Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Community Service

ORIENTASI IBU RUMAH TANGGA DALAM MEMANFAATKAN BAGASSE SEBAGAI CAMPURAN MEDIA TANAM DI LAHAN PEKARANGAN Sri Harimurti
Journal of Community Service Vol 2 No 1 (2020): JCS, June 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v2i1.32

Abstract

Kelurahan Teratai berada di tengah kota Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batang Hari. Hampir semua warga di RT 5 terbiasa memnafaatkan lahan pekarangan. Hasil dari kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan ini dinikmati secara bersam-sama dan tidak dijual. Pola tanam yang mereka lakukan di lahan pekarangan biasanya campuran berbagai jenis tanaman hortikultura. Tanaman yang tumbuh subur tentu dapat memberikan hasil yang diharapkan untuk itu sebagai salah satu yang dapat dijadikan sebagai campuran media tanam di lahan pekarangan adalah bagasse atau ampas tebu. Bagasse atau ampas tebu ini mudah dapat ditemui di sekitar lingkungan tempat tinggal namun belum banyak yang mengetahui jika bagasse dapat dipakai sebagai campuran media tanam. Melalui penyuluhan ini menghasilkan bahwa selama ini Para ibu rumah tangga hanya mengetahui bagasse/ampas tebu mengandung gula, yang sangat baik jika digunakan sebagai bahan campuran pembuatan kompos, dan belum mengetahui kalau ternyata bagasse dapat dipakai sebagai campuran media tanam.
PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH DENGAN TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN SECARA VERTIKULTUR Uliya; Sri Harimurti
Journal of Community Service Vol 2 No 1 (2020): JCS, June 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1102.445 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v2i1.33

Abstract

Pekarangan rumah terkadang disebut lumbung hidup, warung hidup atau apotik hidup memiliki fungsi multiguna. Warga Kelurahan Teratai khususnya RT 5 sudah melakukan kegiatan pemanfaatan pekarangan. Ada beberapa jenis tanaman yang di tanam di pekarangan, seperti tanaman buah, sayur dan tanaman hias. Vertikultur merupakan usaha pertanian dengan memanfaatkan semaksimal mungkin ruang vertikal dengan cara bertanam tanaman dengan media selain tanah pada bak-bak tanaman yang diatur bertangga (Cascade planting) atau struktur etage bouw. Beberapa jenis sayuran yang dapat ditanam dalam budidaya ini diantaranya Selada, sawi, seledri, bayam dan kangkung. Media tanamnya terdiri dari campuran tanah, pasir dan pupuk kandang atau kompos. Metode yang dilakuan adalah penyuluhan Setelah dilakukan pengabdian yang diikuti oleh 32 orang maka diperoleh hasil bahwa baru sekitar 50% yang mengenal tentang budidaya tanaman secara vertikultur. Adapun jenis tanaman yang dapat dibudidayakan secara vertikultur, 75% para peserta pengabdian mengatakan tanaman sayuran.