Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Digital Marketing Strategy for Gen-Z: A Mathematical Modelling Approach on the Impact of Influencer Marketing and Customer Experience on Skincare Purchase Decision Pesta Gultom; Tri Wulandari; Tan Kim Hek
Journal Of Management Analytical and Solution (JoMAS) Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Management Analytical and Solution (JoMAS)
Publisher : TALENTA Publisher, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jomas.v6i2.25510

Abstract

Generation Z is a digital consumer group that has a significant influence on market direction, especially in the beauty and skincare industry. Their characteristics of being closely connected to social media, responsive to trends, and having a preference for social values and personalization, demand more adaptive marketing strategies. Influencer marketing and customer experience are two strategies frequently used to reach this group. However, the relative effectiveness of each strategy remains an open question, especially in a local context such as Medan City. Therefore, this study is important to provide a data-based understanding of the influence of these two factors on skincare purchasing decisions, while identifying the most dominant variables. This study aims to: (1) analyze the influence of influencer marketing on skincare purchasing decisions among Generation Z in Medan City; (2) analyze the influence of customer experience on purchasing decisions; and (3) examine the dominant factors that influence these decisions. The method used is a quantitative approach with a purposive sampling technique, through the distribution of closed questionnaires. The collected data will be analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares (PLS) with the help of SmartPLS software because the variables studied are latent variables. The research results can be concluded that: (a) Influencer marketing has been shown to have a significant influence on skincare purchases among Gen-Z, and (b) Customer experience also has a significant influence on purchasing decisions.
Digital Marketing Strategy for Gen-Z: A Mathematical Modelling Approach on the Impact of Influencer Marketing and Customer Experience on Skincare Purchase Decision Pesta Gultom; Tri Wulandari; Tan Kim Hek
Journal Of Management Analytical and Solution (JoMAS) Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Management Analytical and Solution (JoMAS)
Publisher : TALENTA Publisher, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jomas.v6i2.25510

Abstract

Generation Z is a digital consumer group that has a significant influence on market direction, especially in the beauty and skincare industry. Their characteristics of being closely connected to social media, responsive to trends, and having a preference for social values and personalization, demand more adaptive marketing strategies. Influencer marketing and customer experience are two strategies frequently used to reach this group. However, the relative effectiveness of each strategy remains an open question, especially in a local context such as Medan City. Therefore, this study is important to provide a data-based understanding of the influence of these two factors on skincare purchasing decisions, while identifying the most dominant variables. This study aims to: (1) analyze the influence of influencer marketing on skincare purchasing decisions among Generation Z in Medan City; (2) analyze the influence of customer experience on purchasing decisions; and (3) examine the dominant factors that influence these decisions. The method used is a quantitative approach with a purposive sampling technique, through the distribution of closed questionnaires. The collected data will be analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares (PLS) with the help of SmartPLS software because the variables studied are latent variables. The research results can be concluded that: (a) Influencer marketing has been shown to have a significant influence on skincare purchases among Gen-Z, and (b) Customer experience also has a significant influence on purchasing decisions.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Mahasiswa: Kontribusi Pembelajaran Realistik melalui Self-Efficacy Kim Hek Tan; Petrus Gani; Mipo Mipo
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v4i2.106

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika merupakan kompetensi fundamental yang wajib dikuasai mahasiswa, namun realitanya masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam menghadapi persoalan matematika kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak model pembelajaran realistik terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa serta menguji peran self-efficacy sebagai variabel intervening. Desain eksperimen semu (quasi experimental) diterapkan pada 100 mahasiswa yang mengambil mata kuliah Matematika yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen menerapkan model Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia (PMRI), sementara kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen meliputi tes kemampuan pemecahan masalah berbasis indikator Polya dan kuesioner self-efficacy yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran realistik berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa (β = 0,52; p < 0,05). Selain itu, self-efficacy terbukti memediasi secara parsial hubungan antara model pembelajaran realistik dan kemampuan pemecahan masalah (β = 0,38; p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran berbasis konteks nyata tidak hanya meningkatkan keterampilan kognitif, tetapi juga memperkuat keyakinan diri mahasiswa. Oleh karena itu, dosen didorong untuk Mengintegrasikan pendekatan realistik           secara konsisten guna membangun self-efficacy dan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa secara holistik.
Peran Dosen dalam Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi Mahasiswa pada Pembelajaran Matematika Tan Kim Hek; Petrus Gani; Mipo Mipo
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Februari
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v7i1.7382

Abstract

Peran dosen dalam meningkatkan kreativitas dan inovasi mahasiswa menjadi semakin penting di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, karena kemampuan berinovasi dan berpikir kreatif merupakan kompetensi esensial yang harus dimiliki lulusan perguruan tinggi untuk menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berubah. Penelitian ini dilakukan di Universitas IBBI Medan dan bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang digunakan dosen dalam memfasilitasi pengembangan kreativitas dan inovasi di kalangan mahasiswa, dan mengeksplorasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan kreativitas dan inovasi, khususnya dalam mata kuliah matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data dan survey melalui wawancara mendalam, observasi, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai R Square = 0.658 atau 65.8% menunjukan hubungan yang erat antara peningkatan kreativitas dapat meningkatkan inovasi mahasiswa. Dosen berperan penting sebagai fasilitator, mentor dan model inspiratif dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk kreativitas. Faktor-faktor seperti penggunaan metode pembelajaran berbasis proyek, pemanfaatan teknologi, serta pemberian ruang bagi mahasiswa untuk bereksperimen dengan ide-ide baru sangat berkontribusi terhadap peningkatan kreativitas dan inovasi khususnya dalam mata kuliah matematika. Selain itu, keterlibatan aktif dosen dalam memberikan umpan balik konstruktif dan mendorong kolaborasi antar mahasiswa juga terbukti efektif dalam mendorong inovasi. Kesimpulannya, peran dosen yang proaktif dan inovatif dalam proses pembelajaran dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan potensi kreativitas dan inovasi mahasiswa, yang pada akhirnya dapat mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di dunia kerja Kreativitas terbukti menjadi prediktor kuat bagi kemampuan inovasi mahasiswa, dengan kontribusi sebesar 65.8%.
ENHANCING SME SALES USING THE TUMPENG LOCATIO BASED MARKETING APP Claudie Tiofanny; Tan Kim Hek; Hambali; Ricki Ananda
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/w47mkw80

Abstract

Abstract: The construction of the Medan–Rampah Toll Road has reduced traffic flow through the Pasar Bengkel area in Serdang Bedagai Regency, causing a significant decline in SME economic activity. The number of active kiosks decreased from 86 units with monthly revenue of Rp576,910,000 before the toll road development to 55 kiosks in 2023 with revenue of Rp135,670,900, and further declined to only 14 kiosks in 2025. This study aims to develop and evaluate the effectiveness of the Tumpeng application based on Location-Based Marketing (LBM) as a strategy to improve SME visibility and sales performance. Using an applied research approach with quantitative mixed methods, the study measured LBM exposure, application installations, transaction conversion, and system performance. Results show that 30,510 of 33,900 vehicles (90%) were exposed to LBM promotions, generating 3,478 valid application installations (±12%) and 316 transactions, with a conversion rate of 1.09% and overall system effectiveness of 85%. The implementation of LBM increased weekly kiosk sales from Rp2,422,695 to between Rp6,320,000 and Rp15,800,000. These findings indicate that the Tumpeng application has strong potential to enhance SME competitiveness, visibility, and revenue through location-based digital marketing, although improvements are still required to increase conversion rates from users to buyers. Keywords: Aplication Tumpung, Location Based Marketing; Digital Marketing; Increased UMKM Sales; UMKM Bengkel Market;   Abstrak: Pembangunan Jalan Tol Medan–Rampah telah mengurangi arus lalu lintas yang melintasi kawasan Pasar Bengkel di Kabupaten Serdang Bedagai, sehingga menyebabkan penurunan signifikan terhadap aktivitas ekonomi UMKM. Jumlah kios aktif menurun dari 86 unit dengan pendapatan bulanan sebesar Rp576.910.000 sebelum pembangunan jalan tol menjadi 55 kios pada tahun 2023 dengan pendapatan sebesar Rp135.670.900, dan kembali menurun hingga hanya tersisa 14 kios pada tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas aplikasi Tumpeng berbasis Location-Based Marketing (LBM) sebagai strategi untuk meningkatkan visibilitas dan kinerja penjualan UMKM. Dengan menggunakan pendekatan penelitian terapan melalui metode campuran kuantitatif, penelitian ini mengukur tingkat paparan LBM, jumlah instalasi aplikasi, konversi transaksi, dan kinerja sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 30.510 dari 33.900 kendaraan (90%) terpapar promosi LBM, yang menghasilkan 3.478 instalasi aplikasi valid (±12%) dan 316 transaksi, dengan tingkat konversi sebesar 1,09% serta efektivitas sistem secara keseluruhan mencapai 85%. Implementasi LBM mampu meningkatkan penjualan kios per minggu dari Rp2.422.695 menjadi antara Rp6.320.000 hingga Rp15.800.000. Temuan ini menunjukkan bahwa aplikasi Tumpeng memiliki potensi yang kuat dalam meningkatkan daya saing, visibilitas, dan pendapatan UMKM melalui pemasaran digital berbasis lokasi, meskipun masih diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan tingkat konversi pengguna menjadi pembeli. Kata kunci: Aplikasi tumpeng; Pemasaran Berbasis Lokasi; Pemasaran Digital; Peningkatan Penjualan UMKM; UMKM Pasar Bengkel
Efektivitas Terapi Seni Berbasis Media Gambar Dalam Membangun Konsep Diri Positif pada Narapidana Wanita Tan Kim Hek; Mipo Mipo; Amin Hou; Sukiman Sukiman; Petrus Gani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narapidana wanita menghadapi krisis psikologis serius berupa rendahnya kepercayaan diri dan rusaknya konsep diri akibat stigma sosial, kehilangan kebebasan, dan isolasi selama masa pemidanaan. Kondisi ini menjadi hambatan utama dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial, namun belum mendapat intervensi psikososial yang terstruktur di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) mitra. Merespons permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menawarkan pendekatan terapi seni berbasis media gambar yang diintegrasikan dengan penguatan konsep diri secara holistik sebagai solusi intervensi yang partisipatif, non-klinis, dan mudah diterapkan dalam konteks lapas. Kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi terstruktur yang melibatkan 83 narapidana wanita yang dipilih secara purposif berdasarkan keterbukaan dan kesediaan berpartisipasi. Metode yang digunakan mencakup aktivitas menggambar ekspresif, melukis bebas, dan sesi refleksi diri yang difasilitasi oleh tim dosen dari empat perguruan tinggi secara kolaboratif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi karya seni, kemudian dianalisis secara tematik menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan dampak konkret yang signifikan: sebagian besar peserta mengalami peningkatan penerimaan diri, kemampuan mengekspresikan emosi secara sehat, serta terbentuknya gambaran diri yang lebih positif dan konstruktif. Peserta juga menunjukkan peningkatan keterbukaan dalam komunikasi interpersonal dan motivasi untuk berubah. Kegiatan ini membuktikan bahwa terapi seni melalui media gambar merupakan intervensi efektif yang dapat diadopsi LPP sebagai program rehabilitasi berkelanjutan guna mendukung reintegrasi sosial narapidana wanita secara bermartabat.