antara perguruan tinggi dalam hal ini Fakultas Pertanian, Universitas Mataram dengan masyarakat, khusunya peternak lebah yang tergabung dalam kelompok peternak Lebah Suren.
KAJIAN NILAI TUKAR PETANI DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN KELUARGANYA DI WILAYAH BENDUNGAN PANDAN DURI KABUPATEN LOMBOK TIMUR Wuryantoro Wuryantoro; Taslim Sjah; Budastra Budastra; Sri Maryati; Candra Ayu
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Agroteksos Agustus 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i2.1536

Abstract

Pembangunan pertanian suatu daerah tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produksi, namun juga mengarah pada peningkatan pendapatan masyarakat, perluasan lapangan kerja, peningkatan taraf hidup petani serta peningkatan kesejahteraan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui struktur pendapatan rumahtangga petani; (2) Mengetahui struktur pengeluaran rumah tangga petani; (3) Mengetahui nilai tukar dan kesejahteraan rumah tangga petani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Sakra dengan mewawancarai 30 responden. Selanjutnya data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan pendekatan indikator Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Rumah Tangga Petani (NT RP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total pendapatan rumah tangga di Kecamatan Sakra adalah Rp 70.517.374. Sumber pendapatan tersebut berasal kegiatan usahatani dengan kontribusi 42 %, kegiatan sebagai buruh tani berkontribusi 6% dan kegiatan dari luar sektor pertanian memberikan kontribusi 52% terhadap pendapatan rumah tangga petani. Total Pengeluaran rumah tangga petani dalam satu tahun adalah Rp 44.699.945, yang terdiri dari pengeluaran pangan sebesar Rp 14.775.050, non pangan Rp 9.231.001 dan pengeluaran untuk kegiatan usahatani Rp 20.635.894. 3. Ditinjau baik dari indikator NTP maupun NTRP petani di Kawasan bendungan Pandan Duri di Kecamatan Sakra berada dalam kategori sejahtera, karena nilai skor kedua indikator tersebut lebih besar dari satu Kata-Kata Kunci: Bendungan, Pandan Duri, Nilai tukar, Pendapatan, Rumah tangga petani, kesejahteraan
KONTRIBUSI PENDAPATAN WANITA PADA USAHA ANYAMAN ROTAN TERHADAP PENDAPATAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN KELUARGA DI KECAMATAN PRAYA TIMUR KABUPATEN LOMBOK TENGAH Wuryantoro Wuryantoro; Candra Ayu; Liza Widianti
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 3 (2025): Jurnal Agroteksos Desember 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i2.1537

Abstract

Di Kecamatan Praya Timur, kerajinan rotan merupakan suatu kegiatan bisnis yang dilakukan oleh wanita sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga dan kesejahteraan keluarga. Penelitian bertujuan mengetahui kontribusi pendapatan wanita pengrajin terhadap pendapatan keluarga dan kesejahteraan rumah tangga di Praya Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dan analitis dengan sampel 45 pengrajin di desa terpadat yang mengisahkan anyaman rotan, yaitu Desa Beleke, Desa Sengkerang dan Desa Mujur. Hasil penelitian menunjukkan, dari total pendapatan keluarga Rp 36,938,329, kontribusi usaha anyaman rotan mencapai 23%, lebih besar dibanding kontribusi dari sektor usahatani. Pendapatan sektor pertanian hanya memberikan kontribusi 14% dari total pendapatan keluarga, menandakan bahwa ketergantungan yang rendah pada sektor pertanian. Pengeluaran rumah tangga dominan untuk pangan (65%) dan sisanya untuk non-pangan (35%). Indikator kesejahteraan rumah tangga dengan DBRT sebesar 2,1 menunjukkan penghasilan wanita pengrajin beserta keluarganya mampu memenuhi kebutuhan hidup. Sementar itu pengukuran tingkat kesejahteraan keluarga dengan indikator NTRP menghasilkan nilai 1,5 menandakan kesejahteraan yang cukup baik meskipun masih rawan karena ketergantungan pendapatan suami dari luar negeri. Kontribusi wanita pengrajin anyaman rotan cukup signifikan terhadap kesejahteraan keluarga, dimana dengan indikator DBRT memberikan kontribusi 48%, sedangkan dengan indikator NTRP 33%